Kanker Darah: Serangan Kanker Pada Sel Darah

117
Penyakit Kanker Darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan)
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Tahukah Anda, bagaimana penyakit kanker darah dapat terjadi pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan)? Temukan info lengkap seputar indikasi, penyebab, pencegahan, pemeriksaan, stadium, pengobatan, hingga obat kanker darah yang secara efektif dapat menumpas sel kanker?

Jangan anggap remeh keberadaan penyakit ini, selama kanker belum sampai pada tahap yang parah Anda masih memiliki harapan untuk pulih kembali. Temukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam artikel berikut ini!

Kanker Darah

Tahukah Anda bahwa kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) merupakan pertumbuhan abnormal yang muncul pada sel darah serta pada sel-sel pembentuk darah. Juga, pada jaringan sumsum tulang belakang maupun sistem limfatik tubuh, termasuk kelenjar getah bening.

Dalam kondisi normal, sel darah putih berfungsi sebagai bagian dari sistem pertahanan tubuh dari serangan bakteri, virus, mikroba dan jamur yang menyerang tubuh. Ketika terjadi infeksi, secara alami tubuh akan memerintahkan sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah putih dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan.

Namun ketika seseorang mengalami kanker tersebut, maka sumsum tulang belakang akan memproduksi sel darah putih secara random tanpa adanya perintah khusus sebagaimana sistem tubuh berjalan. Akibatnya sel darah putih ini muncul dalam jumlah banyak tanpa bermanfaat. Sel darah putih akan menumpuk dan mengendap dalam pembuluh darah.

Keberadaan sel kanker di dalamnya membuat sel darah putih berubah agresif dan ganas, sehingga akan merusak sel darah merah dan trombosit yang ada di sekitarnya. Sehingga akhirnya pertumbuhan sel darah putih ini akan semakin berkembang pesat tanpa diimbangi jumlah sel darah merah dan sel trombosit.

Jumlah yang berlebihan ini mendorong sel darah putih menjadi lebih ganas sehingga fungsinya sebagai perlawanan terhadap infeksi berubah menjadi perlawanan terhadap sel sehat. Apa saja yang perlu Anda ketahui?

Jenis Kanker Darah

Ya, kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) sendiri terbagi dalam beberapa kategori. Ini berdasarkan kecepatan penyebarannya dan lokasi pertumbuhan sel kanker berada. Dan pembagian kategori tersebut adalah sebagai berikut:

Leukemia, merupakan salah satu jenis kanker darah yang terdapat pada sumsum tulang belakang. Keberadaan kanker ini disebabkan oleh produksi sel darah putih yang berlebihan. Kelebihan sel darah putih menyebabkan kesulitan produksi sel darah merah ataupun keping darah. Sehingga tubuh mudah terserang infeksi. Di Inggris terdapat 7.600 kasus leukemia pada 94% orang dewasa dan di Amerika Serikat ada 310.046 orang. Leukemia lebih sering dialami oleh pria dibandingkan dengan wanita.

Acute Lymphocytic Leukemia (ALL)

Kanker yang tumbuh pada bentuk awal dari sel darah putih atau biasa disebut limfosit dan biasanya terjadi pada sistem pembentukan sel darah putih pada sumsum tulang belakang. Kata akut di sini menandakan sel kanker tumbuh dengan kecepatan tinggi dan muncul dalam tempo singkat. Kebanyakan kasus kanker tipe ALL ini terdiagnosa pada anak-anak.

Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL)

Kanker jenis ini sebenarnya serupa dengan kanker tipe ALL, karena serangan juga muncul pada bagian sel limfosit. Hanya proses perkembangan kankernya berjalan relative lambat dan bertahap sehingga kerap kali tidak disadari pasien sampai kondisi memburuk.

Acute Myeloid Leukemia (AML)

Jenis kanker ini biasa disebut dalam beberapa istilah yang hampir serupa seperti acute myelocytic leukemia atau acute myelogenous leukemia. Kanker tipe ini berawal dari bagian myeloid dari sel darah putih yang juga berada pada sumsum tulang belakang. Sel myeloid ini berada pada darah putih dewasa. Kata Akut juga menandakan kanker akan berkembang dengan cepat dan sangat agresif.

