Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Membersihkan Penyumbatan Pembuluh Darah Membersihkan Penyumbatan Pembuluh Darah

10 Jenis Makanan untuk Membersihkan Penyumbatan Pembuluh Darah

Masalah penyempitan pembuluh darah bisa menyebabkan berbagai macam penyakit kardiovaskular—misalnya serangan jantung atau stroke. Sayangnya, semakin banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan pembuluh darah mereka. Padahal untuk membersihkan penyumbatan pembuluh darah ada beragam cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan konsumsi makanan yang tepat.

Salah satu pembuluh darah adalah arteri yang mengirimkan oksigen serta nutrisi dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Pembuluh arteri yang sehat haruslah fleksibel, kuat, elastis, dan tidak tersumbat oleh penumpukan zat apa pun.

Akan tetapi bila lemak, kolesterol, dan zat-zat lain menumpuk dalam arteri, mereka bisa menyumbat lalu akhirnya menyempitkan serta mengeraskan pembuluh arteri. Kondisi ini, yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah dari arteri, disebut aterosklerosis.

Penyumbatan pembuluh darah tidak terjadi dalam waktu singkat. Sumbatan itu terbentuk selama beberapa waktu yang paling sering dipicu oleh pola makan serta gaya hidup tidak sehat. Itulah sebabnya mengapa Anda dianjurkan menerapkan pola makan sehat demi mencegah penyempitan pembuluh darah juga berbagai masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini adalah 10 jenis makanan yang terbaik untuk membantu membersihkan penyumbatan pembuluh darah arteri:

Bawang Putih

Bawang putih kaya akan antioksidan yang membantu menghambat aksi radikal bebas di dalam tubuh, sehingga menjadikannya salah satu makanan terbaik untuk mencegah penyakit jantung maupun penyempitan pembuluh arteri.

Konsumsi bawang putih yang rutin diketahui dapat mengurangi kadar kolesterol LDL Anda. Makanan yang khas sebagai bumbu dapur ini juga sanggup melebarkan pembuluh darah, sehingga melancarkan sirkulasi darah dan mencegah pengerasan pada aorta (pembuluh arteri terbesar).

Sebuah penelitian di tahun 2016 yang dimuat oleh Journal of Nutrition melaporkan bahwa ekstrak bawang putih yang sudah tua sanggup membantu mengurangi jumlah penumpukan plak di arteri koroner pada pasien pengidap sindrom metabolik.

Makanlah 1 sampai 2 siung bawang putih mentah sewaktu perut masih kosong setiap pagi. Anda juga bisa memasukkan bawang putih sebagai bumbu untuk sup, semur, salad, dan jenis-jenis masakan lain.

Delima

Delima mengandung limpahnya antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Buah ini juga membantu mengurangi penumpukan lemak di arteri, sehingga mencegah penyakit serius semacam aterosklerosis.

Buah delima juga mendorong produksi nitrit oksida yang dapat mempertahankan jalur aliran darah di arteri. Semua manfaat tersebut akan membantu membersihkan penyumbatan pembuluh darah.

Sebuah kajian ilmiah di tahun 2004 yang dipublikasikan Clinical Nutrition mendapati bahwa pasien pengidap stenosis arteri karotis yang minum jus delima selama tiga tahun sanggup mengurangi penebalan di arteri karotid (pembuluh arteri utama di leher) serta oksidasi kolesterol LDL.

Sedangkan kajian ilmiah di tahun 2013 yang dipublikasikan Atherosclerosis mencatat bahwa ekstrak delima mempunyai efek pelindung pembuluh arteri yang tampaknya mengurangi stres oksidatif dan peradangan di dinding pembuluh darah.

Makanlah 1 sampai 2 buah delima segar setiap hari. Anda juga bisa minum segelas jus buah delima segar setiap hari.

Teh Hijau

Teh hijau memiliki antioksidan kuat yang dapat membantu membersihkan penyumbatan pembuluh darah dan menjaganya tetap sehat. Antioksidan juga berperan penting dalam memperbaiki kesehatan sel-sel endotel halus yang melapisi pembuluh darah, sehingga pada akhirnya juga menurunkan risiko penyakit jantung Anda.

Sebuah penelitian tahun 20014 di Circulation Journal menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau telah dikaitkan dengan berkurangnya kejadian penyakit jantung koroner dalam populasi di Jepang. Oleh karena itu, dengan rutin minum teh hijau, Anda jadi lebih terhindar dari penyakit jantung koroner yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri koroner.

