Bagikan Artikel Ini:

Terakhir Diedit:

Kalau Anda merasakan gejala-gejala gangguan bipolar, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Semakin awal gangguan ini terdeteksi, semakin bagus juga keberhasilan dari pengobatan gangguan bipolar nya. Bila dibiarkan tanpa ditangani, gangguan bipolar dapat menjadi semakin parah. Perubahan pada emosi yang Anda rasakan akan semakin drastis dan bertambah-tambah.

Memang dibutuhkan cukup banyak waktu untuk menemukan pengobatan atau perawatan yang cocok dengan keadaan Anda, tapi upaya itu tentu tidak sia-sia. Agar Anda bisa memperoleh pengobatan yang sesuai, perhatikanlah artikel ini yang didasarkan atas informasi dari HELPGUIDE.

Dapatkan Diagnosis yang Akurat

Mendapatkan diagnosis yang akurat adalah langkah awal dari pengobatan gangguan bipolar. Ini tidak selalu mudah. Pasang-surut mood akibat gangguan bipolar sulit untuk dibedakan dari gangguan-gangguan lain seperti depresi, ADHD, dan gangguan kepribadian ambang. Biasanya seseorang harus berkali-kali lakukan pemeriksaan sebelum akhirnya didapatkan diagnosis yang akurat.

Dokter yang terlatih pun kadang kesulitan untuk mendiagnosis gangguan bipolar, jadi yang paling baik adalah menemui seorang psikiater yang berpengalaman dalam menangani gangguan bipolar. Psikiater mengkhususkan diri pada kesehatan mental sehingga lebih mengerti tentang jenis-jenis pengobatan gangguan bipolar yang efektif.

Yang Dilakukan saat Pemeriksaan Diagnostik


Evaluasi Psikologis:

Dokter/psikiater akan mencari tahu riwayat kejiwaan Anda secara lengkap. Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar gejala, riwayat kesehatan mental pribadi, perawatan yang pernah diterima, dan riwayat kesehatan mental dari keluarga Anda.

Riwayat Medis dan Pemeriksaan Fisik:

Dokter/psikiater harus mencari tahu riwayat medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Tujuannya untuk mencari tahu apakah ada penyakit atau obat tertentu yang mungkin menjadi penyebab dari gejala-gejala Anda. Salah satu yang harus diperiksa adalah gangguan tiroid, karena masalah pada tiroid dapat menimbulkan perubahan-perubahan emosi yang mirip dengan gangguan bipolar.

Selain dua hal di atas, dokter/psikiater mungkin juga akan bicara dengan keluarga atau teman Anda mengenai mood serta perilaku Anda. Biasanya orang yang dekat dengan Anda bisa memberikan penjelasan yang lebih akurat dan objektif tentang gejala-gejala Anda.

Pengobatan Gangguan Bipolar

Kalau diagnosis yang akurat sudah didapatkan dan Anda memang memiliki gangguan ini, dokter/psikiater akan menjelaskan tentang pilihan pengobatan yang ada. Beliau juga mungkin akan meresepkan obat untuk mengobati gangguan bipolar Anda.

Baca juga  Mengatasi Gangguan Bipolar

Adakalanya Anda akan diminta untuk menemui ahli kesehatan mental lain, misalnya psikolog, konselor, atau spesialis gangguan bipolar. Yang terpenting, Anda perlu bekerja sama dengan dokter/ahli kesehatan yang menangani Anda supaya dapat membuat rencana pengobatan yang cocok.

Konsumsi Obat:

Obat adalah dasar utama dari pengobatan gangguan bipolar. Mengonsumsi obat-obatan untuk menstabilkan mood akan membantu mengurangi pasang-surut emosi serta menjaga gejala-gejalanya.

Sebagian besar pasien memerlukan obat untuk menekan gejala-gejala mereka. Pasien mungkin dianjurkan untuk meneruskan konsumsi obat agar mengurangi kekambuhan serta tingkat keparahan dari episode-episode bipolar. Kadang obat mampu sepenuhnya mencegah kekambuhan.