Chronic Myelogenous Leukemia (CML)

Kanker tipe ini juga memiliki perkembangan sel kanker yang berawal pada sel myeloid dari sel darah putih. Jenis kanker yang paling banyak menyerang kalangan dewasa dan usia manula ini menyerang dengan perlahan bahkan menahun. Penurunan kondisi berlangsung perlahan sehingga kurang disadari pasien.

Chronic Myelomonocytic Leukemia (CMML)

Jenis kanker yang terakhir ini terbilang jarang, tetapi efeknya termasuk yang paling mematikan. Kanker ini menyerang sel monosit yang menyebabkan tubuh mengkali lipatkan perlawanan terhadap bakteri, termasuk bakteri baik sekaligus merusak fungsi-fungsi tubuh yang membutuhkan peran bakteri di dalamnya. Keberadaannya juga akan merusak sel darah merah, sel trombosit dan sel-sel darah putih lain.

Lymphoma, merupakan salah satu jenis kanker darah yang memengaruhi sistem limfatik. Keberadaan kanker ini disebabkan oleh ketidaknormalan sel darah putih pada kelenjar getah bening, lalu menyerang sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini dialami oleh 11.700 orang Inggris setiap tahunnya, khususnya anak-anak berumur 15 hingga 24 tahun. Pengobatan limfoma bisa sangat sulit karena ada 35 varietas jenis limfoma.

Hodgkin lymphoma (HL)

Limfoma Hodgkin, juga dikenal sebagai penyakit kanker Hodgkin. Ini merupakan salah satu jenis kanker sistem limfatik. Penyakit kanker Hodgkin paling umum terjadi pada dua kelompok umur yang berbeda: paruh baya (usia 15 hingga 35) dan lansia (di atas usia 50). Penyakit kanker ini lebih sering dialami oleh pria daripada wanita. Karena kemajuan medis dalam mengobati limfoma Hodgkin, maka kebanyakan orang yang mengalami diagnosis limfoma Hodgkin dapat bertahan hidup.

Baca juga:  Penyebab Kanker Darah Yang Harus Diwaspadai

Non-Hodgkin Lymphoma (NHL)

Limfoma Non-Hodgkin diketahui berdasarkan pada sel asal yang terserang kanker (misalnya; sel B atau sel T) dan karakteristik sel. Subtipe limfoma Non-Hodgkin yang berhasil diprediksi perlu segera memperoleh pengobatan dini, pengamatan terhadap respons pengobatan, pemilihan jenis perawatan yang diperlukan, dan prognosis selengkapnya. Penyakit kanker darah ini lebih sering dialami oleh pria daripada wanita.

Myeloma, salah satu jenis kanker darah yang menyerang sel plasma pembentuk antibodi pada sumsum tulang. Hal ini menyebabkan tubuh kehilangan perlindungan dan mudah terserang infeksi yang berasal dari virus, bakteri, jamur, dan kuman lainnya. Myeloma terdiri dari 2 jenis utama, yaitu; myeloma soliter (sel kanker yang hanya berada pada satu tempat) dan multiple myeloma (sel kanker yang banyak terdapat pada tubuh). Terdapat 88.490 orang yang mengidap myeloma di Amerika Serikat dan seringkali menyerang orang dewasa yang berusia 69 tahun.

Solitary Myeloma (SM)

Myeloma soliter biasanya terjadi pada usia yang lebih muda (rata-rata 52,1 tahun) dan lebih sering dialami pria (60,5%). Pengaruhnya terhadap tulang belakang tidak begitu mencolok (61,8%). Tetapi kondisi ini lebih sering mengakibatkan masalah neurologis yang terkait dengan tulang belakang (25%). Sayangnya sebagian besar pasien yang mengidap myeloma soliter juga mengalami multiple myeloma.

Multiple Myeloma (MM)

Multiple myeloma merupakan jenis kanker yang berawal di sumsum tulang, tepatnya pada jaringan “spons” di dalam tulang. Di situlah tubuh Anda menghasilkan sel darah, termasuk jenis yang disebut sel plasma. Sel-sel ini dapat tumbuh di luar kendali. Ketika sel berkembang, maka ini akan membentuk tumor. Istilah “multiple myeloma” mengartikan bahwa ada lebih dari satu tumor myeloma dalam tubuh Anda.

