0812-8187-1234 | 0812-80-61-0777
0818-029-100-88 | 0856-99-34341
Senin-Jumat, pkl. 8.30-16.00 WIB

My Cart
A+ A A-
Pengganti gula Pengganti gula

Pengganti Gula untuk Penderita Diabetes

Menderita diabetes berarti pantang memasukkan bahan yang mengandung gula ke dalam menu makan. Makanan untuk diabetes pun sangat jauh dari kata manis.

Terlebih bagi mereka yang memiliki komplikasi hipertensi, makanan tidak boleh ditaburi gula maupun garam terlalu banyak. Namun, penderita diabetes kini memiliki pilihan lain selain gula untuk menambahkan rasa manis pada makanan.

Ada pemanis buatan yang berindeks glikemik rendah yang rasanya mirip dengan gula, dengan kalori yang sangat rendah bahkan berkalori nol. Pemanis ini karena memiliki indeks glikemik dan berkalori rendah sangat baik ditambahkan pada makanan untuk diabetes sebagai pengganti gula maupun bagi orang-orang yang membatasi gula untuk kesehatan secara umum.

Pengganti gula bisa berupa pemanis buatan dan pemanis alami. Di Indonesia, ada 13 pemanis buatan yang diijinkan penggunaannya dalam makanan yakni aspartam, acesufam-K, alitam, neotam, siklamat, sakarin, sukralosa, isomalt, xilitol, maltitol, manitol, sorbitol, dan laktitol.

Pemanis buatan yang diijinkan di suatu negara bisa jadi berbeda dengan aturan dan regulasi yang diterapkan di negara lain. Seperti siklamat yang diijinkan penggunaannya di Indonesia ternyata telah di larang oleh Organisasi Obat dan Makanan di Amerika Serikat karena diragukan keamanannya.

Meski sudah diijinkan penggunaanya, tetap saja konsumsi pemanis buatan harus dibatasi sebab studi tentang konsumsi pemanis buatan dalam jangka waktu yang lama belum banyak dilakukan. Di supermarket sering kali kita melihat minuman yang berlabel sugar free.

Namun, Anda jangan terkecoh oleh label bebas gula tersebut sebab rasa minuman tersebut tetap manis di lidah dan rasa pahit akan mengikuti. Ini memang ciri minuman yang menggunakan pemanis buatan.

Pemanis buatan di atas disarankan hanya dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sedangkan orang yang tidak memiliki diabetes lebih baik mengonsumsi gula pada umumnya dengan jumlah yang dibatasi.

Jika beberapa pemanis buatan seperti Stevia dan Xilitol telah dibuktikan aman penggunaanya, sirup jagung ternyata disarankan untuk dikurangi. Meski pemanis buatan berkalori rendah, konsumsinya juga harusnya diimbangi dengan pemanis alami yang dinilai lebih aman seperti:

  • Madu.
  • Sirup Maple.
  • Gula Maple.
  • Agave Nektar.

Sekali lagi kata kunci untuk menekan kadar gula darah adalah jumlah penggunaan pemanis. Meskipun Anda telah mengganti gula biasa dengan pemanis alami maupun buatan yang memiliki kalori lebih rendah, pengganti gula ini bukan seperti sulap yang akan menurunkan kadar gula Anda.

Jumlah penggunaan tetap harus diperhatikan. Selalu lihat label di belakang kemasan makanan atau minuman untuk memastikan total kalori yang terkandung dalam makanan tersebut.

Log In or Register