Share:

Terakhir Diedit:

Tahukah Anda, Apa itu kanker vulva? Adakah obat kanker yang secara efektif dapat menumpas sel kanker? Apa saja ciri-ciri kanker yang perlu Anda ketahui? Apa sebenarnya penyebab kanker? Adakah tindakan pencegahan kanker yang bisa Anda lakukan?

Bagaimana pemeriksaan kanker dilakukan? Bagaimana stadium kanker dapat ditentukan? Pengobatan kanker apa saja yang tersedia? Temukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam artikel berikut ini!

Kanker Vulva

Kanker vulva merupakan jenis penyakit kanker pada organ genital wanita yang terbilang jarang terjadi. Di sini sel kanker akan tumbuh “pada bagian terluar dari organ kewanitaan atau pada permukaan luar dari vagina”.

Vulva sendiri merupakan area lipatan yang berada di antara dua kaki atau pada selangkangan. Vulva ini terdiri dari pintu muka dari liang vagina dan uretra. Di sini juga terdapat beberapa bagian pelengkap dari pintu liang vagina seperti klitoris dan lambia.

Kanker vulva sendiri terbagi dalam beberapa kelompok berdasarkan dua kategori. Untuk kategori pertama pengelompokan berdasarkan pada jenis sel dimana kanker tumbuh dan pada kelompok kedua berdasarkan adanya pengaruh Human Papiloma Virus.

Biasanya sel kanker pada vulva ini berbentuk menyerupai benjolan atau inflamasi pada area vulva. Biasanya pertumbuhan sel kanker ini menimbulkan rasa nyeri dan gatal yang sangat mengganggu. Lalu, adakah obat kanker yang bisa membantu Anda?

Obat Kanker Vulva

Ya, adapun obat kanker vulva alami yang dapat dikonsumsi ialah Sarang Semut. Obat herbal ini sudah melalui banyak riset yang membuktikan bahwa di dalamnya terkandung sederet khasiat dan senyawa penting yang bisa menjadi obat anti kanker yang tak kalah manjur dengan obat medis. Malah sifat alaminya membuat pengobatan herbal ini lebih ringan dan rendah efek samping.

Sarang Semut

Sarang semut adalah sejenis herbal unik yang berasal dari umbi sejenis tanaman epifit. Umbi dari sarang semut memiliki bentuk khas berongga dengan labirin di sisi dalamnya. Labirin ini di alam liar menjadi rumah bagi sejenis semut hutan. Anda bisa dengan mudah menemukan sarang semut dengan kualitas terbaik, Myrmecodia pendans di dalam pedalaman hutan Papua.

Rahasia terbaik dari herbal yang dinobatkan sebagai anti kanker terbaik ini terdapat pada perpaduan antara kandungan flavonoidnya yang terlengkap, tokoferol, polifenol, tannin dan beberapa jenis fitonutrien. Bahkan khasiat terbaiknya ini bisa Anda dapatkan hanya dengan mengonsumsi herbal ini selama 3 bulan secara rutin.

Flavonoid dalam sarang semut memiliki sederet khasiat seperti anti karsinogen, anti proliferasi atau anti pembelahan diri pada sel kanker, inhibis agiogenesis atau kemampuan untuk menekan aliran darah menuju sel kanker serta induksi apoptosis yang menyebabkan sel kanker menjadi lemah dan bunuh diri.

Dalam Sarang semut juga terdapat fitonutrien yang berkhasiat mendorong pembentukan anti gen dan mengaktifkan imunitas untuk melawan infeksi, inflamasi dan kanker.

Memilih herbal alami yang tepat, bisa menjadi kunci utama dalam mendapatkan khasiat terbaik dari pengobatan kanker. Kanker vulva bukan jenis kanker yang memiliki tingkat kematian tinggi. Lokasinya yang dekat permukaan kulit memudahkan deteksi awal dan pengobatan secara oral. Apa ciri-ciri kanker yang perlu diwaspadai?

