20 Suplemen yang Disarankan Untuk Mendorong Kinerja Otak: Bagian 2

551

Diedit:

Otak adalah salah satu organ yang terpenting agar seluruh fungsi tubuh berjalan dengan baik. Otak membutuhkan banyak energi dan menggunakan sekitar seperlima dari semua darah yang dipompa oleh jantung Anda. Karena itu memenuhi asupan nutrisi otak sangat penting baginya agar tetap bekerja dengan semestinya.

Artikel kami sebelumnya sudah membahas bagian pertama dari 20 suplemen atau nutrisi untuk kinerja otak. Masih ada beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan kinerja otak serta menjaga kemampuan berpikir, konsentrasi, dan daya ingat memori. Berikut adalah bagian kedua dari daftar asupan untuk nutrisi otak:

Acetyl-L-Carnitine

Senyawa satu ini termasuk dalam jenis asam amino non esensial karena dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Senyawa ini diperoleh dari proses sintesis alami asam amino methionine dan lysine. Fungsi utamanya sebenarnya berkaitan dengan metabolisme dan pengelolaan produksi energi dalam tubuh.

Senyawa yang kadang hanya disebut L-carnitine ini dikatakan bermanfaat bagi kesehatan otak, terutama mencegah proses penuaan dalam jaringan otak. Termasuk untuk menunda masalah kepikunan akibat faktor usia.

Anda bisa mendapatkan asupan L-Carnitine ini dengan mengonsumsi sejumlah asupan makanan hewani terutama daging merah. Menurut sumber LIVESTRONG.COM, secara alami L-carnitine didapat dalam formula asalnya, methionine dan lysine juga dalam formula utamanya sebagai L-carnitine.

Dalam daging merah dikatakan setidaknya terdapat 80 mg komponen pembentuk dan 80 mg substansi utama dalam setiap 3 ons sajian. Selain dalam daging merah, L-carnitine juga ditemukan dalam daging ikan terutama jenis ikan cod, sekitar 7 mg untuk setiap 4 onsnya. Dalam daging ayam, terutama bagian dada, juga terdapat setidaknya 3 – 5 mg untuk setiap 4 onsnya.

Kolin

Kolin adalah salah satu jenis nutrisi otak yang berperan sangat besar bagi kesehatannya. Kolin merupakan bagian dari jenis vitamin B yang diketahui berperan dalam pembentukan sel pada otot, jaringan–jaringan, hingga pada otak. Termasuk pula berperan dalam pembentukan energi.

Sebagai vitamin yang larut dalam air, vitamin ini bekerja pula dalam menjaga fungsi otak, terutama dalam membantu menjaga fungsi saraf, menjaga kinerja memori, dan berperan dalam fungsi neurotransmitter dalam otak.

Menurut sumber DrAxe.COM, juga dijelaskan bahwa kolin mampu menjaga kualitas neurotransmitter agar tidak cepat usang oleh usia. Selain itu, senyawa ini juga berpengaruh pada kinerja hormon, termasuk dalam membantu menjaga kestabilan mood.

Anda bisa mendapatkan asupan kolin dengan mengonsumsi beragam jenis ikan-ikanan, kuning telur, jenis kecambah, hati sapi serta ayam. Tubuh kita membutuhkan kolin dalam kadar sekitar 125 mg untuk anak dan bayi hingga 550 mg untuk wanita menyusui.

Dewasa ini, dunia kesehatan juga mengenalkan citicoline yang sebenarnya bentuk lain dari kolin. Menurut LIVESTRONG.COM , kolin adalah komponen utama dari citicoline dan di dalam tubuh sebagian dari citicoline juga diubah kembali menjadi kolin.

Vitamin C dan E

Vitamin C dan E ternyata juga memiliki peran cukup besar dalam membantu menjaga kesehatan serta mengoptimalkan performa otak. Mereka yang mengasup cukup vitamin C dan E akan mendapatkan stimulan yang memadai untuk mencegah efek penuaan pada otak, bahkan sanggup mencegah kerusakan otak terkait dengan alzheimer dan demensia.

Baca juga:  20 Suplemen yang Disarankan Untuk Mendorong Kinerja Otak: Bagian 1

Vitamin C dan E yang Anda dapatkan dari jenis makanan alami biasanya juga dilengkapi dengan sederet jenis anti oksidan, selain komponen dari vitamin C dan E sendiri yang sebenarnya adalah anti oksidan. Sejumlah fakta mengatakan bahwa kerusakan dan penurunan fungsi otak erat kaitannya dengan tingginya aspek oksidan dalam tubuh yang mengoksidasi sel-sel dalam otak.

Menurut Health.COM, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin C dan E dari berbagai jenis makanan. Bahkan dari makanan sehari-hari yang Anda asup, termasuk aneka sayuran berwarna hijau dan berwarna cerah, buah-buahan terutama jenis beri. Juga dalam sejumlah jenis makanan kecambah, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Vitamin K

Vitamin K juga bekerja sebagai salah satu suplemen otak dalam membantu menjaga dan mengoptimalkan fungsi kognitif. Pada mereka yang mendapatkan cukup asupan vitamin K terbukti akan memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dan lebih bertahan lama. Hal ini dijelaskan dalam Jurnal bertajuk ‘Vitamin K and brain function’ tahun 2013.

Tidak hanya sebagai bantuan untuk fungsi kognitif. Dalam riset-riset lain terungkap bagaimana vitamin K bekerja sebagai suplemen penting dalam membantu kinerja otak. Menurut NUTRAingredients-usa.COM, dikatakan bahwa vitamin K berperan dalam memelihara daya ingat, terutama bagi para lansia. Sedangkan menurut riset yang diungkap pada Advances.Nutrition.ORG, dikatakan vitamin K berperan besar dalam menjaga fungsi neurotransmitter, saraf pusat, dan saraf tepi.

