Kenali Ciri-Ciri Diabetes Agar Terhindar dari Banyak Komplikasi!

556

Diedit:

Menurut data pada tahun 2013, dikatakan Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengidap diabetes terbesar ke-7 di dunia setelah China, India, Amerika Serikat, Brazil, Rusia, dan Meksiko. Namun pada data yang keluar di tahun 2015 Indonesia berada dalam urutan ke-5 dalam pengidap diabetes terbesar.

Peningkatan posisi ini memprihatinkan karena menurut Depkes data ini diperkirakan hanya 50% dari total pengidap sebenarnya. Ini karena banyak pengidap diabetes yang tidak memahami ciri-ciri diabetes sehingga sering kali mengabaikan gejala yang muncul sampai kondisi penyakit sudah berkembang pada tahap yang lebih lanjut.

Fakta lain yang kerap tidak disadari oleh kebanyakan pasien juga diungkap oleh seorang pakar Diabetes Indonesia, Dr. Achmad Rudjianto, yang kini menjabat sebagai ketua Perkumpulan Pakar Endokrinologi atau Perkeni. Menurut Dr. Ahcmad, usia penderita diabetes semakin lama semakin muda. Terjadi peningkatan pasien diabetes pada usia di bawah 40 tahun, hingga mencapai prosentase 20% dari seluruh kasus diabetes.

Fakta bahwa banyak pasien tidak menyadari keberadaan penyakit diabetes dalam tubuh mereka justru lebih berbahaya, karena artinya mereka juga tidak merasa perlu menjalankan diet khusus diabetes dan pengobatan yang rutin. Sementara diabetes termasuk jenis penyakit dengan risiko tinggi mengalami komplikasi, seperti kerusakan pembuluh darah serta kerusakan saraf tepi maupun pusat.

Apa Ciri-Ciri Diabetes?

Gambaran di atas menjadi alasan penting untuk Anda mengenali ciri-ciri diabetes sebelum kondisi ini menyerang tubuh Anda dengan lebih buruk. Lalu apa saja sebenarnya ciri-ciri diabetes yang penting untuk Anda waspadai? Ciri-ciri diabetes harus Anda kenali berdasar kategorinya, karena terdapat ciri-ciri diabetes secara umum juga terdapat ciri-ciri diabetes yang bersifat khusus untuk pengidap diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Ciri-Ciri Diabetes secara Umum

Berikut adalah ciri-ciri diabetes secara umum:

  • Sering merasa haus dan sering buang air kecil

    Pada orang normal, buang air kecil biasa dilakukan sekitar 4-7 kali sehari, namun penderita diabetes bisa bolak-balik buang air kecil hingga lebih dari 10 kali. Pada pengidap diabetes, ginjal membutuhkan lebih banyak air untuk mengeluarkan glukosa melalui urin. Ini menyebabkan urin menjadi lebih banyak dan membuat pasien lebih mudah haus.

  • Sering lapar dan merasa lemas

    Pada pengidap diabetes, produksi insulin tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh untuk menyalurkan glukosa ke dalam sel sehingga glukosa mengendap di dalam darah. Ini membuat sel kekurangan suplai glukosa yang berpengaruh besar terhadap kemampuan sel mendapatkan energi, sehingga tubuh sering merasa lemas dan memicu tubuh mengeluarkan lebih banyak hormon ghrelin yang juga disebut sebagai hormon lapar.

  • Sakit kepala

    Beberapa pasien diabetes mengeluhkan kepala yang sakit, migrain, vertigo, dan jenis-jenis sakit kepala lainnya. Ini terkait dengan masalah aliran darah menuju otak yang tidak lancar serta masalah pada sistem saraf yang mengalami penurunan fungsi akibat suplai glukosa menuju sel saraf yang tidak tersampaikan dengan baik.

Baca juga:  DASH Diet untuk Penyakit Hipertensi dan Diabetes

Ciri-Ciri Diabetes Tipe 1

Selain gejala umum di atas, terdapat beberapa ciri-ciri diabetes yang sifatnya khusus. Dan berikut ini adalah ciri-ciri diabetes khusus untuk keluhan diabetes tipe 1:

  • Penurunan berat badan

    Pada kasus diabetes tipe 1, kebanyakan pasien akan mengalami penurunan berat badan signifikan. Ini karena sel-sel dalam tubuh akan membakar lemak dan mengambil kandungan protein dalam otot dan bawah kulit untuk membentuk energi karena sel kekurangan asupan glukosa sebagai sumber energi.

