8 Hal Penting Seputar Kesehatan Jantung Wanita

504
penyakit jantung pada wanita
sumber : www.voyamour.com

Diedit:

Serangan jantung merupakan salah satu mesin pembunuh. Bahkan dikatakan menjadi faktor pembunuh nomor 1 di dunia. Dan data ini termasuk pula terjadi pada wanita.

Karenanya penting bagi wanita untuk lebih memperhatikan kesehatan jantung mereka. Juga memperhatikan apa saja yang dapat meningkatkan resiko kesehatan jantung pada wanita.

Aspek Khusus Kesehatan Jantung Wanita

Selama ini kebanyakan orang melihat kesehatan jantung hanya dari sudut pandang general. Bahwa untuk menghindari gangguan jantung kita harus menjaga berat badan, rutin berolahraga terutama latihan kardio dan menjaga stabilitas tekanan darah juga gula darah.

Tetapi ketika kita bicara soal kesehatan jantung wanita, masalahnya bisa berkembang lebih kompleks. Ada kaitan erat antara kesehatan organ khusus wanita itu sendiri dengan kesehatan jantung. Ada riwayat-riwayat khusus yang hanya dialami wanita dan juga mempengaruhi kesehatan jantung.

Sebagaimana dijelaskan, bahwa ketika bicara kesehatan jantung wanita, ada sejumlah aspek khusus yang perlu dipertimbangkan. Maka berikut adalah sejumlah aspek khas yang hanya bekerja pada tubuh wanita dan dapat mempengaruhi kesehatan jantung.

Serangan Juga Bisa Muncul Diam-Diam

Sekitar hampir setengah dari kasus penurunan kesehatan jantung tidak sepenuhnya terdeteksi oleh pihak medis. 45% kasus hanya menunjukan gejala penyakit jantung yang ringan dan karenanya akan sulit dikenali.  Ini menurut data dari a Wake Forest Baptist Medical Center dari riset di tahun 2016.

Sejumlah keluhan yang kerap muncul  pada penderita jantung antara lain efek sesak nafas, nyeri dan rasa ditekan pada dada terutama dada kiri, rasa pegal dan linu. Juga muncul keluhan mual dan kembung, lemah dan terasa pusing, batuk dan berkeringat dingin.

serangan jantung pada wanita
sumber : twimg.com

Tetapi tidak sedikit dari masalah serangan jantung yang muncul tanpa gejala yang cukup kuat untuk dsadari pasien. Masalah kesehatan jantung baru dapat terdiagnosa setelah pasien melalui rangkaian tes dengan perangkat elektrokardiogram.

Wanita Kurus Potensi Alami Masalah Jantung

Masalah obesitas memang memiliki resiko masalah jantung lebih tinggi. Itu jelas bukan fakta yang bisa dibantahkan. Tetapi tidak berarti Anda yang kurus juga akan bebas dari resiko sama sekali. Wanita kurus tetap beresiko mengidap masalah kolesterol dan diabetes, tentu saja juga beresiko mengidap masalah jantung.

Ini karena pada wanita kurus juga beresiko cukup tinggi untuk membentuk endapan lemak pada lingkar perut. Tingkat resiko pembentukan perut buncit pada pria kurus relatif lebih rendah.

Tubuh wanita membutuhkan lemak ini dalam proses pertumbuhan janin. Dan akan terus menyimpannya meski masa kehamilan berakhir. Dorongan hormonal seiring dengan bertambahnya usia meningkatkan proses pembentukan lemak ini.

Lemak inilah yang memicu terjadinya perlambatan sistem metabolisme tubuh dan dapat memberi efek pada kesehatan jantung wanita. Menurut sumber Journal of the American College of Cardiology tahun 2016, lemak pada lingkar perut yang kerap muncul pada wanita ini menjadi salah satu pemicu munculnya melemahnya jantung dan diam-diam menyebabkan serangan jantung.

Kesehatan Kehamilan Dan Masalah Jantung

Kesehatan pada masa kehamilan adalah kunci penting untuk kesehatan pada masa tua.  Dikatakan bahwa wanita hamil yang mengalami masalah komplikasi seperti tekanan darah tinggi atau diabetes akan memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan metabolisme dan kardiovaskular di usia tua.

Menurut An International Journal of Obstretics and Gyneaecology tahun 1995 menunjukan bahwa ada pengaruh kuat antara kehamilan dan efek nya terhadap kesehatan jantung wanita di usia tua, termasuk pula terhadap tingkat resiko kenaikan kadar kolesterol dan masalah diabetes.

Semakin baik Anda menjaga stabilitas kondisi tubuh Anda selama hamil, semakin baik Anda akan mengendalikan kondisi tubuh Anda nanti di usia tua dan semakin baik Anda mencegah munculnya serangan jantung.

