Penjelasan Kanker Serviks yang Sering Dikatakan Dokter

187
Penjelasan Kanker Serviks
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Apa penjelasan kanker serviks yang sering dikatakan dokter kepada pasiennya? Bagaimana seharusnya Anda menanggapinya? Apa manfaatnya jika Anda memperhatikannya?

Temukan info selengkapnya dalam artikel berikut! Simak apa saja pertanyaan yang seharusnya Anda perhatikan dan jawaban dokter yang menangani penyakit Anda.

Penjelasan Kanker Serviks yang Perlu Diperhatikan?

Kanker serviks atau kerap kali disebut dengan kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang sering menghantui kehidupan banyak wanita. Maka penjelasan kanker serviks perlu dilakukan untuk memperjelas apa itu kanker serviks.

Kanker dapat terjadi di setiap tempat dalam tubuh. Kanker serviks berawal di serviks, ketika sel-sel leher rahim tumbuh di luar kendali dan menekan sel-sel normal. Sehingga, menyulitkan tubuh untuk bekerja sebagaimana mestinya.

Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh. Sel-sel kanker di leher rahim kadang-kadang dapat melakukan perjalanan ke paru-paru dan tumbuh di sana. Ketika sel kanker melakukan itu, ini disebut metastasis. Bagi para dokter, sel-sel kanker di tempat baru itu terlihat sama seperti yang ada di leher rahim.

Kanker selalu dinamai sesuai tempat dimulainya. Jadi ketika kanker serviks menyebar ke paru-paru (atau tempat lain), itu masih disebut kanker serviks. Itu tidak disebut kanker paru, kecuali memang berawal dari sel-sel di paru-paru. Itulah salah satu penjelasan kanker serviks.

Jika Anda mengalami kanker serviks, dokter akan mencari tahu sejauh mana penyebarannya. Anda mungkin pernah mendengar orang lain mengatakan bahwa kanker mereka memasuki “stadium 1” atau “stadium 2.” Dokter Anda ingin mengetahui tahap kanker Anda untuk membantu memutuskan jenis perawatan apa yang terbaik untuk Anda.

Stadium ini menggambarkan pertumbuhan atau penyebaran kanker melalui serviks. Ini juga memberi tahu jika kanker telah menyebar ke organ-organ lain dari tubuh yang dekat atau lebih jauh.

Kanker Anda bisa mencapai stadium 0, 1, 2, 3, atau 4. Tahap 0 juga disebut karsinoma in situ. Semakin rendah angkanya, semakin sedikit penyebaran kanker. Jumlah yang lebih tinggi, seperti stadium 4, berarti kanker yang telah menyebar ke luar serviks. Pastikan untuk bertanya kepada dokter tentang stadium kanker dan apa artinya itu bagi Anda.

Jangan abaikan penjelasan kanker serviks yang diutarakan dokter. Nah, sekarang apa saja yang seharusnya Anda tanyakan selama konsultasi dengan dokter?

Ragam Pertanyaan yang Harus Disiapkan Pasien untuk Dokter!

Anda akan mendapati pentingnya mengajukan beberapa pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter atau anggota lain dari tim perawatan kesehatan Anda. Tentunya hal ini dilakukan untuk membantu Anda lebih memahami diagnosis, rencana perawatan, dan perawatan secara keseluruhan.

Baca juga:  Apa yang Dimaksud Deteksi Dini Kanker Serviks?

Anda akan memperoleh penjelasan kanker serviks yang dibutuhkan. Sering berkomunikasi  dengan tim perawatan kesehatan Anda, merupakan hal penting untuk membuat keputusan tentang perawatan kesehatan yang akan dijalani.

Membuat serangkaian daftar pertanyaan yang disarankan berikut ini merupakan titik awal untuk membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang perawatan kanker dalam tubuh Anda, misalnya;

Haruskah saya menerima vaksin HPV?

Jika Anda belum pernah mendapatkan vaksin HPV dan akan melakukan kontak seksual dimasa mendatang ada baiknya untuk menerima vaksin tersebut. Dokter akan memberikan penjelasan kanker serviks dan kaitannya dengan pemberian vaksin.

Pemberian vaksin dapat dilakukan saat seorang anak perempuan dan laki-laki berusia antara 11 maupun 12 tahun, namun pemberian vaksin juga dapat dilakukan saat mereka berusia 9 tahun. Ya, kaum pria juga perlu memperoleh vaksin tersebut.

Haruskah saya melakukan pemeriksaan infeksi HPV?

Penjelasan kanker serviks lainnya akan dijelaskan saat Anda melakukan pemeriksaan infeksi HPV. Pemeriksaan HPV DNA merupakan prosedur pemeriksaan yang dilakukan pada wanita untuk mendeteksi infeksi HPV (human papilloma virus) tipe risiko tinggi.

