Manfaat Minyak Zaitun dalam Mencegah Berbagai Penyakit

553

Diedit:

Pola makan Mediterania disebut-sebut sebagai pola makan yang paling sehat di dunia. Salah satu alasannya karena mereka biasa menggunakan minyak zaitun dalam berbagai hidangan. Minyak zaitun dipakai dalam salad, pasta, ikan dan bahkan hampir semua makanan Mediterania. Manfaat minyak zaitun bagi kesehatan memang tak perlu diragukan lagi.

Mengganti mentega dan minyak biasa yang kurang sehat dengan minyak zaitun terbukti ampuh mencegah segudang penyakit dan menghambat efek penuaan. Manfaat minyak zaitun begitu luas, mulai dari mencegah penyakit jantung, mencegah kanker, menguatkan daya tahan tubuh, sampai memelihara kepadatan tulang.

Penyakit-Penyakit yang Dapat secara Efektif Dicegah

Kanker

Fitonutrien dalam minyak zaitun, oleocanthal, memiliki efek menyerupai ibuprofen dalam mengurangi peradangan serta mengurangi risiko kanker payudara. Senyawa squalene dan lignan di dalam minyak zaitun juga sedang diteliti potensi khasiatnya untuk mencegah kanker.

Penyakit Jantung

Minyak zaitun menurunkan kadar total kolesterol, kolesterol “jahat” LDL, serta kadar trigliserida. Dan pada waktu bersamaan tidak mengubah kadar kolesterol “baik” HDL (malah bisa meningkatkannya), yang memainkan peran dalam mencegah terbentuknya timbunan lemak pada pembuluh darah jantung.

Diabetes

Pola makan mediterania adalah cara yang paling efektif untuk mencegah diabetes. Pola makan ini banyak menggunakan minyak zaitun, sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan rendah lemak jenuh. Ini membantu mengurangi kadar lipoprotein sekaligus mengendalikan kadar gula darah serta meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

Artritis Rematik

Berbagai penelitian belakangan ini memperlihatkan bahwa pola makan yang banyak menggunakan minyak zaitun lebih efektif dalam mencegah artritis rematik.

Osteoporosis

Rutin mengonsumsi minyak zaitun tampaknya sanggup memperbaiki proses mineralisasi dan pengerasan tulang. Ini membantu penyerapan kalsium dan memainkan peran penting dalam mencegah terjadinya osteoporosis. Suplemen minyak zaitun didapati memberikan efek positif untuk menjaga kepadatan tulang. Meskipun bukan satu-satunya solusi untuk osteoporosis, namun minyak zaitun bisa jadi kandidat untuk dimasukkan dalam pengobatan osteoporosis.

Baca juga:  11 Manfaat Minyak Zaitun Terbaik untuk Memelihara Kesehatan Anda!

Serangan Stroke

Orang lansia yang rutin mengonsumsi minyak zaitun setiap hari dapat melindungi diri dari serangan stroke. Ini dibuktikan dalam penelitian dari Prancis yang dipublikasikan dalam Neurology. Hasil penelitian selama 5 tahun tersebut memperlihatkan bahwa mereka yang setiap hari menggunakan minyak zaitun dalam masakan punya risiko 41 persen lebih rendah mengalami stroke.

Penyakit Alzheimer

Sejumlah studi, termasuk studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Chemical Neuroscience, mengungkapkan manfaat minyak zaitun yang potensial untuk mengurangi risko penyakit Alzheimer dan penurunan fungsi kognitif yang diakibatkan oleh penuaan. Polifenol minyak zaitun diketahui merupakan antioksidan kuat untuk membalikkan kerusakan oksidatif yang terjadi dalam proses penuaan.

Dengan banyaknya manfaat minyak zaitun, tidak mengherankan apabila minyak zaitun sudah digunakan sejak zaman dahulu untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Cobalah untuk mulai memasukkan minyak zaitun ke dalam masakan Anda sehari-hari agar merasakan sendiri khasiatnya.

Advertisement
Alinesia