Bagaimana pesaan Anda seandainya Anda divonis menderita kanker? Boleh jadi Anda merasa ragu, terkejut, takut, cemas, tidak berdaya. Namun, bukan saatnya bagi Anda untuk meratapi keadaan dan berdiam diri menanti ajal.
Apa yang harus Anda lakukan adalah memulai perjuangan melawan keganasan kanker. Bagaimana Anda dapat memulai langkah perjuangan Anda? Informasi yang akurat dibutuhkan para penderita kanker dan orang yang mengasihi mereka sehubungan dengan metode pengobatan apa yang tersedia dan efek samping apa yang mungkin terjadi.
Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda pilihan pengobatan secara medis yang tersedia dan mengapa herbal Sarang Semut Papua adalah salah satu pilihan tepat sebagai obat kanker lambung.
Pilihan Obat Kanker Lambung
Selain secara medis, pengobatan kanker lambung juga dapat dilakukan dengan penggunaan obat kanker alami. Sarang Semut telah dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker. Mengapa demikian?
Karena khasiatnya yang luar biasa menakjubkan dalam menumpas berbagai jenis penyakit mematikan termasuk kanker. Kalau begitu, kandungan apa dalam Sarang Semut yang membuatnya bisa begitu menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor?
Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa dengan limpahnya kandungan berbagai senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker, maka Sarang Semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.
Dr Mangestuti Agil Apt MS (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya) mengatakan, "Antioksidan itu melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Kalau sel bekerja dengan baik, penyakit yang mengganggu fungsi sel seperti kanker pun dapat dicegah".
Flavonoid dalam Sarang Semut berguna sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, dan sebagai antibiotik.
Tokoferol yang terdapat dalam Sarang Semut mempunyai fungsi sebagai antioksidan yang efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dalam Sarang Semut itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker yang menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif.
Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja sudah dapat meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Karena itu, persentasenya dalam meredam radikal bebas penyebab kanker pasti jauh lebih tinggi lagi. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang kuat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Semuanya bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.
Dalam penelitiannya ini, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut berbobot 2-3 kg yang kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.
Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap jenis sel kanker. Hasilnya ternyata sungguh menakjubkan! Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yang berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker abnormal dengan sangat cepat.
Berbagai ketererangan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Contohnya Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001 mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kasus kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat.
Ia berkomentar seperti yang dimuat dalam Majalah Natural bahwa "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Hal yang sama juga dirasakan para penderita kanker yang menggunakan Mecodia yaitu produk kaspsul ekstrak Sarang Semut dari Deherba.Com, rata-rata melaporkan bahwa mereka sudah mulai merasakan khasiat Sarang Semut hanya dalam waktu 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Selain obat-obat medis, ada juga yang sudah mengombinasikan Sarang Semut dengan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladi Tikus dan merasakan hasil yang sama, dimana proses kesembuhan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Tentu saja herbal Sarang Semut ini bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker lambung, bukan hanya dari segi ekonomis, tapi juga dalam beberapa kasus kesembuhan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang melelahkan dan menyakitkan karena pembedahan dan kemoterapi atau metode pengobatan lainnya. Juga tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lain yang diakibatkannya.
Baca juga artikel kami lainnya tentang Obat Kanker Otak.