7 Obat Herbal Rematik untuk Redam Nyeri & Bengkak di Sendi


By Cindy Wijaya

Memang sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan 100%, namun ada berbagai obat herbal rematik untuk meredakan nyeri dan bengkak di persendian. Beberapa obat rematik teradisional ini sudah dipakai ribuan tahun untuk manfaat kesehatannya. Apakah Anda sedang mencari alternatif alami untuk mengurangi ketergantungan terhadap obat medis?

Anda datang ke artikel yang tepat, karena di sini akan dikupas 7 jenis obat alami rematik yang dilaporkan bermanfaat untuk mengurangi gejala-gejala rematik. Ketujuh obat alami itu ialah: evening primroses, minyak ikan, Noni juice, kunyit, jahe, teh hijau, dan biji seledri.

Evening Primrose

Apa itu evening primrose? Evening primrose adalah obat herbal umum yang digunakan untuk banyak masalah kesehatan, mulai dari rematik hingga masalah menstruasi. Tanaman bunga liar ini memiliki 7 sampai 10 GLA, yaitu jenis asam lemak yang membantu mengatasi rematik.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Minyak evening primrose kaya akan kandungan GLA, yang membantu mengurangi peradangan. Namun penelitian terhadap evening primrose dan rematik sudah dilakukan cukup lama, dan hasilnya belum terlalu jelas. Hasil penelitian-penelitian tersebut berlainan.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Anda dapat mengonsumsi sebanyak 540 mg dari minyak evening primrose setiap hari.

Mungkin dibutuhkan sampai 6 bulan penggunaan untuk merasakan manfaat sepenuhnya dari minyak evening primrose. Namun obat rematik tradisional ini dapat menimbulkan efek samping seperti: mual, diare, dan ruam kulit. Dan jangan mengonsumsinya jika Anda memiliki epilepsi.

Minyak Ikan

Apa itu minyak ikan? Minyak ikan mengandung kandungan utama bernama asam lemak omega-3, yang merupakan jenis lemak sehat penting bagi tubuh. Omega-3 dapat membantu mencegah peradangan kronis dan meringankan gejala-gejala rematik. Ikan yang kaya akan omega-3 antara lain ikan salmon, tuna, haring, dan makerel.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Sebuah penelitian tahun 2013 mendapati bahwa mengonsumsi minyak ikan dapat menghasilkan pemulihan gejala rematik yang lebih besar. Ada banyak manfaat lain dari omega-3, namun tidak cukup diperoleh hanya dari konsumsi minyak ikan saja.

Setidaknya satu penelitian mendapati bahwa mengonsumsi minyak ikan dapat mengurangi kekakuan sendi di pagi hari dan mengurangi jumlah sendi yang terasa sakit. Beberapa orang yang mengonsumsi minyak ikan juga mampu mengurangi obat anti-peradangan yang mereka konsumsi.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Lembaga Arthritis Foundation merekomendasikan 2,6 gram minyak ikan sebanyak 2 kali sehari. Tetapi konsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan per hari dapat memperbesar risiko perdarahan. Secara umum, direkomendasikan untuk makan 2 porsi ikan yang kaya omega-3 dalam seminggu.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika saat ini Anda mengonsumsi obat antikoagulan. Dan ibu hamil dianjurkan untuk tidak makan terlalu banyak ikan, karena ada kemungkinan mengandung merkuri dalam jumlah yang berbahaya.

Noni Juice

Apa itu Noni juice? Noni juice dikenal sebagai salah satu herbal terbaik untuk mengatasi peradangan. Ada kemungkinan itu berkat kandungan flavonoid dalam Noni yang membuatnya bermanfaat untuk penderita rematik karena berperan sebagai anti-peradangan yang kuat.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Noni juice sanggup mengatasi peradangan di sinovium (lapisan yang melapisi sendi-sendi), sehingga dapat mengendalikan gejala-gejala rematik.

