Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Penyebab Sembelit Penyebab Sembelit Shutterstock

21 Penyebab Sembelit yang Tidak Diduga-duga—Bagian 1

Kebanyakan orang percaya bahwa keluhan sembelit selalu disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan yang rendah serat. Mungkin Anda sendiri telah mendengar bagaimana dokter pribadi Anda menyarankan Anda untuk lebih banyak makan buah dan sayuran untuk mengatasi sembelit yang kerap Anda keluhkan.

Tetapi sebenarnya, ada banyak penyebab sembelit lain yang kadang tidak banyak disadari. Bahwa sebenarnya, kekurangan serat bukan satu-satunya penyebab utama seseorang mudah mengalami sembelit.

Rupanya sembelit juga bisa menjadi tanda adanya masalah dalam sistem tubuh Anda. Atau karena Anda mengonsumsi makanan tertentu yang memicu feses Anda menjadi lebih keras atau kekurangan kadar air.

Bila Anda sudah merasa mengonsumsi sayuran dan buah yang cukup akan tetapi tetap saja mengalami sembelit, mungkin beberapa penyebab sembelit inilah alasannya.

Inilah bagian pertama dari beberapa penyebab sembelit yang tidak Anda duga.

Mengonsumsi Susu

Komponen lemak dan protein dalam susu cenderung membuat seseorang mengalami perlambatan pencernaan. Ini karena komponen lemak dan protein tertentu dalam susu cenderung sulit dicerna dan memakan waktu lebih lama di dalam usus.

Menurut ulasan Dr. John McDougall Journal kondisi ini membuat pencernaan berjalan tidak lancar. Apalagi bila Anda juga tidak mengonsumsi cukup serat, maka feses yang dihasilkan akan lebih liat dan membuatnya lebih sulit untuk dikeluarkan.

Beberapa orang menunjukan reaksi pada saat terlalu banyak mengonsumsi susu, bisa menjadi diare atau justru menjadi sembelit. Ini berkaitan dengan tingkat sensitivitas sistem pencernaan seseorang dengan komponen laktosa dalam susu.

Mengonsumsi Protein

Pola makan yang kaya akan protein seperti daging merah, ikan-ikanan dan telur akan membuat tubuh Anda mengasup protein dalam jumlah besar. Di satu sisi mengasup protein banyak dipercaya membantu berat badan Anda tetap ideal, tetapi di sisi lain ini membuat Anda mengalami konstipasi.

Menurut sumber LIVESTRONG.COM, proses metabolisme protein berjalan cenderung lebih panjang karena diperlukan proses kimiawi di dalam liver sebelum kemudian bisa diserap oleh tubuh. Proses ini membutuhkan peran air yang cukup besar yang nantinya akan menjadi residu dan terbuang menuju urin.

Semakin banyak air yang masuk ke dalam sistem liver dan ginjal, semakin sedikit air yang masuk ke dalam usus. Ini menyebabkan komposisi air dalam feses berkurang dan membuatnya keras serta lebih sulit untuk keluar.

Mengonsumsi Cokelat

Dalam jurnal Pediatrics tahun 2006, dijelaskan pada beberapa orang dengan kecenderungan sistem kinerja usus yang lebih lemah, mengonsumsi cokelat akan memicu efek konstipasi. Hanya saja apa yang menyebabkan cokelat memicu konstipasi belum dapat dijelaskan.

Diduga karena dalam cokelat ditemukan komponen kafein. Kafein memiliki efek diuretik yang menyebabkan kuantitas urin meningkat. Ketika air kencing lebih banyak, air dalam usus mungkin akan berkurang dan memicu sembelit.

Alasan lain karena dalam kebanyakan produk cokelat di pasaran terkandung komponen susu. Terlalu banyak susu atau pada beberapa orang yang sensitif dengan susu akan menyebabkan efek sembelit.

Mengonsumsi Suplemen Kesehatan

Beberapa jenis suplemen kesehatan rupanya juga bisa berakibat buruk pada sistem pencernaan. Sebut saja jenis suplemen yang kaya akan kalsium dan zat besi. Sejumlah fakta menunjukan keduanya menyebabkan masalah konstipasi pada beberapa orang.

Dalam Canadian Journal of Gastroenterology tahun 2011 dijelaskan bahwa ketika kadar zat besi dan kalsium dalam usus berlebihan, akan menyebabkan pencernaan bekerja melambat dan menurunkan komposisi air dalam feses. Ini memicu kasus sembelit pada banyak orang.

Dijelaskan pula dalam LIVESTRONG.COM, mengonsumsi suplemen vitamin D berlebihan juga memicu terjadinya konstipasi. Ini karena vitamin D akan berkolerasi dengan kadar kalsium dalam tubuh.

Mengonsumsi Herbal

Beberapa jenis herbal seperti teh hitam, beberapa jenis minuman teh lain dari beberapa jenis dedaunan dan biji-bijian akan memicu terjadinya konstipasi. Dijelaskan pula dalam LIVESTRONG.COM bahwa herbal lain seperti chitosan juga dapat memicu konstipasi.

