Gaya Hidup Sehat, Kurangi Insiden Migrain


By Fery Irawan

Meski bukan penyakit berbahaya, tak dapat dipungkiri bahwa setiap serangan terjadi, penderita migrain bisa merasakan rasa sakit yang sangat menyiksa, bahkan hingga taraf yang dapat merusak kualitas kehidupan mereka. Namun, bukan tidak mungkin bagi para penderita penyakit ini untuk bebas dari siksaan tersebut. Lantas, bagaimana caranya? Salah satunya ialah dengan mengendalikan gaya hidup Anda.

Cara ini, memang tidak secara otomatis menyembuhkan penyakit migrain yang Anda alami, namun setidaknya, ini dapat membantu Anda mengendalikan penyakit ini, yakni dengan mengurangi intensitas dan durasi timbulnya sakit kepala migrain. Berikut beberapa dasar perubahan gaya hidup yang mungkin dapat Anda lakukan.

Cukupi Kebutuhan Tidur Anda

Banyak orang meremehkan manfaat tidur yang berkualitas meskipun sebenarnya mereka sadar akan beberapa dampak buruk yang diakibatkannya, seperti kurangnya stamina dan konsentrasi serta kesehatan emosi yang buruk.

Dalam kaitannya dengan migrain, kebutuhan tidur yang tidak dicukupi akan membawa tubuh pada fase stress, dimana keadaan ini merupakan salah satu faktor pemicu serangan migrain.

Selain itu, tubuh akan kehilangan kesempatan untuk memperbaiki dirinya. Dampak selanjutnya, bukan hanya migrain yang berpotensi muncul, resiko penyakit lainnya pun mengintai Anda.

Upayakan untuk Relaks

Berupayalah untuk relaks dengan beristirahat sejenak, terutama ketika kesibukan tertentu mengarahkan pikiran dan tubuh Anda pada kondisi stress.

Anda dapat melakukannya dengan menutup mata sejenak atau dengan menghindari keramaian selama kira-kira 10 menit. Cara lain, dengarkan musik atau apapun itu yang membuat Anda merasa lebih ’ringan’.

Biasakan Rutin Berolahraga

Bagaimana rutin berolahraga membantu mengurangi insiden migrain? Rutin menggerakkan tubuh dengan berolahraga akan membantu melemaskan dan menguatkan otot-otot dalam tubuh Anda.

Selain itu, rutin berolahraga adalah cara terbaik bagi tubuh guna mengatasi stress, yakni dalam kaitannya dengan peningkatan produksi endorphin di otak, hormon yang membuat Anda merasa lebih gembira.

Meski begitu, tentu saja cara ini hanya dapat Anda lakukan sebagai pencegahan dan bukan untuk meredakan serangan migrain yang sedang terjadi.

Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Migrain

Makanan dan minuman apa saja yang dapat memicu migrain? Umumnya, migrain dapat dipicu oleh makanan dan minuman berpengawet dan berpemanis buatan.

Selain itu, ada juga beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memicu serangan, namun tidak pada orang-orang tertentu, misalnya, anggur merah, kopi, dan cokelat. 

Ini bisa jadi disebabkan oleh kadar sensitivitas seseorang terhadap makanan dan minuman tertentu yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk membuat catatan harian mengenai makanan dan minuman apa saja yang langsung menimbulkan reaksi migrain pada diri Anda.

Makan Sehat dan Teratur

Asupan nutrisi yang baik akan membantu meningkatkan efisiensi fungsi tubuh Anda. Apalagi, jika didukung dengan keteraturan makan dengan porsi seimbang.

Ini adalah cara terbaik dalam menjaga kesehatan sistem metabolisme tubuh Anda, faktor penting yang berperan dalam mencegah terjadinya migrain.

Mengubah gaya hidup yang sudah lama Anda jalani memang sulit. Tetapi, yakinlah bahwa dengan menerapkan saran-saran praktis di atas, Anda dapat mengendalikan dan mengurangi terjadinya migrain.

Ya, Anda bisa bebas dari migrain. Dan, bukan hanya itu, berbagai perubahan gaya hidup yang Anda lakukan akan membawa Anda pada kehidupan yang lebih baik bagi Anda dan orang-orang yang Anda sayangi.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}