HOTLINE KONSULTASI HERBAL:
0812-8187-1234 | 0818-029-100-88
Senin-Jumat, pkl. 8.30-16.00 WIB

A+ A A-
Gejala kanker indung telur Gejala kanker indung telur Shutterstock

Gejala-Gejala Kanker Indung Telur

Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana melakukan deteksi dini dan cara menghindari kanker indung telur serta mengetahui gejala-gejala kanker indung telur.

Mengenali gejala-gejala kanker indung telur merupakan langkah awal untuk mendeteksi keberadaan kanker indung telur sejak dini. Pengobatan yang cepat dan tepat akan memperbesar prognosis kesembuhan dari kanker indung telur. Pastikan gejala-gejala kanker indung telur berikut tidak bersarang dalam tubuh Anda dan orang tercinta Anda. 

Mengenali Gejala-Gejala Kanker Indung Telur

Kanker indung telur sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut dimana massa tumor sudah mulai menekan organ-organ di sekitarnya. Namun, tanda dan gejala kanker indung telur dapat dikenali, antara lain:

  • Siklus menstruasi yang abnormal.
  • Diare, kembung, atau sembelit.
  • Rasa nyeri dan berat di rongga panggul.
  • Peningkatan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya.
  • Pembengkakan perut yang tidak nyeri.
  • Perdarahan melalui vagina yang tidak lazim.
  • Mual-mual dan kehilangan nafsu makan.
  • Sering buang air kecil.
  • Sesak napas dan demam.
  • Nyeri saat berhubungan intim.

Penting untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ada beberapa gejala di atas Anda alami bersamaan. Ingat, penanganan yag cepat dan tepat akan meningkatkan harapan hidup Anda.

Faktor Resiko Terserang Kanker Indung Telur

Umumnya, kanker indung telur dapat menyerang mereka yang mempunyai latar belakang berikut ini:

  • Wanita di atas 50 tahun.
  • Datang bulan sebelum usia 12 tahun.
  • Mandul, belum pernah hamil atau memiliki anak setelah usia 30 tahun.
  • Obesitas (Kegemukan).
  • Penggunaan obat-obat kesuburan.
  • Riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan payudara.
  • Adanya polutan asbetos, talkum, dan polutan industri lainnya.

Tentu saja beberapa faktor tersebut tidak selalu menyebabkan seseorang terkena kanker indung telur, namun didapati bahwa sebagian besar penderita kanker ini mempunyai latar belakang dari faktor-faktor yang disebutkan di atas.

Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari makanan berlemak tinggi, menghindari polutan industri, menghindari penggunaan bedak dan deodoran semprot pada daerah genital.

Anda juga perlu waspada jika memiliki riwayat keluarga terkena kanker indung telur, uterus, dan payudara, dan dilarang menggunakan kontrasepsi yang mengandung hormon suntikan maupun kontrasepsi oral atau pil serta melakukan pemeriksaan secara berkala.

Baca juga artikel Obat Kanker Indung Telur untuk mendapatkan informasi seputar pengobatan medis yang tersedia dan herbal apa yang efektif menumpas kanker indung telur.

Log In or Register