Share:

Terakhir Diedit:

Tahukah Anda, Apa itu kanker usus? Adakah obat kanker yang secara efektif dapat menumpas sel kanker? Apa saja ciri-ciri kanker yang perlu Anda ketahui? Apa sebenarnya penyebab kanker? Adakah tindakan pencegahan kanker yang bisa Anda lakukan?

Bagaimana pemeriksaan kanker dilakukan? Bagaimana stadium kanker dapat ditentukan? Pengobatan kanker apa saja yang tersedia? Temukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam artikel berikut ini!

Kanker Usus

Kanker usus merupakan jenis kanker yang tumbuh di sepanjang usus? Kanker ini juga disebut dengan kanker usus besar atau kanker kolorektal. Organ usus sendiri adalah sebuah rangkaian saluran yang menjadi sentra dari sistem pencernaan, dimana semua makanan yang sudah manusia makan akan di gerus, diserap sarinya sampai kemudian dibusukan secara alami melalui mekanisme pencernaan.

Usus sendiri terbagi dalam beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing. Diawali dari duodenum atau lebih kita kenal dengan usus dua belas jari yang berfungsi menghaluskan makanan dan proses kimiawi sehingga makanan akan lebih mudah diserap sarinya begitu memasuki usus halus.

Kemudian berlanjut ke bagian jejunum dan ileum. Bagian terpanjang dari usus halus yang bisa mencapai lebih dari 8 meter yang berfungsi sebagai ruang penyerapan sari makanan.

Selain itu di akhir dari ruang penyerapan terdapat ruang pembusukan di usus besar yang secara medis dikenal sebagai usus kolon. Ruang ini mengolah sisa makanan menjadi feses dengan bantuan bakteri alami dalam kolon dan mekanisme pembusukan. Apa saja obat kanker yang ada?

Obat Kanker Usus

Ada yang unik dari pengobatan dengan solusi alternatif seperti dengan obat herbal alami, salah satunya Sarang Semut. Karena selain memiliki kemampuan penyembuhan yang tak kalah manjur dalam mengatasi kanker, juga rendah efek samping dan risiko.

Selain itu, pengobatan herbal alami tak hanya membantu mematikan sel kanker, tetapi justru membantu menekan efek samping dari pengobatan medis dengan mengurangi kerusakan sel sehat akibat paparan terapi serta membantu mempercepat proses pemulihan pasca operasi.

Tentu saja untuk mendapatkan khasiat semacam ini, Anda tak bisa memilih jenis herbal sembarangan. Untuk itu kami akan sertakan di sini jenis herbal yang direkomendasikan banyak pakar medis dan beberapa pasien yang sudah merasakan pengalaman penyembuhan dari herbal bersangkutan. Dan adapun bahan herbal untuk pengobatan kanker tersebut ialah:

Sarang Semut

Sarang semut adalah sejenis herbal unik dari tanaman epifit. Tanaman ini adalah jenis endemic kawasan tropis, namun salah satu jenis terbaiknya sebagai herbal adalah Myrmecodia pendans yang banyak ditemukan di kawasan pedalaman Papua.

Dalam beberapa riset yang dikembangkan seperti di University National of Ho Chi Minh City dan juga dalam riset lokal yang dikembangkan oleh Dr. Ahkam Subroto dari LIPI ditemukan adanya kandunga flavonoid dalam komposisi terlengkap dengan kepadatan yang tinggi. Flavonoid ini merupakan salah satu unsur pendukung antigen terbaik di dunia.

Dalam flavonoid terdapat kemampuan anti karsinogen yakni kemampuan mengatasi kondisi toksin tinggi sehingga mengatasi kondisi karsinogen dalam tubuh. Bersama kandungan tokoferol yang tinggi, maka kemampuan sarang semut sebagai anti oksidan akan efektif mencapai kemampuan detoksifikasi di atas 90%.

Kabar baiknya bersama polifenol dan tannin kemampuan sarang semut semakin baik karena mampu mengatasi kecenderungan mengalami mutasi gen juga mengatasi kerusakan sel dengan cepat sebelum terjadinya pertumbuhan sel abnormal. Juga membantu tubuh meningkatkan produksi antigen sehingga membantu tubuh melakukan perlawanan alami terhadap kanker.

Ini jelas pilihan terbaik bagi Anda yang mencari obat kanker usus, karena herbal ini efektif mengatasi kecenderungan membentuk polip yang menjadi awal sel kanker juga menekan kecenderungan pembentukan mutasi gen dengan mengatasi pengendapan toksin pada usus dan mengatasi peradangan dan efek sampingnya terhadap regenerasi sel.