Itu sebabnya, perhatikan untuk tetap menjaga stabilitas emosi dan stress, menghindari kelelahan dan menjaga pola makan pada masa kehamilan menjadi dua kali lebih penting sekarang.

Kaitan Kalsium Dengan Masalah Jantung

Ternyata endapan kalsium yang tersimpan dalam arteri dapat menjadi penyebab penurunan kondisi jantung yang dalam jangka panjang dapat menjadi penyebab serangan jantung.

Menurut Journal of Nutrients tahun 2013, endapan kalsium pada arteri akan menyebabkan terbentuknya endapan keras pada pembuluh darah arteri yang lebih dikenal dengan sebutan arteroschlerosis. Endapan ini sendiri terbentuk dari pengerasan endapan kalsium dan unsur kolesterol.

Ketika endapan ini mengeras, akan menyumbat laju sirkulasi darah dan dan menuju jantung. Kondisi yang akan menyebabkan kerja jantung meningkat dua kali lipat dalam memacu darah. Ini yang kemudian membuatnya rentan mengalami serangan jantung.

Stress Dapat Memicu Serangan Jantung

Wanita usia 40 tahunan dan hidup dalam stress memiliki resiko lebih tinggi untuk mengidap masalah jantung. Mereka yang hidup dalam tekanan di usia menjelang manula akan menurunkan kualitas kesehatan jantung wanita tersebut.

Diilustrasikan  bahwa wanita yang hidup dalam tekanan akan memiliki kadar hormon stress yang tinggi, termasuk kortisol dan adrenalin. Kedua hormon ini bekerja sebagai stimulan bagi kinerja saraf, detak jantung dan tekanan darah.

Dalam kondisi normal hormon-hormon ini dibutuhkan untuk membantu memacu kestabilan detak jantung. Namun, dalam kondisi tertentu dimana kadar hormon menjadi porsi berlebihan dan berkepanjangan dapat memicu masalah pada kesehatan jantung

Kedua hormon ini juga menurunkan fungsi imun dan meningkatkan resiko inflamasi.  Dan memungkinkan terbentuknya inflamasi di titik-titik tak lazim bahkan pada organ jantung. Kondisi yang dalam jangka panjang beresiko menyebabkan masalah jantung dan memicu serangan jantung.

Pengaruh Hormon Bagi Kesehatan Jantung

Jantung juga berkaitan dengan masalah hormon wanita. Hormon wanita tidak hanya bekerja pada fungsi reproduksi, tetapi juga pada seluruh bagian tubuh manusia.

Pada wanita hormon memiliki fungsi penting dalam sistem metabolisme, efektivitas produksi energi, kinerja otak, sirkulasi darah hingga sistem detak jantung. Dan tidak sedikit gangguan kesehatan jantung yang ternyata berawal dari gangguan keseimbangan hormonal pada wanita.

Menurut Harvard Health Publishing menginjak usia 40 tahunan wanita cenderung mengalami penurunan fungsi seksual dan reproduksi seiring dengan menurunnya produksi estrogen dan progesteron. Tetapi efek dari perubahan hormonal ini juga bisa berimbas pada jantung.

Dan ternyata sejumlah terapi hormon yang kerap diberikan untuk wanita usia manula justru dapat memicu efek stimulan pada jantung. Ketika fungsi jantung sudah menurun, stimulasi ini malah dapat memicu serangan jantung yang tidak diinginkan.

Sejumlah pakar saat ini telah sepakat untuk melarang penggunaan hormon terapi untuk mereka yang sebelumnya sudah terdiagnosa memiliki masalah kesehatan jantung.

Pengaruh Kontrasepsi Bagi Kesehatan Jantung

Dalam laman University of Colorado Publishing diungkap bahwa sejumlah metode kontrasepsi dapat memberi imbas baik langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan jantung.

Pada dasarnya perangkat kontrasepsi bekerja dengan dua metode, metode alat dan metode hormonal. Dan terbukti metode hormonal dalam kondisi tertentu dapat memicu terjadinya masalah kesehatan jantung.

Komponen estrogen dan progestin dalam perangkat kontrasepsi hormonal seperti pil, suntik, susuk dan lain sebagainya ditengarai memberi pengaruh terhadap sirkulasi darah dan komposisi darah. Ini meningkatkan masalah pembekuan darah dan karenanya dapat meningkatkan resiko serangan jantung.

Wanita dengan usia di atas 35 tahun dan memiliki resiko kardiovaskular baik karena efek obesitas, genetik ataupun efek merokok akan mengalami peningkatan resiko masalah jantung hingga 50% bila mengonsumsi pil kb kombinasi dan peningkatan 80% untuk pil kb konvensional.

