Penyebab Penyakit Hepatitis Yang Perlu Diwaspadai


By Fery Irawan

Seiring dengan kemajuan teknologi, dimana berbagai alat kedokteran canggih telah ditemukan, rupanya aneka penyakit juga semakin menjamur. Seolah mengikuti kecanggihan peralatan kedokteran yang telah ditemukan, penyakit-penyakit juga memiliki difersifikasi yang luas. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengenal penyebab penyakit hepatitis.

Suatu penyakit kini bisa “berkolaborasi” dengan penyakit lainnya sehingga menimbulkan berbagai komplikasi. Dan salah satunya ialah komplikasi penyebab hepatitis yang dibahas dalam artikel ini.

Penyebab Penyakit Hepatitis

Pada dasarnya, jika tahu cara penanganannya, penyakit hepatitis bukanlah penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian secara mendadak seperti penyakit jantung.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tanpa batasan usia atau jenis kelamin. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis ini. Dan berikut merupakan faktor komplikasi lain yang dapat menimbulkan penyakit hepatitis sehingga Anda mesti mewaspadainya. Apa saja penyebab penyakit hepatitis?

Konsumsi Alkohol

Alkohol dengan berbagai merk dan jenisnya sama-sama mengandung zat kimia yang tentu saja berperan aktif dalam merusak banyak organ didalam tubuh, tak terkecuali dengan hati. Kandungan bahan kimia dan zat lainnya didalam alkohol, apalagi dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan kerusakan fungsi hati.

Dalam jangka waktu yang lama, zat kimia yang tertelan dan kemudian mengendap didalam tubuh akan terurai ke seluruh jaringan tubuh dan merusak kinerja organ hati. Dan untuk diketahui bahwa kerusakan fungsi hati merupakan cikal bakal seseorang terserangnya penyakit hepatitis ini. Makanya sebaiknya Anda mengkonsumsi candu alkohol yang lebih banyak mudharat dibandingkan manfaatnya.

Konsumsi Obat

Ibarat buah simalakama, di satu sisi obat bisa menyembuhkan suatu penyakit yang diderita. Namun, di sisi lain, jika tidak dikonsumsi dengan bijak, malah akan menyebabkan malapetaka. Bagaimanapun, obat-obatan mengandung bahan kimia yang apabila dikonsumsi secara terus-menerus dalam jangka panjang maka akan mengakibatkan ketergantungan dan kerusakan pada fungsi hati.

Reaksi kandungan bahan kimia di dalam obat akan menjadi penyebab infeksi virus hepatitis yang memang bersarang di hati. Biasanya, reaksi yang akan timbul dari konsumsi obat-obatan tersebut berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu antara 2-6 minggu.

Jika pemakaian obat dihentikan, maka reaksi kimia akan menghilang begitu saja bila penggunaannya belum terlalu lama. Namun, ada juga yang hatinya sudah rusak dan terlanjur parah sehingga sekalipun dihentikan pemberian obat-obatannya, si pasien harus tetap melakukan pengobatan.

Komplikasi Penyakit

Dalam perkembangannya, ternyata penyebab penyakit hepatitis ini ada yang tidak berdiri sendiri. Namun, ada penyakit lain yang komplikasinya berupa penyakit hepatitis. Beberapa penyakit yang menyebabkan gangguan hati seperti hiperlipidemia atau terjadinya kelebihan kadar lemak di dalam darah seseorang, diabetes melitus (penyakit gula), dan obesitas atau kegemukan.

Penyakit-penyakit tersebut dapat memberikan beban besar terhadap kinerja hati dalam melakukan proses metabolisme lemak. Dari situ, problem selanjutnya ialah terjadinya gangguan pada hati seperti kebocoran sel hati, yang jika tidak ditangani segera, akan berlanjut pada kerusakan dan peradangan hati yang menjadi penyebab utama gangguan pada liver.

Hal tersebut sangat erat kaitannya dengan pola hidup dan pola makan yang menjadi penentu besar seseorang dapat terserang hepatitis atau tidak. Penanganan secara dini dan serius menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kerusakan pada fungsi organ hati. Makanya, Anda mesti pandai-pandai dalam merawat dan menjaga seluruh organ tubuh, termasuk hati supaya tidak perlu melakukan pengobatan.

Karena bagaimanapun, langkah yang terbaik ialah dengan melakukan pencegahan dibandingkan pengobatan. Demikianlah informasi terkait dengan penyakit hepatitis. Waspadalah terhadap penyebab penyakit hepatitis tersebut.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}