Kadar Trigliserida Tinggi: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

594

Diedit:

Apakah Anda punya kadar trigliserida yang tinggi? Jika hasil pemeriksaan kolesterol menunjukkan angka trigliserida yang tinggi, Anda tidak sendirian. Banyak orang dewasa juga memiliki kadar trigliserida tinggi, yakni sejenis lemak yang berada di dalam darah.

Meskipun ini adalah masalah umum yang dialami banyak orang, namun tidak sedikit diantara mereka yang tidak mengetahui pengetahuan dasar mengenai trigliserida. Penelitian telah secara konsisten mengaitkan kadar trigliserida tinggi dengan penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Ini terutama berlaku bagi mereka yang punya kadar kolesterol “baik” HDL yang rendah dan penderita diabetes tipe 2.

Kabar baiknya, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan sendiri untuk menurunkan kadar trigliserida sekaligus meningkatkan kesehatan.

Pertama, cari tahu apakah kadar trigliserida Anda memang tinggi kemudian cari tahu apa yang bisa Anda lakukan untuk menanggulanginya.

Siapapun yang berusia diatas 20 tahun perlu rutin mengecek kadar kolesterol beserta trigliserida mereka.

Ketahui Kadar Trigliserida Anda!

Berikut adalah ukuran kadar trigliserida berdasarkan pemeriksaan darah saat puasa.

  • Normal: kurang dari 150 mg/dL
  • Ambang Batas: 150-199 mg/dL
  • Tinggi: 200-499 mg/dL
  • Sangat Tinggi: 500 mg/dL atau lebih

Mengapa Kadar Trigliserida yang Tinggi Bisa Jadi Berbahaya?

Kadar trigliserida yang sangat tinggi dihubungkan dengan penyakit liver dan pankreas. Trigliserida cenderung meningkat pada waktu yang sama dengan kemunculan penyakit darah tinggi, diabetes, obesitas, kadar kolesterol “jahat” LDL yang tinggi, dan kadar kolesterol “baik” HDL yang rendah. Jadi, sulit untuk mengetahui dengan pasti masalah kesehatan mana yang langsung disebabkan oleh kadar trigliserida tinggi.

Sebagai contoh, beberapa orang memiliki kondisi keturunan yang tampak membuatnya rentan memiliki trigliserida tinggi. Tetapi mereka biasanya tidak mengalami peningkatan risiko penyakit jantung. Namun, ada sejumlah bukti bahwa problem trigliserida sendiri yang meningkatkan risiko suatu penyakit. Penelitian lain yang berbeda memperlihatkan bahwa trigliserida tinggi mungkin memegang peranan kecil dalam menyebabkan penyakit jantung.

Baca juga:  Apakah Itu Trigliserida?

Bersamaan dengan masih banyaknya penelitian dan spekulasi seputar bahaya kadar trigliserida tinggi, para ilmuwan juga terus berupaya bisa menemukan jawaban apakah obat penurun trigliserida juga bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Secara keseluruhan, yang penting untuk diingat ialah bahwa memperbaiki gaya hidup dan pola makan menjadi lebih sehat akan menurunkan kadar trigliserida sekaligus mengurangi seluruh risiko penyakit jantung maupun masalah pembuluh darah.

Dengan melakukan pemeriksaan kolesterol dan mengetahui seberapa tinggi kadar trigliserida yang dimiliki, Anda bisa termotivasi melakukan upaya untuk menurunkannya. Salah satu cara paling efektif ialah dengan membuat perubahan gaya hidup, misalnya dengan rutin olahraga/aktivitas fisik, menurunkan berat badan, memilih makanan berlemak yang sehat bagi tubuh, serta rutin minum obat yang diresepkan oleh dokter.