Baca juga  Pencegahan Kanker Vulva Yang Dapat Dilakukan

Ciri-Ciri Kanker Vulva

Beberapa ciri-ciri kanker vulva memang terkesan samar dan membuatnya relatif mirip dengan keluhan lain yang lebih ringan. Namun bila Anda cermati, gejala-gejala yang muncul cenderung lebih berat, konstan atau menetap sehingga terus saja terasa meski sudah beberapa kali Anda coba atasi. Beberapa gejala kanker vulva tersebut antara lain:

  • Muncul rasa gatal yang terus muncul di area bibir vagina ini.
  • Muncul rasa nyeri dan linu pada area bibir vagina seperti ada iritasi berat di kawasan ini.
  • Perdarahan yang muncul bukan dari dalam vagina, tetapi dari dinding dalam vulva.
  • Muncul warna-warna yang tidak wajar pada dinding dalam vulva dan kulit luar dari bibir vagina.
  • Muncul benjolan kadang terlihat dan terasa dengan jelas karena timbul di permukaan kulit luar bibir vagina, kadang perlu sedikit Anda raba ke dalam karena terletak di dinding bagian dalam bibir vagina.
  • Kadang bentuk kanker bukan dalam bentuk benjolan tetapi lebih seperti luka terbuka pada bibi vagina.
  • Muncul lapisan berkerut pada kulit luar bibir vagina atau malah pada dinding bagian dalam dari bibir vagina.
  • Kletoris atau lambia yang membengkak
  • Muncul pula rasa perih ketika buang air kecil atau ketika melakukan hubungan seksual.
  • Muncul keputihan hebat dengan aroma yang tajam, kadang berwarna kemerahan atau kekuningan pekat.

Gejala kanker vulva bisa dikatakan lebih mudah untuk Anda kenali dari jenis kanker lain, karena posisinya yang terbilang cukup dekat permukaan kulit luar. Anda kadang bisa melihat dan merasakanya secara langsung keberadaan sel-sel kanker atau benjolan asing yang ganas pada bibir vagina ini. Jika Anda merasakan gejala kanker tersebut, maka segeralah melakukan pengobatan kanker . Apa sajakah penyebab kanker tersebut?

Penyebab Kanker Vulva

Penyebab kanker vulva secara umum merupakan hasil pengembangan dari mutasi gen yang terjadi pada sel-sel pembentuk vulva.

Mutasi gen ini mengubah DNA yang ada dan membentuk perilaku sel yang abnormal dimana sel-sel lama menjadi tidak mengalami kematian dan sel baru terus tumbuh tanpa terkendali. Sedangkan sifat sel menjadi merusak dan menyerang sel sehat di sekitarnya sehingga bisa menyebabkan kematian sel dan inflamasi serius.

Namun beberapa fakta yang diungkap oleh Mayo Clinic mengatakan bahwa kanker bisa muncul karena faktor pacuan tertentu yang mendorong sel-sel kanker kemudian berperilaku abnormal. Adapun kondisi-kondisi yang menjadi faktor penyebab kanker vulva adalah sebagai berikut;

  • Mengalami Masalah Toksinitas
  • Mengalami Masalah dengan HPV pada Organ Kewanitaan
  • Terinfeksi HIV
  • Memiliki Kondisi Prakanker pada Area Vagina
  • Masalah Kulit pada Vulva
  • Faktor Usia

Penyakit kanker vulva bisa menyerang segala usia meski di lapangan kasus kanker didominasi oleh kalangan manula. Setidaknya tercatat terdapat lebih dari 70% kasus kanker terdeteksi pada kalangan tua di atas 65 tahun.

Kebanyakan kasus kanker merupakan bentuk kanker sekunder hasil dari metastatis dan persebaran kanker dari organ lain. Kasus terbanyak dari kanker vulva diawali oleh kanker serviks. Fakta ini cukup masuk akal mengingat lokasi serviks dan vulva yang relatif dekat. Bahkan lebih dari 80% kasus kanker merupakan hasil dari proses metastatis dari sel kanker yang sudah tumbuh pada organ lain.

Jenis kanker berdasarkan tumbuhnya kanker:

  • Vulvar Squamous Cell Carcinoma
    Sel kanker yang muncul pada bagian permukaan tipis dari lapisan terluar vulva. Dikatakan jenis kanker ini merupakan mayoritas kasus kanker yang ada.
  • Vulvar Melanoma
    Sel kanker yang muncul pada sel-sel pembentuk pigmen pada vulva.

