Kanker Prostat Pada Usia Muda: Mungkinkah?

124
Kanker Prostat Pada Usia Muda
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Kanker Prostat Pada Usia Muda — Mungkinkah Anda mengalaminya? Seberapa dini serangan kanker prostat pada kaum pria yang berada dalam usia muda? Bagaimana caranya berjuang dalam menghadapi serangan kanker prostat di usia muda?

Simak selengkapnya dalam ulasan berikut! Sehingga Anda memperoleh informasi yang dibutuhkan guna mengatasi kanker prostat ataupun mencegah perkembangannya selagi Anda masih berada di usia muda.

Kanker Prostat Pada Usia Muda

Jumlah pria usia muda yang didiagnosis mengalami kanker prostat telah meningkat hampir 6 kali lipat dalam 20 tahun terakhir. Menurut analisis baru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Michigan Comprehensive Cancer Center, penyakit ini lebih cenderung menjadi agresif pada pria usia muda.

Kanker prostat dianggap sebagai penyakit pada pria lanjut usia yang berusia lebih dari 65 tahun. Banyak kanker prostat awalnya tumbuh lambat, sehingga kebanyakan pria yang didiagnosis kanker prostat tahap awal sudah berada pada usia lanjut. Karena terjadi di usia lanjut pada akhirnya mereka meninggal karena penyebab selain kanker prostat.

Kanker prostat merupakan bentuk keganasan dari sel non-kulit pria yang mengalami ketidaknormalan. Jenis kanker ini, umumnya dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang tua dengan usia rata-rata 68 tahun.

Namun 10% diagnosa baru di Amerika Serikat memperlihatkan adanya kasus kanker prostat yang terjadi pada pria berusia kurang dari 55 tahun. Hal ini dimungkinkan dengan adanya skrinning yang lebih umum dibandingkan tempo dulu.

Pasien yang mengidap kanker prostat pada usia muda menimbulkan tantangan unik. Berdasarkan data saat ini kanker prostat onset dini menunjukkan sifat pembawaan yang berbeda baik dari sudut pandang etiologis dan klinis. Kurang dari 30 kasus kanker prostat pada pria usia dibawah 40 tahun dengan persentase 0,8 hingga 1,1%.

Contoh Kasus Serangan Kanker Prostat Pada Pria Muda

Misalnya, pada kasus seorang pria berusia 28 tahun yang mengalami kondisi medis terkait dengan “lower urinary tract” dan didiagnosis menderita kanker prostat stadium lanjut. Lower urinary tract merupakan serangkaian gejala yang berkaitan dengan adanya tekanan ataupun sumbatan pada saluran kemih.

Awalnya ia merasakan nyeri perut bagian bawah, aliran urin yang lemah, nokturia (terbangun untuk buang air kecil di malam hari), kemudian buang air kecil tidak lancar selama 3 minggu. Kondisi ini secara bertahap menjadi lebih buruk, hingga mencapai titik di mana dia harus mengejan untuk buang air kecil dan memiliki 1 episode retensi urin akut.

Baca juga:  Cara Mencegah Kanker Prostat dengan Asupan Nutrisi yang Tepat: Bagian 4

Ia juga mengeluh adanya tekanan dan sakit punggung pada bagian bawah tubuh selama 4 hari terakhir. Ia tidak merasakan adanya demam atau kondisi lainnya yang berkaitan. Ia tidak merasakan sensasi terbakar selama berkemih, tidak mengalami perubahan habitus usus, disfungsi ereksi atau ereksi yang menyakitkan.

Bahkan tidak ditemukan adanya darah dalam urin atau air mani. Tidak memiliki riwayat infeksi saluran kemih, nefrolitiasis, keganasan atau penyakit neurologis. Namun, pada saat pemeriksaan, ia mengalami demam dengan denyut nadi 82/menit, tekanan darah 128/76 mmHg, laju pernapasan 16/menit. Pemeriksaan fisik dan sistemik tampak biasa-biasa saja.

Pemeriksaan colok dubur menunjukkan pengerasan pada prostat multinodular yang terasa tidak lunak dengan permukaan tidak teratur. Biopsi yang dipandu USG transrektal dari prostat menunjukkan adanya adenokarsinoma prostat. Imunohistokimia mengkonfirmasi diagnosis tersebut. Apa yang bisa kita pelajari dari kasus kanker prostat pada usia muda?

  • Kanker Prostat Pada Pria Muda Lebih Agresif dan Lebih Mengancam Nyawa Dibandingkan dengan Pria Lansia.

