Penyempitan Pembuluh Darah: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

1000
penyempitan pembuluh darah - penyumbatan pembuluh darah - ciri-ciri pembuluh darah
(Credit: Kateryna Kon / Shutterstock)

Diedit:

Penyempitan pembuluh darah, bahasa kedokterannya vasokonstriksi, bisa mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke bagian-bagian tubuh. Adakalanya masalah ini juga disertai penyumbatan pembuluh darah dan aliran darah semakin melambat. Perhatikanlah ciri-ciri pembuluh darah menyempit yang akan dibahas di artikel ini.

Sebenarnya vasokonstriksi adalah proses alamiah yang memang harus terjadi dalam tubuh kita. Proses ini menghentikan pendarahan serta mempertahankan suhu dalam tubuh. Dalam skala lebih besar, ini adalah mekanisme tubuh untuk mengatur dan menjaga tekanan pada arteri.

Ketika mekanisme ini berlangsung, ciri-ciri pembuluh darah menyempit misalnya kulit kita akan pucat karena berkurangnya aliran darah dan tubuh terasa dingin. Tapi kalau penyempitan pembuluh darah terus terjadi terlalu lama, itu akan menimbulkan efek serius bagi kesehatan.

Vasokonstriksi bisa ringan, bisa juga parah. Ada kondisi-kondisi fisik maupun psikologis yang dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Kita juga perlu tahu bahwa ada obat-obatan tertentu yang bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit, contohnya obat batuk dan obat pilek.

Apa Ciri-Ciri Pembuluh Darah Menyempit?

Istilah vasokonstriksi bisa terdengar cukup mengerikan, khususnya bagi kita yang belum pernah tahu tentangnya dan tidak kenal dengan orang yang pernah mengalaminya. Jadi cobalah pahami ciri-ciri pembuluh darah menyempit supaya bisa lebih waspada dengan kondisi ini. Berikut adalah beberapa gejala penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah:

  • Kulit pucat
  • Kesemutan di jari tangan dan/atau jari kaki
  • Mati rasa atau kebas di anggota-anggota tubuh (misalnya tangan dan kaki)
  • Mengalami kram
  • Sakit kepala
  • Badan terasa tidak seimbang
  • Penglihatan buram atau sebagian hilang
  • Tekanan darah tinggi
  • Otot-otot susah dikendalikan atau lumpuh

penyempitan pembuluh darah - penyumbatan pembuluh darah - ciri-ciri pembuluh darah
Kadang ciri-ciri pembuluh darah yang menyempit juga termasuk bicara jadi kurang jelas atau cadel. Namun gejala semacam itu jarang terjadi, dan biasanya hanya dialami oleh penderita vasokonstriksi yang sudah parah.

Vasokonstriksi yang ringan tidaklah berbahaya. Tapi kalau dibiarkan bisa berkembang jadi vasokonstriksi parah yang lebih berisiko. Risiko tersebut termasuk hipertensi (darah tinggi), detak jantung tak beraturan, disfungsi ereksi, amputasi anggota badan, hingga serangan jantung.

Apa Penyebab Penyempitan Pembuluh Darah?

Setelah tahu bagaimana ciri-ciri pembuluh darah yang menyempit, sekarang mari kita cari tahu penyebabnya. Ada banyak sekali faktor-faktor penyebab penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah. Namun ingatlah bahwa masalah ini sangat erat kaitannya dengan tekanan darah.

Seraya pembuluh darah menyempit, aliran darah juga berubah, sehingga dapat mengarah ke peningkatan tekanan darah. Jika penyempitan terus berlangsung, itu bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi kronis, yang juga memicu serangan jantung dan stroke.

Berikut adalah beberapa penyebab penyempitan pembuluh darah secara spesifik, dan yang paling utama ialah dari makanan.

Makanan dan Minuman Mengandung Kafein:

Kopi, teh, soda, dan cokelat bisa menyempitkan pembuluh darah. Sedikit kafein saja sebenarnya tidak akan berbahaya, tapi kalau terlalu banyak kafein yang dikonsumsi akibatnya bisa terjadi penyempitan pembuluh darah.

