Apa Itu Kanker Otak?


By Fery Irawan

Keberadaan kanker seringkali dikaitkan dengan benjolan yang tumbuh pada organ tertentu, bila ini berada di otak terjadilah yang disebut kanker otak. Beberapa orang lebih sering menyebutnya sebagai tumor otak.

Tapi sebenarnya, baik tumor otak atau kanker otak perlu dibedakan, karena tidak seluruhnya sama. Perbedaanya terletak pada sifat dari sel abnormal yang menyerang. Misalnya, tumor jinak (benign tumor) dan tumor ganas (malignant tumor). Lalu, dari mana kita bisa tahu bahwa sel kanker yang Anda derita termasuk dalam kategori tumor jinak atau tumor ganas?

Pada tumor jinak, benjolan memang kian membesar namun tidak ada tanda-tanda terjadinya penyebaran sel abnormal. Sedangkan, pada tumor ganas benjolan ini disertai dengan penyebaran sel abnormal, proses ini disebut metastasis sel kanker.

Tumor ganas ini memiliki sifat yang berbahaya, karena ia mengambil nutrisi yang dibawa oleh darah untuk terus bertumbuh, serta merusak jaringan sel sehat. Maka, tak heran jika seseorang yang memiliki jenis kanker otak demikian seringkali mengidap kanker lainnya. Sedangkan pada tumor jinak, benjolan hanya bertumbuh di lokasi yang terinfeksi.

Walau demikian, keduanya tetap berbahaya, apalagi lokasinya berada di otak, sebagai pusat pengendali dari seluruh aktifitas tubuh. Pembesaran tumor atau kanker otak akan memberikan tekanan yang luar biasa, sehingga fungsi otak tidak akan maksimal dan dapat menjadi pemicu komplikasi penyakit lainnya, seperti stroke. Kanker otak yang disebut juga tumor ganas sangat cepat pertumbuhannya, bila dibandingkan dengan tumor jinak.

Seringkali, jika kanker terlebih dahulu berada di otak, jarang sekali terjadi penyebaran menuju organ lainnya, kecuali bila ini berasal dari organ lain. Kanker otak seperti itu digolongkan juga dalam kategori kanker otak primer, beberapa diantanya ialah; glioma, adenoma hipofisis, meningioma, schwannomas vestibular, limfoma SSP primer, serta medulloblastomas.

Baca Juga:  Kanker Otak Stadium 3, Pahami Lebih Baik Faktanya

Pemberian nama kanker otak primer biasanya diberikan sesuai dengan letak otak yang diserang kanker. Kanker otak primer yang disebabkan oleh tumor jinak biasanya tidak datang kembali setelah pasien melakukan pengobatan yang intensif, namun pada tumor ganas masih ada potensi untuk datang kembali saat terpicu, sehingga perawatannya dapat berlangsung seumur hidup.

Berdasarkan ketentuan dari The National Cancer Institute (NCI) ada beberapa tingkatan penilaian untuk menggolongkan tumor yang di alami seseorang. Misalnya, pada tingkat pertama sel-sel abnormal terlihat seperti sel otak pada umumnya dengan tingkat perkembangan yang lambat – ini disebut jaringan lunak.

Pada tingkat kedua, sel yang terlihat biasa saja mulai menunjukkan keanehan – ini disebut jaringan ganas. Di tingkat ketiga, jaringan sel ganas mulai aktif bertumbuh dan kemunculannya disebut anaplastik. Di tingkat keempat, jaringan ganas terlihat mencolok dan tumbuh sangat cepat.

Pada saat memasuki tingkat kelima, sel tumor merupakan jenis yang paling agresif dan ganas. Bagaimana dengan sel tumor metastatik? Kanker otak yang terjadi karena proses metastatik biasanya diketahui setelah terjadi penyebaran diberbagai area otak.

Untuk membaca seputar pilihan obat kanker yang dapat secara efektif mengatasi dan menghambat perkembangan sel-sel tumor otak, silakan lihat halaman artikel berikut: Obat Kanker Otak.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}