Infeksi Jamur pada Kuku Jari Kaki


By Cindy Wijaya

Jamur yang biasa menginfeksi tubuh adalah jenis jamur berukuran mikroskopik yang dapat berkembang biak di kulit. Kuku jari kaki, bagian tubuh yang sering terabaikan, merupakan salah satu tempat yang mudah terinfeksi jamur. Bagaimana cara jamur menginfeksi kuku jari kaki?

Infeksi jamur lebih sering terjadi di kuku jari kaki dibandingkan kuku jari tangan. Kenapa? Karena kaki lebih sering ditutupi dengan sepatu dan kaus kaki sehingga menciptakan lingkungan yang lembap, hangat, dan gelap. Lingkungan seperti inilah tempat favorit jamur untuk bertumbuh dan berkembang biak.

Yang Lebih Beresiko Mengalami Infeksi Jamur pada Kuku Jari Kaki

Orang yang lanjut usia, karena mereka cenderung:

  • Mengalami ketidaklancaran sirkulasi darah
  • Kuku kaki tumbuh lebih lambat dan menebal seiring dengan bertambahnya usia, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi

Seorang wanita, terutama yang anggota keluarganya juga pernah terinfeksi jamur.

Orang yang mudah berkeringat

Penderita penyakit kulit psoriasis

Orang yang bekerja di lingkungan lembap atau basah

Sering berjalan tanpa alas kaki di area umum yang lembap, misalnya kolam renang, pusat kebugaran, dan kamar mandi umum.

Penderita diabetes dan kelainan sistem imun tubuh.

Meskipun masalah jamur ini cenderung sulit diatasi, infeksi ini umumnya tidak berbahaya. Gejala awal dari infeksi jamur yang akan terlihat adalah bercak kecil berwarna kuning atau putih di kuku jari kaki. Selanjutnya, gejalanya dapat bervariasi bergantung pada jenis jamur yang menginfeksi.

Beberapa gejala infeksi jamur yang umum dialami yaitu kuku jari yang menebal, berubah bentuk atau menjadi rapuh, mudah hancur, dan terasa kasar. Permukaan kuku tak jarang akan tampak kusam dan tidak memantulkan cahaya.

Cara Mencegah Infeksi Jamur pada Kuku Jari Kaki

Untuk membantu mencegah infeksi jamur dan meminimalkan resiko infeksi terulang kembali, ikutilah saran-saran di bawah ini seputar kebersihan kaki Anda.

    Jangan potong kuku terlalu pendek atau membiarkannya tumbuh terlalu panjang. Potong lurus kuku (bukan melengkung).

  • Jaga kebersihan kuku jari kaki tetap kering dan bersih. Setiap kali Anda selesai mandi, keringkan kaki secara menyeluruh, khususnya area di antara jari kaki.
  • Jika Anda sering memakai kaus kaki, gantilah secara berkala atau ketika kaus kaki menjadi lembap akibat keringat. Sesekali lepaskan sepatu Anda di siang hari dan setelah berolahraga. Juga, kenakan kaus kaki berbahan sintetis yang dapat menyerap keringat.
  • Taburkan bedak anti-jamur di kaki dan di bagian dalam sepatu.
  • Jangan memotong atau mengorek kulit di sekitar kuku Anda.
  • Selalu kenakanlah alas kaki ketika berjalan di area umum yang lembap, misalnya di sekitar kolam renang dan ruang ganti baju.
  • Sebisa mungkin hindari penggunaan cat kuku dan kuku palsu. Kedua hal kelihatannya ini dapat menyembunyikan infeksi jamur, tapi jangan salah, cat kuku dan kuku palsu justru membuat kuku lembap dan memperparah infeksi.

Sebenarnya, kaki adalah salah satu anggota tubuh yang harusnya paling sering diperhatikan kebersihannya karena kaki sangat mudah menjadi sarang berbagai jamur dan bakteri.

Saran-saran di atas cukup sederhana, namun ampuh dalam memberantas penyebaran infeksi jamur pada kuku jari kaki. Dan bagi Anda yang ingin mencoba cara lebih ampuh lagi, kami sudah sediakan artikel yang khusus membahasnya: Cara Alami Menghilangkan Jamur Kuku Kaki sampai Tuntas.

 

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}