Pilihan Obat Kuat di Apotik yang Terbukti dan Aman

834
ilustrasi obat kuat pria di apotik
Ilustrasi Obat Kuat di Apotik (Credit: john9595 / Adobe Stock)

Diedit:

Artikel ini akan membantu Anda untuk memutuskan jenis obat kuat pria apa yang bisa Anda pilih di berbagai apotik, seperti apotik Kimia Farma, apotik K24, ataupun apotik umum lainnya.

Memang bagi banyak pria, masalah kejantanan mereka di atas ranjang adalah urusan penting. Karena selain untuk mendapatkan kepuasan seksual, hal ini juga menyangkut rasa percaya diri, bahkan harga diri.

Karena itu banyak pria rela menguras kocek untuk menemukan suplemen yang manjur untuk urusan ranjang.

Jika Anda mengalami gangguan seksual, jangan kecil hati mengingat banyak kaum pria mengalami hal yang sama. Bahkan sering kali keluhan tersebut muncul di usia subur dan produktif mereka.

Dari data Asian Journal of Andrology yang diterbitkan tahun 2011, sebanyak 15,1 persen anak-anak muda dalam rentang usia 20 hingga 29 tahun mengalami impotensi. Sedangkan untuk pria usia 40 hingga 49 tahun, presentasenya mencapai 40,6 persen. Dan untuk pria berusia 60 hingga 69 tahun kenaikannya lebih tinggi lagi yakni 70 persen yang terkena impotensi.

Hal ini disebabkan karena pengaruh kelelahan, stres, dan kurang olah raga, sehingga tidak aneh sesuai data di atas banyak pria dengan usai yang relatif muda yang sudah mengalami masalah seksual. Namun tidak sedikit pula yang mengalami keluhan serius dalam jangka panjang akibat dampak bertambahnya usia, berkurangnya kadar testosteron, hingga penyakit serius seperti diabetes atau hipertensi.

Faktanya pasar obat kuat memang sangat potensial. Hal ini membuat sejumlah farmasi besar turut menaruh perhatian untuk menemukan formula terbaik obat kuat. Karena itu Anda akan menemukan banyak pilihan obat kuat di apotik dengan beragam merek, yang akan membuat pusing. Dan bagi kaum pria memilih-milih, membanding-bandingkan obat kuat di apotik sama sekali bukan hal yang menyenangkan, karena ini menyangkut soal harga diri.

Maka artikel ini akan membantu Anda membuat pilihan sebelum Anda datang ke apotik, sehingga tidak perlu berlama-lama ada di apotik.

Obat Kuat di Apotik dengan Resep Dokter

Salah satu obat kuat yang populer adalah PDE5 inhibitor yang berfungsi meningkatkan aliran darah ke penis sehingga memicu ereksi. Beberapa jenis obat PDE5 inhibitor yang dijual di pasaran diantaranya sildenafil (Viagra, Pfizer), vardenafil (Levitra, Staxyn), tadalafil (Cialis, Eli Lilly), dan avanafil (Stendra, Vivus).

Keempat jenis obat PDE5 inhibitor ini telah disetujui oleh badan pengawas obat berwenang di banyak negara. Obat ini sering menjadi pilihan pertama dokter untuk mengobati disfungsi ereksi karena penggunaannya mudah, efeknya cepat, dan efek sampingnya dapat ditoleransi.

Akan tetapi penggunaan obat kuat PDE5 inhibitor haruslah dengan resep dokter. Agar penggunaanya tidak melebihi batas aman, sehingga dapat membahayakan si pengguna. Karena itu jika Anda ingin mencoba obat kuat jenis ini, silakan hubungi dokter Anda.

PENGINGAT PENTING:


Obat PDE5 inhibitor harus dibeli dan dikonsumsi sesuai dengan resep dokter. Dosis dan cara konsumsi obat ini dapat berbeda-beda pada setiap orang. Kelebihan atau kesalahan dalam konsumsi dapat mengakibatkan efek samping, mulai dari yang ringan hingga yang membahayakan nyawa.

