6 Cara Alami sebagai Alternatif Obat Pengapuran Tulang dan Sendi

1186
healthambition.com

Diedit:

Pengapuran tulang dan sendi dicirikan dengan gejala-gejala pada sendi seperti rasa nyeri, kaku, dan sulit digerakkan. Dan jika sudah cukup parah, bisa saja tumbuh tonjolan tulang yang disebut osteofit. Jika Anda mengidap penyakit yang disebut dokter sebagai ‘osteoartritis’ ini, mungkin mengonsumsi obat-obat dokter sudah menjadi rutinitas sehari-hari.

Pengobatan secara medis memang bisa meringankan gejala-gejala pengapuran, tetapi sering kali menimbulkan berbagai efek samping jika terus-menerus dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena itu banyak orang akhirnya mencoba mencari-cari cara alternatif untuk membantu mengendalikan osteoartritis dengan sedikit efek samping.

Jika Anda juga sedang mencari alternatif obat pengapuran tulang dan sendi, cobalah lakukan beberapa cara alami di artikel ini. Tapi ingatlah bahwa obat alami atau terapi alternatif tidak dimaksudkan untuk mengganti pengobatan medis yang sedang Anda jalani. Cara-cara berikut ini ditujukan untuk mendukung pengobatan medis tersebut.

1. Kompres Panas dan Dingin

Kompres panas dan dingin bermanfaat untuk meringankan rasa sakit. Terapi ini tidak akan menimbulkan efek samping jangka panjang yang mungkin muncul akibat penggunaan obat kimia. Kompres panas bagus untuk mengobati kaku-kaku pada sendi, sedangkan kompres dingin berguna untuk meredakan nyeri sendi.

Dengan terapi ini keluhan-keluhan lain yang berkaitan, seperti nyeri otot atau keram di sekitar persendian juga akan berkurang. Cara membuat kompres juga sangat mudah, cukup gunakan handuk yang direndam di air hangat untuk kompres hangat, dan balut beberapa es batu dengan handuk untuk kompres dingin.

2. Mandi Garam Epsom

Mandi menggunakan garam epsom (epsom salt) khususnya berguna untuk meringankan nyeri sendi. Magnesium yang terkandung dalam garam epsom dapat membantu mengatasi inflamasi dan rasa sakit. Anda bisa membelinya di toko obat atau di toko online.

Masukkan 2 cangkir garam epsom ke dalam bak mandi berisi air hangat bersuhu sekitar 38 derajat C. Lalu berendamlah di dalamnya selama 30 menit setiap kali mandi.

3. Salep dan Krim

Anda bisa mencoba menggunakan obat krim atau salep sebagai alternatif obat oral seperti asetaminofen dan ibuprofen. Obat-obat dalam bentuk krim atau salep ini mungkin mengandung aspirin atau analgesik yang berfungsi meredakan rasa sakit dan bisa dioleskan langsung ke permukaan kulit sendi-sendi yang mengalami pengapuran.

Obat salep lain yang bagus dicoba adalah capsaicin. Capsaicin adalah senyawa yang secara alami terdapat dalam cabai. Salep ini paling baik dioleskan ke area sendi yang terasa sakit sebanyak 3 – 4 kali sehari. Cucilah tangan setiap habis mengoleskannya, karena salep ini terasa pedas jika terkena mata. Ingatlah untuk selalu konsultasi dengan dokter sebelum mencoba krim atau salep untuk obat pengapuran sendi dan tulang.

Baca juga:  Artritis: Apa itu Osteoartritis?

4. Alat-Alat Bantu

Ada beragam jenis alat bantu yang bisa meringankan keluhan osteoartritis. Jenis alat yang Anda butuhkan bergantung pada sendi mana yang terkena. Pilihannya antara lain: tongkat, alat bantu genggam, perban lutut, dan insole sepatu.

5. Obat Herbal

Belakangan ini obat herbal kembali populer dalam penggunaannya untuk mengatasi berbagai penyakit, termasuk untuk pengapuran tulang dan sendi. Diyakini bahwa herbal lebih aman daripada obat medis karena relatif lebih sedikit efek samping.

Ingatlah untuk konsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi jenis herbal tertentu. Bisa saja herbal tersebut memiliki efek samping dan bisa mengganggu kinerja obat yang sedang Anda konsumsi. Dan pastikan Anda hanya membeli produk herbal yang berkualitas.

  • Teh hijau: Minuman anti-inflamasi

    Teh hijau mengandung polifenol yang sanggup mengurangi inflamasi (peradangan). Sebuah penelitian di Arthritis Research and Therapy mengungkapkan bahwa teh hijau mampu meningkatkan perlindungan pada kartilag di persendian.

  • Noni juice: Obat pengapuran sendi alami

    Noni juice merupakan minuman herbal yang terbuat dari sari buah Noni murni. Herbal ini memiliki kandungan seperti scopotelin, quertecin, dan asam ursolat yang punya manfaat anti-peradangan. Berbekal manfaatnya itu, Noni mampu membantu mengatasi peradangan dan rasa sakit akibat kerusakan di sendi.

