Dapatkah Herbal Mengatasi Kanker Stadium Lanjut?

548

Diedit:

Apakah herbal ini dapat menyembuhkan penyakit kanker saya? Apakah saya masih bisa sembuh? Itulah beberapa pertanyaan yang seringkali dilontarkan sebagian besar penderita kanker yang mengunjungi situs ini. Apa jawaban kami?

Sebelum menjawab, biasanya kami akan menanyakan kondisi penderita yang meliputi jenis kanker, tingkat stadium kanker, kondisi fisik, dan pengobatan apa yang dijalani penderita saat ini.

Mengapa? Karena faktor-faktor ini akan berpengaruh pada efek herbal terhadap penderita kanker. Perlu Anda ketahui bahwa efek herbal tidak akan sama pada setiap individu, bergantung pada tingkat keparahan penyakit, sistem metabolisme tubuh, rutinitas minum obat, dan gaya hidup yang dijalani penderita.

Lalu, bagaimana efek herbal pada penderita kanker stadium lanjut? Dapatkah herbal mengatasi kanker stadium lanjut? Mari, kita perhatikan uraian berikut.

Efek Herbal pada Kanker Stadium Lanjut

Pada stadium lanjut, penyebaran kanker sudah sangat cepat sedangkan reaksi herbal umumnya tidak secepat pengobatan medis guna menghentikan penyebaran kanker.

Oleh sebab itu, biasanya kami akan menganjurkan penderita kanker stadium lanjut untuk memadukan pengobatan herbal dengan medis. Tentu saja, ini hanya anjuran semata.

Keputusan mengenai pengobatan apa yang hendak dijalani penderita kanker stadium lanjut, entah medis, herbal, atau kombinasi keduanya harus dipertimbangkan secara matang oleh si pasien maupun keluarganya.

Yang perlu diingat adalah fakta bahwa memang agak sulit jika mengandalkan herbal semata untuk mengatasi kanker stadium lanjut. Namun, jika digunakan sebagai pelengkap pengobatan medis, herbal dapat memperkuat kondisi tubuh penderita kanker untuk siap menerima pengobatan kanker dan menetralisir efek samping dari pengobatan yang telah dijalani.

Misalnya, herbal dapat digunakan sebelum pembedahan dilakukan untuk meningkatkan stamina tubuh. Atau, setelah pembedahan, herbal dapat digunakan untuk mempercepat proses pemulihan tubuh, pengeringan luka, dan sebagai sarana untuk membersihkan sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa dan tidak dapat terjangkau oleh pisau operasi.

Baca juga:  Panduan Pengobatan Kanker: Kenali Pilihannya

Prinsip yang sama berlaku ketika penderita kanker stadium lanjut berencana menjalani proses kemoterapi. Beberapa pelanggan kami yang menderita kanker stadium lanjut, mengalami peningkatan yang signifikan setelah menjalani pengobatan medis yang dilengkapi dengan konsumsi Sarang Semut, salah satu herbal anti-kanker yang menonjol saat ini.

Informasi ini selaras dengan komentar Dr. Dewata yang dikutip dalam Majalah Trubus, bahwa pasien yang memadukan antioksidan dengan obat kimia dari dokter, diketahui lebih cepat sembuh daripada mereka yang hanya menggunakan obat kimia.

Meskipun demikian, perlu Anda ingat bahwa reaksi tiap-tiap orang pada pengobatan herbal tidaklah sama. Selain itu, ketahanan tubuh terhadap efek pengobatan seperti operasi, kemoterapi, dan radiasi juga tidak sama pada setiap individu.

Misalnya, pada penderita kanker stadium lanjut yang sudah lanjut usia atau pada penderita kanker yang memiliki problem lemah jantung, biasanya kondisi tubuh penderita cenderung lebih lemah dan kurang sanggup menahan efek dari pengobatan medis yang dijalani.

Tentu saja, dokter akan memberikan pengingat bahwa ada resiko yang cukup besar ketika mereka menjalani pengobatan kanker seperti operasi, kemoterapi, dan radiasi. Ya, bagaimana jika kondisi penderita tidak memungkinkan untuk menerima pengobatan medis?

Alternatif Pengobatan Kanker Stadium Lanjut

Memang, kami menganjurkan untuk menangani kanker stadium lanjut dengan memadukan herbal dan pengobatan medis, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa dengan herbal saja juga bisa membantu, karena ada beberapa pengalaman yang menunjukkan hal itu.

Misalnya, perhatikan kisah yang dikutip dari Majalah Trubus berikut. Yoan, asal NAD (45 Th), mengidap kanker payudara stadium 4. Benjolan kanker payudara diketahui berukuran seperti telur ayam kampung pada bagian kiri payudaranya.

Menurut dokter, Yoan harus dioperasi dan kemudian dikemoterapi untuk mengatasi kanker stadium lanjut yang menyerangnya. Yoan menolaknya karena biaya yang mahal dan mempertimbangkan fakta bahwa sel kanker juga kerap muncul pasca operasi.

Baca juga:  Perbedaan Sel Kanker dengan Sel Normal

Yoan yang kerap mencari informasi kesehatan dari buku yakin bahwa ada banyak herbal yang dapat diandalkan untuk mengendalikan kanker. Pilihan pertama, jatuh pada obat herbal China.

Namun, setelah mengonsumsinya, tidak ada perubahan berarti yang dirasakan. Sel kanker malah bermetastasis (menjalar) ke pangkal leher, lengan bagian kiri dan pergelangan, serta perut.

Meski demikian, Yoan tidak menyerah. Belakangan, Yoan mendiskusikan penyakitnya pada dokter dan ahli herbal di Tangerang. Kemudian, ia diminta untuk meminum 3 jenis herbal yang diekstrak dan dikapsulkan yang diikuti dengan menjaga menu makanan yang sehat serta menjauhkan diri dari stress.

Untuk meningkatkan efektifitas pengobatan, Yoan juga kerap menyusuri jalan di sekitar komplek perumahannya tanpa alas kaki untuk menghirup oksigen setiap dini hari, sekitar jam 04.00. Lalu, bagaimana hasilnya?

Sebulan kemudian, kondisi Yoan mengalami peningkatan yang signifikan. Walau Yoan belum memeriksakan penyakitnya kembali, namun, perkembangan nyata terlihat pada kanker yang berada di area tangan dan perutnya yang diketahui sudah hilang.

Sementara itu, benjolan di payudaranya berkurang sebanyak 2 cm. Meski didiagnosis menderita kanker stadium lanjut, Yoan optimis bahwa kanker payudaranya dapat diobati.

Seperti yang dikutip selanjutnya dalam Majalah Trubus, “Yoan tampak sumringah, seakan tak peduli pada penyakit yang menderanya ketika ditemui”.

Apa kesimpulan dari kisah tersebut? Ya, meski sulit mengandalkan herbal semata pada kasus kanker stadium lanjut, tidak ada salahnya menggunakannya, baik dikombinasikan maupun tanpa pengobatan medis.

Selalu ada kemungkinan yang dapat terjadi seperti kisah di atas. Ya, Ingatlah, bahwa selalu ada peluang untuk menang melawan kanker. Tetap optimis dan jangan menyerah!

Advertisement
Alinesia