Kanker usus, salah satu penyakit kanker yang bisa menyebabkan kondisi fatal dan bahkan bisa mematikan. Kebanyakan kasus tidak bisa teratasi dengan baik karena penyebaran sel kankernya yang cepat dan kerapnya kasus ini terdeteksi terlambat.

Baca juga  Penyebab Kanker Usus

Ciri-Ciri Kanker Usus

Bila serangan kanker ini bisa terdeteksi lebih awal, maka penyakit yang dikatakan cukup beresiko dan mematikan ini masih sangat mungkin untuk diatasi. Untuk itu, penting bagi Anda mengenali beberapa ciri-ciri kanker usus, terutama di tahap awal sebagai berikut:

  • Muncul darah pada saat buang air besar, pada tahap awal darah hanya berupa noda kecil pada feses atau sekedar feses yang berwarna kemerahan, namun pada tahap lanjut kadang frekuensi darah akan lebih besar.
  • Kerap mengeluhkan diare yang terus menerus atau malah konstipasi atau sembelit yang sulit diatasi. Pada kasus sembelit seolah dalam perut bawah terasa penuh dan tersumbat padahal sudah berusaha mengkonsumsi makanan kaya serat lebih banyak.
  • Perut terus merasa penuh, kembung, kadang juga disertai kram perut atau kolik. Kadang pusat rasa sakit menjadi penanda adanya serangan pada titik tersebut. Misalkan sakit di perut atas tengah, bisa jadi kanker muncul pada area duodenum, sedang nyeri pada perut tengah penanda serangan terjadi pada usus halus. Bila rasa nyeri muncul pada perut bawah bisa jadi serangan berasal dari area usus besar.
  • Kerap merasa lelah, mudah lemas, kerap merasa pening dan beberapa pasien juga mengeluhkan masalah anemia akut.

Gejala kanker pada stadium awal kerapkali tak mudah dikenali. Ini karena sebagian besar gejala kanker pada tahap awal akan muncul terlalu samar dan menyerupai penyakit perut biasa. Bahkan kasus kanker yang berawal dari peradangan biasanya justru muncul dari peradangan yang sudah sembuh.

Sel kanker muncul dari jaringan parut sisa peradangan dan bukan langsung dari sel rusak yang masih mengalami inflamasi. Jika hal ini sudah diketahui, maka Anda dapat segera melakukan pengobatan kanker sesegera mungkin. Apa saja penyebab kanker yang perlu diwaspadai?

Penyebab Kanker Usus

Penyebab kanker usus bisa berawal dari berbagai kondisi dalam area usus. Menurut Lembaga Nirlaba Cancer Research dari Inggris dan pusat penelitian Betterhealth dikatakan bahwa terdapat beberapa kondisi dalam usus yang menjadi penyebab munculnya pertumbuhan sel kanker. Dan beberapa kondisi tersebut antara lain adalah :

  • Pertumbuhan Polip
  • Masalah Divertikula
  • Peradangan pada Usus
  • Masalah Toksinitas

Kanker ini bukan jenis kanker dengan jumlah kasus yang tinggi. Jumlah pasiennya dan tingkat kematian yang terjadi masih belum mampu membuatnya berada di urutan ke-5 dari jenis kanker yang paling banyak diidap dan paling mematikan di dunia.

Baca juga  Pengobatan Kanker Usus

Namun, sebenarnya jenis penyakit ini termasuk jenis kanker yang mematikan. Efek dari kanker menyebabkan disfungsi dari penyerapan sari makanan.

Sehingga penurunan fungsi ini akan menyebabkan tubuh mengalami malnutrisi atau kekurangan nutrisi tubuh. Bisa Anda bayangkan bukan? Bagaimana jadinya tubuh ketika suplai makanan yang dibutuhkan tak terpenuhi dengan optimal?

Seluruh tubuh akan mengalami penurunan fungsi dan kadang menyebabkan masalah yang lebih fatal seperti; jaringan yang mengerut, regenerasi sel yang lambat, imunitas dan metabolsime yang menurun dan sebagainya. Lalu, apa saja pencegahan kanker yang perlu diperhatikan?

Pencegahan Kanker Usus

Jika Anda sudah terserang kanker maka tindakan pencegahan kanker usus sudah tidak dapat dilakukan lagi. Namun jika Anda masih dalam keadaan sehat, maka pencegahan kanker usus yang dapat dilakukan mencakup menghindari penyebab serangan kanker yang datang dari luar tubuh.