  • Mual yang berlebihan

    Ketika tubuh mulai mengalami pembakaran lemak berlebihan, maka tubuh membentuk senyawa ketones. Senyawa ini bisa menjadi semacam toksin bagi tubuh dan gejala awalnya bisa ditandai dengan rasa mual berlebihan dan perut yang sering terasa kencang dan kejang, menyerupai kram perut ringan. Sebagai catatan, Ketones bisa memicu koma dan kematian.

Ciri-Ciri Diabetes Tipe 2

Sedangkan ciri-ciri diabetes pada kasus diabetes tipe 2 bisa Anda kenali sebagai berikut:

  • Masalah dengan jamur

    Glukosa merupakan salah satu jenis makanan utama dari jamur dan keberadaan glukosa dalam darah menyebabkan tubuh lebih mudah terserang jamur. Beberapa wanita mengeluhkan tanda jamur pada area kewanitaan mereka, juga mulai menampakan tanda kulit berjamur seperti eksim dan panu.

  • Nyeri sendi dan otot

    Rasa nyeri ini merupakan efek samping dari masalah aliran darah yang tidak lancar dan kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes. Ini kadang membuat Anda sulit membedakan antara efek diabetes dengan nyeri sendi akibat rematik dan asam urat.

  • Penglihatan yang menurun

    Kadar gula dalam darah yang tinggi membuat aliran darah terganggu sehingga saraf mata dan retina mata tidak mendapatkan suplai darah mencukupi untuk menjalankan fungsinya. Demikian pula suplai glukosa sebagai sumber energi bagi fungsi mata yang memicu penurunan fungsi penglihatan.

Penangangan Herbal terhadap Ciri-Ciri Diabetes

Ketika Anda mulai menyadari bahwa dalam tubuh Anda muncul ciri-ciri diabetes, maka penting untuk segera mengambil beberapa langkah preventif seperti menjalankan diet rendah gula dan mulai menjalankan olahraga ringan untuk membantu meringankan efek dari penyakit diabetes.

Baca juga:  Menjawab Berbagai Mitos Diabetes yang Beredar

Tetapi, kadang Anda tetap membutuhkan bantuan asupan yang mampu membantu menormalkan kembali kadar insulin dalam tubuh Anda. Karena insulin memiliki peran besar dalam mengembalikan kondisi pasien pengidap diabetes.

Pada kondisi yang normal, seharusnya pankreas memiliki kemampuan untuk membaca kadar glukosa dalam darah dan memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh untuk mengalirkan glukosa dalam darah menuju sel. Artinya dalam kondisi normal, pankreas akan memproduksi insulin dalam jumlah yang sesuai dengan asupan gula secara otomatis. Dan peran pankreas inilah yang harus kembali dinormalkan.

Salah satu cara untuk mengembalikan fungsi pankreas ini adalah dengan mengonsumsi herbal Noni Juice. Dalam sebuah riset yang dikembangkan oleh Dr. Neil Solomon dari Universitas John Hopkins dengan melibatkan 1.227 orang tenaga ahli dan 25.314 pasien dari berbagai jenis penyakit dari 80 negara terbukti bahwa setidaknya 82% dari 5.575 pasien diabetes (tipe 1 dan tipe 2) dapat disembuhkan dengan Noni Juice.

Dalam riset lain di Hawaii ditemukan bahwa memang dalam Noni Juice terdapat sejumlah senyawa penting yang berperan besar terhadap penyembuhan diabetes. Senyawa-senyawa tersebut antara lain terpenoid dan xeronine.

Terpenoid berperan penting dalam membantu proses peremajaan sel dan membantu mengatasi kerusakan sel dengan cepat. Sedangkan xeronine yang memiliki peran besar mencegah kerusakan sel dan membantu sel memulihkan kondisinya kembali. Peran keduanya sangat besar dalam mengembalikan kondisi pembuluh darah, membantu mengembalikan kondisi saraf dan mengembalikan kerusakan sel padan pankreas.

Jangan lupakan pengaruh senyawa soranjidiol yang penting untuk membantu mencairkan darah yang mengental karena pengaruh tingginya kadar gula dalam darah, saponin yang berperan membantu sel menyerap glukosa lebih baik sehingga meringankan beban insulin, juga triterpen yang membantu mengatasi kerusakan sel akibat kekurangan glukosa. Fakta-fakta ini juga dimuat dalam jurnal “Evidence Based Complementary and Alternative Medicine” pada bulan Oktober 2010.

Dari fakta-fakta di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Noni Juice bisa menjadi pilihan jitu bagi Anda untuk segera mengatasi penyakit ini begitu ciri-ciri diabetes mulai dirasakan. Untuk membaca pengalaman pasien diabetes yang merasakan sendiri  khasiat Noni Juice sebagai obat diabetes alami, silakan kunjungi artikel: Noni Juice—Obat Diabetes Alami Kalahkan Diabetes Mulai 1 Bulan Pertama!