Obat Eksim di Apotik, Apa Saja Pilihannya?


By Cindy Wijaya

Eksem adalah kondisi peradangan di kulit yang dapat dikendalikan dengan obat yang tepat. Eksem ringan dapat ditangani dengan obat eksim di apotik yang dijual bebas. Sedangkan jika sudah cukup parah mungkin membutuhkan obat resep. Terlepas dari tingkat keparahannya, perawatan diri penting untuk mengurangi gejala saat ini dan mencegah kekambuhan mendatang atau infeksi kulit.

Penyakit kulit ini kadang sulit untuk ditangani, sehingga penderitanya perlu mencoba berbagai obat berbeda atau mungkin secara berkala mengganti pengobatannya. Dokter dapat membantu memberikan saran pengobatan serta mempertimbangkan risiko dan manfaat dari setiap pengobatan.

Dalam artikel ini akan dikupas mengenai sejumlah pilihan obat eksim yang dapat Anda peroleh tanpa resep dokter di apotik.

Obat Eksim di Apotik yang Dijual Bebas

Salah satu pilihan obat eksim yang terpenting adalah moisturizer (pelembap). Setiap hari melembapkan kulit sangatlah penting untuk eksem, tidak soal seberapa parah eksem tersebut.

Obat lain mungkin dapat membantu jika pelembap saja tidak cukup memperbaiki kulit Anda. Eksem ringan hingga sedang sering kali dapat ditangani dengan obat eksim di apotik yang dijual bebas.

Pelembap (Moisturizer)

Eksem menimbulkan rasa gatal dan kulit kering. Kulit yang kering juga dapat memicu kekambuhan jika tidak ditangani. Tidak hanya memperparah gatal, kulit kering juga mengganggu fungsi lapisan pelindung di kulit sehingga memungkinkan bakteri, jamur, dan virus mudah masuk ke jaringan lebih dalam.

Secara rutin melembapkan kulit dengan obat salep, krim, atau losion yang tepat dapat membantu merehidrasi kulit dan memulihkan fungsi lapisan pelindungnya:

  • Obat salep biasanya jadi pilihan terbaik untuk semua eksem, terutama kasus eksem yang parah, karena “lebih berminyak” dan memberikan lapisan kelembapan yang tahan lama. Banyak salep obat eksim di apotik Kimia Farma, K24, atau yang lain mengandung bahan-bahan seperti petrolatum atau minyak mineral (mineral oil).
  • Obat krim adalah pilihan bagus untuk kasus eksem ringan hingga sedang, dan lebih disukai banyak orang karena menyerap lebih baik daripada salep.
  • Obat losion (sebagian besar mengandung air) mungkin sudah cukup baik untuk eksem ringan.

Di antara banyak sekali pilihan moisturizer obat eksim di apotik K24, Kimia Farma, atau yang lain, Anda bisa memilih berdasarkan panduan berikut:

  • Moisturizer untuk eksem bersisik adalah pilihan yang baik jika kulit mengelupas tetapi tidak ada kerusakan atau pecah-pecah pada kulit. Sebab obat ini dapat menimbulkan rasa perih jika ada kerusakan di kulit.
  • Emollient moisturizer sangat cocok jika Anda sedang mengalami kekambuhan eksem yang akut (muncul mendadak dan cepat memburuk). Obat ini tidak menimbulkan iritasi dan membentuk pelapis kedap air pada lapisan terluar sel kulit.
  • Ceramide moisturizer cenderung lebih mahal tapi merupakan pilihan yang sangat baik karena menghaluskan kulit dan meningkatkan penyembuhan kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa moisturizer dengan kandungan ceramide dan urea dapat bermanfaat bagi penderita eksem, karena tampaknya meningkatkan hidrasi dan penyembuhan ruam eksem.

Apapun salep, krim, atau losion obat eksim di apotik yang Anda pilih, pastikanlah untuk menghindari moisturizer yang mengandung wewangian dan pewarna, karena dapat menimbulkan iritasi. Selain itu saat dalam tahap penyembuhan, hindari kosmetik atau pilih produk yang bebas pewangi dan hypoallergenic. Lembapkan kulit wajah sebelum meriaskan dan oleskan kembali pelembap bila diperlukan.

Gunakan pelembap sedikitnya 3 kali sehari, oleskan dengan lapisan yang tebal dan gosok dengan gerakan ke bawah. Hindari menggosok secara melingkar atau naik-turun, sebab bisa menimbulkan suhu panas dan mengiritasi kulit yang meradang.

Krim Hydrocortisone

Jika eksem tidak membaik dengan krim pelembap, maka krim hidrokortison (hydrocortisone) dapat membantu mengobati ruam dan peradangan kulit. Hidrokortison adalah jenis steroid topikal yang membantu mengurangi rasa gatal dan bengkak dengan menekan zat kimia inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh.

Krim hidrokortison obat eksim di apotik yang dijual bebas memiliki tingkat kekuatan 0,5% dan 1%. Setelah membersihkan kulit, oleskan lapisan tipis krim ini ke kulit dan gosok dengan lembut. Kemudian dapat mengoleskan pelembap untuk mengunci kelembapan di kulit.

