Atasi Mual Saat Hamil, Ini Dia Tips-Tips Mudahnya

346
Bagaimana Atasi Mual Saat Hamil?
Credit Photo: leungchopan / Shutterstock

Mengalami kehamilan bagi seorang wanita adalah sebuah anugrah. Namun kehamilan itu sendiri bukan masa-masa terbaik bagi wanita. Ada banyak keluhan yang harus dialami menyertai perkembangan janin dalam perut. Salah satunya adalah rasa mual atau kita sebut secara awam dengan ngidam. Bagaimana cara atasi atau hilangkan rasa mual saat hamil ini? Dan kenapa sebenarnya muncul rasa mual saat hamil?

Data menunjukan 70% wanita hamil mengalami keluhan mual. Jadi bila Anda merasakan mual selama kehamilan, jangan merasa kecil hati karena ini justru masalah yang dihadapi kebanyakan ibu hamil di dunia.

Mulai dari rasa mual ringan, hingga mual yang disertai reaksi muntah. Dari mulai mual dalam periode pendek di pagi hari dan pada beberapa pecan pertama kehamilan. Hingga mual dan muntah sepanjang hari. Bahkan ada beberapa wanita hamil yang mengeluhkan rasa mual hingga penghujung usia kehamilan.

Kenapa Mual Saat Hamil?

Kenapa seseorang bisa mengalami mual saat hamil belum sepenuhnya dipahami penyebabnya. Tetapi beberapa ahli ginekologi melihat potensi perubahan hormonal yang terjadi pada ibu hamil menjadi salah satu alasan kenapa seseorang bisa mual saat hamil.

Ketika seorang wanita hamil, terutama memasuki usia kehamilan 5 – 6 pekan, wanita mengalami perubahan hormon. Kondisi perubahan hormonal ini yang dapat menyebabkan reaksi mual saat kehamilan awal.

Meski menyebabkan ketidak nyamanan, masalah mual dan ketidak nyamanan di awal kehamilan rupanya justru dianggap sebagai tanda bahwa kehamilan berjalan dengan baik. Rasa mual yang muncul menjadi tanda bahwa kondisi Rahim ibu baik dan janin berkembang sebagaimana mestinya.

Meski kenyataannya tidak semua ibu hamil merasakan mual pada masa kehamilan. Dan yang menarik kondisi mual juga dapat muncul berbeda pada setiap ibu yang mengalaminya. Seperti perbedaan durasi, efek muntah dan lain sebagainya.

Kesimpulan ini diambil karena penyebab kenapa mual saat hamil dapat dikaitkan dengan dua jenis hormon yang mengalami peningkatan pada wanita yang tengah hamil muda. Pertama adalah estrogen yang berperan membentuk dan menyempurnakan persiapan dinding uterus atau Rahim sehingga dapat dilekatkan dengan janin.

Dan yang kedua adalah hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Hormon ini berfungsi pada awal kehamilan yang berperan sebagai hormon kehamilan. Hormon yang berfungsi melekatkan telur yang sudah dibuahi pada Rahim.

Karena menjadi penyebab utama kenapa beberapa ibu mual saat hamil, maka munculnya reaksi mual dapat menjadi salah satu indicator bahwa perubahan hormonal berjalan dengan baik, sebagaimana mestinya.

Diasumsikan, stimulasi dari hormon ini pada otot Rahim mempengaruhi otot perut secara keseluruhan, termasuk pada pencernaan. Sehingga mempengaruhi kinerja pencernaan termasuk mendorong produksi asam lambung dan mendorong rasa mual.

Kenapa muncul mual saat hamil juga dapat berkaitan dengan  riwayat keluhan asam lambung sebelum hamil, mengalami stress, kekurangan asupan jenis nutrisi tertentu dan masalah kelebihan zat besi.

Kenapa Mual Saat Hamil?
Credit Photo: Rostislav_Sedlacek / iStock

Kenapa Rasa Mual Saat Hamil Bisa Berlangsung Serius?

Beberapa ibu hamil dapat mengalami reaksi mual yang berlebihan, hingga sulit makan dan terus menerus muntah. Sedang beberapa yang lain mengeluhkan reaksi mual dan muntah hingga penghujung masa kehamilan.

Apa sebabnya? kenapa ibu merasakan mual saat hamil yang berlebihan seperti ini? Sedang pada umumnya rasa mual hanya akan muncul ketika kehamilan memasuki pekan ke enam hingga pada kisaran pekan 12.

