• Home
  • Blog
  • Mangan
  • Mineral Mangan yang Dibutuhkan Tubuh, Dari Mana Sumbernya?

Mineral Mangan yang Dibutuhkan Tubuh, Dari Mana Sumbernya?


By Cindy Wijaya

Tak banyak dari kita memahami kebutuhan tubuh kita akan asupan mangan untuk kesehatan. Bicara soal mineral, mungkin kebanyakan dari kita hanya akan teringat pada zat besi atau kalsium, mengabaikan keberadaan mineral jenis mangan yang juga salah satu kebutuhan tubuh kita.

Untuk itu, kami akan mengenalkan manfaat kesehatan mangan untuk Anda. Padahal tak sulit menemukan sumber mangan dan, faktanya, mangan memiliki peran cukup penting dalam segala fungsi organ dalam tubuh manusia.

Dimana bisa menemukan mangan untuk mencukupi kebutuhan tubuh Anda? Ada cukup banyak sumber makanan yang bisa Anda andalkan sebagai sumber mangan seperti beberapa jenis sayuran hijau sejenis sawi hijau, brokoli, atau bayam. Juga Anda dapatkan temukan dalam kentang, ubi, beras merah, oatmeal, cengkeh, kayu manis, kedelai, lada, pala, berry, seafood, almond, nanas, dan beberapa jenis rempah.

Menurut sumber Mayoclinic, tubuh hanya membutuhkan dosis kecil dari mangan sekitar 20 miligram untuk orang dewasa. Namun demikian hampir setiap bagian tubuh manusia membutuhkan mangan untuk membantu sistem kerja setiap organ bekerja sebagaimana mestinya.

Kebutuhan mangan terutama dibutuhkan untuk beberapa fungsi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan mangan yang penting untuk Anda ketahui.

  • Untuk kesehatan tulang

    Selama ini Anda selalu mendengar mengenai betapa pentingnya peran kalsium dalam kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Tak banyak orang menyebut peran mangan terhadap kesehatan tulang, padahal justru mangan menjadi senyawa pengikat dari kalsium dan magnesium dalam tulang.

    Kekurangan mangan menyebabkan terjadinya pelepasan kalsium berlebihan dari dalam jaringan tulang yang menyebabkan tulang kehilangan kepadatannya. Kekurangan mangan juga membuat tulang menjadi kurang liat dan keras, karena zat ikatnya kurang kuat. Beberapa pasien patah tulang sangat disarankan menambah asupan mangan untuk membantu menyatukan kembali jaringan yang rusak.

  • Merupakan stimulan antioksidan

    Tubuh sebenarnya bisa memproduksi sistem antioksidan mereka sendiri secara alami. Jadi secara alami tubuh bisa mengusir pergi toksin dari dalam tubuh. Namun dibutuhkan sejumlah stimulan untuk mendorong produksi senyawa alami ini. Dan mangan memiliki peran sebagai stimulan anti oksidan Superoxide Dismutase (SOD) dalam hati untuk membantu menetralisir sejumlah toksin, kelebihan gula, dan kelebihan garam dalam darah.

  • Berperan dalam menjaga kualitas DNA

    Meski hanya dalam kadar yang sangat kecil, keberlangsungan DNA dalam tubuh membutuhkan mangan. mangan akan mengambil peran mempertahankan regenerasi sel berjalan secara normal dan mencegah kerusakan DNA. Ini juga membuat mangan dapat berperan sebagai anti kanker.

  • Membantu menstabilkan kadar gula dalam darah

    mangan bekerja dalam pankreas untuk membantu mengendalikan fungsi insulin dan produksi insulin. Peran ini sangat penting untuk membantu menjaga kadar normal gula dalam darah. mangan juga mengendalikan sistem metabolisme terhadap glukosa yang menjadi aspek penting dalam menjaga kondisi pengidap diabetes.

  • Membantu mengatasi reumatik

    Dalam salah satu studi yang digelar di University of Maryland Medical Center ditemukan adanya kaitan antara kadar SOD dalam tubuh dengan keluhan reumatik dan asam urat. Mereka dengan kadar SOD tinggi cenderung mengalami kerentanan mengalami kerusakan dengan sistem sendi mereka yang menjadi awal keluhan reumatik dan asam urat.

