Terlalu Narsis? Bisa Jadi Itu Gejala Gangguan Kepribadian Narsistik!

529

Diedit:

Mungkin Anda mengenal seseorang yang bisa dibilang terlalu narsis, sampai-sampai menganggap dirinya spesial dan orang lain tidak berharga. Anda pasti merasa sangat kesal dengan orang semacam itu. Namun, tahukah Anda bahwa terdapat gangguan kepribadian—namanya narsistik, yang salah satu gejalanya adalah berperilaku sangat narsis?

Jika seseorang menderita suatu gangguan keprbadian, maka orang ini akan memiliki sifat-sifat yang membuatnya berpikir dan berperilaku tidak biasa. Akibatnya, mereka tidak mampu bersosialisasi dengan baik. Orang yang menderita gangguan narsistik sangat percaya bahwa dirinya lebih hebat dari orang lain, namun ketika sedikit saja dikritik, ia akan bereaksi berlebihan.

Apa Saja Gejala yang Diperlihatkan oleh Gangguan Kepribadian Narsistik?

Gangguan kepribadian narsistik dicirikan dengan perilaku emosional serta dramatis, dan gejala-gejalanya dapat diuraikan seperti berikut ini:

  • Berfantasi memiliki kekuatan, kesuksesan, dan ketampanan/kecantikan
  • Membesar-besarkan pencapaian serta talentanya
  • Selalu mengharapkan pujian dan kekaguman dari orang lain
  • Percaya dan berperilaku seakan dirinya spesial
  • Tidak sanggup memahami emosi/perasaan orang lain
  • Mengharapkan orang lain selalu mengikuti ide dan rencananya
  • Memanfaatkan orang lain
  • Meremehkan bahkan menghina orang yang dianggap kurang berharga
  • Sering merasa iri
  • Percaya bahwa orang lain merasa iri juga dengannya
  • Menetapkan rencana-rencana yang tidak realistis
  • Terlalu mudah tersinggung
  • Terlihat sangat percaya diri dan tidak punya emosi, namun sebenarnya sangat rapuh

Walaupun kepercayaan diri sangat penting, namun jika berlebihan sampai merasa diri spesial bahkan memuja diri sendiri, ini bukan kepercayaan diri yang sehat. Kalau Anda memiliki kepercayaan diri yang sehat, maka Anda tidak akan menganggap diri lebih penting daripada orang lain.

Penderita gangguan kepribadian narsistik merasa pantas untuk mendapatkan semua hal yang terbaik—mobil terbagus, sekolah terbaik, pengobatan medis terbaik, atau tas termahal misalnya. Mereka sering mendominasi dan tidak enggan memotong percakapan. Selain itu, ketika tidak mendapatkan perlakuan spesial, mereka bisa menjadi sangat marah.

Baca juga:  Gangguan Kepribadian Narsistik, Beda dengan Narsis Biasa?

Namun dibalik semua perilakunya, penderita narsistik sebenarnya adalah pribadi yang rapuh. Boleh jadi mereka menyembunyikan rasa malu dan rendah diri dengan membuat dirinya tampak lebih baik dari orang lain. Misalnya, merendahkan atau mengejek orang yang terlihat tidak berdaya.   

Kapan Perilaku Gangguan Kepribadian Narsistik Membutuhkan Penanganan?

Jika Anda memiliki gangguan kepribadian ini, belum tentu Anda menyadari ada yang salah dengan perilaku Anda, mungkin karena terlalu yakin bahwa diri sendiri yang paling benar. Namun, kepribadian narsistik dapat menimbulkan berbagai masalah di banyak aspek kehidupan—seperti kehidupan sosial, sekolah atau pekerjaan, serta keuangan Anda.

Setelah membaca beberapa gejalanya, pertimbangkanlah untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikiater yang berpengalaman jika merasa perilaku Anda banyak menimbulkan masalah. Biasanya ini ditunjukkan dari tingkah laku atau reaksi orang lain terhadap perkataan dan perbuatan Anda. Dengan mendapatkan perawatan yang tepat, penderita gangguan kepribadian narsistik dapat menikmati hidup yang lebih memuaskan dan menyenangkan.