Jika Anda didiagnosis gangguan bipolar, Anda harus bekerja sama dengan dokter untuk menemukan obat atau kombinasi obat yang tepat bagi Anda. Karena reaksi obat berbeda-beda pada masing-masing orang, Anda bisa saja perlu mencoba beberapa obat berbeda sebelum menemukan satu yang cocok untuk Anda. Berikut adalah tips-tips mengonsumsi obat untuk mengobati gangguan bipolar.

Rutin Periksa ke Dokter

Anda perlu rutin melakukan tes darah untuk memastikan bahwa efek obat yang dikonsumsi masih dalam batasnya. Tes-tes itu perlu agar bisa mendapatkan dosis yang seimbang. Dokter harus terus memantau konsumsi obat Anda supaya pengobatan gangguan bipolar berjalan aman dan bebas dari efek samping berbahaya.

Lanjutkan Konsumsi Obat Meski Mood Sedang Stabil

Jangan berhenti minum obat begitu Anda merasa sudah stabil. Sebagian besar orang harus terus mengonsumsi obat dalam waktu lama agar tidak mengalami kekambuhan.

Jangan Terlalu Mengandalkan Obat

Obat memang bisa mengurangi gejala-gejala emosi mania dan depresi. Tetapi agar bisa lebih ampuh mengobati gangguan bipolar, Anda juga harus menjaga kesehatan mental maupun fisik. Jagalah kesehatan dengan perbanyak istirahat, jalankan terapi, dan bergaul bersama orang-orang yang pengaruhnya baik.

Berhati-hatilah dengan Obat Antidepresan

Penelitian menunjukkan bahwa antidepresan tidak terlalu efektif untuk mengobati depresi pada gangguan bipolar. Bahkan, obat ini justru bisa memicu emosi mania atau mengakibatkan perputaran cepat antara episode depresif dan manik bila dikonsumsi penderita gangguan bipolar.

Psikoterapi (Terapi Bicara):

Terapi adalah bagian penting dalam mengobati gangguan bipolar serta berbagai masalah kehidupan yang diakibatkannya. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi obat untuk gangguan bipolar akan lebih cepat pulih dan tetap dalam keadaan baik bila mereka juga menjalankan terapi.

Baca juga  Gejala Gangguan Bipolar

Dengan bantuan dari terapis Anda, Anda bisa belajar caranya mengatasi perasaan-perasaan yang mengganggu, memperbaiki hubungan personal, menangani stres, dan mengenalikan mood. Berikut adalah tiga jenis terapi yang khususnya berguna dalam pengobatan gangguan bipolar.

Terapi Perilaku Kognitif

Pada terapi ini, Anda dibantu untuk memeriksa bagaimana pikiran Anda memengaruhi emosi Anda. Anda juga belajar caranya mengubah pola pikir dan perilaku negatif menjadi lebih positif. Untuk pengobatan gangguan bipolar, fokus terapi ini adalah untuk menangani gejala-gejala, menghindar pemicu yang bikin kambuh, dan belajar cara menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Terapi Iterpersonal dan Irama Sosial

Terapi interpersonal berfokus pada mengatasi masalah-masalah yang terjadi dalam hubungan personal dan membantu Anda agar tetap berhubungan baik dengan orang-orang yang penting bagi Anda. Dengan mengenali serta mengatasi masalah dalam hubungan personal, terapi ini bisa mengurangi stres dalam hidup. Karena stres dapat memicu gangguan bipolar, maka terapi ini dapat mengurangi perubahan-perubahan mood.

Terapi irama sosial sering digabungkan dengan terapi interpersonal untuk mengobati gangguan bipolar. Penderita gangguan bipolar kemungkinan memiliki jam biologis yang terlalu sensitif. Jam biologis ini gampang terpengaruh oleh gangguan yang terjadi pada pola aktivitas harian Anda—yang disebut ‘irama sosial’. Terapi irama sosial berfokus untuk menstabilkan irama sosial tersebut, misalnya pola tidur, makan, dan olahraga. Kalau iramanya stabil, irama jam biologis yang mengatur mood juga tetap stabil.