Di samping itu, setiap orang punya kondisi kesehatan yang berbeda dan penyebab gangguan ereksi mereka juga tidak sama. Jadi dosis maupun jenis pengobatan tidak bisa disamaratakan. Obat kuat juga memiliki efek samping yang perlu diperhatikan, khususnya bila diminum tidak sesuai resep. Misalnya sakit kepala, pilek, sakit perut, gangguan pencernaan, ereksi yang berkepanjangan atau menyakitkan, dan masalah penglihatan.

Selain efek samping, setiap obat juga memiliki kontra-indikasi yang dapat bereaksi buruk jika dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu. Misalnya penderita darah rendah disarankan tidak mengonsumsi obat kuat yang mengandung PDE5 inhibitor, karena bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang akan semakin menurunkan tekanan darah.

Dokter spesialis andrologi dari RS Fatmawati Jakarta, Nugroho Setiawan, menegaskan, “Kebanyakan obat punya efek samping dan kontra-indikasi kalau dikonsumsi dengan sembarangan atau dikonsumsi bersama obat lain. Jadi pasien harus selalu konsultasi dengan dokter untuk memastikan pengobatan yang tepat.”

Obat Kuat di Apotik Tanpa Resep Dokter

Di antara banyaknya merek obat kuat di apotik, terdapat pula sejumlah jenis obat kuat tradisional yang mengusung bahan-bahan herbal sebagai komponen utama. Banyak sekali produk herbal seperti itu yang diklaim manjur mengoptimalkan kinerja kejantanan pria.

Sayangnya, tidak semua sebenarnya mempunyai bukti meyakinkan secara ilmiah. Beberapa herbal dikatakan baik untuk stamina dan vitalitas tetapi belum didukung oleh riset memadai. Anda perlu teliti dalam memilih produk tradisional semacam itu. Karena tanpa didukung cukup riset ilmiah, Anda tidak bisa mengetahui efektivitas dari produk dan sejauh mana efek samping yang mungkin akan timbul.

Di sisi lain, banyak produk obat kuat pria yang diproduksi tanpa memperhatikan tata pembuatan obat herbal yang aman dan sehat. Sebagian menggunakan formula yang tidak tepat, sehingga tidak ada dampaknya buat si pengguna, sebagian memadukannya dengan herbal lain yang memiliki efek tidak sinergis yang malah mengurangi manfaat kandungan salah satu herbal yang ada dalam formula tersebut.

Baca juga:  Apa Obat Kuat Herbal Terbaik?

Ada juga yang lain mencampur herbal dengan kimia tertentu untuk meningkatkan manfaat dengan risiko yang besar, alias tidak aman.

Pilihan Obat Kuat Herbal di Apotik

Di antara banyak jenis pilihan obat kuat di apotik Kimia Farma, apotik K24, atau apotik lainnya obat kuat herbal dengan bahan ekstrak Tongkat Ali bisa menjadi pilihan terbaik. Konsumsi Tongkat Ali terbukti secara ilmiah memiliki pengaruh baik untuk meningkatkan produksi testosteron, memperbaiki fungsi prostat, meningkatkan efisiensi produksi energi, memperbaiki kepekaan saraf, melancarkan sirkulasi darah, serta memperbaiki kinerja hormon mood dalam membantu memperbaiki libido.

Berbagai riset sudah dilakukan untuk menggali lebih dalam bagaimana reaksi tubuh terhadap Tongkat Ali, berapa dosis aman dan optimalnya. Bukan hanya itu, riset juga dilakukan untuk menjelaskan bagaimana interaksi Tongkat Ali terhadap sejumlah komponen kimia tertentu. Dan hasilnya menunjukkan bahwa Tongkat Ali sangat aman bila digunakan dalam dosis yang tepat dan berkelanjutan.

