Pengapuran Sendi Lutut: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya


By Cindy Wijaya

Pengapuran sendi lutut riskan dialami oleh orang yang berusia 45 tahun ke atas, meski kadang juga dapat terjadi pada usia lebih muda. Ciri khas dari penyakit radang sendi ini adalah rasa sakit dan kaku di lutut. Apa sebenarnya pengapuran sendi lutut? Apa penyebab pengapuran lutut? Seperti apa gejala-gejalanya? Dan bagaimana pengobatannya?

Dalam artikel ini Anda akan mendapat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Juga akan diberikan rekomendasi herbal yang efektif untuk mengurangi gejala-gejala pengapuran lutut.

Apa Itu Pengapuran Sendi Lutut?

Pengapuran (istilah kedokterannya “osteoartritis”) adalah kondisi terjadinya keausan pada tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan alami antara sendi. Akibatnya tulang-tulang persendian bergesekan lebih erat satu sama lain dengan hanya sedikit perlindungan dari bantalan tulang rawan. Gesekan itu menyebabkan rasa sakit, bengkak, kaku, penurunan kemampuan bergerak, dan kadang bisa membentuk taji tulang.

Pengapuran sendi lutut adalah kondisi keausan tulang rawan pada sendi lutut. Akibatnya dapat menimbulkan gejala-gejala seperti rasa sakit, kekakuan, dan keterbatasan gerak lutut. Penyakit ini perkembangannya secara bertahap, jadi dapat dengan baik ditangani dan dikendalikan apabila terdeteksi sejak awal.

Apa Penyebab Pengapuran Lutut?

Pengapuran sendi lutut disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan. Kerusakan tulang rawan yang parah bahkan bisa sampai membuat tidak ada lagi jaringan yang melindungi ujung-ujung tulang di sendi lutut.

Kerusakan tulang rawan pada pengapuran lutut dapat disebabkan oleh macam-macam, antara lain:

Penuaan

Kemampuan tulang rawan untuk menyembuhkan diri akan berkurang seraya usia menua. Karena itu orang yang berusia tua lebih rentan untuk mengalami pengapuran sendi lutut.

Berat Badan

Berat badan berlebih memberikan tekanan berlebih juga pada persendian, terutama pada sendi lutut. Setiap 0.5 kg berat badan yang bertambah akan menambahkan beban tambahan sampai 2 kg pada lutut Anda.

Keturunan

Ini termasuk mutasi geneik yang mungkin membuat seseorang lebih rentan untuk mengembangkan pengapuran sendi lutut. Mungkin juga karena kelainan bawaan dalam bentuk tulang yang mengelilingi sendi lutut.

Jenis Kelamin

Wanita usia 55 tahun ke atas cenderung lebih mungkin untuk mengalami pengapuran pada sendi lutut daripada pria.

Cedera Tekanan Berulang

Cedera jenis ini biasanya akibat dari pekerjaan seseorang. Orang yang dalam pekerjaannya harus banyak beraktivitas yang menekan sendi, misalnya berlutut, jongkok, atau mengangkat beban berat (25 kg atau lebih), lebih rawan untuk terkena pengapuran tulang.

Olahraga Tertentu

Atlet olahraga sepak bola, tenis, atau lari jarak jauh mungkin berisiko lebih tinggi terkena pengapuran lutut. Namun olahraga ringan secara teratur bermanfaat untuk memperkuat persendian dan dapat menurunkan risiko pengapuran. Dan sebenarnya otot yang lemah di sekitar lutut dapat menjadi penyebab pengapuran lutut. Jadi kuncinya adalah seimbang dalam berolahraga.

Penyakit Lain

Para penderita artritis reumatoid lebih riskan untuk mengembangkan osteoartritis atau pengapuran sendi. Selain itu penderita gangguan metabolisme tertentu, seperti kelebihan zat besi atau kelebihan hormon pertumbuhan, juga memiliki risiko osteoartritis yang lebih besar.

Apa Saja Gejala Pengapuran Lutut?

