Begah Setelah Makan? Cari Tahu Apa Penyebab Perut Kembung!

1249

Perut Anda gampang membesar dan terasa sangat begah? Anda yakin itu bukan karena bertambahnya berat badan atau lemak yang menumpuk di perut. Lalu apa sebenarnya penyebab perut kembung yang sedang dialami?

Banyak yang merasa bahwa perut mereka jadi kembung apabila makan dalam porsi besar. Namun bagi beberapa orang, makan dalam porsi sedang atau kecil sekalipun bisa menyebabkan perut kembung. Pada sejumlah kasus, perut kembung bisa sebegitu parahnya sampai membuat perut terlihat sangat bengkak.

Berikut adalah 3 penyebab perut kembung yang paling sering dialami.

  • Kebanyakan makan kemungkinan besar adalah penyebab paling umum dari problem perut kembung. Membiasakan diri makan dalam porsi yang lebih kecil seharusnya bisa mengurangi masalah tersebut.
  • Mengonsumsi makanan yang penuh lemak juga bisa membuat perut terasa begitu penuh. Lemak butuh waktu lebih lama untuk dicerna daripada protein atau karbohidrat, jadi lemak bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama. Cegah perut kembung dengan membatasi asupan lemak dalam menu makanan sehari-hari.
  • Makan dengan terburu-buru dapat memicu perasaan begah setelah makan. Cara mengatasinya sangat sederhana—lain kali makan dengan perlahan-lahan. Sinyal kenyang bisa memakan waktu hingga 20 menit untuk mencapai otak dan selanjutnya mengurangi selera makan. Selain itu, banyak ahli berpendapat bahwa dengan makan perlahan dapat membantu mencegah kebiasaan makan berlebihan.

Penyebab perut kembung yang juga umum dialami adalah terkumpulnya gas di perut. Sekitar setengah dari gas dalam sistem pencernaan berasal dari udara yang tertelan. Sisanya diproduksi oleh bakteri dalam usus yang membantu mencerna makanan.

Apabila saluran pencernaan tidak sanggup secara efisien mengeluarkan gas dari perut, maka gas dapat menumpuk di usus sehinnga menyebabkan perut kembung dan terasa tidak nyaman.

Jika Anda berulang kali mengalami perut kembung akibat penumpukan gas, hindarilah kebiasaan-kebiasaan berikut yang bisa memperbanyak udara yang tertelan.

  • Minum menggunakan sedotan
  • Mengunyah permen karet
  • Menenggak minuman berkarbonasi
  • Menghisap permen yang keras

Beberapa orang menelan lebih banyak udara ketika sedang merasa gugup. Mungkin bagi orang-orang seperti itu berlatih cara-cara mengurangi stres dan kecemasan, seperti latihan pernapasan atau relaksasi otot progresif, dapat membantu mengatasi perut kembung dan kelebihan gas.

Hindarilah Makanan Penyebab Perut Kembung!

Makanan yang sulit dicerna dapat menyebabkan perut kembung dan kelebihan gas. Berikut adalah beberapa jenis makanan tersebut.

Kacang-kacangan yang mengandung gula tak dapat dicerna yang disebut oligosakarida. Gula ini harus dipecah oleh bakteri dalam usus.

Buah dan sayuran misalnya kubis, kol, kembang kol, wortel, plum, dan aprikot.

Pemanis buatan seperti sorbitol dan fruktosa yang sulit dicerna.

Produk olahan susu dapat menjadi penyebab perut kembung maupun masalah pencernaan, khususnya jika Anda memiliki intoleransi laktosa.

Gandum utuh, meskipun direkomendasikan untuk banyak manfaat kesehatan yang dimilikinya, namun kadang bisa menyebabkan perut kembung. Salah satu alasannya ialah karena mengandung banyak serat yang sulit dicerna. Ini bisa diatasi dengan minum banyak air sewaktu mengonsumsi makanan dengan gandum utuh.

Sesekali merasa begah adalah sesuatu yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi apabila masalah tersebut terus terjadi berulang kali, segeralah periksakan diri ke dokter. Dokter dapat membantu memeriksa secara spesifik penyebab perut kembung yang Anda alami.