Kanker darah bisa bersifat primer yang pada umumnya berawal dari pertumbuhan sel kanker pada sumsum tulang belakang. Namun kanker juga bisa terjadi dari pertumbuhan sel yang muncul pada saluran dan kelenjar limfotik yang tersebar dalam tubuh, tempat dimana sel darah putih menyebar ke seluruh tubuh. Kanker yang berawal dari sistem limfotik bisa merupakan bentuk kanker sekunder yang berasal dari persebaran kanker yang datang dari organ disekitar sistem limfotik.

Obat Kanker Darah

Obat kanker darah alami dapat dikonsumsi oleh pasien kanker yang menjalankan terapi tambahan dengan memanfaatkan obat medis. Obat herbal di sini tentu saja tak bisa Anda pilih sembarangan, harus yang sudah terekomendasi dan terbukti empiris mampu mengatasi pertumbuhan sel kanker dalam darah.

Selain itu, pengobatan alternatif ini bisa semakin sempurna bila bersamaan dengan menjalankan prosedur pengobatan medis. Bahkan bisa mendukung dan memaksimalkan hasil dari pengobatan medis. Adapun obat herbal kanker yang bisa menjadi pilihan Anda ialah:

Sarang Semut Papua

Sejenis tanaman epifit yang tumbuh menumpang pada beberapa tanaman di pedalaman hutan Papua ini ternyata mengandung banyak khasiat anti kanker dalam umbinya yang memiliki bentuk khas, yakni berongga dengan labirin di bagian dalamnya. Labirin ini di alam liar kerap menjadi rumah bagi semut hutan.

Di dalam umbi inilah ditemukan sejumlah senyawa yang dipastikan memiliki khasiat untuk menangkal pertumbuhan kanker, termasuk di dalam sumsum tulang belakang dan sel darah. Juga memiliki kemampuan detoksifikasi yang kuat sehingga efektif menangani pengendapan toksin dan oksidan yang menjadi salah satu pemicu utama kanker.

Senyawa-senyawa berkhasiat dalam sarang semut tersebut ditemukan dalam rangkaian riset dan uji empiris yang dijalankan seperti oleh University National of Ho Chi Minh City dan oleh seorang ahli peneliti utamal LIPI, Dr. M. Ahkam Subroto. Dan beberapa senyawa berkhasiat tersebut antara lain: FlavonoidPolifenolTokoferolTannin, dan beberapa mineral lainnya.

Dalam sarang semut ditemukan banyak mineral seperti magnesium, kalium, seng dan masih banyak lagi yang terbukti ampuh mengatasi kondisi tubuh yang menurun karena serangan kanker, termasuk kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan).

Itulah obat alami yang memiliki khasiat pengobatan yang bisa Anda andalkan baik sebagai pengobatan tunggal maupun sebagai pendamping pengobatan medis kanker. Herbal ini aman Anda konsumsi secara rutin dalam jangka panjang karena rendah efek samping dan bisa pula bekerja mendukung manfaat terapi medis dan tidak memiliki sifat mereduksi khasiat obat medis.

Indikasi Kanker Darah

Indikasi kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) awalnya samar-samar sampai akhirnya pasien mencapai stadium akhir. Itu sebabnya banyak pasien yang terdiagnosa kanker kerap kali tak terselamatkan. Pasalnya kebanyakan kasus terdeteksi ketika kondisi kanker sudah relatif berat.

Baca juga:  Pencegahan Kanker Darah Yang Bisa Dilakukan

Beberapa indikasi kanker darah tahap awal yang kerap kali tidak mudah disadari pasien antara lain adalah sebagai berikut:

  • Kerap merasa pusing dan kadang disertai rasa limbung diawali dari limbung skala ringan.
  • Mudah sekali merasa lelah dan tubuh terasa melemah.
  • Kadang muncul rasa mual
  • Kerap mengalami demam dengan suhu yang naik dan turun tanpa sebab.
  • Mengalami penurunan berat badan
  • Mudah mengalami infeksi atau kondisi tubuh yang menurun (secara lokal kita kenal mudah merasa masuk angin)
  • Mudah keringat dingin.

Pada dasarnya kanker terjadi dari mutasi gen yang muncul pada sel darah putih. Dalam sel darah putih terdapat beberapa jenis sel seperti limfosit, monosit dan leukosit. Muncul perilaku untuk melipat gandakan produksi sel-sel darah putih tertentu dalam tubuh hingga jumlahnya berlebihan. Pada dasarnya sel darah putih bersifat merusak namun secara spesifik merusak perkembangan bakteri atau mikroba tidak sehat dalam tubuh.