Pengapuran sendi lutut berkembang secara bertahap seiring waktu dan biasanya tidak disadari sampai akhirnya menimbulkan gejala. Berikut adalah gejala pengapuran lutut yang sering dialami para penderitanya:

  • Rasa sakit/nyeri di lutut (biasanya memburuk setelah aktivitas atau penggunaan berlebihan)
  • Kekakuan di sendi
  • Pembengkakan di sendi (peradangan ringan dan rasa hangat juga dapat muncul)
  • Pergerakan jadi terbatas
  • Suara berderak “krek-krek” di lutut

Seraya penyakitnya berkembang, gejala pengapuran lutut juga akan bertambah berat. Rasa sakitnya jadi lebih sering muncul, dan bukan hanya muncul saat sedang berdiri, berjalan, atau aktif secara fisik.

Biasanya gejala pengapuran lutut lebih terlihat pada salah satu lutut, tapi juga bisa terjadi di keduanya, sering kali pada waktu yang berbeda. Sendi patellofemoral (di bagian depan lutut) dan sendi tibiofemoral medial (bagian dalam lutut) paling sering terkena. Sendi tibiofemoral lateral (sisi luar lutut) lebih jarang terkena.

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Pengapuran Sendi Lutut?

Saat Anda memeriksakan diri ke dokter, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan gejala-gejala yang Anda alami.

Beritahukan pada dokter apa yang membuat rasa sakitnya memburuk atau membaik untuk membantu dokter mendiagnosis secara tepat. Juga beritahukan bila ada anggota keluarga Anda lainnya yang mengalami pengapuran atau penyakit artritis (radang sendi).

Dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan tambahan menggunakan sinar-X atau scan MRI. Scan MRI dapat dilakukan bila pemeriksaan sinar-X belum cukup untuk memastikan penyebab nyeri sendi di lutut atau jika sinar-X menunjukkan bahwa ada jaringan sendi lain yang mungkin mengalami kerusakan.

Dokter juga dapat melakukan tes darah untuk memastikan apakah ada penyebab lain dari nyeri sendi, misalnya artritis reumatoid. Artritis reumatoid adalah jenis penyakit artritis lain yang disebabkan oleh kelainan sistem imun.

Bagaimana Pengobatan Pengapuran Sendi Lutut?

Meski tidak dapat disembuhkan, namun pengapuran sendi lutut dapat dikendalikan gejala-gejalanya. Berikut adalah jenis-jenis pengobatan dan perawatan yang direkomendasikan para pakar untuk meringankan gejala pengapuran lutut.

Kurangi Berat Badan

Menurunkan bahkan sedikit saja berat badan, jika dibutuhkan, dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit di lutut akibat pengapuran.

Olahraga yang Tepat

Jenis olahraga yang bagus adalah yang dapat memperkuat otot-otot di sekitar lutut, sehingga sendi jadi lebih stabil dan mengurangi rasa sakit. Olahraga atau latihan peredangan membantu menjaga persendian tetap fleksibel.

Obat Pereda Sakit dan OAINS

Obat-obatan yang dapat membantu mengurangi gejala pengapuran sendi lutut ialah asetaminofen/parasetamol, ibuprofen, atau naproxen sodium. Tapi sebaiknya jangan minum obat lebih dari 10 hari tanpa periksa ke dokter.

Konsumsi obat dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko efek samping. Bila obat yang dijual bebas tidak berhasil membantu, Anda perlu periksa ke dokter untuk mendapatkan rekomendasi obat yang lebih baik.

Injeksi Obat ke Lutut

Dokter dapat menginjeksi obat steroid atau hyaluronic acid langsung ke lutut. Steroid merupakan jenis obat anti-inflamasi yang kuat, sedangkan hyaluronic acid secara alami ada di dalam sendi sebagai cairan pelumas.

Terapi Alternatif

Beberapa terapi alternatif dapat efektif membantu, misalnya krim topikal (obat luar) seperti capsaicin, terapi akupuntur, atau konsumsi suplemen seperti glucosamine dan chondroitin atau SAMe.

