5 Ciri-Ciri Kanker Usus yang Mudah Dikenali Sebelum Terlambat

1328
Ciri-Ciri Kanker Usus yang Mudah Dikenali
Credit Photo: Jan-Otto / iStock

Diedit:

Kanker usus besar berada pada peringkat ke-6 sebagai penyakit kanker terbanyak di Indonesia, karena itu kita semua perlu waspada terhadap kanker ini (sumber: Globocan). Sebelum kanker berkembang menjadi mematikan, biasanya dimulai dengan tanda-tanda khas tertentu, seperti kemunculan polip (tonjolan abnormal yang timbul dari selaput lendir) pada lapisan terdalam usus besar ataupun anus. Apa saja ciri-ciri kanker usus yang bisa dengan mudah dikenali?

Dalam artikel ini Anda akan melihat 5 ciri-ciri kanker usus yang mudah dikenali serta tanda-tanda kanker lainnya yang perlu diperhatikan agar bisa mendeteksinya sejak dini. Apa sajakah itu?

Apa Saja Ciri-Ciri Kanker Usus?

Tetapi polip tidak selalu berkembang menjadi sel kanker, hal ini bergantung pada jenis polip yang dialami. Contohnya; polip inflamasi dan polip hiperplastik—tidak akan berubah menjadi kanker, terkecuali posisinya berada di bagian atas usus besar. Usus buntu juga berpotensi terserang kanker usus besar karena lokasinya.

Adapula, polip adenomatosa yang dapat memicu kanker. Berikutnya displasia merupakan area yang tampak seperti sel abnormal pada lapisan usus besar, namun saat diteliti dibawah mikroskopik tidak tampak seperti kanker. Banyak kasus kanker usus besar yang bermula dari polip adenoma dan diperparah dengan penumpukan tinja pada usus, karena konstipasi (sulit buang air besar) dalam waktu lama. Adapula beberapa penyebab yang berasal dari kebiasaan buruk.

Polip dapat berbentuk seperti jamur atau datar dan tersembunyi di dalam usus besar. Apabila muncul polip sebaiknya segera disingkirkan, sehingga kanker usus besar dapat dicegah. Polip yang tampaknya ganas adalah adenomatosa polyposis familial yang langka. Polip ini sungguh mengerikan karena usus besar Anda dapat ditumbuhi ribuan benjolan yang biasanya menyerang mereka yang berusia di bawah 40 tahun.

5 Ciri-Ciri Kanker Usus yang Mudah Dikenali

Banyak dari gejala-gejala kanker usus besar dapat juga disebabkan oleh masalah kesehatan yang bukan kanker, seperti infeksi, wasir, sindrom iritasi usus, atau penyakit inflamasi usus.

Dalam kebanyakan kasus, orang yang merasakan keluhan serupa dengan gejala kanker usus besar ternyata diketahui tidak mengidap kanker. Akan tetapi, Anda tetap perlu waspada apabila merasakan ciri-ciri kanker usus berikut ini yang mudah dikenali:

  • Perubahan pola buang air besar, misalnya diare, sembelit, atau pengecilan ukuran feses, yang berlangsung selama lebih dari beberapa hari.
  • Merasa seperti harus buang air besar, tetapi perasaan ini tidak hilang meskipun sudah melakukannya.
  • Perdarahan pada area anus.
  • Feses berwarna gelap, atau berdarah.
  • Kram atau rasa nyeri pada perut.

Walaupun tidak ada gejala-gejala kanker usus besar seperti di atas, tetapi ingatlah bahwa kanker ini seringkali baru akan menunjukkan gejala setelah kanker sudah berkembang atau menyebar. Itulah sebabnya yang terbaik adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh meskipun tidak mengalami gejala apapun.

Karena kanker usus besar seringkali tidak menimbulkan gejala apapun sampai sudah mencapai stadium lanjut. Para ahli merekomendasikan bahwa siapapun yang berusia 50 tahun ke atas perlu melakukan pemeriksaan kanker usus.

Apabila kanker usus besar dideteksi sejak awal perkembangannya (sebelum menyebar), maka harapan pengidap kanker usus untuk hidup lebih dari 5 tahun adalah 90 persen. Ini berarti 9 dari 10 orang dengan kanker stadium awal mampu bertahan hidup setidaknya 5 tahun. Namun jika kanker telah menyebar ke luar area usus besar, maka angka harapan hidupnya akan berkurang.

Ciri-Ciri Kanker Usus Lainnya yang Perlu Diwaspadai

Selain dari 5 tanda-tanda kanker usus besar diatas, terdapat beberapa tanda-tanda kanker usus lain yang perlu dicermati, yaitu:

  • Kelemahan
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya.
  • Mual dan muntah
  • Pembengkakan pada perut.

