Tekanan Darah Rendah: Cara Mengobatinya?

456

Diedit:

Tekanan darah yang rendah bisa jadi menimbulkan berbagai ketidaknyamanan dalam beraktivitas, mungkin Anda sering merasa lemah, sulit fokus, dan bahkan ingin pingsan. Gejala darah rendah yang ringan biasanya tidak memerlukan obat karena hanya dirasakan sesekali. Cara mengobati darah rendah bergantung pada penyebabnya jadi penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab kondisi Anda.

Jika Anda berkonsultasi dengan dokter, kemungkinan besar ia akan meresepkan obat untuk mengobati gangguan kesehatan pemicu darah rendah—bukan khusus untuk darah rendah itu sendiri. Karena darah rendah sebenarnya bukan penyakit, namun gejala yang ditimbulkan oleh kondisi kesehatan yang lebih serius.

Kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan darah rendah di antaranya yaitu dehidrasi, gagal jantung, diabetes, serta hipotiroidisme. Ada kemungkinan darah rendah disebabkan oleh obat tertentu, ini biasanya ditangani dengan pengurangan dosis atau berhenti konsumsi obat tersebut.

Namun, bukan berarti Anda hanya bisa tinggal diam dengan kondisi ini, karena ada beberapa cara untuk mengobati atau menaikkan tekanan darah rendah meski tanpa bantuan dokter. Caranya adalah:

  • Konsumsi lebih banyak garam. Para ahli biasanya menganjurkan untuk batasi jumlah garam di makanan karena kandungan sodiumnya bisa meningkatkan tekanan darah. Bagi penderita darah rendah, efeknya sama, namun bermanfaat untuk memulihkan tekanan darah yang rendah.

Hanya saja, pastikan Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi garam, khususnya bila Anda seorang lanjut usia.

  • Minum lebih banyak air. Saran ini khususnya tepat bagi Anda yang menderita darah rendah karena cairan akan meningkatkan volum darah dan mencegah dehidrasi—kedua hal ini sangat penting untuk mengobati darah rendah.
  • Hindari alkohol. Meskipun cairan bermanfaat, tapi beda kasusnya dengan cairan alkohol. Alkohol justru memicu dehidrasi dan semakin merendahkan tekanan darah Anda.
  • Ciptakan pola makan sehat. Dapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda dengan mengonsumsi beragam jenis makanan. Ini termasuk gandum utuh (whole grain), buah-buahan, sayuran, dan daging ayam atau ikan tanpa lemak.
  • Makan dalam porsi kecil. Untuk mencegah tekanan darah menurun drastis setelah makan besar, makanlah dalam porsi kecil beberapa kali sehari. Batasi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat, misalnya kentang, nasi, dan roti.
Baca juga:  Cermati Gejala-Gejala Tekanan Darah Rendah Ini!

Anda mungkin merasa pusing ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring, maka cobalah untuk bangkit berdiri secara perlahan. Sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, bernapaslah dalam-dalam selama beberapa menit lalu secara perlahan ke posisi duduk sebelum bangkit berdiri. Tidur dengan posisi kepala agak lebih tinggi juga membantu meringankan gejala darah rendah.

Jika Anda merasakan gejala darah rendah (pusing, mual, atau penglihatan kabur) selama berdiri, angkat salah satu kaki Anda ke atas bangku atau tangga dan membungkuklah sebungkuk mungkin. Gerakan ini dapat mendorong darah mengalir dari kaki menuju jantung Anda sehingga gejala bisa berkurang.

Perlu diingat, tekanan darah rendah yang diakibatkan oleh gangguan kesehatan atau penyakit serius membutuhkan bantuan medis. Karenanya Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter guna mengobati penyakit yang mungkin dialami.

Advertisement
Alinesia