10 Manfaat Telur Jika Dimakan secara Rutin

630
Shutterstock

Diedit:

Mengonsumsi telur adalah salah satu pilihan terjangkau untuk mendapatkan asupan hewani. Nutrisi dalam kandungan telur cenderung serupa dengan kandungan nutrisi pada jenis makanan hewani lain, tetapi dengan harga yang jauh lebih ekonomis.

Itu sebabnya, sajian telur yang juga dikenal menggugah selera ini banyak disukai orang. Dan rupanya bukan hanya lezat dan murah meriah, telur juga kaya akan manfaat bagi kesehatan.

Dalam laman AUTHORITY NUTRITION, telur diklasifikasikan sebagai salah satu jenis superfood. Hanya makanan dengan manfaat yang sangat tinggi dan bervariasi saja yang bisa dimasukkan dalam kategori makanan superfood.

Apakah telur memang demikian bermanfaat bagi tubuh manusia? Apa saja sebenarnya manfaat telur bagi tubuh kita? Berikut 10 manfaat utama telur bagi kesehatan.

Sebagai Sumber Nutrisi Terjangkau

Tak setiap orang bisa membeli daging-dagingan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Dan telur bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa harus menguras kantung terlalu dalam.

Telur diklaim sebagai salah satu makanan dengan kandungan nutrisi paling lengkap. Dan karenanya sangat cocok untuk diberikan pada segala usia, gender dan kondisi pasien. Hanya pasien dengan kondisi alergi telur atau memiliki kerentanan tertentu dengan komponen telur tidak diijinkan mengonsumsi telur.

Dan kandungan nutrisi dalam sebutir telur rebus saja sudah sangat lengkap. Karena Anda akan menemukan komponen vitamin mulai dari vitamin A, B12, B9, B6, B5, B2, D, E dan K. Vitamin A dalam telur mencapai 6% kebutuhan tubuh dan folat atau vitamin B9 mencapai 5% kebutuhan tubuh.

Dalam telur juga terkandung mineral selenium dalam kadar relatif tinggi hingga 22 % kebutuhan tubuh dan fosfor hingga 9 % kebutuhan tubuh. Selain itu juga ditemukan kandungan kalsium dan zink dalam dosis yang lebih kecil.

Bagian terbaiknya adalah telur mengandung komponen nutrisi protein yang sangat lengkap. Memiliki komponen asam amino essensial yang lengkap sempurna dalam komposisi yang tepat.

Juga mengandung komponen lemak, baik lemak jenuh maupun lemak tak jenuh. Beberapa memang diperoleh dari proses peternakan khusus, tetapi sebagian memang alami dimiliki oleh telur.Komponen lipid dari telur memungkinkan sebagian kolesterol dalam telur berkembang menjadi HDL kolesterol yang baik untuk tubuh.

Sebagai Makanan Berkalori yang Aman

Sekalipun diketahui mengandung 77 kalori dalam satu butirnya dan mengandung kolesterol hingga 212 mg atau sama dengan 70 % kebutuhan kolesterol tubuh, ternyata telur sama sekali bukan musuh bagi Anda.

Ada banyak alasan kenapa telur aman sekalipun ditemukan kaya kolesterol. Ini karena sebagian besar komponen kolesterol mengandung lipid sehingga meningkatkan kadar HDL kolesterol dalam darah.

Dalam American Heart Association Journal tahun 1996  juga dijelaskan mekanisme kinerja kolesterol dalam tubuh. Untuk memenuhi target kadar kolesterol tubuh, hati memang memiliki kemampun memproduksi kolesterol. Ketika kita mengasup kolesterol lebih, maka hati akan menurunkan produksi kolesterolnya. Ini membuat kadar kolesterol dalam tubuh tetap terjaga.

70% orang yang mengonsumsi telur tidak menunjukan adanya reaksi kenaikan kolesterol yang perlu diwaspadai. Dan karenanya selama dalam kadar moderat kolesterol telur sama sekali tidak harus ditakuti.