Perilaku merusak ini berubah menjadi ganas dan menyerang sel dan bakteri sehat karena jumlahnya yang berlebihan. Akhirnya sel darah putih yang agresif ini merusak sistem normal tubuh dan menyebabkan kerusakan organ yang berat dalam tempo cepat.

Penyebab Kanker Darah

Penyebab kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) sampai saat ini belum sepenuhnya bisa dipastikan. Penelitian panjang masih dikembangkan untuk bisa memastikan apa saja hal yang bisa menjadi penyebab seseorang terserang penyakit kanker darah.

Namun dalam beberapa riset kesehatan menemukan adanya beberapa faktor pendukung yang memicu munculnya pertumbuhan sel kanker pada sel darah putih dan sumsum tulang belakang. Dan beberapa faktor penyebab kanker darah tersebut antara lain:

  • Kadar Toksin dalam Darah Tinggi
  • Ada Riwayat Keluarga Pengidap Kanker
  • Pernah Terpapar Radiasi
  • Masalah dengan DNA

Mengenali bagaimana sel darah putih tertentu membentuk mutasi gen dan melakukan perilaku tidak normalnya, sampai sekarang belum bisa dipastikan asal-usulnya. Meski banyak pakar kanker dunia meyakini adanya efek dari toksin dan radiasi kerap sebagai pemicu munculnya kanker dan perilaku aneh dari sel darah, tetapi kinerja kerusakannya belum bisa dipahami.

Pencegahan Kanker Darah

Jika Anda sudah terserang kanker maka tindakan pencegahan sudah tidak dapat dilakukan lagi. Pencegahan kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) yang dapat dilakukan ialah menghindari potensi yang menyebabkan kanker dari luar tubuh. Jika tindakan pencegahan sudah Anda coba untuk lakukan, maka pemeriksaan kanker perlu dilakukan untuk memastikan keberadaan kanker di dalam darah Anda.

Pemeriksaan Kanker Darah

Pemeriksaan kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) mencakup; pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pemeriksaan pencitraan dan biopsi. Hal tersebut perlu dilakukan guna memastikan penyebaran kanker pada bagian tubuh lainnya.

Stadium Kanker Darah

Stadium kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) tidak ditentukan dengan sebuah sistem TNM, guna menentukan stadium 1 hingga stadium 4. Setelah dokter mengetahui stadium kanker, barulah tindakan pengobatan kanker dapat ditentukan.

Pengobatan Kanker Darah

Pengobatan kanker darah sendiri dijalankan tergantung dengan kondisi dari pasien itu sendiri. Pihak medis akan melihat beberapa faktor dalam menentukan terapi yang sesuai untuk setiap pasien seperti faktor usia, kondisi kesehatan secara general, kanker yang menyerang serta sejauh mana persebaran sel kanker tersebut dalam tubuh Anda.

Beberapa terapi sesuai untuk Anda terapkan pada segala kondisi dan beberapa terapi lain sifatnya spesifik untuk kondisi tertentu. Adapun beberapa terapi pengobatan kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) ialah sebagai berikut:

  • Kemoterapi
  • Terapi Antigen Artifisial
  • Terapi Biologi
  • Terapi Radiasi
  • Transplantasi Sel Induk

Pengobatan kanker secara medis memang masih memerlukan banyak pengembangan dan riset. Ini terkait dengan efektifitas pengobatan dan efek samping yang terbilang belum sejalan. Tingkat kegagalan pengobatan medis masih terbilang tinggi, sementara resiko atau efek samping dari tiap metode juga relatif tinggi.

Kanker darah memang termasuk kanker yang paling mematikan di dunia. Persebarannya tergolong cepat dan kerap kali tak mudah untuk dideteksi di awal. Namun dengan penanganan yang tepat, kanker tidak mustahil untuk diatasi. Deteksi lebih dini dan pengobatan yang tepat akan menjadi kunci penyembuhan kanker yang efektif.

Demikianlah informasi seputar penyakit kanker darah pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) yang dapat Anda ketahui. Mulai dari indikasi, penyebab, pencegahan, pemeriksaan, stadium, pengobatan, hingga obat kanker darah. Nantikan informasi seputar kanker lainnya hanya di deherba!


Neha Pathak MD. Types of Blood Cancer. May 07, 2018. URL: https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/types-and-differences#1.