Piroxicam: Manfaat, Dosis Aman, dan Efek Sampingnya bagi Kesehatan


By Cindy Wijaya

Piroxicam adalah obat yang diresepkan untuk mengurangi gejala nyeri, bengkak, dan kekakuan yang disebabkan oleh osteoartritis dan artritis rematoid. Obat piroxicam tergolong dalam kelompok obat yang disebut NSAID.

Bentuk obat ini biasanya berupa kapsul yang ditelan secara oral. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan produksi zat-zat dalam tubuh yang menyebabkan nyeri, demam, dan peradangan. Selain itu juga dapat digunakan untuk pengobatan artritis encok, atau asam urat, dan ankylosing spondylitis (artritis yang terutama memengaruhi tulang belakang).

Obat ini juga kadang-kadang dimanfaatkan untuk meredakan nyeri otot dan pembengkakan, nyeri haid, serta rasa sakit setelah operasi atau melahirkan. Anda harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya.

Aturan Pakai Piroxicam

Ada sejumlah aturan pakai piroxicam yang harus Anda ikuti. Ikutilah petunjuk-petunjuk dibawah ini sebelum mengonsumsi obat piroxicam.

  • Beritahu dokter Anda jika Anda punya riwayat alergi piroxicam, aspirin, atau obat NSAID lain seperti ibuprofen dan naproxen, riwayat alergi jenis obat lain, atau alergi terhadap bahan aktif yang terkandung dalam kapsul piroxicam. Tanyakanlah kepada apoteker mengenai bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalam kapsulnya.
  • Beritahu dokter mengenai obat resep atau obat lain yang sedang dikonsumsi, juga vitamin, suplemen, dan produk herbal yang sekarang dikonsumsi atau yang direncanakan akan dikonsumsi. Dokter mungkin akan menyesuaikan dosis obat piroxicam untuk mencegah efek samping.
  • Beritahu dokter jika Anda punya riwayat asma, khususnya jika Anda sering mengalami hidung tersumbat atau meler, mengidap gagal jantung, mengalami pembengkakan pada tangan, kaki, serta mengidap penyakit hati atau ginjal.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang hamil, khususnya di usia beberapa bulan terakhir kehamilan, jika Anda berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Bila Anda hamil sewaktu pengobatan piroxicam, konsultasikan lagi dengan dokter.
  • Beritahu dokter bila Anda berusia 65 tahun atau lebih, karena orang tua biasanya diberikan dosis yang lebih rendah dan lebih singkat.
  • Apabila Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi yang menangani kalau Anda sedang mengonsumsi obat piroxicam.

Mengenai dosis aman piroxicam, Anda sangat dianjurkan untuk mengikuti petunjuk dokter. Biasanya kapsul piroxicam diresepkan diminum satu atau dua kali sehari. Anda sebaiknya minum obat ini di waktu yang sama setiap hari. Ingatlah untuk selalu mengikuti petunjuk dokter, jangan minum lebih banyak atau lebih sedikit daripada yang diresepkan.

Dosis aman piroxicam bergantung pada seberapa parah gejala-gejala yang Anda alami, kondisi tubuh, serta reaksi tubuh terhadap konsumsi obat. Dosis aman piroxicam yang biasanya diresepkan adalah sekitar 10-20 mg dalam sehari.

Obat ini harus digunakan sesuai resep dokter. Jangan melebihi atau mengurangi dosis atau menggunakan lebih lama dari jangka waktu yang sudah diresepkan.

Apabila Anda kelupaan untuk minum obat piroxicam, segeralah minum sewaktu ingat. Akan tetapi apabila waktu itu sudah hampir waktu berikutnya minum obat, sebaiknya langsung lewati ke waktu dosis berikutnya dan terus ikuti jadwal rutin dosis aman piroxicam yang direkomendasikan kepada Anda. Jangan gandakan dosis Anda dengan maksud menebus dosis yang terlewatkan.

Efek Samping Piroxicam

Obat piroxicam bisa menyebabkan sejumlah efek samping. Beritahu dokter jika Anda mengalami gejala-gejala berikut ini jika sudah parah atau tidak segera membaik:

  • Diare
  • Sembelit
  • Buang gas
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Telinga berdenging

Beberapa efek samping piroxicam bisa menjadi serius. Jika Anda mengalami gejala-gejala berikut, segeralah kunjungi dokter Anda dan jangan minum obat lagi sebelum Anda menemui dokter.

  • Masalah penglihatan
  • Berat badan cepat bertambah
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Pembengkakan di perut, pergelangan kaki, atau kaki
  • Demam
  • Luka melepuh
  • Ruam
  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan pada mata, wajah, bibir, lidah, tenggorokan, lengan, atau tangan
  • Kesulitan menelan
  • Suara serak
  • Kulit pucat
  • Jantung berdetak cepat
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Perdarahan yang tidak biasa atau memar-memar
  • Kekurangan energi
  • Sakit perut
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri di bagian kanan atas perut
  • Gejala seperti flu
  • Kulit dan mata menguning
  • Urin berwarna keruh, berubah warna, atau berdarah
  • Sakit punggung
  • Sulit atau sakit ketika buang air kecil

Obat piroxicam dapat menyebabkan efek samping lain yang tidak disebutkan diatas. Karena itu segera hubungi dokter Anda apabila Anda merasakan gejala-gejala yang tidak biasa setelah mengonsumsi obat ini.

Alternatif Herbal untuk Piroxicam

Setiap jenis obat medis pastilah memiliki efek sampingnya bagi kesehatan, terutama bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena itu bagi Anda yang ingin mengatasi masalah artritis tanpa risiko efek samping berbahaya, mungkin Anda harus mempertimbangkan alternatif herbal untuk pengobatan artritis.

Salah satu obat herbal yang paling direkomendasikan adalah Noni juice. Jika secara rutin diminum, Noni juice akan bekerja dengan menghambat enzim COX2—enzim yang muncul akibat peradangan yang disebabkan oleh artritis.

Namun berbeda dengan obat kimia, herbal ini tidak akan menimbulkan efek samping apapun akibat defisiensi enzim-enzim yang beredar di dalam tubuh, termasuk enzim COX1 yang seringkali ikut terhambat pembentukannya akibat konsumsi obat-obat artritis kimiawi. Padahal enzim ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya yang berhubungan dengan kesehatan ginjal dan lambung.

Ditambah lagi sistem imun tubuh Anda dibuat melemah akibat penggunaan obat-obatan kimiawi. Jika dibiarkan terus terjadi dalam jangka panjang, bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami komplikasi berbagai penyakit berbahaya.

Banyaknya hal buruk tersebut tidak perlu dialami jika Anda rutin mengonsumsi Noni juice, meskipun dalam jangka panjang. Noni juice bermanfaat melindungi kesehatan organ-organ dalam tubuh, mengoptimalkan sistem imun tubuh, dan dapat menuntaskan gejala-gejala artritis—manfaat yang serupa dengan yang diberikan obat piroxicam.

Silakan kunjungi artikel “Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Berbagai Penyakit”, untuk lebih jelasnya mengenai herbal alternatif obat piroxicam ini.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}