Jenis kanker berdasarkan keberadaan HPV:

  • Kanker Vulva Dengan HPV Positif
    Biasanya kanker jenis ini bersifat kanker basaloid atau berbentuk kutil. Pada umumnya memang kasus kutil pada liang dan bibir vagia terkait erat dengan keberadaan HPV. Dalam kasus ini terbentuk sedikit keratin pada permukaan vulva, berkaitan dengan VIN, dan multifokal
  • Kanker Vulva Dengan HPV Negatif
    Biasanya kanker jenis ini tidak diawali dari pembemtukan kista yang memang kerap dikaitkan dengan serangan HPV, tetapi karena infeksi bakteri atau iritasi yang menjadi inflamasi serius. Sifatnya unifokal dan tidak mutlak membentuk keratin.

Penyebab kanker vulva sampai saat ini masih dalam teka-teki. Berbagai riset dikembangkan untuk menguak tabir penyebab kanker. Meski sejauh ini beberapa perkiraan diyakini oleh banyak pakar menjadi penyebab kanker secara umum. Untuk memahaminya, maka Anda perlu mengetahui gejala kanker vulva sehingga tindakan pengobatan dapat dilakukan. Bisakah penyakit ini dicegah?

Baca juga  Obat Kanker Vulva Tradisional Terbaik Khas Indonesia

Pencegahan Kanker Vulva

Jika Anda sudah terserang kanker maka tindakan pencegahan sudah tidak dapat dilakukan lagi. Namun jika Anda masih dalam keadaan sehat, maka pencegahan kanker vulva yang dapat dilakukan mencakup menghindari penyebab serangan kanker yang datang dari luar tubuh.

Jika tindakan pencegahan sudah Anda coba untuk lakukan, maka pemeriksaan kanker perlu dilakukan untuk memastikan keberadaan kanker di dalam vulva Anda. Bagaimana ini dapat dilakukan?

Pemeriksaan Kanker Vulva

Pemeriksaan kanker vulva mencakup pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pemeriksaan pencitraan dan biopsi. Hal tersebut perlu dilakukan guna memastikan penyebaran kanker pada bagian tubuh lainnya. Sehingga stadium kanker dapat diketahui.

Stadium Kanker Vulva

Stadium kanker vulva ditentukan dengan sebuah sistem TNM, guna menentukan stadium 1 hingga stadium 4. Setelah dokter mengetahui stadium kanker, barulah tindakan pengobatan kanker dapat ditentukan. Bagaimana tindakan pengobatan dapat dilakukan?

Pengobatan Kanker Vulva

Pengobatan kanker vulva secara medis di dominasi oleh tindakan pembedahan dan pengangkatan jaringan kanker. Cara ini dinilai sebagai cara paling efektif menyingkirkan pembentukan sel kanker dari metode lain, karena posisinya yang berada di luar.

Selain tindakan pengangkatan jaringan, pasien bisa pula menjalankan terapi-terapi tambahan yang bertujuan untuk mengurangi ukuran sel kanker ketika menjelang operasi pengangkatan atau malah untuk membersihkan vulva dari sel kanker yang tersisa dan sulit diangkat dalam proses operasi. Dan untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa prosedur dari pengobatan kanker vulva secara medis:

  • Operasi Pengangkatan
  • Radioterapi
  • Kemoterapi

Ketika dihadapkan dengan pilihan untuk mengangkat bibir vagina bahkan mungkin liang vagina sekaligus, maka Anda bisa jadi seperti dihadapkan dengan pilihan untuk mengangkat payudara. Kedua organ ini adalah bagian penting bagi wanita dan pilihan untuk kehilangan kedua organ ini merupakan pilihan yang sangat berat. Terlebih setelahnya Anda masih perlu menjalankan terapi panjang yang menyakitkan.

Itulah sebabnya tak ada salahnya bagi Anda mencari solusi alternatif dalam pengobatan kanker vulva. Pengobatan yang tetap mengedepankan hasil penyembuhan optimal, namun dengan efek samping dan risiko yang lebih rendah. Adakah obat kanker vulva alami yang rendah efek samping seperti itu?

Namun posisinya yang dekat dengan banyak organ vital bisa menjadikannya penyakit berbahaya dan mematikan. Itu sebabnya penting untuk Anda mengambil langkah cepat dalam penanganan kanker, sebelum penyebarannya tak sanggup lagi Anda bendung.

Demikianlah informasi seputar kanker yang dapat Anda ketahui, mulai dari obat kanker vulva, ciri-ciri kanker vulva, penyebab kanker vulva, pencegahan kanker vulva, pemeriksaan kanker vulva, stadium kanker vulva, hingga pengobatan kanker vulva. Nantikan informasi seputar kanker lainnya hanya di deherba!

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.