Pengalaman dari seorang penderita rematik ketika mengonsumsi Noni juice selama kira-kira 1 bulan dengan dosis 30 ml sebanyak 2 kali sehari. Pada hari ketiga ia sudah merasa cukup baik dan dapat mengurangi dosis obat celecoxib (jenis obat COX-2 inhibitor) yang biasa diminumnya.

Seraya terus minum Noni, ia melaporkan bahwa obat rematik tradisional ini mampu memberikan efek yang serupa obat tersebut, sebab gejala rematiknya tetap terkendali meski dosis obat celecoxib dikurangi. Sampai akhirnya ia hanya minum obat itu saat gejalanya sedang parah, itu pun cukup setengah dosis semula.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Sebagaimana dalam pengalaman di atas, Anda bisa meminum Noni juice 30 ml sebanyak 2 kali sehari, diminum 30 menit sebelum sarapan dan 30 menit sebelum makan malam.

Kunyit

Apa itu kunyit? Kunyit adalah rempah yang telah lama digunakan dalam ilmu pengobatan tradisional China dan India selama ribuan tahun. Bahan aktif di dalam kunyit adalah kurkumin yang diketahui memiliki manfaat anti-peradangan untuk mengurangi bengkak dan nyeri rematik.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Berdasarkan sebuah analisis dari 8 penelitian klinis, sebanyak 500 mg kunyit 2 kali sehari dapat mengurangi nyeri dan kaku di sendi pada penderita osteoartritis dan rematik.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Anda bisa mengonsumsinya dengan mengolahnya menjadi teh, kari, dan sebagai bumbu masakan. Juga tersedia dalam bentuk suplemen kurkumin. Dosis yang digunakan dalam penelitian di atas adalah 500 mg 2 kali sehari. Kurkumin pada umumnya aman dikonsumsi.

Jahe

Apa itu jahe? Jahe adalah herbal yang umum digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan lain, mulai dari pilek, masalah pencernaan, migrain, hingga darah tinggi. Jahe terkenal dengan manfaat anti-peradangannya yang serupa dengan obat ibuprofen.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Bukti jahe sebagai obat rematik tradisional masih terus diselidiki. Sebuah penelitian tahun 2014 menunjukkan bahwa jahe punya potensi untuk meredakan gejala-gejala rematik. Juga punya manfaat perlindungan tambahan pada persendian.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Jahe segar dapat diseduh menjadi teh. Anda bisa meminum sampai 4 cangkir teh jahe setiap hari. Juga terdapat dalam bentuk suplemen yang siap minum.

Orang yang sedang minum obat pengencer darah atau yang menderita batu empedu sebaiknya tidak mengonsumsi jahe karena ada risiko efek samping yang berbahaya.

Teh Hijau

Apa itu teh hijau? Teh hijau merupakan obat herbal yang kaya akan antioksidan. Secara tradisional teh hijau digunakan sebagai diuretik untuk melancarkan pencernaan dan untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Sebuah penelitian tahun 2015 pada hewan percobaan mendapati bahwa teh hijau punya senyawa aktif yang mengurangi peradangan dan pembengkakan. Teh hijau kaya akan kateikn, yaitu senyawa yang punya aktivitas anti-rematik.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Penelitian tahun 2016 mengamati para penderita rematik yang minum teh hijau selama 6 bulan. Mereka juga menjalani program olahraga berintensitas sedang dengan berjalan di treadmill selama 45 – 60 menit sebanyak 3 kali seminggu.

Penelitian itu mendapati bahwa teh hijau dan olahraga efektif dalam mengurangi gejala-gejala rematik.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Anda bisa meminum 4 – 6 cangkir teh hijau setiap hari. Namun pastikan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mulai mengonsumsinya. Sebab teh hijau diketahui punya interaksi negatif dengan beberapa jenis obat.

Biji Seledri

Apa itu biji seledri? Biji seledri telah digunakan ribuan tahun untuk mengobati masalah kesehatan, mulai dari pilek, gangguan pencernaan, dan artritis, sampai masalah kesehatan yang berkaitan dengan hati dan limpa. Sekarang obat tradisional ini terutama digunakan sebagai diuretik.