Beberapa ibu mengalami periode perubahan hormonal yang lebih lama dari biasanya. Tetapi tidak sedikit kasus ibu yang tetap merasa mual hebat hingga hamil tua juga memiliki masalah dengan lambung.

Mereka dengan riwayat migrain sebelum kehamilan, maka keluhan juga mungkin muncul lebih serius. Ukuran kehamilan yang ekstra besar juga dapat menyebabkan ibu merasa tekanan dengan perutnya sehingga lebih mudah mual.

Tetapi dari banyak alasan kenapa ibu tetap mual saat hamil tua, ada beberapa yang perlu untuk tindakan lebih lanjut. Karena rasa mual dapat berkaitan dengan gejala preeklamsia, keluhan empedu dan masalah pencernaan.

Atasi Mual Saat Hamil dengan Obat Mual yang Aman

Anda bisa membantu atasi rasa mual yang muncul saat hamil dengan sejumlah obat-obatan anti mual yang diresepkan. Bisa diawali dengan terapi vitamin B6 yang memang diketahui berkhasiat untuk membantu hilangkan rasa mual saat hamil. Untuk kondisi mual yang ringan, terapi dengan vitamin B6 akan cukup membantu.

Tetapi pada kondisi yang lebih berat, ibu hamil mungkin perlu mendapatkan terapi tambahan seperti doxylamine atau Pyridoxine untuk efektivitas lebih baik dana man hilangkan rasa mual saat hamil. Pilihan lain dengan anti histamin seperti Promethazine.

Beberapa ibu juga mungkin mendapatkan terapi antasida untuk meredakan keluhan asam lambung. Tetapi pilihan ini harus dilakukan setelah dipastikan bahwa keluhan mual yang dirasakan memang disebabkan karena masalah kenaikan asam lambung. Itupun harus dilakukan dengan pengawasan yang baik, karena sebenarnya kandungan alumunium yang lazim terdapat pada antasida dianggap kurang baik untuk pertumbuhan otak janin.

Pilihan terakhir adalah dengan obat anti muntah. Masalahnya, tidak sembarang obat anti muntah bisa digunakan pada ibu hamil, mengingat pengaruhnya terhadap perkembangan janin. Ada beberapa jenis obat anti muntah yang dapat diberikan atasi mual saat hamil.

Beberapa yang dikenal untuk atasi mual saat hamil di antaranya Prochlorperazin dan ondansetron. Pilihan terakhir diketahui tidak memberi efek sedatif atau mengantuk, tetapi disertai sejumlah laporan mengenai efek buruk cacat lahir pada skala kecil, bila digunakan berlebihan atau sepanjang masa kehamilan.

hilangkan mual saat hamil
Credit Photo: Peter Zsuzsa / 123rf

Tips Atasi & Hilangkan Mual Saat Hamil

Beberapa orang memilih untuk menghindari obat-obatan untuk hilangkan mual saat hamil. Alasannya karena cara alami diyakini akan memberi efek lebih minimal terhadap kesehatan janin dan ibu.

Untuk hilangkan mual saat hamil dengan cara yang lebih alami, terdapat sejumlah tips yang mungkin dapat menjadi pilihan Anda. Anda bisa mulai dengan melakukan sejumlah hal berikut.

  • Ambil Nafas dan Relaks

    Seketika rasa mual muncul, coba untuk ambil posisi duduk yang relaks dan tarik nafas dalam. Atur nafas dengan baik dan keluarkan dengan perlahan. Dikatakan bahwa cara ini efektif hilangkan mual saat hamil setidaknya 60%.

    Menurut Official Journal of American Society of periAnesthesia Nurses tahun 2004 menjelaskan tips sederhana ini sebagai cara cepat untuk membantu meredakan dorongan mual dan muntah saat hamil.

    Coba padukan dengan relaksasi yang dapat membantu meredakan ketegangan dan ketidak nyamanan pada otot-otot perut.

  • Makan Lebih Sedikit dan Lebih Sering

    Karena ibu merasa mual dan mengalami dorongan muntah, sebaiknya atur ulang kebiasaan makan yang selama ini Anda jalankan. Coba ubah kebiasaan pola makan sehari 3 kali menjadi 5-7 kali dalam sehari dengan porsi yang lebih sedikit.

    Membantu perut untuk tidak terlalu penuh akan mengurangi rasa mual. Ini juga membantu pencernaan bekerja dengan lebih ringan, membantu mengurangi produksi asam lambung dan mengurangi rasa sebah di perut. Tetapi untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian, Anda harus makan lebih sering, setidaknya 2 kali lebih sering dari biasanya.

