Share:

Terakhir Diedit:

Cara puasa yang tepat ternyata mempengaruhi bagaimana kondisi tubuh Anda selama menjalankan puasa. Sejumlah orang mengeluhkan tubuh yang mudah lemas dan lesu saat seharian menjalankan puasa.

Kebanyakan orang mengira kondisi tersebut adalah hal yang lazim saja terjadi. Padahal sebenarnya masalah lemas dan lesu saat berpuasa bisa terjadi karena kebanyakan orang menjalankan cara puasa yang tidak tepat.

Beberapa kebiasaan lazim dijalankan kebanyakan orang di bulan puasa dan justru menyebabkan suplai energi tidak tercukupi untuk memenuhi kebutuhan sepanjang hari. ini membuat mereka tidak fit dan bugar selama bulan puasa.

Cara Puasa Efektif untuk Anti Lemas

Ada tips puasa sehat yang bisa Anda lakukan untuk tetap bugar dan bebas lemas selama bulan puasa. Dan itu adalah dengan menghindari sejumlah kesalahan berpuasa berikut ini.

Minum Sekaligus Banyak


Menjadi tidak dehidrasi adalah bagian terpenting dari tips sehat berpuasa. Anda disarankan minum lebih dari biasanya yang hanya 8 gelas perhari. karena di hari-hari bulan puasa, Anda harus bertahan tanpa minum di jam aktif siang hari. Udara yang panas akan sangat mudah membuat Anda dehidrasi.

Yang menjadi kesalahan adalah ketika Anda minum dalam jumlah banyak diwaktu yang berdekatan. Tips puasa sehat mengajarkan Anda untuk minum dalam jumlah kecil secara bertahap. Pada dasarnya, Anda punya waktu lebih dari 10 jam untuk bebas makan dan minum di bulan puasa.

Ketika Anda minum berlebihan, sebenarnya sebagian besar air yang Anda minum hanya akan keluar lagi menuju urin. Karena fungsi tubuh tidak dapat menampung air yang Anda konsumsi.

Sebagian besar akan disalurkan menuju ginjal dan dibuang lagi menjadi urin. Dan kondisi ini juga mungkin menciptakan masalah, karena ginjal mendapat suplai air berlebihan. ternyata kebiasaan ini juga dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dalam jangka panjang.

Berbuka dengan Porsi Berlebihan


Tampaknya hampir semua orang pernah melakukan kesalahan ini ketika menjalankan puasa. Efek lapar yang ditahan sepanjang hari membuat orang menjadi lapar mata dan merasa sangat berselera makan. Dorongan ini membuat mereka makan berlebihan dan akhirnya kekenyangan.

Ada banyak aspek kenapa cara puasa semacam ini sangat tidak disarankan. Yang utama karena cara puasa semacam ini akan membuat kadar gula darah Anda naik dengan drastis. Ketika berpuasa, glukosa darah bertahap akan turun dan akan kembali pulih ketika Anda berbuka.

Tetapi berbuka berlebihan hingga kadar gula naik mendadak akan memberi stimulasi berlebihan pada pankreas untuk memproduksi insulin. Produksi insulin berlebihan ini dapat merusak pankreas dan menyebabkan efek resistensi insulin.

Di sisi lain, ketika Anda kekenyangan, sejumlah hormon relaksasi dilepas otak dan justru menyebabkan Anda malas dan mengantuk.

Berbuka dengan Yang Manis


Tidak ada yang salah bagi kebanyakan orang mendengar nasehat satu ini. tetapi sebenarnya ide ini tidak selamanya tepat. Anda harus memilih makanan manis yang tepat dengan jumlah porsi yang tepat untuk bisa dikatakan aman untuk tubuh Anda.

Tips puasa sehat yang harus Anda jalankan adalah dengan mengonsumsi makanan manis yang mengandung cukup serat. Ini akan membantu tubuh Anda tidak mengalami kenaikan kadar gula berlebihan pasca berbuka.

Sebenarnya cara puasa ini sudah bisa Anda dapatkan dengan berbuka menggunakan beberapa butir buah kurma. Kurma tidak hanya mengandung glukosa dan sukrosa, tetapi juga fruktosa jadi tidak terlalu banyak menaikan kadar gula darah. Di sisi lain kurma mengandung banyak serat dan mineral.

Anda akan disarankan berbuka dengan makanan manis hanya bila kadar gula darah Anda terlalu drop. Makanan manis akan cepat memulihkan kembali kondisi tubuh Anda yang menurun.

Menghindari Kopi


Kecuali Anda memang bukan peminum kopi atau memiliki masalah pencernaan yang memang kurang cocok untuk mengonsumsi kopi, Anda sebenarnya tidak disarankan untuk menghindari kopi selama berpuasa.

