Menghadapi Kanker: Mencari Dukungan dan Kekuatan untuk Diri Anda

516
Shutterstock

Diedit:

Anda dapat menjadi sumber dukungan yang luar biasa bagi orang yang Anda sayangi, yang mengidap kanker. Namun, Anda juga perlu mencari dan mendapatkan dukungan bagi diri sendiri, dan menjaga emosi Anda tetap stabil serta tetap sehat. Sadarlah bahwa kita bukan seperti sumur dengan air yang tidak terbatas, yang bisa terus ditimba tanpa pengisian kembali.

Jujurlah pada diri sendiri―dan orang yang Anda sayangi―mengenai kebutuhan Anda sendiri. Kemudian, ambil langkah-langkah untuk memenuhinya.

Kelompok Dukungan dan Teman

Mencari bantuan dari kelompok dukungan atau sekadar menghubungi seorang teman dengan pengalaman yang sama, dapat membantu mengisi kembali energi Anda.

Ya, Anda perlu berada di antara orang yang telah berada dalam posisi Anda, yang bisa memberikan pengalaman langsung, saran, dan dukungan yang Anda butuhkan.

Manfaatkan kontak Anda di kantor dokter dan bertanyalah pada mereka tentang keberadaan beberapa kelompok dukungan. Walaupun kita seringkali berpikir bahwa diri kita memiliki wawasan yang luas, ingatlah bahwa perjuangan melawan kanker ialah seperti memulai perjalanan menjelajahi wilayah yang tidak kita kenal sebelumnya. Memanfaatkan pengalaman dari para penjelajah sebelum Anda dapat menjadi salah satu sumber dukungan terbesar bagi Anda.

Iman dan Kepercayaan

Jika Anda seseorang yang percaya pada agama atau kuasa yang lebih tinggi, manfaatkanlah kepercayaan tersebut. Anda akan merasakan sumber kekuatan yang besar jika Anda menyerahkan diri dalam doa.

Menyerahkan diri pada kuasa yang lebih besar dapat mengurangi tingkat stres, meningkatkan optimisme, dan mengurangi tingkat kecemasan Anda.

Seraya upaya terus dikerahkan, bersahajalah terhadap keterbatasan diri Anda. Bersikap lentuk sehubungan dengan waktu dan tenaga Anda. Ingatlah, bahwa agar dapat merawat orang yang Anda kasihi dengan efektif, Anda perlu merawat diri Anda sendiri.

Baca juga:  Meski Sudah Dinyatakan Sembuh, Kenapa Kanker Bisa Kambuh Lagi?

Dengan demikian, meskipun fisik Anda boleh jadi merasa lelah, setidaknya keseimbangan emosi Anda tetap terjaga dan itu merupakan bantuan besar untuk menjalani kehidupan Anda senormal mungkin.