  • Hindari Makanan yang Memicu

    Pada beberapa orang, makanan tertentu atau aroma tertentu dapat semakin memicu dorongan mual saat hamil. Untuk membantu atasi mual saat hamil, Anda bisa coba menghindari asupan makanan yang sifatnya memicu mual.

    Adapun makanan  yang dapat menyebabkan kenapa mual saat hamil muncul antara lain adalah makanan yang terlalu pedas, asam, berlemak, bersantan. Hindari pula makanan dengan aroma terlalu tajam atau rasa memiliki rasa eneg seperti terlalu manis.

  • Atur Pola Minum

    Tetap pastikan Anda selalu terhidrasi terutama bila Anda juga kerap muntah. Ibu hamil disarankan mengonsumsi setidaknya 10 gelas dalam sehari. Untuk Anda pahami, dehidrasi pada ibu hamil juga dapat memperburuk mual dan kadang menyebabkan kontraksi palsu.

    Hanya saja, hindari terlalu banyak minum di saat Anda tengah makan. Minum akan membuat perut Anda terasa penuh sebelum makanan masuk sempurna. Ini memudahkan Anda merasa cepat kenyang dan mual.

  • Kurangi Karbohidrat dan Tambahkan Protein

    Beberapa dokter akan menyarankan Anda mengurangi porsi karbohidrat. Karbohidrat sifatnya padat dan memberi rasa kenyang dengan cepat. Sedikit saja dari asupan makanan yang tergolong karbohidrat akan cepat membuat kenyang dan memicu mual.

    Ganti asupan karbohidrat dengan menambah porsi protein. Selain protein sangat diperlukan dalam perkembangan janin, makanan yang kaya protein terbukti membantu atasi rasa mual saat hamil.

  • Perhatikan Asupan Zat Besi

    Wanita hamil harus rutin mengonsumsi zat besi, karena zat besi akan membantu mencegah masalah anemia. Masalah anemia menjadi problem serius ibu hamil yang harus dihindari. Karena ini mempengaruhi suplai oksigen pada janin. Kekurangan oksigen dapat memicu gangguan pada Rahim dan janin.

    Tetapi, rupanya zat besi juga harus diasup dengan terukur. Selalu pantau kebutuhan zat besi tubuh, atau konsumsi dalam jumlah moderat saja. Karena kelebihan zat besi akan memicu mual. Sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Obstetrics and Gynecology tahun 2009.

  • Tetap Aktif

    Sebisa mungkin untuk tetap aktif selama masa kehamilan akan membantu meredam rasa mual. Bahkan dikatakan, sebaiknya setelah makan ibu tetap dalam posisi duduk atau berdiri sekitar ½ jam untuk membantu makanan dapat turun masuk ke pencernaan tanpa menyisakan rasa mual.

    Anda juga bisa mencoba beberapa aktivitas olahraga ringan seperti senam ibu hamil, jalan sehat, yoga atau aerobik ringan. Olahraga yang beban fisiknya sudah disesuaikan akan baik memperbaiki sirkulasi darah ibu hamil yang tidak lancar karena kehamilan. Sirkulasi darah yang lancar ini baik untuk hilangkan mual saat hamil.

  • Lakukan relaksasi

    Relaks menjadi hal penting untuk atasi mual saat hamil. Itu sebabnya beberapa ibu hamil dengan masalah mual dan muntah kerap kali disarankan mencoba solusi meditasi atau yoga ibu hamil. Kedua jenis terapi ini membantu seseorang untuk lebih relaks, menenangkan diri dan melepaskan kecemasan. Yang tanpa disadari akan turut membantu meringankan keluhan mual dan muntah.

    Bahkan Anda bisa melakukan aktivitas relaksasi seperti pijatan ringan di area kaki dan pundak. Aromaterapi yang memberi efek relaksasi seperti aroma peppermint, lavender atau mungkin aroma favorit Anda.

    Khusus untuk aromaterapi dengan peppermint, khasiatnya dijelaskan pada Journal of Perianesthesia Nursing tahun 2014. Di sini dijelaskan bahwa aromaterapi peppermint akan sangat membantu menurunkan gejala mual hingga 57%.