Bahkan dalam riset yang diterbitkan pada Journal of Internal Medicine tahun 1994 menunjukan bahwa mengonsumsi telur 2 butir rutin selama 6 pekan bisa meningkatkan kadar HDL kolesterol hingga 10%. Kandungan lipid dalam telur membantu meningkatkan kadar HDL kolesterol.

Dan karenanya telur sebenarnya relatif sangat aman untuk dikonsumsi tanpa banyak memberi pengaruh pada kasus diabetes, masalah jantung dan hipertensi. Sebuah ulasan pada The BMJ atas 17 riset dengan 263.938 sampel membuktikan telur tidak berkolerasi dengan stroke dan penyakit jantung.

Mengandung Protein Kolin

Senyawa protein ini berperan besar pada fungsi otak dan sangat disayangkan tak banyak untuk kita bisa menemukan komponen kolin ini pada makanan yang kita konsumsi. Telur termasuk salah satu dengan kandungan kolin yang tinggi.

Kolin bermanfaat pada fungsi neurotransmitter dan fungsi produksi membran sel pada otak. Juga memiliki peran mengirimkan sinyal mollekul pada otak untuk menjaga kesinambungan fungsi saraf. Ini sangat bermanfaat pada fungsi ingatan, kendali motorik dan sejumlah fungsi kognitif.

Dan menurut sumber AUTHORITY NUTRITION dalam satu butir telur matang rebus bisa mengandung setidaknya 100 mg kolin untuk Anda asup. Kadar yang relatif tinggi untuk menutrisi tubuh Anda.

Mengubah Karakter LDL Kolesterol

Sebenarnya LDL kolesterol memiliki 2 karakter, pertama berukuran kecil dan kedua berukuran besar. Semakin kecil ukuran kolesterol, semakin besar kemungkinan kolesterol melekat pada pembuluh darah, membentuk plak dan mengganggu kinerja pembuluh darah, sirkulasi darah dan jantung.

Dan terdapat manfaat telur yang efektif mengubah ukuran kolesterol dari kecil menjadi besar. Ini dijelaskan dalam The Journal of Nutritional Chemistry terbitan dari tahun 2010. Ada pengaruh sejumlah komponen protein dan komponen lipid pada telur yang memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh.

Baik untuk Kesehatan Mata

Telur dikenal kaya akan manfaat vitamin A. Bukan hanya vitamin A tetapi juga komponen anti oksidan betakaroten yang bekerja sebagai provitamin A. Ini membantu melindungi dan menjaga sel-sel dan jaringan mata untuk rusak.

Telur juga mengandung komponen flavonoid Lutein dan Zeaxanthin. Kadar Keduanya dikenal memiliki manfaat untuk mata, termasuk melindungi retina dari kerusakan dan memaksimalkan regenerasi sel pada tubuh.

Dalam Investigative Opthalmology and Visual Science Journal tahun 2003 dikatakan bahwa mengonsumsi kedua komponen flavonoid ini secara rutin akan membantu melindungi mata dari kasus katarak dan macular degeneration. Kedua penyakit ini adalah dua kondisi yang erat kaitannya dengan usia.

Disebutkan bahwa dalam 1 kuning telur setiap hari selama 4,5 pekan terbukti meningkatkan kadar lutein dalam darah sekitar 28 – 50 % dan zeaxanthin hingga 114 – 142 % dalam darah.

Membantu Mengendalikan Trigliserida

Trigliserida adalah komponen cadangan lemak yang berada pada aliran darah dan area bawah kulit. Ini adalah lemak pertama yang mudah terbakar ketika Anda melakukan pembentukan energi.

Mereka dengan kadar trigliserida tinggi biasanya memiliki isu dengan obesitas dan diabetes. Karena lemak cadangan ini salah satu yang menyebabkan efek gemuk pada tubuh. Meski berbeda karakter dengan kolesterol, tetapi dengan menambah komponen lemak tak jenuh, keberadaan trigliserida dapat dikurangi.

