Kanker Fibrosarkoma: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya


By Cindy Wijaya

Ada satu jenis kanker yang gejala awalnya tidak kentara. Itu mungkin berawal dari benjolan yang tidak terasa nyeri atau bengkak di bawah kulit. Namun saat kanker mulai bertumbuh, itu dapat sampai mengganggu kemampuan Anda untuk menggunakan anggota tubuh. Itu adalah kanker fibrosarkoma. Apa itu kanker fibrosarkoma?

Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai apa itu fibrosarcoma, seperti apa gejala-gejalanya, apa yang menyebabkannya, dan bagaimana pengobatannya. Semua informasi di artikel ini bersumber dari situs-situs web kesehatan yang dapat dipercaya. Silakan lihat di akhir artikel pada bagian “sumber referensi”.

Apa Itu Kanker Fibrosarkoma?

Fibrosarkoma (fibrosarcoma) adalah jenis kanker langka yang terjadi pada sel-sel tubuh bernama fibroblas. Fibroblas bertanggung jawab untuk menciptakan jaringan fibrosa yang ada di seluruh tubuh. Tendon, yang menghubungkan otot dengan tulang, terdiri dari jaringan fibrosa itu.

Apabila terjadi kanker fibrosarkoma, sel-sel fibroblas hilang kendali dan membelah secara berlebihan. Hal ini akan menciptakan jaringan fibrosa di tempat yang tidak seharusnya atau menciptakannya dalam jumlah berlebihan. Seperti kanker lainnya, fibrosarkoma dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Fibrosarkoma adalah bagian dari sekelompok besar kanker yang disebut sebagai sarkoma. Contoh lain sarkoma adalah osteosarkoma yang secara spesifik menyerang tulang, dan rabdomiosarkoma yang secara spesifik menyerang otot.

Kadang-kadang fibrosarkoma dapat terjadi pada tulang, tetapi lebih seringnya pada jaringan fibrosa di sekitarnya, bukan tulang itu sendiri. Dan meski dapat bermula di bagian tubuh mana pun, kanker ini paling umum dimulai pada kaki atau badan.

Seperti Apa Gejala-Gejala Kanker Fibrosarcoma Itu?

Gejala-gejala dari fibrosarkoma bisa jadi tidak begitu tampak pada awalnya. Kanker ini juga tidak mudah untuk dikenali hanya berdasarkan gejala-gejalanya, sebab mereka bisa mirip dengan gejala dari sarkoma jenis lainnya.

Menurut lembaga Macmillan Cancer Support, tanda dan gejala sarkoma jaringan lunak (termasuk fibrosarkoma) butuh waktu lama sampai muncul ke permukaan. Ketika mereka muncul dan mulai terlihat, seperti apa gejala dari kanker fibrosarkoma itu?

  • Bengkak dengan atau tanpa rasa sakit pada berbagai bagian tubuh, dan terutama pada anggota-anggota badan.
  • Batuk atau sesak napas.
  • Warna tinja jadi gelap.
  • Muntah darah.
  • Pendarahan tidak teratur dari vagina.
  • Rasa sakit di perut.
Ilustrasi Gejala Kanker Fibrosarcoma
Credit Photo: PORNCHAI SODA / iStock

Fibrosarkoma yang menyerang tulang bisa jadi lebih sulit untuk dikenali hanya dari gejala-gejalanya saja. Menurut Macmillan Cancer Support, ciri-ciri dari kanker sarkoma tulang primer antara lain:

  • Rasa sakit yang terus ada di bagian tertentu, yang dapat terasa seperti keseleo.
  • Bengkak di sekitar tulang, yang seringnya tidak muncul sampai tumornya cukup besar.
  • Kesulitan menggerakkan sendi atau anggota tubuh.
  • Mati rasa di bagian-bagian tubuh, karena tumor menekan saraf.
  • Tulang menjadi rapuh dan mudah patah, karena telah dilemahkan oleh kanker.

Kanker ini dapat terjadi di seluruh tubuh tetapi lebih cenderung berkembang di lokasi-lokasi tertentu, seperti di jaringan-jaringan lunak, daripada di lokasi lain.

Fibrosarkoma pada tulang jarang terjadi dan sekitar 70 persen dari semua fibrosarkoma tulang berkembang di tulang panjang, misalnya tulang paha, tulang kering, dan tulang rahang. Tulang paha adalah yang paling sering terkena fibrosarkoma.

Apa yang Menyebabkan Kanker Fibrosarkoma Itu?

Masih belum diketahui persis apa yang menjadi penyebab kanker fibrosarkoma. Tetapi yang jelas itu ada hubungannya dengan genetik. Faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit kanker ini, termasuk beberapa kondisi bawaan. Kondisi-kondisi bawaan itu termasuk:

  • Familial adenomatous polyposis
  • Sindrom Li-Fraumeni
  • Neurofibromatosis tipe 1
  • Sindrom karsinoma sel basal nevoid
  • Retinoblastoma
  • Tuberous sclerosis
  • Sindrom Werner

Ada juga faktor-faktor lain yang dapat turun memperbesar risiko untuk mengembangkan fibrosarkoma, yaitu pernah menjalani terapi radiasi, terpapar bahan-bahan kimia tertentu (seperti torium dioksida, vinil klorida, atau arsenik), dan limfedema (bengkak di lengan dan kaki).