Terapi Keluarga

Terapi keluarga menangani masalah-masalah yang dihadapi oleh keluarga yang tinggal serumah dengan penderita bipolar. Terapi ini bertujuan untuk memperbaiki lingkungan rumah agar bisa mendukung pemulihan seorang penderita bipolar. Keluarga Anda akan diberi penjelasan tentang gangguan ini dan bagaimana caranya menghadapi gejala-gejalanya. Terapi ini juga akan memperbaiki cara komunikasi dalam keluarga.

Apa yang Bisa Saya Lakukan Agar Merasa Lebih Baik?


Ketahui Perbedaan antara Gejala-Gejala Anda dan Diri Anda Sebenarnya.

Dokter yang menangani Anda bisa membantu membedakan diri Anda yang sebenarnya dengan diri Anda yang dipengaruhi oleh gejala-gejala bipolar. Berterus teranglah mengenai perilaku-perilaku yang ingin Anda ubah dan buat rencana-rencana untuk mengubahnya.

Beritahu Keluarga dan Libatkan Mereka dalam Pengobatan

Mereka bisa membantu Anda mengenali gejala-gejalanya, mengamati perilaku Anda, dan memberikan sudut pandang yang berbeda. Mereka juga bisa memberi saran-saran yang membangun serta membantu Anda membuat rencana untuk menghadapi kekambuhan.

Upayakan Gaya Hidup Sehat

Untuk pulih, Anda juga harus punya gaya hidup sehat. Upayakanlah untuk tetap aktif secara fisik, cukup tidur, makan makanan yang sehat, dan hindari konsumsi alkohol, narkoba, atau tingkah-laku yang berisiko lainnya.

• Cari Pengobatan yang Sesuai untuk Anda

Beritahukan dokter mengenai efek dari obat-obatan yang Anda minum, khususnya mengenai efek sampingnya pada diri Anda. Ada banyak pilihan pengobatan yang tersedia. Dan sangat penting untuk selalu beritahukan dokter sebelum Anda mengubah dosis atau jenis obat yang diminum.

Mengobati Gangguan Bipolar

Gangguan bipolar adalah kondisi yang akan dihadapi seumur hidup. Jika tidak diobati, episode-episode manik dan depresif akan terus-menerus berulang dan semakin menyulitkan kehidupan Anda. Saat episode manik, Anda menjadi hiperaktif dan tidak bertanggung jawab. Saat episode depresif, Anda hampir tidak bisa melakukan apa-apa.

Jika tidak ingin seperti itu, Anda harus mendapat diagnosis yang akurat kemudian segera direncanakan pengobatan yang sesuai. Mengobati gangguan bipolar tidak cukup hanya minum obat. Anda sendiri harus mempelajari gangguan mental ini, cari dukungan dari orang-orang terdekat, dan upayakan gaya hidup sehat.

Anda tidak akan membaik dalam waktu satu malam. Seiring dengan pasang-surutnya emosi, pengobatannya pun ada pasang-surutnya. Butuh waktu untuk mencari cara mengobati gangguan bipolar yang ampuh. Harus ada tekad kuat agar bisa pegang kendali atas kehidupan Anda!

Demikianlah informasi tentang pengobatan gangguan bipolar. Baca juga artikel penting lain tentang: penyebab gangguan bipolar, gejala gangguan bipolar, dan mengatasi gangguan bipolar. Nantikan juga ulasan menarik lain seputar informasi kesehatan, tips kesehatan, dan pengobatan alami hanya di Deherba.com.

Cindy Wijaya

Cindy sudah menulis beragam artikel kesehatan sejak tahun 2014. Senang meriset serta berbagi tentang berbagai topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.