Ada kaitan antara konsumsi lemak tak jenuh dengan pembakaran lemak cadangan ini. dan itu sebabnya pada telur yang diperoleh dari proses penambahan kadar omega 3, ada manfaat penurunan kadar trigliserida yang efektif.

Menurut laporan Journal of Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases tahun 2007, dikatakan mengonsumsi telur yang diperkaya asam lemak omega 3 dengan rutin 5 buah setiap pekan selama 3 pekan akan membantu menurunkan kadar trigliserida hingga 18%.

Membantu Meningkatkan Metabolisme

Telur memiliki komponen vitamin B yang cukup lengkap dengan kadar yang relatif cukup. Vitamin B memiliki peran kompleks dalam tubuh dan salah satunya membantu proses metabolisme dalam tubuh berjalan dengan baik.

Dengan mengasup telur, Anda membantu tubuh menjaga stabilitas metabolisme dengan lebih baik. Ini karena komponen protein tinggi dalam telur memberi efek pendorong metabolisme hingga 100 kalori perhari.

Sebagaimana diungkap dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2002 yang mengungkap fakta seputar manfaat asupan tinggi protein terhadap proses penurunan berat badan dan efektifitas metabolisme.

Memiliki Efek Mengenyangkan

Beberapa program diet menyertakan telur sebagai bagian dari menu. Beberapa memerintahkan untuk mengonsumsi telur rebus utuh ketika sarapan untuk membantu mendongkrak asupan protein dalam menu.

Menarik sekali ketika ditemukan fakta bahwa mengonsumsi 1 buah telur rebus saja bisa memberi efek mengenyangkan yang tahan lama. Ini karena telur memiliki kandungan protein yang tinggi yang memberi efek penuh pada perut.

Protein sendiri memang cenderung lambat untuk dicerna juga menghambat produksi hormon ghrelin yang memicu rasa lapar. Ini yang menjadikan manfaat telur rebus sangat baik untuk menahan rasa lapar dalam waktu lama.

Membantu Membentuk Otot

Kandungan protein dalam telur sangat tinggi dan asam amino essensial dalam telur terbilang lengkap dengan komposisi yang cukup. Ini membantu mensuplai kebutuhan nutrisi tubuh dengan efektif hanya dengan 1 butir telur.

Telur sendiri diketahui memberi manfaat untuk mereka yang membutuhkan ekstra protein. Biasanya orang membutuhkan ekstra protein untuk membantu membentuk otot. Protein adalah komponen dari massa otot. Dan untuk mendorong penyerapan protein ke dalam jaringan otot, diperlukan latihan fisik yang kuat.

Membantu Menyembuhkan Luka

Putih telur dikenal mengandung albumin yang tinggi. Albumin sendiri memiliki pengaruh positif terhadap proses penyembuhan luka dan proses perbaikan jaringan kulit dan ligamen yang rusak.

Menurut riset yang diungkap dalam The Romanian Society for Cell Biology tahun 2015 menunjukan bagaimana pemanfaatan ekstraksi albumin dalam putih telur efektif mempercepat penyembuhan luka dengan efektif.

Jadi berapa banyak telur yang aman untuk Anda konsumsi? Sebenarnya ini sangat relatif dan sulit untuk ditentukan. Bisa dikatakan sebanyak apa tubuh Anda bisa mengonsumsi telur bersifat personal tergantung pada sebanyak apa Anda menjalankan latihan fisik. Karena pemanfaatan protein telur akan lebih optimal dengan peran olahraga.

Pada dasarnya telur sendiri sangat bermanfaat dan baik untuk kesehatan tubuh. Hanya saja tingginya kadar kalori dan elemen kolesterol tetap perlu menjadi pertimbangan Anda.

Sebaiknya tidak mengonsumsi 1 butir telur sehari kecuali Anda memliki waktu lebih untuk menjalankan latihan fisik. Justru latihan fisik akan mendorong protein dalam telur dialihkan menjadi otot. Dengan begitu Anda akan merasakan sepenuhnya manfaat telur bagi kesehatan.