Orang-orang yang paling banyak terdiagnosis kanker fibrosarkoma ialah yang berusia antara 20 hingga 60 tahun.

Bagaimana Pengobatan untuk Kanker Fibrosarkoma?

Apa saja pilihan pengobatan yang tersedia untuk kanker fibrosarcoma itu? Dalam menangani pasien fibrosarkoma, dokter akan mendasarkan rencana pengobatannya pada sejumlah faktor, misalnya: stadium, ukuran, dan lokasi dari tumor utama; seberapa jauh kanker telah menyebar; usia dan kondisi kesehatan secara keseluruhan; dan apakah ini adalah kanker yang kambuh kembali.

Berdasarkan faktor-faktor pertimbangan tersebut, ada sejumlah pilihan pengobatan yang dapat direkomendasikan dokter, antara lain:

Operasi: Ini adalah pengobatan utama untuk menghilangkan tumor utama dan sebagian jaringan di sekitarnya, untuk memastikan seluruh tumor diangkat. Jika tumor tumbuh di anggota tubuh, beberapa tulang mungkin perlu ikut diambil dan mungkin diganti dengan prostesis atau cangkok tulang. Ini kadang-kadang disebut sebagai operasi penyelamatan anggota tubuh.

Pada beberapa kasus langka, dimana tumornya memengaruhi saraf-saraf dan pembuluh-pembuluh darah dari suatu anggota tubuh, maka kemungkinan akan dilakukan amputasi.

Radiasi: Ini adalah terapi yang ditargetkan yang menggunakan sinar-X berenergi tinggi untuk menghancurkan sel-sel kanker atau untuk menghentikan pertumbuhannya.

Terapi radiasi dapat digunakan untuk membantu mengecilkan tumor sebelum dilakukan operasi (disebut terapi neoajuvan). Ini juga dapat digunakan setelah operasi (terapi ajuvan) untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin tertinggal.

Jika operasi bukan pilihan, dokter dapat merekomendasikan radiasi dosis tinggi untuk mengecilkan tumor sebagai perawatan utama pasiennya.

Kemoterapi: Ini adalah terapi sistemik, yang artinya dirancang untuk membunuh sel-sel kanker dimanapun mereka telah menyebar. Mungkin kemoterapi yang disarankan jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya atau ke lokasi-lokasi lain yang lebih jauh. Seperti radiasi, kemoterapi dapat digunakan sebelum atau setelah operasi.

Ilustrasi terapi radiasi untuk fibrosarcoma
Credit Photo: Mark_Kostich / Shutterstock

Kesimpulan tentang Kanker Fibrosarkoma

Apa itu kanker fibrosarkoma? Fibrosarkoma (fibrosarcoma) adalah jenis kanker langka yang terjadi pada sel-sel tubuh bernama fibroblas. Fibroblas merupakan sel-sel yang membentuk jaringan fibrosa yang ada di seluruh tubuh. Kadang-kadang fibrosarkoma juga dapat terjadi pada tulang. Kanker ini paling umum dimulai pada kaki atau badan, tetapi juga dapat muncul di bagian tubuh manapun.

Seperti apa ciri-ciri kanker fibrosarcoma itu? Tanda dan gejala kanker ini dapat muncul terlambat. Pada saat sudah muncul, ciri-cirinya antara lain: bengkak dengan atau tanpa rasa sakit di berbagai bagian tubuh, batuk atau sesak napas, tinja berwarna hitam, muntah darah, pendarahan tidak teratur dari vagina, dan rasa sakit di perut.

Apa penyebab dari kanker fibrosarkoma? Diduga bahwa kanker ini ada kaitannya dengan genetik. Ada sejumlah kondisi bawaan yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembakan fibrosarkoma, misalnya familial adenomatous polyposis, sindrom Li-Fraumeni, neurofibromatosis tipe 1, sindrom karsinoma sel basal nevoid, retinoblastoma, tuberous sclerosis, dan sindrom Werner.

Bagaimana pengobatan untuk kanker fibrosarcoma? Pilihan pengobatan yang umumnya disarankan oleh dokter ialah operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Sebelum menentukan saran pengobatan, dokter akan mempertimbangkan sejumlah faktor, misalnya: stadium, ukuran, dan lokasi dari tumor utama; seberapa jauh kanker telah menyebar; usia dan kondisi kesehatan secara keseluruhan; dan apakah ini adalah kanker yang kambuh kembali.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang apa itu fibrosarkoma. Semoga informasi ini membuat Anda lebih waspada terhadap gejala-gejala aneh pada tubuh Anda dan bisa mengantisipasinya. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar penyakit kanker dan masalah kesehatan lainnya hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Healthline. What Is Fibrosarcoma and How Is It Treated?. Reviewed: 2017-07-18. URL: https://www.healthline.com/health/fibrosarcoma. Accessed: 2020-03-10

Medical News Today. What is fibrosarcoma and what are the symptoms?. Reviewed: 2018-01-15. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/320614. Accessed: 2020-03-10

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}