Anda bisa mendapatkan asupan vitamin K dari berbagai jenis asupan makanan. Mengenai jenis-jenis makanan sumber vitamin K untuk memenuhi kebutuhan tubuh, Anda bisa membacanya di artikel: Kenali Sumber Makanan Vitamin K Demi Kelangsungan Hidup Anda!

Triptofan

Berdasarkan sumber BeBrainFit.COM, senyawa ini adalah jenis asam amino esensial yang bekerja memengaruhi produksi serotonin, hormon yang bekerja mempengaruhi mood, fokus, kualitas tidur, daya tahan terhadap tekanan, dan nafsu makan. Dikatakan bahwa mereka yang memiliki kadar serotonin rendah cenderung lebih rentan mengalami depresi.

Studi yang dilaporkan dalam International Journal of Tryptophans Research tahun 2009 bertajuk ‘L-Tryptophan: Basic Metabolic Functions, Behavioral Research and Therapeutic Indications’ membuktikan bagaimana senyawa triptofan bisa bekerja sebagai anti depresan dengan menstimulasi produksi serotonin.

Bahkan juga disebutkan bahwa kekurangan triptofan juga dikaitkan dengan kasus gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Kekurangan triptofan juga dihubungkan dengan masalah daya ingat serta penurunan kemampuan kognitif.

Anda bisa mendapatkan asupan triptofan melalui suplemen atau dengan mengonsumsi sejumlah asupan alami seperti kacang-kacangan, susu dan turunannya, daging merah, daging unggas, ikan-ikanan, telur, dan gandum.

Huperzine A

Huperzine adalah sejenis tanaman yang lazim digunakan dalam terapi kesehatan Tiongkok dan memang bermanfaat bagi kesehatan otak. VeryWell.COM, mengungkap bagaimana suplemen otak ini bekerja membantu meningkatan kinerja daya ingat, konsentrasi, daya pikir, termasuk mencegah kepikunan dan penurunan kognitif terkait usia.

Baca juga:  20 Suplemen yang Disarankan Untuk Mendorong Kinerja Otak: Bagian 3

Senyawa dalam huperzine mampu membantu mengaktifkan sejenis enzim dalam otak yang menekan produksi acetylcholine, sehingga dapat menghambat berkembangnya kerusakan sel yang berkaitan dengan alzheimer dan demensia. Juga membantu melindungi otak dari efek oksidasi sel dan menstimulasi proses pembentukan sel baru. Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu jurnal yang diterbitkan Acta Pharmacologica Sinica 1999 bertajuk ‘Huperzine-A in capsules and tablets for treating patients with Alzheimer disease.’

L-Theanine

Satu lagi jenis asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh Anda mendapatkannya terutama dari minuman teh. Bila kebanyakan nutrisi otak bekerja untuk menstimulasi kinerja, justru L-theanine bekerja untuk membantu menekan efek samping dari tekanan yang muncul akibat stimulan berlebihan. Dengan kata lain nutrisi otak ini bekerja sebagai anti depresan.

Namun sebagaimana dijelaskan dalam BeBrainFit.COM, L-theanine justru membantu Anda tetap tenang dan fokus bahkan sewaktu sedang tertekan. Juga membantu menjaga kestabilan mood meski sedang terbebani oleh tekanan kerja atau yang berkaitan dengan psikologis. Semua kemampuan ini berkaitan dengan manfaat kinerja L-theanine dalam membantu meningkatkan jalinan neurotransmitter.

Kemampuan uniknya juga membantu Anda lebih tahan terhadap stres dan lebih baik menghadapi kecemasan. Tetapi senyawa ini bukan bersifat sedatif yang memberi efek kantuk, justru membantu Anda mendapatkan kualitas tidur lebih baik dan bangun dengan perasaan segar. Ini karena senyawa ini membantu mendorong lebih banyak oksigen menuju otak.

Kurkumin

Kebanyakan orang sudah tahu bahwa senyawa yang terkandung dalam temulawak dan kunyit ini bermanfaat menambah selera makan dan kesehatan hati. Namun rupanya kurkumin juga bisa Anda manfaatkan sebagai nutrisi otak.

Menurut Psychopharmacology 2008, dijelaskan bahwa kurkumin dapat bekerja sebagai stimulan hormon serotonin dan dopamin yang bertanggung jawab untuk membantu Anda merasa lebih nyaman, lebih rileks, dan bahagia. Bahkan kinerjanya dianggap sama baiknya dengan sejumlah jenis obat anti depresan yang lazim diberikan untuk pasien depresi.

Dalam laman BeBrainFit.COM, dijelaskan sejumlah riset mengenai pemanfaatan kurkumin untuk membantu mempertahankan daya ingat serta melindungi jaringan otak yang berkaitan dengan daya ingat. Juga membantu mencegah kerusakan jaringan otak terkait dengan penuaan, termasuk mencegah alzheimer.

Ingatlah bahwa kesehatan otak sangat penting bagi keseluruhan fungsi tubuh Anda. Jadi berikan dia nutrisi dan suplemen yang kaya akan anti oksidan, vitamin, dan mineral memberikan energi dan dukungan yang dibutuhkan untuk melawan berbagai kerusakan maupun penyakit.

Artikel ini sudah membahas bagian kedua dari 20 suplemen otak yang akan membantu Anda menjaga kesehatannya—lebih tepatnya untuk membantu Anda meningkatkan performanya dan menjaga ketahanan otak dari stres dan dampak penuaan. Simaklah ulasan bagian ketiga mengenai nutrisi otak di artikel selanjutnya.