Baca juga  Kenali Fungsi Sumsum Tulang dan Perannya terhadap Sel Darah

Justru beberapa pakar melihat cara puasa yang sehat adalah dengan tetap moderat dengan kopi. Tentu saja kita bicara soal kopi yang sehat, yang tidak mengandung terlalu banyak gula dan tidak ditambahkan terlalu banyak krim kaya lemak.

cara puasa - tips puasa sehat - bulan puasa

Sumber: Shutterstock

Karena kopi sendiri adalah stimulan yang akan membantu tetap menjaga sirkulasi darah tubuh tetap lancar selama berpuasa. Sirkulasi darah yang lancar akan sangat baik untuk membantu menyalurkan seluruh energi ke seluruh tubuh. Sehingga tubuh Anda tidak mudah lemas dan kehilangan konsentrasi selama berpuasa.

Dalam skala moderat, kopi akan membantu pembakaran cadangan lemak. Dan ini akan membantu tubuh Anda tetap tersuplai energi selama berpuasa.

Cara Konsumsi Kopi Aman Saat Puasa

Kopi memang memiliki sejumlah manfaat bagi mereka yang berpuasa. Tips puasa sehatnya: perhatikan batasan minum kopi. Anda dengan masalah pencernaan sebaiknya mengurangi atau bahkan menghindari kopi, karena kadar asam dalam kafein dapat memicu naiknya asam lambung.

Hindari pula meminum kopi berlebihan, karena terlalu banyak kafein justru meningkatkan kadar asam tubuh dan menstimulasi tubuh membentuk lebih banyak sel lemak.

Stimulasi berlebihan dari kafein dapat menyebabkan efek lemas dan dehidrasi, karena kafein bersifat diuretik atau menarik cairan tubuh menjadi urin.

Jangan Tambahkan Faktor Stressor


Tidak makan dan minum lebih dari 10 jam sehari adalah satu tekanan khusus untuk tubuh Anda. dalam jangka pendek, tubuh akan merespon kondisi ini dengan melepas sejumlah hormon stress.

Beberapa orang akan merasa tidak nyaman dan sedikit mudah kesal ketika menjalankan hari-hari pertama puasa. Meski secara umum, kondisi ini akan memudar seiring tubuh mulai terbiasa dengan ritme energi saat puasa.

Tetapi, untuk tubuh bisa dengan cepat beradaptasi dengan kondisi pada saat puasa, Anda akan sangat disarankan untuk tidak menambahkan aspek stress lain pada tubuh Anda.

Untuk itu, cara puasa yang sehat di bulan puasa adalah dengan mengurangi tekanan bagi tubuh. Tekanan dan aspek stress akan membuat tubuh Anda memproduksi lebih banyak hormon stress yang memicu efek lemas dan semakin mudah lapar.

Ada banyak aspek penyebab stress tambahan seperti kekurangan waktu tidur, bekerja dengan jam lembur berlebihan, olah raga berlebihan dan lain sebagainya.

Hindari Kedinginan


Ketika Anda berpuasa, tubuh harus melakukan manajemen seefektif mungkin untuk menghasilkan energi yang cukup. Ini demi memenuhi kebutuhan energi tubuh Anda selama seharian.

Dan karena itu, hindari aspek-aspek yang dikhawatirkan akan meningkatkan kebutuhan energi tubuh. Salah satunya adalah dengan menghindari udara yang terlalu dingin.

Tak banyak orang tau bahwa udara yang sangat dingin akan membuat tubuh membakar lebih banyak energi. Energi ini digunakan tubuh untuk tetap hangat saat beraktivitas. Kondisi ini yang membuat seseorang menjadi lebih mudah merasa lemas saat berpuasa di saat suhu udara cenderung dingin.

Tips puasa sehat yang tepat adalah dengan menghindari udara dengan suhu dingin. Tetap pertahankan kehangatan tubuh Anda untuk mencegah pembakaran energi berlebihan.

Makan dengan Menu Tidak Berimbang


Demi alasan diet, sebagian orang memilih berpuasa dengan mengatur pola makan secara ketat. Kadang ini malah menyebabkan orang tersebut berbuka dan bersahur dengan pola makan yang tidak sehat.

Diet selama berpuasa tentu saja boleh Anda lakukan. Faktanya menjalankan pola makan diet sembari berpuasa akan meningkatkan manfaat dari puasa itu sendiri.

Tetapi dengan fakta tubuh Anda tidak mendapatkan asupan selama lebih dari 10 jam, Anda harus pastikan selama berbuka dan sahur Anda mendapatkan cukup asupan nutrisi dan energi.

Baca juga  Kenali Fungsi Sumsum Tulang dan Perannya terhadap Sel Darah

Cara puasa yang sehat adalah dengan mengonsumsi makanan berimbang yang mengandung banyak sayuran, buah dan aneka protein. Hindari mengonsumsi gula dan karbohidrat sederhana dalam jumlah besar karena akan meningkatkan kadar glukosa darah.

Mengimbangi komposisi makanan berbuka dan bersahur dengan lebih banyak serat adalah cara yang menarik. Karena serat akan membantu Anda tetap merasa kenyang. Dan serat akan membantu tubuh Anda lebih bugar dan bebas dari penyakit.

Sahur Terlalu Sedikit


Sementara kita tidak disarankan berbuka dengan porsi berlebihan, kita juga tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan terlalu sedikit di saat sahur. Karena apa yang kita konsumsi saat sahur akan berpengaruh terhadap kebugaran kita di siang hari.