Terapi Fisik dan Okupasi

Jika Anda kesulitan dalam aktivitas harian, mungkin dapat mencoba terapi fisik atau terapi okupasi. Seorang ahli terapi fisik dapat mengajarkan caranya memperkuat otot-otot dan meningkatkan kelenturan persendian Anda. Dan seorang ahli terapi okupasi dapat mengajarkan caranya melakukan aktivitas harian, termasuk pekerjaan rumah tangga, dengan lebih sedikit rasa sakit.

Herbal Ampuh untuk Obat Pengapuran Lutut Alami

Penelitian yang dirilis pada jurnal Functional Foods in Health and Disease menyelidiki khasiat herbal Noni juice untuk memperbaiki gejala-gejala dan kualitas hidup dari para penderita pengapuran.

Para peserta penelitian ini adalah pria dan wanita berusia 40 – 75 tahun yang telah didiagnosis memiliki pengapuran (osteoartritis) pada sendi lutut atau sendi pinggul mereka. Saat mengikuti penelitian mereka sedang tidak mengonsumsi obat resep apapun untuk penyakit pengapuran mereka.

Noni Juice sebagai Herbal untuk Pengapuran Sendi Lutut
Credit Photo: Bigbubblebee99 – Shuterstock

Dalam pengujian selama 12 minggu (3 bulan) mereka diberikan herbal Noni juice yang diminum sebanyak 89 ml setiap hari. Kemudian mereka diberikan 64 pertanyaan untuk mengetahui berbagai aspek kualitas hidup mereka pada sebelum dan sesudah pengujian.

Hasilnya memuaskan. Sebanyak 49 peserta (77%) diketahui memiliki perbedaan skala rata-rata sebelum dan sesudah pengujian.

Mereka mengaku jauh lebih puas dengan berbagai aspek dari kondisi kesehatan saat ini: termasuk pada aspek mobilitas (kesiapsiagaan untuk bergerak); kemampuan berjalan dan membungkukkan badan; fungsi tangan, jari, dan lengan; melakukan pekerjaan rumah tangga; kegiatan sosial; nyeri sendi; kesanggupan kerja; tingkat ketegangan; dan suasana hati.

Selain itu para peserta juga mengatakan bahwa mereka dapat mengurangi konsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.

Ulasan lebih lengkap mengenai bukti empiris (ulasan pengguna) dan ilmiah dari manfaat Noni ini bisa dibaca di artikel: “Noni juice: Obat Pengapuran Tulang Alami

Kesimpulan tentang Pengapuran Sendi Lutut

Apa itu pengapuran sendi lutut? Pengapuran (osteoartritis) sendi lutut adalah kondisi terjadinya keausan pada tulang rawan lutut, sehingga tulang-tulang di persendian bergesekan dengan lebih erat dengan hanya sedikit perlindungan dari tulang rawan.

Apa penyebab pengapuran lutut? Penyebab pengapuran lutut adalah kerusakan pada tulang rawan lutut. Ada macam-macam hal yang bisa menyebabkan kerusakan tersebut, antara lain penuaan, berat badan berlebih, keturunan, jenis kelamin, cedera tekanan berulang, olahraga tertentu, dan penyakit lain.

Apa saja gejala pengapuran lutut? Gejala pengapuran lutut yang sering dialami para penderitanya yaitu rasa sakit/nyeri di lutut, kekakuan, pembengkakan, pergerakan terbatas, dan suara berderak “krek-krek” di lutut.

Bagaimana pengobatan pengapuran lutut? Beberapa pengobatan atau perawatan yang disarankan ialah mengurangi berat badan, olahraga yang tepat, obat pereda sakit dan OAINS, injeksi obat ke lutut, serta terapi.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang pengapuran sendi lutut. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Verywell Health. What Is Knee Osteoarthritis?. https://www.verywellhealth.com/osteoarthritis-types-4013674

WebMD. Osteoarthritis of the Knee (Degenerative Arthritis of the Knee). https://www.webmd.com/osteoarthritis/ostearthritis-of-the-knee-degenerative-arthritis-of-the-knee

Wang, Mian-Ying, dkk. (2011). Morinda citrifolia L. (Noni) Improves The Quality of Life in Adults with Osteoarthritis. Functional Foods in Health and Disease. 1(2): 75 – 90. DOI: 10.31989/ffhd.v1i2.138

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>