Dan hebatnya lagi menurut sebuah penelitian, Tongkat Ali tidak hanya membantu soal masalah disfungsi ereksi, tapi juga membuat ereksi si pengguna bertahan lebih lama (Dr. Ismail Tambi, The Singapore Straits Times, Feb 2003). Hal ini yang menjadi kelebihan Tongkat Ali dibandingkan obat kuat kimia yang hanya berfokus pada masalah disfungsi ereksi.

Semakin banyak penjelasan yang telah diungkapkan mengenai sebuah herbal, semakin baik herbal itu untuk digunakan. Karena dengan begitu orang-orang semakin mudah memahami cara mendapatkan manfaat optimal dengan risiko minimal dari produk tersebut.

Ya, herbal Tongkat Ali adalah paket lengkap yang membantu mengatasi masalah kesehatan seksual pria dalam jangka panjang. Juga memberi sejumlah manfaat yang membantu melindungi Anda dari efek samping yang lazim terjadi pada kebanyakan obat kuat pria di apotik. Dengan obat kuat alami ini, Anda bisa mendapatkan manfaat lebih maksimal tanpa harus khawatir dengan pengaruh buruk yang timbul di kemudian hari.

Tips Membeli Tongkat Ali sebagai Obat Kuat Alami

Anda harus sedikit bersabar untuk merasakan khasiat dari Tongkat Ali, jangan berharap setelah Anda meminumnya akan langsung terasa khasiatnya jam itu juga.

Efek “GRENG” Tongkat Ali dirasakan setelah penggunaan rutin, jadi Anda perlu bersabar. Pada umumnya si pengguna akan mulai “GRENG” setelah menggunakan selama dua minggu, dan efeknya akan semakin meningkat seraya waktu konsumsi bertambah.

Tapi positifnya setelah penggunaan rutin Tongkat Ali, tubuh Anda akan lebih siap untuk setiap aktivitas seksual tanpa ketergantungan pada obat kuat tertentu, karena Tongkat Ali sudah meningkatkan kadar hormon testosterone dalam tubuh yang berperan penting untuk kesehatan seksual pria.

Jika kandungan hormon testosterone dalam tubuh tinggi, maka Anda akan selalu bisa memuaskan istri Anda hampir setiap malam, jika memang diperlukan.

Bila Anda melakukan pencarian di Google dengan kata kunci “Tongkat Ali” makan akan ada bermacam-macam merek produk Tongkat Ali yang muncul baik merek lokal maupun dari luar negeri, karena memang Tongkat Ali sudah booming duluan di luar negeri baru belakangan mulai booming di Indonesia, padahal tanaman ini berasal dari pedalaman hutan Kalimantan.

Ekstrak Tongkat Ali Tidak Membutuhkan Resep Dokter


Tidak seperti kebanyakan obat kuat yang dijual di apotik, Tongkat Ali adalah herbal. Jadi cara konsumsinya mirip seperti suplemen yang tidak membutuhkan resep dokter. Konsumsi herbal ini dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan bisa dihentikan apabila keluhannya dirasa sudah membaik.

Lantas apa saja yang perlu diperhatikan sewaktu ingin membeli produk Tongkat Ali?

Yang terpenting pastikan Anda memilih produk yang sudah dalam bentuk ekstrak bukan hanya sekedar serbuk (tepung), karena yang serbuk efeknya sangat kecil. Harap pastikan ini dengan pihak penjual.

Perhatikan komposisi produk tersebut, karena ada produk yang dilabelnya menonjolkan Tongkat Ali, padahal dibuat dengan campuran herbal lainnya yang lebih murah untuk memangkas biaya produksi, sehingga Anda tidak mendapat manfaat maksimal dari Tongkat Ali. Yang terbaik adalah memilih produk yang mengandung seratus persen ekstrak Tongkat Ali.