Jika tindakan pencegahan sudah Anda coba untuk lakukan, maka pemeriksaan kanker perlu dilakukan untuk memastikan keberadaan kanker di dalam usus Anda. Bagaimana ini dapat dilakukan?

Pemeriksaan Kanker Usus

Pemeriksaan kanker usus mencakup pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pemeriksaan pencitraan dan biopsi. Hal tersebut perlu dilakukan guna memastikan penyebaran kanker pada bagian tubuh lainnya. Sehingga stadium kanker dapat diketahui.

Stadium Kanker Usus

Ketika kita bicara soal stadium kanker usus, maka semua jenis kanker yang tumbuh di sepanjang jalur usus ini akan termasuk di dalamnya. Termasuk kanker duodenum, kanker usus halus atau kanker kolorektal dan kanker kolon atau kanker usus besar. Beberapa jenis kanker memiliki perkembangan stadium sebagai tolak ukur keganasan penyakit ini, yaitu;

  • Stadium I

    Lapisan sel kanker muncul pada satu area jaringan dari usus. Sel kanker baru muncul pada lapisan permukaan atau setidaknya pada satu jenis sel dari dinding usus.

  • Stadium II

    Sel kanker mulai penyebar hingga seluruh lapisan dinding sampai ke dinding luar usus.

  • Stadium III

    Kanker menyebar sampai ke jaringan limfa terdekat dari lokasi kanker pada usus.

  • Stadium IV

    Kanker mulai menjalar ke organ yang berada di sekitar usus seperti pada liver, uterus atau ginjal.

Selain penggolongan kanker berdasarkan lokasi pertumbuhannya, kanker juga terbagi berdasar jenis sel dimana kanker tumbuh. Menurut laman betterhealth dikatakan bahwa 95% kanker yang terdeteksi merupakan jenis kanker adenocarcinoma.

Jenis ini menandakan kanker muncul dari sel-sel pembentuk kelenjar pada dinding usus. Sedangkan kasus kanker ini yang tergolong jarang terjadi adalah kanker squamous sel, kanker karsinoid, kanker sarkoma dan kanker limfoma.

Stadium kanker usus ditentukan dengan sebuah sistem TNM, guna menentukan stadium 1 hingga stadium 4. Setelah dokter mengetahui stadium kanker, barulah tindakan pengobatan kanker dapat ditentukan. Bagaimana tindakan pengobatan dapat dilakukan?

Pengobatan Kanker Usus

Pengobatan kanker usus secara medis biasanya diterapkan sesuai dengan kondisi stadium dan kondisi-kondisi kesehatan lain yang menyertai pasien. Namun secara umum, langkah penanganan kanker ditangani dengan pemotongan jaringan atau bagian usus yang sudah terserang kanker.

Kanker pada usus sangat mudah menyebar, bahkan perkembangan stadium bisa berjalan sangat cepat. Itu sebabnya pemotongan jaringan akan menjadi solusi terefektif mengatasi kanker.

Sedang tahap pengobatan kanker usus secara medis terdiri dari beberapa prosedur berikut ini:

  • Operasi Pengangkatan
  • Pembuatan Stoma
  • Radioterapi
  • Kemoterapi
  • Penyinaran Laser

Pengobatan kanker usus secara medis memang memakan biaya besar dan memiliki resiko, kemungkinan keberhasilannya cenderung tinggi sampai mendekati anga 85% pada stadium awal.

Untuk menekan biaya pengobatan juga membantu meningkatkan persentase keberhasilan pengobatan, alangkah baiknya bila Anda mencoba solusi alternatif dengan obat kanker usus alami.

Namun dengan mengetahui penyebab kanker usus dan mengenali gejala kanker usus lebih dini Anda bisa melakukan pendeteksian awal terhadap penyakit ini. Dan tentu saja dengan pengobatan kanker usus sejak awal dengan langkah efektif termasuk dengan pengobatan kanker usus secara medis dan dengan obat kanker usus alami, maka penyakit ini masih mungkin untuk diatasi.

Demikianlah informasi seputar kanker yang dapat Anda ketahui, mulai dari obat kanker usus, ciri-ciri kanker usus, penyebab kanker usus, pencegahan kanker usus, pemeriksaan kanker usus, stadium kanker usus, hingga pengobatan kanker usus. Nantikan informasi seputar kanker lainnya hanya di deherba!

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.