Secara historis, kanker prostat telah mempengaruhi sebagian besar pria usia 70-an atau 80-an, mengingat pertumbuhan yang lambat. Bahkan, banyak banyak pria lanjut usia yang didiagnosis mengalami kanker prostat tahap awal yang tetap bertahan hidup hingga akhirnya meninggal karena penyebab lain.

Pada pria muda, seringkali lebih berbahaya karena mereka tidak secara rutin menjalani tes prostate-specific antigen (PSA) atau tes colok dubur. Pada umumnya saat berada di tahap awal gejala fisik kanker prostat tak terlihat. Akibatnya, kanker prostat pada usia muda tumbuh agresif dan berkembang menjadi stadium lanjut.

  • Kanker Prostat Pada Pria Muda dengan Riwayat Keluarga Penderita Kanker Prostat Lebih Mungkin Terjadi.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga kanker prostat (ayah, saudara laki-laki, paman atau kakek), bicarakan dengan dokter umum yang merawat Anda tentang kapan Anda harus mulai mendapatkan “skrining”. Laki-laki dengan riwayat keluarga tersebut memiliki risiko tiga kali lebih tinggi mengidap kanker prostat pada usia muda.

  • Kanker Prostat Pada Pria Muda Terjadi Karena Konsumsi Daging Merah dan Diet Tinggi Protein.

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa semakin banyak konsumsi daging merah, semakin tinggi risiko terkena kanker prostat pada usia muda. Begitu pula dengan makanan yang digoreng dan olahan. Serta konsumsi lemak jenuh dan diet tinggi susu dapat mempercepat perkembangan kanker, begitu pula dengan obesitas.

  • Pemeriksaan Prostat Mutlak Diperlukan Guna Mendeteksi Keberadaan Kanker Prostat Sejak Dini.

Saat ini, kanker prostat pada usia muda adalah penyakit yang sangat dapat disembuhkan, terutama pada tahap awal. Jika Anda berusia di atas 40 tahun, bicarakan dengan dokter Anda dan tentukan apakah tes PSA sesuai untuk Anda. Saatnya berkomitmen untuk menjalani gaya hidup sehat dan jalani pemeriksaan.

  • Kunjungi Ahli Onkologi untuk Perawatan Kanker Prostat yang Tersedia dan Sesuai Kebutuhan Anda.

Ada beragam pertanyaan yang muncul dalam pikiran Anda, jika kanker prostat pada usia muda terjadi. Misalnya: apakah pria muda yang mengalami kanker jenis ini harus segera dioperasi? atau Perlukah mereka menunggu untuk melihat bagaimana perkembangannya? Hal ini dapat didiskusikan dengan Ahli Onkologi.

Baca juga:  Kanker Prostat Adalah Penyakit Kanker Nomor 2 pada Pria!

Selain itu, pembedahan atau operasi dapat memiliki efek samping yang signifikan. Seperti kemungkinan disfungsi ereksi seumur hidup atau inkontinensia urin kronis. Untuk pria berusia 30-an atau 40-an, ini bisa menjadi keputusan yang sulit. Pastikan Anda mendiskusikan pilihan Anda dan semua kemungkinan efek samping yang ada.

Memang ada beragam perawatan kanker prostat yang tersedia. Sampai taraf tertentu, perawatan tersebut bisa jadi berhasil dalam mengatasi kanker. Tetapi kadang-kadang tidak semua kanker berhasil diobati, atau sel kanker mungkin lebih ganas daripada yang diperkirakan. Sehingga potensi serangan kanker prostat untuk datang kembali masih ada.

Merupakan hal yang normal untuk merasa terkejut, marah, frustrasi, kecewa, khawatir atau sedih. Semua ini adalah cara normal saat Anda mengalami suatu kondisi yang tidak diharapkan. Anda mungkin dapat menyibukkan diri sewaktu mendapat berita tersebut, tetapi beberapa dari perasaan ini mungkin tetap ada dan tak hilang begitu saja.

Jika itu yang Anda rasakan, Anda tidak sendirian. Karena banyak penderita kanker prostat pada usia muda yang merasa terbantu setelah berbicara dengan seseorang sehubungan dengan perasaan mereka. Mereka bisa jadi seorang teman atau anggota keluarga, bahkan penasihat atau dokter maupun perawat Anda yang terlatih untuk mendengarkan Anda.


Gupta S, Gupta A, Saini AK, Majumder K, Sinha K, Chahal A. Prostate Cancer: How Young is too Young? Curr Urol. 2016;9(4):212–215. doi:10.1159/000447143. URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5385860/.

Dr. Troy Sukkarieh. Prostate Cancer in Young Men: What You Should Know. October 4, 2014. URL: https://www.livescience.com/48147-five-prostate-cancer-tips-for-young-men.html.