Beruntungnya ketika Anda berhenti mengonsumsi kontrasepsi hormonal tak lama tubuh Anda akan beradaptasi cepat mengembalikan kondisi hormonal dan menurunkan level resiko masalah jantung dengan cepat.

Pentingnya Tidur Bagi Kesehatan Jantung

Kualitas dan kuantitas tidur Anda berkaitan kuat dengan kesehatan jantung wanita. Resiko masalah jantung dapat meningkat pada Anda yang kerap mengalami kurang tidur atau juga terlalu sering kelebihan tidur.

Menurut Journal of Clinical Sleep Medicine tahun 2015 dijelaskan mereka yang kerap mengalami kurang tidur dibawah 5 jam akan memiliki resiko serangan jantung dalam jangka panjang. Ini karena kadar kalsium dalam arteri mereka meningkat hingga level 50%.

Tetapi resiko yang sama juga akan muncul ketika seseorang terbiasa menjalankan pola tidur terlalu panjang. Mereka yang tidur lebih dari 9 jam setiap hari akan mengalami peningkatan level kalsium dalam arteri hingga 70%.

Bukan hanya soal kuantitas tidur, mereka yang tidur dengan kualitas buruk juga cenderung memiliki kadar kalsium dalam arteri koroner mereka hingga 20 % lebih banyak.

Lemak Tak Jenuh Bagi Kesehatan Jantung

Selama ini kebanyakan dari kita hanya mengenal bahwa lemak adalah makanan yang tidak sehat dan karenanya disarankan untuk menguranginya dalam diet harian kita. Pandangan ini sebenarnya perlu untuk diluruskan.

Faktanya tidak semua lemak berbahaya untuk tubuh Anda, malah sebagian lemak sangat baik untuk membantu kesehatan jantung Anda. jenis lemak yang Anda konsumsi memiliki peran lebih besar dari jumlah lemak yang Anda konsumsi.

Jenis lemak tak jenuh termasuk di dalamnya asam lemak memiliki manfaat baik membantu menurunkan resiko masalah jantung. Sedang jenis lemak jenuh dan lemak trans memiliki efek sangat buruk untuk fungsi kardiovaskular.

Menurut Amerian Health Association Journal tahun 2017, dijelaskan bahwa lemak yang sehat akan membantu mencegah terbentuknya arterosklerosis, membantu melindungi elastisitas arteri dan mencegah terbentuknya inflamasi yang dapat memicu kerusakan jantung. Dan justru lemak jenuh memiliki efek sebaliknya bagi tubuh.

Wanita di usia 40 tahun dengan sejumlah keluhan ringan seperti mudah lelah, rasa linu atau muncul tekanan di dada kiri disertai dengan efek mudah mual sebaiknya memeriksakan diri. Tidak setiap gejala berarti serangan jantung, tetapi tidak ada salahnya untuk waspada.

Baca juga:  Kenali Penyebab dan Gejala Jantung Koroner Sebelum Terlambat!

Tetap Sehat di Usia 40an

Semakin sehat Anda di usia 40 tahun, semakin sehat pula kondisi jantung Anda. Semakin jauh pula Anda dari resiko serangan jantung. Dan untuk tetap sehat di usia 40 tahun, Anda perlu mempertahankan bentuk tubuh Anda serta kebiasaan pola hidup yang sehat sejak dini.

Menurut Open Access Journal (PLOS one) tahun 2018 dijelaskan bahwa mereka yang mempertahankan bentuk tubuh. Ini juga dapat mencegah terbentuknya lemak pada area pinggang di usia dewasa ( 40 tahunan) cenderung memiliki tingkat resiko rendah untuk mengalami masalah jantung.

Tidak ada kata terlambat untuk Anda memperbaiki bentuk tubuh Anda. Menurut John Hopkins Research mereka di usia 40 tahunan dan baru mulai melakukan olahraga dan pengaturan pola makan tetap dapat menurunkan resiko gangguan kesehatan jantung.

Wanita dengan usia 40 tahunan dan baru memulai melakukan latihan fisik rutin selama 150 menit setiap pekannya terbukti dapat menurunkan resiko masalah jantung hingga 22 %.

Masalah jantung masih menjadi ancaman mematikan bagi kita semua. Penyakit degeneratif ini bisa sangat mematikan dengan tidak terduga. Dan pada wanita, sejumlah kondisi khusus dapat meningkatkan resiko masalah kesehatan jantung.

Karenanya kita perlu memperhatikan gaya hidup, pola makan dan kebiasaan harian untuk membantu menurunkan level resiko serangan jantung pada level yang aman.

Advertisement
Alinesia