Namun ada sejumlah efek samping dapat timbul termasuk rasa perih, terbakar, kemerahan, dan kekeringan. Juga dapat muncul jerawat, folikulitis (benjolan rambut), stretch mark, perubahan warna, dan atrofi kulit (penipisan), terutama jika krim hidrokortison dipakai secara berlebihan.

Meskipun tergolong aman digunakan di wajah, namun krim hydrocortisone hanya ditujukan untuk penggunaan sesekali dalam jangka pendek, dan harus digunakan dengan sangat hati-hati jika di sektiar mata. Kebanyakan orang tidak akan mengalami efek samping jika krim hidrokortison kekuatan rendah digunakan kurang dari 4 minggu.

Obat Antihistamin

Obat antihistamin tidak selalu efektif untuk menghilangkan rasa gatal pada eksem. Antihistamin bekerja dengan menghalangi zat kimia bernama histamin yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh ketika dihadapkan oleh alergen (seperti serbuk sari atau bulu hewan). Karena histamin bukanlah pemicu utama dalam gatal eksem, maka antihistamin tidak selalu bermanfaat bagi penderita eksem.

Misalnya jika eksem dipicu atau diperparah oleh alergi, antihistamin dapat mencegah kekambuhan atau mengurangi keparahannya. Di sisi lain, jika bukan alergi pemicu eksemnya, maka antihistamin mungkin tidak akan berpengaruh.

Obat ini paling sering disarankan digunakan jika gatal membuat Anda tidak bisa tidur malam. Antihistamin generasi lama seperti diphenhydramine memiliki efek penenang yang dapat membantu Anda tidur dan meredakan peradangan dalam tubuh.

Contoh diphenhydramine obat eksim di apotik Kimia Farma, K24, dan apotik-apotik lain: Otede, Iphadryl, Camidryl, Sidiadryl, Ikadryl.

Jika antihistamin diperlukan di siang hari, maka pilihlah jenis yang tidak menyebabkan kantuk seperti fexofenadine (contohnya Telfast), loratadine (contohnya Claritin), dan cetirizine (contohnya Lozentrin).

Sebaiknya jangan pakai obat antihistamin topikal (untuk penggunaan luar), karena dapat mengiritasi kulit dan justru memicu kekambuhan eksem.

Pilihan Alternatif Obat Eksim di Apotik

Meski masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaatnya secara ilmiah, namun ada sejumlah obat alami dan alternatif yang telah menunjukkan manfaat untuk pengobatan eksem.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa kadang digunakan sebagai pelembap alami untuk eksem dan tampaknya memiliki efek oklusif, artinya dapat menutup molekul-molekul air sehingga tertahan di kulit. Bahan alami ini juga lembut di kulit dan memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang bermanfaat untuk eksem.

Sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam International Journal of Dermatology mendapati bahwa anak-anak penderita eksem mengalami peningkatan hidrasi kulit dan gejalanya jadi lebih sedikit setelah mengoleskan minyak kelapa ke kulit selama 8 minggu.

Sejumlah minyak nabati lainnya, seperti minyak bunga matahari (sunflower) dan shea butter, juga punya manfaat melembapkan. Tetapi jangan gunakan minyak zaitun yang justru dapat mengeringkan kulit dan semakin menghilangkan lapisan pelindung di kulit.

Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam mengatur efek paparan sinar matahari pada eksem. Maka masuk akal bahwa suplemen vitamin D yang dikonsumsi secara oral juga dapat membantu meringankan gejala-gejala eksem.

Sebuah penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients mendukung teori ini, didapati bahwa kekurangan vitamin D lebih sering dialami oleh penderita eksem dan bahwa suplemen bagi mereka yang kekurangan vitamin D menghasilkan sekitar 40% perbaikan gejala.

Probiotik

Probiotik adalah bakteri hidup yang dijual dalam bentuk suplemen dan secara alami terdapat pada makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, dan miso. Probiotik membantu mendukung flora usus yang sehat dan membantu pencernaan.

Menurut tinjauan studi yang diterbitkan di JAMA Pediatrics, penggunaan suplemen probiotik selama setidaknya 8 minggu memperbaiki eksem pada anak-anak usia 1 tahun ke atas. Suplemen yang mengandung strain bakteri campuran terbukti lebih efektif daripada suplemen dengan strain tunggal.

Anda disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mencoba pengobatan alternatif apapun untuk memastikan keamanannya, serta tidak mengganggu efek obat medis yang mungkin saat ini sedang dikonsumsi.

Walaupun eksem belum dapat disembuhkan 100%, namun penyakit kulit ini dapat dikendalikan dengan pengobatna yang tepat. Perawatan kulit yang baik dengan secara rutin melembapkan kulit adalah bagian penting dalam pengobatan. Selain itu Anda bisa menggunakan jenis obat eksim di apotik lainnya untuk membantu mengendalikan gejala-gejala.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang pilihan obat eksim di apotik Kimia Farma, K24, dan apotik-apotik lainnya. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Sumber

Verywell Health. How Eczema Is Treated. https://www.verywellhealth.com/eczema-treatment-83204

Cleveland Clinic. Eczema. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9998-eczema

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>