Masalah sahur memang kerap menjadi masalah bagi banyak orang. Karena tidak semua orang terbiasa makan dengan porsi lengkap di waktu dini hari. beberapa orang mengeluhkan rasa mual untuk makan terlalu banyak.

Tips puasa sehat untuk sahur adalah dengan mengakhirkan waktu sahur dengan menu berimbang. Termasuk di dalamnya unsur protein dan sayuran. Upayakan pula mengonsumsi jenis karbohidrat kompleks karena akan membantu Anda menjaga suplai energi untuk jangka waktu lebih lama.

Sekedar tips sederhana untuk mensiasati rasa mual dan hilangnya selera makan di waktu dini hari, sejumlah pakar gizi menyarankan Anda untuk mengiringi menu sahur Anda dengan secangkir teh jahe. Jahe sendiri akan sangat membantu menekan rasa mual yang muncul sebelum makan sahur.

Tidak Beraktivitas Seharian


Beraktivitas fisik berlebihan dikatakan akan memberi tekanan lebih pada tubuh hingga memaksa tubuh Anda mengeluarkan terlalu banyak energi. Ini membuat Anda mudah merasa lelah di sore hari.

Tetapi, memutuskan untuk tidak beraktivitas seharian juga bukan ide yang baik. Karena kebiasaan semacam ini akan membuat tubuh Anda mengalami masalah resistensi insulin. Sel perlu Anda stimulasi untuk menyalurkan energi yang dihasilkan.

tips puasa sehat - cara puasa- bulan puasa

Sumber: Getty Images

Bila Anda tidak beraktivitas, maka sel-sel ini tidak menyalurkan energi. Ketika Anda berbuka nanti, ketika kadar gula darah Anda naik, pankreas akan otomatis memproduksi insulin untuk menstimulasi sel menarik glukosa dalam darah.

Ketika sel-sel tidak banyak menyalurkan energi, otomatis sel akan resisten terhadap sinyal insulin. Ini membuat kadar gula tidak akan turun setelah Anda makan. Kondisi tersebut akan menyebabkan hiperglikemia pasca berbuka puasa.

Tidur Terlalu Cepat


Setelah seharian perut Anda tidak terisi, Anda kembali makan selepas waktu malam tiba. Mau tidak mau perut Anda perlu bekerja extra mencerna makanan yang Anda asup pasca berbuka.

Setidaknya diperlukan waktu 2 – 3 jam untuk pencernaan Anda berhasil mencerna makanan yang Anda asup pasca berbuka. Tips puasa sehat: Pada masa-masa ini, sebaiknya Anda tidak disarankan untuk tidur.

Tidur terlalu awal setelah berbuka akan membuat sistem pencernaan Anda bekerja tidak optimal. karena ketika tidur, tubuh memproduksi sejumlah hormon yang menyebabkan efek relaksasi. Termasuk menurunkan intensitas kerja pencernaan.

Tidur terlalu awal akan membuat tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan optimal. Juga akan membuat gangguan fungsi pada sejumlah bagian dari sistem pencernaan, seperti pada fungsi pankreas dan liver.

Dan yang juga perlu diperhatikan adalah ketika terbangun untuk sahur, kebiasaan tidur awal pasca berbuka ini akan membuat perut terasa kembung, begah dan mual untuk kembali makan saat sahur.

Mengabaikan Kebutuhan Kalori Tubuh


Asupan makan saat berbuka dan sahur memiliki peran cukup besar untuk menjaga kebugaran saat menjalankan hari-hari puasa. Kesalahan terbesar justru ketika Anda mengabaikan kebutuhan kalori tubuh Anda.

Anda makan dan minum di waktu bebas dengan tidak memperhatikan apa aktivitas harian Anda. Padahal Anda harus pastikan apa aktivitas Anda sehari-hari disaat bulan puasa dan sesuaikan dengan asupan Anda.

Tips puasa sehat dengan tetap bugar sebenarnya terletak pada keseimbangan kalori yang diasup dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Selama Anda mengonsumsi makanan dengan kadar kalori sesuai kebutuhan tubuh, maka efek lemas dan lesu bisa dihindari.

Coba untuk menjalankan tips puasa sehat dengan menghindari cara puasa yang salah sebagaimana sudah kami sebutkan di atas. Dan rasakan bagaimana pengaruhnya pada kebugaran tubuh Anda selama di bulan puasa. Dengan tetap bugar di hari-hari puasa, akan membantu Anda menjalankannya dengan lebih maksimal.

Nurul Kuntarti

Seorang sarjana ekonomi yang menemukan hasratnya dalam bidang kesehatan sejak memiliki putri pertamanya. Keinginan untuk terus memahami dunia kesehatan dilanjutkan dengan mengabdikan diri dalam dunia tulis-menulis di bidang kesehatan, untuk terus menghasilkan artikel-artikel kesehatan yang akurat, kredibel, dan bermanfaat.


Artikel di-posting oleh Nurul Kurtanti dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.