Sejumlah herbal seperti contoh saja teh hitam dan teh merah memiliki kandungan kafein meski dalam kadar ringan. Tetapi ketika jumlahnya berlebihan kafein dalam teh menyebabkan efek diuretik. Tingginya kadar air yang masuk ke dalam ginjal akan menurunkan kadar air dalam usus dan menjadi penyebab sembelit

Mengonsumsi Karbohidrat Berlebihan

Kita memang membutuhkan karbohidrat, ini bukan sesuatu yang bisa dipungkiri. Anda bisa bertahan hidup tanpa karbohidrat dalam jangka tertentu, tetapi tidak untuk jangka panjang. Karena karbohidrat adalah komponen primer pembentukan energi tubuh.

Karbohidrat sendiri terbagi dalam sejumlah formula, yakni gula, serat dan pati. Dan bagian yang justru menjadi masalah pada kasus sembelit adalah pati. Zat pati cenderung memberatkan fungsi pencernaan. Dan menyisakan komponen feses yang liat dan keras.

Sejumlah makanan dengan kadar pati tinggi dan rendah serat seperti nasi putih, pisang yang belum sepenuhnya matang, roti tawar, singkong dan beberapa sumber pati lain bisa menjadi contoh makanan yang menjadi penyebab sembelit. Sebagaimana dijelaskan dalam laman MedicineNet.com.

Mengonsumsi Obat Analgesik

Sejumlah jenis obat analgesik atau pereda nyeri juga dapat menjadi penyebab sembelit menurut sumber Health. beberapa yang relatif dominan memicu sembelit adalah ibuprofen dan aspirin. Jenis analgesik agresif seperti Opioid juga dikenal memiliki efek konstipasi yang berat.

Tidak disarankan untuk mengonsumsi obat analgesik dalam waktu berkepanjangan dan jumlah berlebihan. Karena terapi analgesik akan meningkatkan kinerja liver dan mendorong suplai air menuju liver kemudian ginjal. Inilah yang dapat memicu terjadinya sembelit.

Dalam pandangan lain, efek analgesik ini terjadi karena kinerja obat yang juga menjadi anti piretik atau anti demam. Pasien pada umumnya akan memproduksi lebih banyak keringat sebagai mekanisme tubuh menyamakan suhu tubuh dengan suhu ruangan. Proses berkeringat inilah yang membuat kadar air yang seharusnya tersuplai menuju usus berkurang.

Terlalu Banyak Antasida

Ada banyak alasan kenapa mengasup terlalu banyak terapi antasida akan memicu terjadinya sembelit. Tetapi menurut sumber Health, alasan utamanya karena antasida pada umumnya mengandung kalsium, magnesium dan alumunium.

Komponen mineral logam yang bisa memberatkan kerja usus dan mendorong sejumlah enzim diproduksi lebih banyak. Ini kondisi yang memicu terjadinya sembelit.

Selain itu, terlalu banyak komponen logam berat dalam tubuh, terutama jenis alumunium akan menyebabkan tubuh mensuplai lebih banyak air ke dalam hati dan ginjal. Sebagaimana dijelaskan ketika suplai air menuju ginjal meningkat drastis, maka suplai air menuju usus bisa berkurang.

Mengonsumsi Anti Histamin

Dalam laman WebMD, dijelaskan bahwa beberapa jenis obat bisa memberi efek sembelit pada konsumennya. Salah satunya adalah jenis obat terapi untuk alergi, yakni anti histamin.

Pada umumnya jenis anti histamin yang memicu masalah sembelit adalah anti histamin yang lazim digunakan untuk keluhan flu dan batuk, seperti jenis obat diphenhydramine. Jenis anti histamin ini turut berperan melemahkan otot usus dan menurunkan fungsi peristaltik usus.

Tetapi tidak hanya komponen anti histamin saja, beberapa jenis komponen untuk obat batuk seperti ephedrine and terbutaline juga terbukti memberi efek konstipasi pada beberapa pasien.

Mengonsumsi Anti Depresan

Beberapa jenis anti depresan bekerja dengan mempengaruhi kinerja hormon serotonin.  Beberapa anti depresan bekerja pada pelemasan fungsi saraf dan otot. Hanya saja kinerja anti depresan ini tidak secara langsung juga menurunkan fungsi pencernaan terutama fungsi pembuangan.

Sebagaimana dijelaskan dalam verywell, penurunan fungsi saraf dan otot akibat mengonsumsi obat anti depresan membuat fungsi peristaltik dan kepekaan fungsi saraf area anus menurun. Kondisi ini yang menjadi penyebab sembelit.

Anda yang mengalami kasus depresi dan harus mengonsumsi anti depresan dalam jangka panjang disarankan mengonsumsi lebih banyak air dengan asupan sayur dan buah yang tinggi.  Bila feses memiliki komposisi air dan serat lebih banyak, tidak diperlukan kinerja peristaltik berlebihan untuk membuatnya keluar.

Kami sudah menguraikan 10 macam penyebab sembelit yang tidak Anda kira sebelumnya. Rupanya sembelit bukan melulu soal kekurangan asupan serat dan air. Masih ada 11 lagi alasan kenapa seseorang mengalami sembelit di ulasan artikel selanjutnya.

FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram

Log In or Register