Infeksi HPV tipe risiko tinggi dapat memicu perubahan dalam sel serviks dan dapat berubah menjadi kanker serviks atau jenis kanker lainnya, seperti vagina dan anus. Jika Anda berisiko tinggi, maka pemeriksaan ini mutlak perlu dilakukan.

Apa pilihan perawatan kanker serviks yang saya alami?

Jika Anda positif mengalaminya, dokter akan memberikan penjelasan kanker serviks yang Anda alami. Ia juga akan memberikan pilihan pengobatan yang tersedia.

Pengobatan terhadap kanker serviks mencakup pembedahan, kemoterapi, radioterapi, ataupun kombinasi ketiganya. Metode yang dipilih tergantung kepada beberapa faktor, misalnya; stadium kanker, jenis kanker, hingga kondisi kesehatan pasien.

Apa efek samping perawatan, jangka pendek ataupun jangka panjang?

Dokter juga akan memberikan penjelasan kanker serviks terkait dengan efek samping pilihan pengobatan yang Anda jalani.

Misalnya; Pada pembedahan Anda mungkin merasa lelah, mual, dan muntah setelahnya. Namun ada potensi mengalami infeksi ataupun perdarahan yang bisa saja terjadi. Belum lagi adanya potensi tidak bisa memiliki keturunan dimasa mendatang.

Pada radioterapi Anda mungkin merasa lelah, mengalami gangguan pencernaan, sembelit, diare, ataupun muntah pada jangka pendek. Namun, pada saat perawatan berlangsung lama, efek samping yang timbul ialah munculnya jaringan parut dalam vagina.

Baca juga:  Terapi Hipertermia untuk Pengobatan Kanker Serviks

Pada kemoterapi Anda mungkin merasa lelah, mual, muntah, hingga mengalami kerontokan rambut. Selain itu, jumlah sel normal dalam darah Anda bisa jadi berkurang untuk sementara waktu.

Bagaimana perawatan ini akan mempengaruhi kehidupan saya sehari-hari?

Dokter akan memberikan penjelasan kanker serviks sehubungan dengan pengaruhnya bagi kehidupan Anda. Hal ini akan tergantung pada perawatan yang Anda jalani dan dibutuhkan banyak kesabaran.

Banyak wanita penderita kanker serviks yang menjalani histerektomi radikal. Ini adalah operasi besar, dan butuh sekitar enam hingga dua belas minggu untuk pulih dari itu.

Selama waktu ini Anda harus menghindari mengangkat beban (misalnya, anak-anak, tas belanja berat) dan pekerjaan rumah tangga yang berat. Anda tidak akan bisa mengemudi selama tiga hingga delapan minggu setelah operasi. Kebanyakan wanita membutuhkan delapan hingga dua belas minggu cuti setelah histerektomi radikal.

Beberapa perawatan untuk kanker serviks, terutama kemoterapi dan radioterapi, dapat membuat Anda sangat lelah. Anda mungkin perlu istirahat sejenak dari aktivitas normal untuk sementara waktu. Jangan takut untuk meminta bantuan praktis dari keluarga dan teman jika Anda membutuhkannya.

Apakah ada peluang kanker serviks untuk muncul kembali?

Dokter bisa jadi menjelaskan adanya peluang kanker serviks untuk muncul kembali. Saat penjelasan kanker serviks ini dilakukan, cobalah untuk memperhatikan dan jangan panik.

Kemunculan kanker untuk kedua kalinya dapat terjadi selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun setelah kanker primer diobati. Mustahil bagi dokter untuk mengetahui dengan pasti apakah kankernya akan kambuh.

Kemungkinan kekambuhan tergantung pada jenis kanker primer. Dokter Anda dapat memberi Anda lebih banyak informasi tentang risiko kemunculan kembali. Kanker bisa muncul kembali karena area kecil sel kanker ternyata menetap di dalam tubuh setelah perawatan.

Seiring waktu, sel-sel ini dapat berlipat ganda dan tumbuh cukup besar untuk menyebabkan gejala atau hingga pemeriksaan lanjutan berhasil menemukannya. Kapan dan di mana kanker muncul kembali tergantung pada jenis kanker.

Itulah beragam penjelasan kanker serviks yang perlu Anda perhatikan. Anda dapat menanyakan apapun yang berkaitan dengan kondisi Anda. Jangan segan untuk melakukannya.


Cancer.Net. Cervical Cancer: Questions to Ask the Doctor. July 2017. URL: https://www.cancer.net/cancer-types/cervical-cancer/questions-ask-doctor.


Advertisement
Alinesia