Bagikan Artikel Ini:

Penyakit vitiligo dicirikan oleh bercak putih pada kulit. Vitiligo dapat dialami oleh orang-orang dari semua warna kulit. Itu sebabnya kita semua perlu mengetahui apa penyebab vitiligo, seperti apa gejala vitiligo, dan bagaimana pengobatan vitiligo.

Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan info-info penting seputar penyakit vitiligo. Namun perlu diingat bahwa kondisi penyakit ini tidaklah membahayakan nyawa dan tidak menular. Tetapi memang vitiligo bisa membuat penderitanya merasa stres dan malu dengan penampilannya.

Penyebab Vitiligo

Kulit Anda terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis (subkutan). Lapisan terluar dari kulit adalah epidermis. Melanin, pigmen yang menentukan warna kulit, rambut, dan mata Anda, diproduksi di epidermis. Melanin memberikan warna pada kulit Anda dan membantu melindunginya dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

Orang-orang dari segala ras terlahir dengan jumlah sel-sel pigmen (melanosit) yang kurang-lebih sama. Namun, laju pembentukan butiran-butiran (granula) melanin di sel-sel itu dan tingkat kepadatannya di epidermis ditentukan oleh faktor keturunan, dan menghasilkan perbedaan pada warna kulit.

penyakit vitiligo - penyebab vitiligo - gejala vitiligo - bercak putih pada kulit - pengobatan vitiligo

Jika melanin tidak diproduksi di suatu area kulit, maka area itu akan berwarna putih. Jika muncul atau menyebar bercak putih pada kulit, penyebabnya mungkin adalah vitiligo.

Penyebab vitiligo masih belum bisa diketahui dengan jelas. Namun para dokter dan peneliti memiliki dugaan mengenai penyebab vitiligo. Kemungkinan itu disebabkan oleh kelainan sistem imun. Faktor keturunan juga mungkin menjadi penyebab vitiligo dialami oleh beberapa orang dalam satu keluarga.

Beberapa orang memiliki vitiligo yang dipicu oleh satu kejadian, misalnya akibat luka tersengat sinar matahari atau akibat tekanan emosional. Akan tetapi, tidak ada dari dugaan-dugaan tersebut yang telah dibuktikan sebagai penyebab vitiligo.

Baca juga  Vitiligo: Ketika Kulit Memiliki Bercak Putih

Gejala Vitiligo

Gejala vitiligo yang utama adalah bercak putih pada kulit Anda. Biasanya, perubahan warna tersebut mulai terlihat pada area-area kulit yang terkena cahaya matahari, seperti tangan, kaki, lengan, wajah, dan bibir. Berikut adalah beberapa gejala vitiligo yang dapat terlihat:

  • Bercak putih pada kulit, atau warna kulit memudar
  • Warna putih atau uban di rambut, bulu mata, alis, atau jenggot
  • Bercak putih pada lapisan di dalam mulut dan hidung (membran mukosa)
  • Perubahan warna atau warna memudar pada retina mata

Gejala vitiligo dapat dialami di usia berapa pun, tetapi sering kali mulai muncul sebelum usia 20 tahun. Bergantung pada jenis vitiligo yang dialami, bercak putih mungkin akan muncul di:

  • Banyak area tubuh Anda: Ini disebut vitiligo menyeluruh (generalized vitiligo). Pada jenis ini bercak putih biasanya muncul di bagian-bagian tubuh yang sama (simetris).
  • Hanya satu sisi atau satu bagian tubuh: Jenis ini, disebut vitiligo segmental, cenderung dialami di usia muda dan berkembang selama 1 – 2 tahun kemudian berhenti.
  • Hanya satu atau beberapa area tubuh: Jenis ini disebut vitiligo fokal (localized vitiligo).

penyakit vitiligo - penyebab vitiligo - gejala vitiligo - bercak putih pada kulit - pengobatan vitiligo

Sulit untuk memperkirakan bagaimana gejala vitiligo akan berkembang. Kadang bercak putih di kulit akan berhenti berkembang meski tidak diobati. Tetapi dalam kebanyakan kasus, gejala vitiligo terus menyebar dan akhirnya meliputi sebagian besar area kulit Anda. Pada beberapa kasus yang jarang, warna kulit bisa pulih kembali.

Kapan Harus Menemui Dokter?


Pergilah ke dokter jika ada area di kulit, rambut, atau mata yang warnanya memudar. Pengobatan vitiligo tersedia untuk membantu menghentikan atau memperlambat perubahan warna dan memulihkan sebagian warna kulit Anda.

Pengobatan Vitiligo

Ada banyak pengobatan vitiligo tersedia untuk membantu mengembalikan atau bahkan meratakan warna kulit. Beberapa pengobatan memiliki efek samping serius. Karena itu, dokter mungkin menyarankan agar Anda mencoba dulu untuk menerapkan produk atau riasan untuk menyamarkan bercak putih pada kulit.

Baca juga  Vitiligo: Ketika Kulit Memiliki Bercak Putih

Jika Anda dan dokter Anda memutuskan untuk melakukan pengobatan vitiligo menggunakan obat, operasi, atau terapi, maka prosesnya dapat memakan waktu berbulan-bulan sampai hasilnya terlihat. Dan Anda mungkin perlu mencoba lebih dari satu cara atau kombinasi beberapa cara sebelum menemukan pengobatan yang terbaik.

Bahkan meskipun Anda menemukan pengobatan yang hasilnya memuaskan untuk saat ini, belum tentu hasilnya akan bertahan atau bisa saja timbul bercak-bercak putih baru.

