Pengobatan ADHD Yang Tersedia

426
Pengobatan ADHD
Pengobatan ADHD

Diedit:

ADHDAttention Deficit Hyperactivity Disorder merupakan gangguan saraf yang melibatkan fungsi kognitif penderitanya. Ini adalah fungsi mental atas kesadaran seseorang dalam hal berpikir, mengingat, belajar dan berbahasa. Penderita ADHD sulit melakukan hal ini, maka pengobatan ADHD dibutuhkan untuk membantu aktivitas harian mereka.

Dalam artikel ini Anda akan melihat beberapa metode pengobatan ADHD. Beberapa pengobatan dapat berupa terapi atau perbaikan kegiatan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif penderitanya. Menurut verywell, ada beberapa metode pengobatan selain terapi dan penggunaan obat-obatan. Mari kita perhatikan beberapa ulasan penting berikut ini.

Pengobatan ADHD

Ketahuilah bahwa fungsi kognitif sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menetapkan fokus perhatian pada saat tertentu. Mengingat hal-hal penting, agar terhindar dari bahaya. Membuat pertimbangan, memecahkan masalah, membuat penilaian dan mengambil keputusan. Maka pengobatan perlu dilakukan, ingatlah bahwa tidak semua pengobatan dilakukan dengan konsumsi obat-obatan medis.

Sebenarnya obat yang dapat menyembuhkan ADHD secara tuntas cukup langka. Beberapa penelitian di bidang medis masih terus diupayakan untuk mengatasi hal ini. Sekalipun obat yang benar-benar dapat membantu pasien ADHD untuk pulih optimal 100% masih diteliti.

Setidaknya beberapa metode perbaikan dapat dilakukan untuk menunjang aktivitas penderitanya. Misalnya dalam hal menciptakan prestasi ditempat kerja ataupun di sekolah. Aspek kehidupan lainnya berkaitan dengan meningkatkan kepercayaan diri penderita sehingga mereka dapat bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya.

Hal-hal ini dapat dilakukan dengan melakukan terapi, keterampilan sosial dan perubahan gaya hidup untuk menekan ciri-ciri ADHD yang bisa timbul. Para peneliti melihat bahwa perawatan demikian yang dikombinasikan dengan pengobatan ADHD merupakan cara yang efektif untuk mengobati ADHD.

Obat Medis

Pengobatan dengan cara ini merupakan yang paling sering dilakukan untuk mengatasi ADHD. Jenis pengobatan ini merupakan metode yang digunakan untuk membantu penderita ADHD yang masih anak-anak ataupun dewasa. Pengobatan jenis ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan menggunakan obat stimulant atau non-stimulant.

  • Stimulant – merupakan jenis obat yang digunakan untuk meningkatkan fungsi kewaspadaan otak. Hal ini tampaknya kontroversi dengan kondisi penderita ADHD yang memiliki kecenderungan untuk aktif atau hiperaktif. Obat jenis ini merangsang sistem saraf pusat untuk meningkatkan kinerjanya. Obat ini juga mengurangi kondisi hiperaktif dan impulsif – sayangnya hanya bekerja dalam waktu beberapa jam saja. Perlu diingat bahwa obat jenis ini bukanlah obat yang dijual bebas tanpa resep dokter. Pastikan agar Anda selalu mendapatkan informasi yang jelas dari dokter yang merawat penderitanya. Sangat penting untuk mengamati keefektifan dan efek samping yang terjadi pada penderita saat mengonsumsi obat ini. Sehingga dosis yang tepat dapat diberikan sesuai dengan kondisi pasien.
  • Non-stimulant – merupakan jenis obat yang digunakan saat seseorang tak bisa menerima obat stimulant. Kondisi lain saat pasien mengalami efek samping negatif dari pemberian obat stimulant atau memiliki riwayat kecanduan. Penderita yang memiliki kecanduan tidak boleh mengonsumsi jenis obat stimulant, sehingga obat non-stimulant merupakan alternatif yang tepat. Reaksi obat dirasakan setelah 2 minggu hingga 6 minggu. Diskusikan dengan dokter sehubungan dengan jenis obat ADHD ini, sehingga pengobatan yang tepat dapat diberikan.
Baca juga:  Obat ADHD Alami Yang Mudah Ditemukan

Selain pengobatan ADHD dengan obat medis, masih ada beberapa metode pengobatan lainnya. Sekalipun tampaknya pengobatan dengan obat merupakan pilihan utama kebanyakan orang dalam mengatasi ADHD. Namun adakalanya metode ini tidak begitu efektif bagi semua orang. Maka dibutuhkan beberapa metode pengobatan lain yang bisa mengurangi gejala ADHD.