Penelitian lain yang dirilis Current Medicinal Chemistry tahun 2008 melaporkan bahwa kandungan katekin teh hijau penting untuk menjaga fungsi pembuluh darah serta membantu mencegah dan mengatasi masalah pada pembuluh darah.

Minumlah 2 sampai 3 cangkir teh hijau setiap hari untuk membantu mengatasi penyempitan pembuluh darah.

Bayam

Sayuran daun hijau yang lezat dan bernutrisi ini punya banyak manfaat bagi kesehatan jantung Anda. Bayam adalah sumber yang baik dari nitrit oksida yang membuat arteri tahan terhadap kontraksi, plak, dan penggumpalan darah—sehingga dapat mengurangi risiko stroke serta serangan jantung.

Studi ilmiah tahun 2015 di Clinical Nutrition Research melaporkan bahwa konsumsi bayam selama 7 hari saja sudah dapat mengurangi kekakuan arteri postprandial (setelah makan).

Ditambah lagi, sayur ini kaya akan vitamin A dan C membantu mencegah kolesterol jahat melekat pada dinding arteri sehinga mengurangi risiko Anda terkena aterosklerosis. Bayam juga mengandum limpah potasium dan asam folat—keduanya adalah pembentuk perlindungan terhadap kolesterol tinggi serta darah tinggi.

Makanlah setidaknya ½ mangkuk sayur bayam setiap hari. Anda bisa menyantap bayam dengan mencampurnya dalam sup, salad, jus sayur, atau smoothie.

Asparagus

Asparagus adalah bahan alami untuk membersihkan penyumbatan pembuluh darah. Sayur ini bisa menurunkan darah tinggi serta mencegah penggumpalan darah. Kandugnan vitamin B, khususnya B6, membantu mengurangi kadar homosistein (asam amino terkait dengan penyakit jantung) serta kadar protein C-reaktif (penanda adanya peradangan).

Penelitian tahun 2005 di Circulation melaporkan bahwa kenaikan kadar homosistein menandakan adanya peningkatan risiko penyakit jantung koroner serta penggumpalan darah di pembuluh arteri maupun vena. Untuk mengurangi kadarnya, sayuran semacam asparagus bermanfaat karena memiliki banyak asam folat serta vitamin B6 juga B12.

Sayur ini juga mendorong produksi glutathion, semacam antioksidan untuk membantu mengatasi peradangan serta mencegah kerusakan oksidasi yang memicu penyempitan pembuluh darah arteri. Selain itu, asparagus juga punya vitamin K yang mencegah pengerasan arteri dan menyingkirkan kalsium dari lapisan arteri.

Makanlah sayuran asparagus secara teratur sebanyak mungkin yang Anda bisa. Anda bisa mengonsumsinya sebagai hidangan pembuka ataupun lauk.

Alpukat

Buah ini mengandung sejumlah lemak sehat dan nutrisi penting lain yang memperbaiki kolesterol darah dengan cara mengurangi kadar kolesterol LDL dan menaikkan kadar HDL. Kolesterol HDL adalah jenis kolesterol “baik” yang membantu membersihkan penyumbatan pembuluh darah.

Kajian ilmiah tahun 1996 di Archives of Medical Research melaporkan bahwa makanan yang mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal, seperti alpukat, dapat meningkatkan kualitas profil lipid.

Juga, vitamin E di dalam alpukat mampu menangkal oksidasi kolesterol. Buah ini juga memiliki folat yang membantu mengikis kadar homosistein dalam darah, serta kandungan potasium yang menurunkan darah tinggi.

Makanlah sekitar ½ buah alpukat setia hari. Anda bahkan bisa menggunakannya sebagai pengganti mentega atau krim untuk olesan roti.

Kunyit

Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki kemampuan anti inflamasi (peradangan) serta antioksidan—keduanya berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan jantung.

Kurkumin memberikan perlindungan tambahan bagi sistem kardiovaskular dengan cara mengurangi serta mencegah penyempitan pembuluh darah arteri. Ditambah lagi, itu juga mengurangi kadar LDL yang akhirnya mengikir penumpukannya di arteri.

Penelitian tahun 2015 di International Journal of Clinical & Experimental Pathology menemukan bahwa kunyit efektif untuk menangkal penyumbatan pembuluh darah sekaligus memperbaiki kesehatan jantung. Mereka melaporkan bahwa perbaikan arteri koroner tersebut diduga berkaitan dengan kemampuan anti inflamasi kurkumin.