Baca juga:  Noni Juice: Obat Penyumbatan Pembuluh Darah Alami

Makanan Mengandung Banyak Garam:

Kandungan natrium pada garam menyebabkan air tertahan dalam darah. Itu akan meningkatkan volume darah di dalam sistem tubuh kita sehingga dapat memicu vasokonstriksi. Kita rentan mengalami masalah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah kalau sering makan yang banyak garamnya.

Makanan Mengandung Banyak Kolesterol:

Makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans akan berdampak negatif pada peredaran darah kita. Jadi selektiflah memilih jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari, pilihlah yang tidak banyak mengandung kolesterol.

Makanan Karbohidrat Olahan:

Contohnya yaitu roti putih dan mie. Mengonsumsi makanan seperti itu bisa dengan cepat menaikkan kadar gula darah yang bisa mengakibatkan vasokonstriksi. Gantilah dengan makanan karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh, sayur-sayuran, dan buah-buahan untuk mencegah penyempitan pembuluh darah.

Konsumsi Obat dan Zat Tertentu:

Obat dan zat yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit antara lain: obat dekongestan, alkohol, MSG (micin), obat stimulan, kokain, nikotin, tyramine (secara alami terkandung dalam makanan-makanan), obat sympathomimetic (untuk mengobati darah rendah), dan vasopressin analogue (untuk mengobati kondisi kadar natrium dalam darah yang rendah).

Penyakit dan Masalah Kesehatan Lain:

Beberapa masalah kesehatan yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit yaitu:

  • Penyakit Raynaud: Penyebab penyempitan pembuluh arteri kecil, dan mengurangi aliran darah ke kulit.
  • Penyakit Buerger: Penyebab bengkak dan peradangan di pembuluh darah.
  • Migrain: Menimbulkan sakit kepala berat, disertai mual dan gangguan penglihatan.
  • Distrofi pasca-trauma: Menimbulkan rasa sakit, bengkak, dan kelainan fungsi vasomotor di anggota-anggota tubuh (misalnya di tangan dan kaki).
  • Penyakit inflamasi (peradangan): Menyebabkan peradangan yang berat di dalam tubuh.

Sindrom Vasokonstriksi Serebral Reversibel

Sindrom vasokonstriksi serebral reversibel (reversible cerebral vasoconstriction syndrome, disingkiat RCVS) adalah sekelompok kelainan-kelainan yang salah satunya adalah sakit kepala berat dan penyempitan pembuluh darah di otak. RCVS bisa dipulihkan dan banyak penderitanya dapat membaik hanya dalam beberapa bulan. Sayangnya, sindrom ini sulit untuk dideteksi dan didiagnosis.

RCVS terjadi jika masalah penyempitan pembuluh darah terus berlangsung dan akibatnya, aliran darah serta oksigen berkurang ke bagian-bagian tubuh yang terkait. Jika terjadi penyempitan pembuluh darah ke otak, maka itu disebut vasokonstriksi serebral.

Bila tidak terdiagnosis dengan tepat dan dibiarkan tidak teratasi, RCVS dapat memicu komplikasi-komplikasi serius. Salah satu komplikasi beratnya adalah stroke.

Sumber: Bel Marra Health

Bagaimana Cara Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah?

Kita harus cepat menanggapi ciri-ciri pembuluh darah menyempit, misalnya kulit yang terus pucat, sering kesemutan atau mati rasa, sering kram, dan tekanan darah yang meninggi. Dengan begitu, kita lebih terhindar dari penyakit-penyakit berat yang dipicu oleh penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.

Baca juga:  10 Jenis Makanan untuk Membersihkan Penyumbatan Pembuluh Darah

Cara mengatasi penyempitan pembuluh darah sebenarnya tidak sama antara satu orang dengan yang lain. Meski begitu, kita bisa mengupayakan pola yang umum dan yang sering terbukti berhasil seperti berikut:

Konsumsi Obat:

Ada obat penyempitan pembuluh darah yang bekerja sebagai vasodilator (pelebar pembuluh darah) untuk memperbaiki aliran darah. Mereka bekerja dengan menghalangi saluran-saluran kalsium dan menghambat aktivitas alpha-adrenoceptor.

Olahraga:

Olahraga jenis kardio bila rutin dilakukan akan membantu mengatasi penyumbatan pembuluh darah.