Apabila Anda melihat harga dari setiap produk Tongkat Ali yang ada di pasaran, ini pasti akan membuat Anda bingung karena harganya berbeda-beda, ada yang murah dan mahal. Produk dengan harga murah sudah hampir pasti dibuat dari serbuk bukan ekstrak.

Ada juga produk Tongkat Ali yang mengaku dibuat dari ekstrak tapi harganya lebih murah, ini wajar karena ekstrak sendiri tingkatannya beda-beda.

Lalu dari mana kita bisa tahu seberapa tinggi level ekstraksinya? Pengalaman kami menunjukkan ini bisa dilihat dari seberapa tinggi persentase native extra content-nya, yang bisanya berkisar dari 5%-25%, jika mungkin pilih selalu produk dengan native extra content 25% untuk hasil terbaik.

Baca juga:  Obat Kuat Alami Terbaik untuk Gangguan Seksual Pria

Tips terakhir jangan terbuai dengan produk yang menggunakan perbandingan 1:100, 1:200, atau bahkan 1:500, yang adalah bahasa pemasaran. Perbandingan seperti itu tidak jelas klaimnya berdasarkan apa, dan tidak bisa dihitung dengan pasti dalam skala lab. Karena itu pastikan persentase native extra content sebagai tolak ukur seberapa tinggi kadar ekstrak suatu produk.

Salah satu produk Tongkat Ali yang paling kami rekomendasikan adalah merek Alinesia®, karena produk ini sudah memenuhi semua kreteria yang dituliskan dalam artikel ini. Bahkan Anda dapat memesannya secara online tanpa harus datang ke apotik, silakan kunjungi halaman informasi dan pembelian Alinesia® di halaman ini.

Memilih Obat Kuat di Apotik dengan Tepat

Dibagian penutup artikel ini Anda dapat membaca bagaimana cara tepat untuk menemukan obat kuat di apotik yang aman, bekerja optimal dan memiliki efek samping minimal.

Beberapa tips berikut ini bisa menjadi rujukan untuk Anda sewaktu memilih dan menggunakan obat kuat pria.

Cermati Kandungannya

Jangan termakan oleh jargon, promosi, atau harga produk yang dibanderol. Terbukti sejumlah produk obat kuat pria dari farmasi besar dengan harga cukup tinggi akhirnya dilarang edar oleh FDA/BPOM karena mengandung komponen yang tidak seharusnya digunakan.

Memilih obat kuat pria jelas tidak sama dengan memilih suplemen atau vitamin biasa. Kandungan di dalamnya kadang cukup asing dan lebih dari vitamin atau mineral. Anda perlu menggali lebih dalam untuk memahami apa fungsi dari tiap komponen dan cari tahu efek sampingnya

Untuk jenis obat kuat tradisional dan obat kuat alami, perhatikan dengan baik apakah herbal yang menjadi bahan utamanya sudah terbukti secara klinis bermanfaat bagi kesehatan pria.

Pastikan kadarnya dalam batas aman, juga pastikan bagaimana riset dan ulasan menilai efek sampingnya terhadap tubuh pengguna. Perhatikan juga apakah ada riset mengenai pengaruh obat kuat tersebut terhadap tubuh dalam jangka panjang.

Gunakan Dosis Rendah Dulu

Jangan langsung mengonsumsi obat kuat dalam dosis besar untuk menghindari risiko yang berbahaya. Memang dalam dosis rendah biasanya tidak akan memberikan hasil cepat. Tetapi Anda perlu melihat sejauh mana reaksi tubuh terhadap obat kuat tersebut.

Selain itu jika gangguan seksual Anda tidak berat, sebenarnya tidak membutuhkan dosis besar. Ingatlah bahwa beberapa pengguna mungkin mengeluhkan efek samping sakit kepala, hiperaktif, dan insomnia pada awal-awal mengonsumsi obat kuat.