Tambahkan 1 sendok teh bubuk kurkumin ke dalam segelas susu hangat, lalu minumlah 1 sampai 2 gelas sehari. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen kurkumin bertakaran 400 atau 600 mg, sekitar 3 kali sehari. Tapi konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mulai mencoba suplemen apa pun.

Brokoli

Sayuran hijau ini juga kaya akan vitamin K yang menangkal kerusakan arteri akibat kalsium. Juga, brokoli mempunyai serat yang dapat menurunkan darah tinggi serta kolesterol.

Sebuah penelitian tahun 2009 di Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology menyebutkan bahwa konsumsi harian setidaknya 1 mangkuk brokoli sanggup membantu membersihkan penyumbatan pembuluh darah arteri.

Penelitian itu mengatakan bahwa kandungan sulforafane milik brokoli membantu tubuh untuk menggunakan jenis protein tertentu guna mencegah pembentukan plak di arteri. Senyawa tersebut menunjang pemulihan kemampuan sel-sel untuk melawan inflamasi.

Makanlah 2 sampai 3 porsi brokoli setiap minggu. Satu porsi brokoli terdiri dari ½ mangkuk brokoli.

Apel

Apel adalah makanan selanjutnya yang baik untuk membersihkan penyempitan pembuluh darah. Buah ini mengandung jenis serat unik, yaitu pektin, yang mengurangi kadar kolesterol jahat dari perederan darah. Hal ini dilakukannya dengan mengganggu penyerapan asam empedu oleh usus, sehingga memaksa hati untuk menggunakan kolesterol yang ada untuk membuat lebih banyak empedu.

Lebih jauh lagi, sejumlah besar flavonoid di dalam apel juga mengurangi risiko Anda terserang penyakit jantung maupun penyakit kardiovaskular lainnya. Juga, apel mengandung potasium serta magnesium untuk menjaga kestabilan tekanan darah.

Kajian ilmiah tahun 2013 di Journal of Functional Foods memperlihatkan manfaat makan apel setiap hari guna menjaga kesehatan jantung. Pada orang dewasa paruh-baya yang sehat, jika mereka makan sebuah apel setiap hari dalam empat minggu, terjadi pengurangan zat-zat yang mengeraskan pembuluh darah hingga 40 persen.

Makanlah 1 buah apel segar setiap hari, sebaiknya yang organik (tanpa pestisida). Juga, makanlah beserta kulitnya agar Anda memperoleh manfaat maksimal.

Biji Chia

Biji chia adalah makanan terakhir dalam daftar ini yang bermanfaat untuk membersihkan penyumbatan pembuluh darah. Makanan ini adalah sumber terbanyak untuk asam lemak omega 3.

Kombinasi dari asam lemak omega 3 dan fiber membuat biji chia menjadi makanan paling sehat bagi jantung—yang berfungsi menurunkan kolesterol jahat, menstabilkan tekanan darah, serta membersihkan pembuluh arteri Anda.

Catatan: Biji chia menyerap banyak cairan, jadi sewaktu memakannya Anda harus banyak minum air.

Biji chia bisa dimakan dengan berabgai cara: masukkan 1 sendok makan ke dalam 3 sendok makan air. Biarkan selama 30 menit sampai menjadi seperti gel biji chia. Anda bisa mencampurkan gel ini ke dalam jus atau smoothie. Pilihan lain adalah dengan menaburkan biji chia ke atas yogurt dan oatmeal, atau bahkan ke atas nasi Anda.

Dengan membaca informasi artikel ini, semoga Anda jadi lebih peduli terhadap kesehatan pembuluh darah. Ingatlah bahwa yang bertanggung jawab terhadap kesehatan Anda adalah Anda sendiri, bukan dokter. Dokter memang bisa meresepkan obat-obatan untuk mengurangi penyempitan pembuluh darah, tetapi akan percuma saja jika pola makan Anda tetap sembarangan.

Selain memperbaiki pola makan dengan memasukkan makanan-makanan yang membersihkan penyumbatan pembuluh darah, Anda juga perlu mengubah aspek-aspek lain. Yang terutama adalah berhenti merokok, rutin olahraga, kurangi kelebihan berat badan, dan teratur check-up kesehatan. Lihat juga artikel bermanfaat lain: Panduan Lengkap Cara Mencegah Penyakit Jantung.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register