Sering Keluar Air Mata? Ikuti Cara Mengatasi Mata Berair Berikut Ini!


By Cindy Wijaya

Air mata penting untuk menjaga mata tetap lembap sekaligus menyingkirkan benda-benda asing dari mata. Akan tetapi, apa jadinya jika mata terus-menerus berair? Pasti sangat tidak enak dan mengganggu penglihatan. Mari kita simak apa sebenarnya penyebab mata berair dan bagaimana cara mengatasinya.

Pada saat berkedip, kelenjar di kelopak mata Anda akan memproduksi sedikit air mata untuk menjalankan fungsinya—yakni melembapkan dan membersihkan mata dari kotoran. Produksi air mata jadi lebih banyak apabila Anda tertawa, menguap, atau menangis. Tapi ada beberapa orang yang matanya terus berair.

Kelenjar di kelopak mata juga menghasilkan minyak di samping air mata. Minyak tersebut berfungsi untuk mencegah agar air mata tidak cepat mengering. Nah, keluhan mata berair akan terjadi apabila kelenjar yang menghasilkan minyak tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Jika itu terjadi, maka air mata akan lebih cepat menguap dan mengering, sehingga mata pun jadi kering. Kondisi mata kering inilah yang memicu produksi air mata secara berlebihan sehingga menjadi penyebab mata berair.

Gangguan fungsi pada kelenjar di kelopak mata tersebut dapat disebabkan oleh beragam faktor, antara lain:

  • Mata lelah
  • Saluran air mata tersumbat
  • Cuaca atau lingkungan, misalnnya asap, angin, atau cahaya yang silau
  • Flu
  • Ada benda asing di mata
  • Alergi
  • Mata merah (konjungtivitis)
  • Radang kelopak mata
  • Pengaruh obat-obatan
  • Bell’s palsy
  • Tumor
  • Infeksi di salah satu bagian mata
  • Bulu mata tumbuh ke dalam
  • Sinusitis kronis
  • Gangguan tiroid

Keluhan mata berair juga dipengaruhi oleh usia seseorang. Seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun, atau sebaliknya yang masih bayi, lebih sering mengalami keluhan ini.

Cara Mengatasi Mata Berair

Biasanya masalah mata berair tidak memerlukan perawatan khusus karena masalah ini bisa pulih dengan sendirinya. Tapi adakalanya masalah ini bisa terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu lama sehingga membutuhkan perawatan khusus. Dalam kondisi begitu pun sebenarnya Anda bisa tetap tenang dalam menanganinya.

Berikut adalah sejumlah cara mengatasi mata berair sesuai dengan penyebabnya:

  • Kompres mata menggunakan handuk yang dibasahi air hangat selama beberapa kai dalam sehari. Ini dapat mengatasi penyebab mata berair akibat saluran air mata yang tersumbat.
  • Gunakan obat tetes mata untuk mengatasi masalah mata kering.
  • Dokter bisa jadi akan meresepkan obat antibiotik apabila mata berair disebabkan oleh konjungtivitis atau infeksi mata lainnya.
  • Atau dokter mungkin meresepkan obat antihistamin untuk mengatasi mata berair yang disebabkan oleh alergi.
  • Kemungkinan lain dan sebagai pilihan terakhir, dokter akan menyarankan jalur operasi jika ada penyumbatan saluran air mata yang cukup parah.

Jika masalah mata berair dialami oleh bayi, maka biasanya penyebabnya ialah penyumbatan pada saluran air mata. Biasanya penyumbatan saluran air mata pada bayi tersebut dapat pulih dengan sendirinya tanpa perawatan khusus.

Anda pun dapat membantu pemulihannya dengan memijat daerah saluran air mata menggunakan jari telunjuk yang bersih. Lakukan pijatan lembut dimulai dari sudut mata bayi Anda kemudian pijat sampai ke bagian mata yang dekat dengan hidung. Lakukan pijatan ini beberapa kali setiap hari selama beberapa bulan. Tapi jika mata berair masih dialami bayi Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak.

Sebenarnya, penanganan khusus sama sekali tidak dibutuhkan apabila keluhan mata berair dirasa tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, ada beberapa orang yang mengalami mata berair disertai sakit mata, mata merah, iritasi, perdarahan, sakit kepala berat, memar di sekitar mata, gangguan penglihatan atau bahkan sama sekali tidak melihat. Segeralah periksa ke dokter jika Anda mengalaminya.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}