Obat


  • Krim untuk mengendalikan inflamasi:

    Mengoleskan krim kortikosteroid dapat membantu mengembalikan warna kulit, terutama jika dilakukan sejak awal munculnya bercak putih di kulit. Anda perlu menggunakan krim ini hingga berbulan-bulan sampai hasilnya terlihat. Walaupun efektif, namun penggunaan krim kortikosteroid dapat menimbulkan efek samping seperti penipisan kulit atau munculnya garis-garis halus di kulit.

penyakit vitiligo - penyebab vitiligo - gejala vitiligo - bercak putih pada kulit - pengobatan vitiligo

  • Obat yang memengaruhi sistem imun:

    Salep yang mengandung takrolimus atau pimekrolimus (calcineurin inhibitor) dapat berguna untuk bercak putih yang masih sedikit, khususnya di wajah dan leher. Perawatan ini memiliki lebih sedikit efek samping daripada kortikosteroid dan bisa digunakan bersama terapi cahaya UVB. Namun lembaga Food and Drug Administration telah memberi peringatan bahwa mungkin ada kaitan antara obat ini dengan limfoma dan kanker kulit.

Terapi


  • Kombinasi psoralen dan terapi cahaya:

    Perawatan kombinasi ini untuk mengembalikan warna pada bercak-bercak putih di kulit. Setelah mengonsumsi atau mengoleskan psoralen, Anda akan menerima pancaran ultraviolet A (UVA), UVB, atau cahaya Pengobatan vitiligo ini biasanya memberikan hasil yang lebih baik daripada hanya menggunakan obat atau terapi saja.

  • Menghapus warna kulit asli yang tersisa (depigmentasi):

    Terapi ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang vitiligo nya sudah meluas dan pengobatan lain sudah tidak berhasil. Bahan untuk depigmentasi diterapkan ke area kulit yang masih memiliki warna asli. Kemudian warna kulit perlahan akan memudar dan menyatu dengan bagian yang sudah terkena vitiligo. Terapi ini memiliki efek samping seperti kemerahan, bengkak, gatal-gatal, dan kulit kering. Depigmentasi sifatnya permanen, dan Anda akan selalu sangat sensitif terhadap cahaya matahari.

Operasi


  • Pencangkokan kulit:

    Pada prosedur ini, dokter menghilangkan bagian yang sangat kecil dari kulit normal Anda lalu menempelkannya ke area kulit yang kehilangan warna kulit. Prosedur ini kadang digunakan jika Anda masih memiliki sedikit vitiligo. Risiko dari prosedur ini antara lain infeksi, bekas luka, dan warna yang tidak merata.

  • Pencangkokan lepuhan:

    Pada prosedur ini, dokter membuat lepuhan di area kulit normal, biasanya dengan mengisapnya. Lalu dokter mengambil bagian atas dari lepuhan dan mencangkokkannya ke area kulit yang berubah warna. Risiko yang dapat ditimbulkannya yaitu bekas luka, kegagalan pencangkokan, dan berpotensi menimbulkan bercak vitiligo lain.

  • Tato (mikropigmentasi):

    Pada teknik ini, dokter menggunakan alat bedah khusus untuk menanamkan pigmen ke dalam kulit. Teknik ini paling efektif dilakukan di dan sekitar bibir pada orang-orang yang berwarna kulit gelap. Kekurangan dari teknik ini antara lain kesulitan untuk mencocokkan warna kulit dan berpotensi untuk memicu bercak vitiligo lain.

Tips Perawatan Rumahan untuk Vitiligo


  • Lindungi kulit Anda dari sinar matahari:

    Gunakanlah tabir surya (sunscreen) dengan SPF minimal 30. Oleskan sunscreen secara menyeluruh dan oleskan ulang setiap 2 jam sekali—atau lebih sering jika Anda berenang atau berkeringat. Pakailah pakaian yang dapat melindungi kulit Anda dari matahari.

  • Samarkan bercak putih pada kulit:

    Produk-produk riasan tertentu dapat menyamarkan bercak putih pada kulit.

  • Jangan tato kulit Anda:

    Tato dapat merusak kulit Anda, kecuali teknik mikropigmentasi dengan tato untuk pengobatan vitiligo. Tato juga dapat menimbulkan bercak penyakit vitiligo yang baru.

Kesimpulan tentang Penyakit Vitiligo

Penyakit vitiligo dapat terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk di rambut dan bagian dalam mulut. Penyebab vitiligo adalah berhentinya produksi melanin oleh sel-sel melanosit di epidermis (lapisan terluar) kulit. Padahal melanin adalah pigmen yang memberikan warna alami pada kulit Anda.

Gejala vitiligo yang paling terlihat yaitu bercak putih pada kulit. Selain itu, gejala-gejala lainnya yakni perubahan warna di rambut, bulu mata, alis, bagian dalam mulut atau hidung menjadi pudar atau memutih.

Sebelum menjalani pengobatan vitiligo, dokter mungkin menyarankan Anda mencoba dulu menerapkan produk atau riasan untuk menyamarkan bercak putih pada kulit. Jika Anda memutuskan untuk menjalani pengobatan, entah menggunakan obat, operasi, atau terapi, mungkin itu akan memakan waktu berbulan-bulan sampai hasilnya terlihat.

Demikianlah info-info penting seputar penyakit vitiligo. Semoga informasi di artikel ini dapat membantu Anda mengenal dan menangani kondisi vitiligo dengan lebih baik. Nantikan juga ulasan menarik lain seputar info kesehatan hanya di Deherba.com.

Cindy Wijaya

Cindy sudah menulis beragam artikel kesehatan sejak tahun 2014. Senang meriset serta berbagi tentang berbagai topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.