Di samping itu, jika kanker ditemukan sejak dini, kemungkinan besar Anda belum perlu menjalani proses pengobatan atau pembedahan yang menyakitkan karena kanker masih lebih mudah dihilangkan. Herbal pun dapat dimanfaatkan untuk mencegah agar gejala-gejala kanker usus besar tidak bertambah parah.

Mencegah “Bibit Kanker Usus” dengan Bantuan Herbal Asli Indonesia

Selain mengenali ciri-ciri kanker usus sejak awal, ada langkah lain lagi yang bisa membantu untuk mencegah agar “bibit kanker” tidak tumbuh atau merembet ke bagian lain tubuh. Yaitu dengan mengonsumsi herbal. Di Indonesia sendiri terdapat banyak herbal anti kanker yang secara tradisional dipercaya sebagai obat kanker alami.

Salah satu herbal yang telah terbukti membantu dan aman dikonsumsi ialah Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans). Banyak laporan dari para pengguna Sarang Semut Papua yang berhasil membaik dari kanker. Memang Sarang Semut sendiri adalah satu jenis herbal asal Papua yang dikhususkan untuk penderita kanker.

Bahkan dalam keadaan tertentu, pengguna herbal ini sudah mulai merasakan tanda-tanda pemulihan hanya dalam 1-3 bulan penggunaan saja. Baca artikel berikut ini bila Anda ingin tahu lebih lanjut tentang Sarang Semut Papua.

Di samping Sarang Semut Papua, ada herbal lain yang dapat membantu menekan pertumbuhan kanker, terutama jika penggunaannya dikombinasikan bersama Sarang Semut. Herbal ini adalah Noni juice yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia).

Noni juice mengandung antioksidan-antioksidan kuat, seperti beta karoten, iridoid, vitamin C dan E, yang berguna untuk melawan radikal-radikal bebas berlebih di dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak DNA di dalam sel-sel yang masih sehat atau normal. Jika kerusakan tersebut dicegah, maka tentunya akan menghambat perkembangan sel-sel abnormal yang membentuk kanker.

Namun apabila dibandingkan, kemampuan herbal ini tidak sekuat Sarang Semut dalam membantu pengobatan kanker. Itu sebabnya Noni juice disarankan digunakan sebagai pendukung perawatan saja untuk menjaga dan memulihkan kondisi tubuh selama perawatan.

Cepat Tanggap dengan Ciri-Ciri Kanker Usus

Apabila tubuh Anda sekarang masih baru menunjukkan ciri-ciri kanker usus besar, maka kemungkinannya jauh lebih besar bahwa herbal membantu mengatasinya secara menyeluruh. Tetapi bukan berarti Anda yang sudah terlanjur didiagnosis mengidap kanker sudah tidak bisa lagi menjalani pengobatan herbal.

Segera kunjungi dokter yang Anda percayai apabila sudah terlihat ciri-ciri kanker usus besar seperti dideskripsikan artikel ini. Terlebih jika sudah dialami dalam waktu lama, untuk memastikan apa penyebab dari keluhan tersebut dan dapat ditangani dengan baik. Memang dalam tahap ini tindakan pencegahan kanker usus tak bisa dilakukan, namun pengobatan masih dapat dilakukan.

Herbal tetap bisa dimanfaatkan oleh para penderita kanker, sekalipun yang sudah mencapai stadium lanjut. Hanya saja hasilnya tidak akan seperti jika digunakan pada saat kanker masih stadium awal. Karena itu beberapa pasien memilih mengombinasikan pengobatan medis dengan herbal dan mereka bisa merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat.

Jika Anda sudah memeriksakan ciri-ciri kanker yang dialami dan baru saja didiagnosis mengidap kanker usus besar, berupayalah untuk tenangkan diri Anda dan yakinkan diri bahwa kanker bisa dikalahkan! Tetaplah semangat dan cari pengobatan yang paling sesuai dengan keadaan yang Anda hadapi. Hasil baik akan diperoleh oleh mereka yang pantang menyerah.

Sumber

Sumber Referensi:

Cancer Treatment Centers of America. Colorectal cancer symptoms. URL: https://www.cancercenter.com/cancer-types/colorectal-cancer/symptoms. Accessed: 2020-05-11

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143

Brown, Amy C. (2012). Anticancer Activity of Morinda citrifolia (Noni) Fruit: A Review. Phytotherapy Research. 26 (10): 1427-1440. DOI: 10.1002/ptr.4595