Biarkan tubuh Anda beradaptasi dan pantau perkembangannya. Bila tubuh Anda belum menunjukkan perubahan positif sesuai kebutuhan tetapi juga tidak menunjukkan reaksi negatif, Anda bisa menambahkan dosisnya. Tapi ingat jangan melebihi dosis aman yang tertera pada kemasan obat kuat yang dibeli di apotik.

Selalu Pantau Tubuh Anda

Selama mengonsumsi obat kuat, sebaiknya terus pantau kondisi tubuh Anda. Terutama pengaruhnya pada kadar glikemik darah (potensi peningkatan gula darah) serta tekanan darah. Beberapa obat kuat di apotik cukup berdampak pada tekanan darah, kadar glikemik, juga detak jantung. Pantaulah untuk memastikan bahwa kondisi tubuh masih aman.

Penting juga untuk memeriksakan diri ke dokter sebelum menggunakan obat kuat pria yang dibeli di apotik. Pastikan apa sebenarnya penyebab dari gangguan seksual dan stamina yang Anda alami. Dokter akan membantu Anda menemukan jenis obat yang tepat sesuai kebutuhan Anda.

Setelah dokter meresepkan suatu jenis obat kuat, teruslah pantau kondisi tubuh secara berkala untuk memastikan apakah penyebab keluhan sudah teratasi. Bisa jadi setelah mengonsumsinya beberapa waktu, Anda bisa mulai mengurangi dosis. Jangan sampai konsumsi terus dilanjutkan padahal kondisi tubuh Anda sudah normal, dikhawatirkan malah memicu masalah lain yang lebih serius.

Sekarang Anda sudah tahu harus membuat pilihan apa sebelum pergi ke apotik umum, apotik Kimia Farma, apotik K24 atau membelinya secara online. Pastikan Anda ikuti tips yang sudah disampaikan di artikel ini untuk mendapatkan obat kuat yang Anda idam-idamkan.

Pada intinya Anda bisa mendapatkan obat kuat tertentu, yang tidak dijual bebas dan harus dengan resep dokter, seperti jenis obat PDE5 inhibitor dengan merek sildenafil (Viagra, Pfizer), vardenafil (Levitra, Staxyn), tadalafil (Cialis, Eli Lilly), dan avanafil (Stendra, Vivus). Memang proses harus lebih panjang dan harga obat-obat kuat jenis tersebut sangat mahal.

Pilihan lain adalah membeli obat kuat dengan bahan herbal sehingga tidak memerlukan resep dokter. Salah satu hebal obat kuat yang sudah melegenda manfaatnya adalah ekstrak Tongkat Ali. Anda tinggal datang ke apotik tanya apakah ada ekstrak Tongkat Ali, maka petugas apotik akan sebutkan beberapa merek. Pastikan Anda cek komposisinya sesuai apa yang sudah disampaikan di atas.

Jika Anda tidak nyaman dengan cara itu, Anda dapat membelinya secara online, sekarang sudah ada beberapa merek ekstrak Tongkat Ali yang dijual secara online di Indonesia. Silakan kunjungi halaman informasi dan pembelian produk 100% ekstrak Tongkat Ali yang kami rekomendasikan di halaman ini.


Referensi Obat Kuat Pria di Apotik:

Huang, Sharon A, dkk. (2013). Phosphodiesterase-5 (PDE5) Inhibitors In the Management of Erectile Dysfunction. P & T : A Peer-Reviewed Journal for Formulary Management. 38(7): 407–419

Ogbru, Omudhome. Erectile Dysfunction Medications. URL: https://www.emedicinehealth.com/understanding_erectile_dysfunction_medications/article_em.htm. Accessed: 2019-07-10

KumparanSAINS. Beli Obat Kuat Tanpa Resep Dokter Tidak Disarankan, Ini Alasannya. Published: 2018-08-30. URL: https://kumparan.com/@kumparansains/beli-obat-kuat-tanpa-resep-dokter-tidak-disarankan-ini-alasannya-1535605033211060772. Accessed: 2019-07-10


Advertisement
Alinesia