  • Mengonsumsi Jahe

    Jahe memang dikenal lama membantu hilangkan rasa mual baik saat hamil atau karena penyebab lain. Pakar melihat bahwa jahe dapat bekerja sebagai anti muntah dengan menstimulasi otot perut untuk lebih relaks dan mengatasi rasa sebah pada perut ibu hamil. Cara ini dikenal baik dan aman untuk dilakukan ibu hamil.

    Dan pada penjelasan The Journal of Maternal Fetal and Perinatal Medicine tahun 2013, diungkap bagaimana jahe dapat membantu atasi mual saat hamil. Jahe yang dimaksud dapat diolah menjadi permen atau minuman jahe.

  • Gunakan Lemon

    Bila jahe menurut Anda bukan aroma dan rasa favorit Anda, mungkin Anda bisa mencoba pilihan lain seperti lemon. Iranian Red Crescent Medical Journal tahun 2014 menjelaskan setidaknya pemberian terapi dengan aroma lemon akan membantu hilangkan mual saat hamil hingga 9%.

    Tambahkan aroma lemon dalam ruangan, sebaiknya pilih dari irisan lemon asli yang dikeringkan, karena aroma buatan dari lemon kadang kurang efektif bekerja untuk atasi mual. Di samping itu, hati-hati dalam mengonsumsi lemon, karena rasa asam berlebihan dikhawatirkan dapat meningkatkan produksi asam lambung dan justru akan memperburuk rasa mual.

  • Tambahkan Rempah

    Rempah adalah pilihan eksotis lain untuk membantu hilangkan keluhan mual saat hamil. Apapun penyebab kenapa mual saat hamil muncul, aroma dan rasa dari rempah bekerja menetralisir rasa mual dan mengontrol kadar asam lambung.

    Beberapa jenis rempah yang terbukti baik untuk pencernaan, kadar asam lambung berlebih dan meredakan rasa mual serta pening antara lain adalah kayu manis, jintan, daun sereh, lada, peppermint dan lain sebagainya.

  • Pijatan Akupresur dan Akupuntur

    Pijatan relaksasi sifatnya berbeda dengan pijatan akupresur dan akupuntur. Bila pijatan relaksasi membantu menenangkan dan meredakan ketegangan saraf serta otot di area pijatan. Maka pijat akupresur dan akupuntur bekerja meningkatkan atau memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

    Akupresur dilakukan dengan pijatan khusus di titik-titik tertentu pada tubuh.Pijatan yang dilakukan dengan teknik tekanan ini akan menstimulasi saraf dan sirkulasi darah berjalan lebih lancar. Sirkulasi darah yang lancar menjadi salah satu solusi untuk atasi keluhan mual saat hamil.

    Terapi akupuntur sejatinya memiliki banyak kesamaan dengan terapi akupresur. Tujuannya juga bekerja menstimulasi saraf dan sirkulasi darah dalam tubuh. Hanya saja, akupuntur dilakukan dengan penusukan jarum steril.

    Ada cara sederhana untuk melakukan akupresur hilangkan keluhan mual saat hamil. Itu adalah dengan meletakan ibu jari Anda tepat 3 jari dibawah pergelangan tangan terbuka. Tekan pelan dengan gerakan memutar sekitar 1 menit. Lakukan berulang setiap 3 menit sampai rasa mual hilang.

    Tetapi untuk akupuntur, sebaiknya dilakukan oleh pakarnya. Pastikan Anda menemukan ahli akupuntur yang tepat, karena terapi jenis ini dapat memicu respon negatif pada janin, termasuk respon kontraksi palsu dan kasus keguguran.

Anda banyak aspek yang mempengaruhi kenapa seseorang mual saat hamil. Tetapi, selama situasinya tidak memburuk, Anda tidak perlu khawatir karena sebenarnya ini justru tanda bahwa kehamilan Anda berjalan baik. Atasi keluhan mual saat hamil dengan cara alami untuk menghindari efek samping. Ini efektif hilangkan mual saat hamil tanpa harus khawatir terhadap perkembangan janin.

Sumber

Referensi tentang Atasi Mual Saat Hamil:

Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH. Healthline. Reviewed: 2019-08-23. Vomiting During Pregnancy. https://www.healthline.com/health/pregnancy/vomit-during-pregnancy

Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, R.N., IBCLC, AHN-BC, CHT. Medical News Today. Reviewed: 2017-07-24. 10 tips for relieving morning sickness. https://www.medicalnewstoday.com/articles/37757.php

Alina Petre, MS, RD (CA). Healthline. Updated: 2017-02-05. 17 Natural Ways to Get Rid of Nausea. https://www.healthline.com/nutrition/nausea-remedies