Tips Praktis untuk Mengatasi Keringat Berlebihan


By Cindy Wijaya

Wajar jika Anda berkeringat saat udara panas atau saat merasa cemas. Tapi jika keringat terus bercucuran sampai baju dan kaus kaki jadi basah setiap hari, Anda kemungkinan punya masalah kesehatan yang disebut hiperhidrosis.

Tapi tenang saja, berkeringat berlebihan atau hiperhidrosis bukanlah sesuatu yang berbahaya. Pengaruh masalah kesehatan ini lebih ke secara emosi atau mental saja, bukan kepada fisik. Anda bisa saja merasa malu karena selalu terlihat orang dalam keadaan berkeringat, bahkan di saat udara dingin sekalipun.

Artikel kali ini akan membahas tips-tips praktis untuk mengatasi keringat berlebihan. Berikut adalah tips-tips nya.

  • Kurangi makanan pedas dan kafein
    Jika Anda punya masalah berkeringat berlebihan, Anda perlu mencari tahu apa saja jenis makanan dan minuman yang memicu keringat lebih banyak. Lalu, hindari jenis-jenis makanan yang dicurigai bisa memicu, biasanya jenis makanan tersebut adalah yang mengandung kafein dan makanan pedas.
  • Mandi dengan benar
    Ketika bakteri bercampur dengan keringat, maka muncul bau badan. Karena itu, mandi lah dengan benar. Direkomendasikan untuk mandi menggunakan losion emollient yang tersedia di apotek, daripada menggunakan sabun biasa. Setelah mandi, keringkan seluruh badan sampai benar-benar kering karena bakteri dan kuman bisa tumbuh subur di kulit yang lembap.
  • Kendalikan hot flush dan keringat di malam hari
    Jika menopause menyebabkan keringat berlebihan di malam hari atau hot flush, Anda bisa mengendalikannya. Letakkan handuk yang sudah dibasahi air dingin ke kulit Anda atau minum air es untuk meringankannya. Beberapa dokter juga bisa meresepkan obat atau terapi hormon untuk meringankan hot flush.
  • Kenakan pakaian yang tepat
    Pakaian yang agak longgar dan berbahan adem, seperti katun, dapat menjaga sirkulasi udara ke kulit Anda. Ini berguna untuk mencegah kelembapan berlebih di kulit. Ketika Anda berolahraga, kenakanlah pakaian dan kaus kaki yang bisa mencegah kelembapan di kulit. Selain itu, kenakanlah pakaian dalam yang berbahan katun. Dan pilihlah pakaian yang berwarna hitam atau putih untuk menutupi tanda-tanda keringat.
  • Kurangi stress
    Stres menyebabkan berkeringat, dan berkeringat berlebihan bisa membuat Anda semakin stres. Cobalah lakukan kegiatan-kegiatan yang membuat pikiran rileks, seperti membaca buku atau mendengarkan musik dengan alunan musik yang tenang.
  • Cari antiperspirant yang tepat
    Produk antiperspirant yang mengandung aluminum klorida dapat mengurangi keringat berlebihan. Anda bisa mendapatkannya di toko-toko obat. Antiperspirant ini bekerja dengan menghalangi sauran kelenjar keringat. Sebelum tidur, semprotkan sedikit antiperspirant di kulit, lalu keringkan dengan handuk. Bahan aktif antiperspirant akan bekerja saat Anda tidur untuk mengurangi keringat berlebihan.
  • Perhatikan kelembapan kaki
    Apabila masalah keringat berlebih ada di kaki, maka kenakanlah kaus kaki berbahan katun atau bahan lain yang bisa mencegah kaki lembap, dan gantilah sesering mungkin. Yang paling aman ialah menggunakan sepatu yang terbuka atau sandal, sehingga kaki bisa tetap kering. Jika Anda punya antiperspirant, Anda juga bisa menyemprotkannya ke kaki.
  • Jaga tubuh tetap sehat
    Obesitas, merokok, dan minum minuman beralkohol bisa menyebabkan keringat berlebihan. Jadi usahakan berat badan tubuh tetap ideal, berhenti merokok, dan batasi minuman beralkohol. Bukan hanya masalah keringat berlebihan yang dikurangi, tapi juga keseluruhan kesehatan Anda akan semakin baik.

Apabila cara mengatasi keringat berlebihan di atas tidak cukup mampu membantu Anda, mungkin Anda butuh bantuan dokter. Jika ingin mencari bantuan medis, dianjurkan untuk menemui dermatologis (ahli kulit).

Dan jika keringat berlebihan disertai oleh gejala-gejala lain seperti demam, penurunan berat badan, nyeri dada, jantung berdebar-debar, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter. Gejala-gejala tadi bisa jadi tanda dari penyakit yang perlu segera ditangani.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.