Hindari Suhu Terlalu Dingin:

Berada di tempat yang sangat dingin bisa mengakibatkan pembuluh darah menyempit, jadi sebaiknya jangan terlalu lama di tempat seperti itu.

Pola Makan Sehat:

Upayakan hanya makan makanan sehat, yaitu yang tidak diproses secara pabrik, dikalengkan, atau tidak mengandung banyak garam.

Kurangi Alkohol:

Jika mengalami penyumbatan pembuluh darah, sebaiknya hindari minuman beralkohol.

Kurangi Stres:

Semakin rendah tingkat stres kita, semakin baik. Hindarilah pemicu-pemicu stres agar terhindar dari vasokonstriksi akut.

Atasi Penyakit Lain:

Bila penyempitan pembuluh darah disebabkan penyakit lain, sebaiknya obati dulu penyakit itu supaya masalahnya tuntas.

Terapi Pijat:

Beberapa orang merasa lebih baik setelah menjalani terapi pijat di bagian-bagian tubuh yang terkena ciri-ciri penyempitan pembuluh darah.

Satu pengingat lagi, sama halnya dengan penyakit lain, kita juga harus lebih peduli terhadap kondisi kesehatan kita secara menyeluruh. Kalau tubuh dalam keadaan baik, maka akan lebih mudah bagi tubuh untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah. Bantulah upaya tubuh itu dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga berat badan dalam batasnya, dan cukup tidur.

Herbal Teruji untuk Penyempitan & Penyumbatan Pembuluh Darah


Herbal adalah solusi alternatif bagi orang-orang yang tidak terlalu suka mengonsumsi obat-obatan kimiawi. Ada cukup banyak bahan alami yang dapat membantu mengatasi penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah, namun tidak semuanya terbukti membantu. Salah satu herbal yang teruji secara empiris maupun ilmiah untuk mengatasi masalah di pembuluh darah adalah Noni juice.

penyempitan pembuluh darah - penyumbatan pembuluh darah - ciri-ciri pembuluh darah

Salah satu bukti ilmiahnya terlihat dari hasil penelitian oleh Dr. Neil Solomon di University of Hawaii. Didapati bahwa dalam buah Noni—bahan baku Noni juiceterdapat kandungan fitonutrien bernama scopoletin yang bekerja melebarkan serta melenturkan pembuluh darah yang telah menyempit atau tersumbat. Scopoletin bahkan juga membersihkan endapan di dinding pembuluh darah yang membuatnya menyempit.

Bila pembuluh darah sudah bersih dari endapan-endapan dan kembali dilenturkan serta dilebarkan, maka masalah penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah bisa dituntaskan. Pada akhirnya, problem-problem lain semacam darah tinggi, kesemutan, mati rasa, kram, kulit pucat, dan keluhan lainnya juga akan teratasi.

Baca penjelasan lebih lengkap mengapa Noni juice efektif untuk masalah penyempitan & penyumbatan pembuluh darah di artikel ini: “Noni Juice: Obat Penyumbatan Pembuluh Darah Alami

Sebagai kesimpulannya, penyempitan pembuluh darah bukanlah penyakit, melainkan sebuah kondisi yang bisa memicu beragam penyakit. Adakalanya kondisi ini disertai dengan penyumbatan pembuluh darah yang semakin mengganggu peredaran darah dalam tubuh. Kita perlu mewaspadai diri-ciri pembuluh darah menyempit seperti kesemutan, mati rasa, kram, kulit pucat, dan darah tinggi.

Mengalami kondisi ini bukan artinya kita pasti mengidap penyakit serius. Upayakanlah cara mengatasi penyempitan pembuluh darah yang telah diulas di atas. Bisa juga ditambah dengan konsumsi herbal teruji, seperti Noni juice, agar kondisi vasokonstriksi cepat teratasi dengan tuntas sebelum memicu gangguan-gangguan kesehatan lain.

Demikianlah ulasan tentang penyempitan pembuluh darah. Nantikan juga artikel-artikel lain yang menarik seputar info kesehatan, tips kesehatan, dan pengobatan herbal hanya di Deherba.com.

Advertisement
Alinesia