    Bukan hanya secara teori, manfaat Noni juga terbukti secara praktik karena sudah ada bukti secara empiris (berdasarkan pengalaman pengguna) dan bukti ilmiahnya. Jika dikonsumsi secara rutin selama setidaknya 1 – 3 bulan, Noni juice terbukti dapat memberikan efek terapeutik (pengobatan) yang potensial dan dapat memperbaiki gejala-gejala serta kualitas hidup dari para penderita osteoartritis.

    Ulasan lebih lengkap mengenai bukti empiris dan ilmiah dari manfaat Noni ini bisa dibaca di artikel: “Noni juice: Obat Pengapuran Tulang Alami

  • Jahe: Pereda rasa sakit

    Jahe dikenal sebagai herbal pereda nyeri akibat pengapuran sendi dan tulang. Sebuah penelitian di tahun 2015 pada Osteoarthritis and Cartilage, jika dikonsumsi dalam waktu lama jahe dapat membantu mencegah kelumpuhan yang diakibatkan osteoartritis. Tetapi karena potensi efek samping yang ditimbulkannya, lembaga National Center for Complementary and Integrative Health menganjurkan penggunaan jahe sebaiknya sebagai bumbu dapur, bukan dalam bentuk suplemen.

    Efek samping terburuk yang mungkin ditimbulkan kelebihan konsumsi jahe adalah gejala-gejala penarikan setelah berhenti konsumsi. Jahe bisa menyebabkan sakit perut, diare, dan heartburn. Herbal ini juga bisa mengganggu kinerja obat-obat resep tertentu, seperti obat antikoagulan (pengencer darah)

  • Kunyit (kurkumin): Mengatasi inflamasi, nyeri, dan kaku

    Kurkumin adalah senyawa aktif yang terkandung dalam kunyit. Sebenarnya herbal ini masih berkerabat dengan jahe, tetapi kunyit bekerja dengan cara yang berbeda. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa senyawa ini dapat melawan senyawa-senyawa inflamasi. Selain itu juga sanggup mengurangi rasa nyeri dan kaku ketika osteoartritis kambuh.

    Untuk dimanfaatkan sebagai obat pengapuran tulang dan sendi, lembaga Arthritis Foundation menyarankan dosis konsumsi: Kapsul: 400 – 600 miligram, maksimal 3 kali sehari; Ekstrak bubuk: 0.5 – 1 gram, 3 kali sehari.

    Jika ingin mencoba herbal kunyit sebagai obat pengapuran sendi dan tulang, Anda mungkin perlu menambahkan lada hitam untuk mengaktifkan manfaat-manfaat herbalnya. Dan meskipun kunyit umumnya aman dikonsumsi, tapi bisa saja muncul efek samping mual dan bisa mengganggu kinerja obat antikoagulan.

6. Perubahan Gaya Hidup

Untuk manfaat jangka panjang, tidak cukup mengandalkan obat osteoartritis saja. Anda juga harus melakukan beberapa perubahan gaya hidup seperti olahraga, pola makan sehat, dan kendali berat badan untuk memperbaiki kesehatan serta fungsi persendian. Dengan begitu, otot-otot di sekitar sendi menjadi kuat dan bisa melindungi sendi dari berbagai bahaya.

  • Aktif olahraga

    Lembaga Arthritis Foundation menyatakan bahwa olahraga adalah “cara alami tanpa obat yang paling efektif untuk mengurangi rasa sakit sekaligus meningkatkan pergerakan pada osteoartritis.”

    Jenis olahraga terbaik bagi penderita osteoartritis adalah yang ringan tetapi mampu meningkatkan fleksibilitas, misalnya bersepeda, berenang, dan jalan kaki.

  • Konsumsi makanan bernutrisi

    Pola makan yang sehat dan bergizi seimbang akan membantu Anda mengurangi berat badan. Selain itu, sebuah riset memperlihatkan bahwa ada jenis makanan tertentu yang khususnya bermanfaat bagi pengapuran tulang dan sendi, antara lain: brokoli, jeruk, ikan yang mengandung omega-3 (tuna, salmon, ikan kembung), bawang putih, produk susu rendah lemak, dan kacang-kacangan.

    Anda juga perlu menghindari jenis-jenis makanan yang dapat memperburuk gejala pengapuran sendi dan tulang, misalnya alkohol, aspartam (pemanis buatan), garam, lemak trans dan lemak jenuh, gula, roti putih, serta nasi putih.

  • Kendalikan berat badan

    Menurut lembaga Arthritis Foundation, setiap setengah kilogram berat badan sebanding dengan 1.5 – 3 kilogram beban bagi persendian. Karena itu cara bagus untuk mengurangi rasa sakit adalah dengan mengurangi berat badan.

Pengapuran tulang dan sendi adalah penyakit yang sampai saat ini belum bisa disembuhkan. Metode pengobatan yang selama ini digunakan hanya mampu untuk mengendalikan dan meringankan gejala-gejala yang ditimbulkannya, serta memperlambat perkembangan penyakit ini.

Walaupun beberapa terapi alternatif dan obat pengapuran tulang dan sendi yang disebutkan di atas bisa memberikan manfaat yang cukup signifikan, tetapi Anda tetap perlu periksa ke dokter. Khususnya sewaktu gejala-gejala yang dirasakan semakin parah atau jika pengobatan yang Anda jalankan tidak membantu. Dokter bisa memeriksa seberapa parah osteoartritis yang Anda alami dan menentukan metode pengobatan yang cocok.