  • Membantu meredakan PMS

    Keluhan PMS akan berkurang apabila Anda mengasup suplemen mangan. Ini karena mangan berperan membantu meredakan ketegangan otot yang memicu kram perut akibat PMS. mangan juga baik untuk menstimulasi otak melepas sejumlah hormon dan enzim yang bekerja memberi efek nyaman. Ini memberi efek positif terhadap penderita PMS dengan keluhan mood buruk, gelisah, dan emosional.

  • Memberi manfaat untuk kesehatan otak

    Otak ternyata juga membutuhkan SOD untuk membantu melancarkan aliran oksigen menuju otak, membantu menjalin ikatan neutrotransmitter dan meredakan ketegangan otot pada jaringan otak. mangan baik untuk membantu mengatasi mereka yang kerap terserang migrain, sakit kepala, pusing, dan vertigo.

  • Membantu daya serap tubuh terhadap vitamin

    Sangat menarik menjumpai fakta bahwa tubuh menggantungkan diri pada sedikit porsi mangan untuk mengabsorbsi vitamin yang diasup tubuh. mangan bekerja dalam membantu fungsi pencernaan dalam memproduksi sejumlah enzim yang akan bekerja mencerna sekaligus mengubah formula sejumlah sari makanan menjadi senyawa yang bisa diserap oleh tubuh. Inilah sebabnya tubuh membutuhkan mangan dalam menyerap sejumlah vitamin seperti vitamin B1, B12, E dan A.

  • Sebagai pelindung organ hati

    Mangan membantu mengurangi kadar racun dalam tubuh, membantu hati mengendalikan kelebihan glukosa dan lemak—yang membantu menjaga kondisi hati. mangan juga memberi manfaat terhadap metabolisme tubuh dengan mengaktifkan sejumlah enzim hati dalam memaksimalkan metabolisme terhadap kolesterol, lemak, dan asam amino. mangan juga bekerja dalam mengatasi asam amino glutamin yang kerap menjadi pemicu masalah DNA.

  • Memperbaiki fungsi pencernaan

    Sejumlah obat maag terdaftar akan menyertakan sejumlah kecil kandungan mangan di dalamnya untuk membantu meredakan keluhan kembung dan kelebihan asam lambung. Ini terkait dengan kemampuan mangan dalam mengendalikan produksi enzim. mangan membantu sistem kelenjar enzim dalam pencernaan membaca apakah tubuh kelebihan atau kekurangan enzim pencernaan tertentu.

  • Membantu memperbaiki fungsi tiroid

    Ada beberapa alasan kenapa sistem tiroid juga bisa dikaitkan dengan asupan mangan, yakni karena dalam menjalankan fungsi imunitas tubuh membutuhkan vitamin yang penyerapannya membutuhkan peran mangan. Kedua karena mangan berperan dalam setiap sistem hormonal dan enzim dalam tubuh, termasuk hormon tiroid.

  • Membantu mencegah epilepsi kumat

    Beberapa riset yang dilakukan menunjukan mereka dengan penyakit epilepsi dan memiliki kadar mangan rendah akan mengalami kerentanan untuk kumat. Kaitan antara mangan dan epilepsi memang belum sepenuhnya bisa dibuktikan, tetapi banyak bukti mengaitkan kedua aspek ini.

Meski telah kami jelaskan bahwa mangan punya peran penting untuk menjaga kelangsungan fungsi organ, akan tetapi kelebihan mangan juga bisa menyebabkan tubuh mengalami kerusakan saraf serius. Anda perlu berhati-hati untuk mencegah tubuh mengalami kelebihan mangan yang bisa merusak sistem produksi enzim dan merusak sistem neurotransmitter pada otak.

Namun menurut data University of Maryland Medical Center, kasus keracunan mangan terbilang langka. Biasanya hanya mereka yang punya masalah hati atau yang terlalu banyak mengonsumsi mangan setiap hari, yang rentan keracunan. Itu sebabnya lebih disarankan mendapatkan manfaat kesehatan mangan cukup dengan mengasup sumber yang alami saja.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}