Bagaimana cara kerjanya sebagai obat alami rematik? Ada sejumlah bukti biji seledri sebagai obat rematik tradisional, namun belum pernah dicoba langsung pada manusia.

Penelitian tahun 2014 pada hewan percobaan memperlihatkan bahwa ekstrak biji seledri punya manfaat anti-peradangan. Dosis 100 mg/kg ekstrak biji seledri punya efek yang serupa dengan 300 mg/kg obat aspirin.

Dosis penggunaan obat herbal rematik ini: Tanyakanlah pada dokter mengenai dosis minum ekstrak biji seledri. Ada kemungkinan herbal ini bisa berinteraksi dengan obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

Obat Herbal Rematik dan Cara Pengolahannya

Dalam buku berjudul “1001 Resep Herbal” karya Setiawan Dalimartha, ditulis juga mengenai obat herbal rematik dan cara pengolahannya. Jenis obat herbal itu antara lain gandarusa, akar jarak, dan krokot.

Namun mengingat bukti penelitian keempat herbal tersebut masih terbatas, maka ada baiknya hanya gunakan resep pengolahan ini hanya jika Anda sudah berkonsultasi dulu dengan dokter, terutama bagi Anda yang sedang mengonsumsi obat lain atau yang memiliki masalah kesehatan lain.

Obat Herbal Rematik dan Cara Pengolahannya: Gandarusa


Bahan Baku:

  • Herba gandarusa yang masih segar, 30 – 60 gram
  • Atau 15 – 30 gram herba gandarusa yang sudah dikeringkan

Cara Pengolahannya:

  • Cuci bersih herba gandarusa dengan air mengalir
  • Rebus bersama air 3 gelas sampai airnya tersisa 1 gelas
  • Dinginkan, saring air rebusannya, dan bagi menjadi 2 bagian

Dosis Penggunaannya:

  • Minum ramuan herbal ini 2 kali sehari
  • Minum di pagi hari ½ gelas dan di sore hari ½ gelas

Obat Herbal Rematik dan Cara Pengolahannya: Akar Jarak


Bahan Baku:

  • Akar tanaman jarak, 15 – 30 gram

Cara Pengolahannya:

  • Cuci bersih akar jarak dengan air mengalir, lalu potong tipis-tipis
  • Rebus bersama air 3 gelas sampai airnya tersisa 1 gelas
  • Dinginkan, saring air rebusannya, dan bagi menjadi 2 bagian

Dosis Penggunaannya:

  • Minum ramuan herbal ini 2 kali sehari
  • Minum di pagi hari ½ gelas dan di sore hari ½ gelas

Obat Herbal Rematik dan Cara Pengolahannya: Krokot


Bahan Baku:

  • Herba krokot yang masih segar, 60 – 120 gram

Cara Pengolahannya:

  • Cuci bersih herba krokot dengan air mengalir
  • Kukus sebentar tapi jangan sampai terlalu layu
  • Tumbuk sampai halus, kemudian peras dan saring airnya

Dosis Penggunaannya:

  • Minum air ramuan herbal ini sekaligus habis

Rematik memang merupakan penyakit di persendian yang kadang gejalanya menyakitkan. Meski tidak dapat 100% sembuh, namun rematik sangat mungkin untuk dikendalikan. Terapi dengan obat rematik tradisional yang tepat menjadi salah satu solusi alami yang dapat Anda coba.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang pilihan obat herbal rematik. Semoga Anda memperoleh manfaatnya dengan menerapkan informasi yang disampaikan artikel ini. Temukan juga info-info herbal lainnya hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Healthline. Herbs, Supplements, and Vitamins for RA: Benefits and Uses. URL: https://www.healthline.com/health/rheumatoid-arthritis/ultimate-guide-herbs-vitamins-supplements

Yu, Haiqing & Li, Shiming & Huang, Mou-Tuan & Ho, Chi-Tang. (2008). Antiinflammatory Constituents in Noni ( Morinda citrifolia ) Fruits. DOI: 10.1021/bk-2008-0987.ch012

Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>