Tonsilitis: Radang Amandel

515

Diedit:

Amandel atau tonsil terletak di kedua sisi belakang tenggorokan. Kedua amandel tersebut berperan sebagai penyaring yang menghalangi bakteri masuk ke dalam saluran pernapasan. Mereka juga memproduksi antibodi untuk membasmi infeksi penyakit. Tapi terkadang amandel pun dapat menjadi sakit sehingga terjadilah radang amandel atau tonsilitis. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobatinya?

Penyebab Tonsilitis—Radang Amandel

Tonsilitis dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Penyebab umumnya adalah bakteri Streptococcus, sedangkan penyebab lainya yakni adenovirus, virus influenza, virus Epstein-Barr, virus parainfluenza, enterovirus, serta virus herpes simpleks.

Amandel merupakan benteng pertahanan pertama yang dimiliki sistem imun dalam pertahanan melawan bakteri dan virus yang masuk melalui mulut. Perannya inilah yang membuat amandel rentan mengalami infeksi dan peradangan.

Gejala Tonsilitis—Radang Amandel

Gejala khas dari tonsilitis adalah peradangan dan pembengkakan dari kedua amandel, bahkan adakalanya cukup parah sampai menganggu pernapasan. Sedangkan gejala lainnya termasuk:

  • Sakit tenggorokan
  • Amandel yang kemerahan
  • Lapisan putih atau kuning pada amandel
  • Lepuhan yang menyakitkan atau borok di tenggorokan
  • Suara serak atau bahkan kehilangan suara
  • Sakit telinga
  • Sulit menelan atau bernapas lewat mulut
  • Pembengkakan kelenjar di sekitar leher atau rahang
  • Demam dan meriang
  • Bau nafas tidak sedap

Cara Mencegah Tonsilitis—Radang Amandel

Virus maupun bakteri penyebab radang amandel bersifat menular. Karenanya, cara terbaik untuk mencegah tonsilitis yakni dengan menerapkan gaya hidup bersih. Dua hal yang terutama adalah sering mencuci sampai bersih seluruhnya (khususnya sehabis dari toilet dan sebelum makan) serta tidak berbagi makanan/minuman maupun peralatan makan/minum.

Dan bagi Anda atau anak Anda yang sudah terlanjur terkena radang amandel, berupayalah agar viurs/bakteri tidak sampai menular ke orang lain. Caranya yakni:

  • Tidak keluar rumah sampai kondisinya pulih.
  • Tanyakan kepada dokter kapan waktunya Anda atau anak Anda dapat kembali bekerja atau bersekolah.
  • Ajarkan anak Anda untuk selalu menutup mulut dengan tisu ketika bersin atau batuk.
  • Ajarkan anak Anda untuk selalu mencuci tangan setelah bersin/batuk.
Baca juga:  Penyakit Tonsilitis: Info seputar Peradangan Amandel

Cara Mengobati Tonsilitis—Radang Amandel

Entah penyebabnya adalah virus ataupun bakteri, Anda dapat tetap menjalankan perawatan rumahan yang dapat membuat Anda lebih nyaman dan mempercepat proses pemulihan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Istirahat total dengan banyak tidur dan tidak banyak bersuara.
  • Banyak minum air supaya tenggorokan tetap lembap dan mencegah dehidrasi.
  • Konsumsi makanan berkuah yang hangat dan minuman dingin.
  • Berkumurlah dengan air garam yang hangat.
  • Mandi dengan air hangat agar Anda bisa menghirup uap panas.
  • Mengisap permen lozenge untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Bebaskan rumah dari pemicu iritasi, misalnya asap rokok.
  • Obati rasa sakit dan demam dengan mengunjungi dokter setempat. Dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri dan penurun demam.

Adakalanya tonsilitis diakibatkan oleh infeksi bakteri, maka Anda perlu mendatangi dokter. Ia mungkin akan meresepkan obat antibiotik yang harus dihabiskan agar infeksi teratasi secara menyeluruh. Pada kasus yang lebih parah mungkin dibutuhkan bedah pengangkatan amandel (tonsilektomi) jika tonsilitis sudah kronis serta tidak terpengaruh oleh obat antibiotik.