Pengaturan Waktu dan Aktivitas

Ketahuilah penyebab ADHD bukanlah faktor lingkungan, namun penderitanya seringkali terpengaruh oleh faktor lingkungan. Pengaturan waktu dan aktivitas yang tidak teratur dapat memperburuk gejalanya.

  • Rutinitas – Milikilah rutinitas sederhana yang mudah diprediksi dalam satu hari. Ini berarti tugas yang dilakukan hendaknya tidak menyebabkan panik di saat-saat terakhir. Contohnya; Rutinitas pagi diawali dengan bangun pukul 7 pagi, berpakaian, sarapan pagi, minum obat dan berangkat kerja atau sekolah. Rutinitas malam mungkin termasuk makan malam, mengemasi tas untuk hari berikutnya dan menonton acara TV favorit sebelum tidur.
  • Daftar Tugas – Buatlah daftar tugas untuk beberapa kegiatan yang tampaknya rumit atau penuh tekanan. Tujuannya untuk membantu penderitanya untuk mengingat dan melakukan aktivitas yang dibutuhkan saat itu.
  • Timer – Untuk membantu penderita agar memperhatikan pekerjaan rumah atau proyek pekerjaan yang sedang dikerjakan, cobalah untuk mengatur timer selama 15 menit (tujuannya agar penderita menunjukkan waktu fokus yang berdedikasi). Saat berdering, cobalah untuk beristirahat sebentar lalu atur timer Anda lagi.
  • Alarm – Cobalah untuk mengatur alarm guna mengingatkan penderita untuk bangun, tidur, atau meninggalkan rumah. Pada anak-anak yang mengalami ADHD, alarm dapat membuat mereka merasa percaya diri dan mandiri karena tidak bergantung pada pengingat dari orang dewasa.
  • Bagan – Merupakan daftar yang lebih panjang dibandingkan dengan daftar tugas. Jika ada perilaku atau kebiasaan yang ingin Anda sertakan dalam daftar harian ini. Maka buatlah bagan aktivitas dalam seminggu. Setiap kali Anda melakukan aktivitas tersebut, misalnya membersihkan gigi, cobalah untuk menandainya dengan sticker Hal ini bermanfaat untuk memotivasi penderitanya untuk melakukan tugas tersebut, karena reward yang diberikan.
  • Timeline – Cobalah untuk menandai daftar perencanaan yang dibuat, untuk memahami perjalanan waktu dan rencana kegiatan di hari itu. Tandai tenggat waktu yang dibutuhkan, misalnya kapan tugas harus diselesaikan.

Dengan melakukan pengaturan demikian, penderita ADHD akan mendapatkan pelatihan manajemen waktu dan aktivitas yang baik.

Pelatihan Keterampilan Sosial

Pada anak-anak ini akan membantu mereka untuk dapat mengembangkan kebiasaan tersebut hingga dewasa. Bagi orang dewasa, tindakan ini memudahkan mereka untuk menyelesaikan setiap kebutuhan yang harus mereka lakukan.

Keterampilan sosial seringkali menimbulkan masalah bagi orang yang hidup dengan ADHD, karena gejala ADHD bisa berakibat pada perilaku yang terlihat kasar.

Baca juga:  ADHD Pada Bayi: Gejala dan Penyebabnya

Contohnya tidak memperhatikan isyarat nonverbal yang halus, secara impulsif menyela pembicara, atau melihat ke luar jendela saat seseorang berbicara. Contoh lain adalah melintasi batas-batas fisik dengan berdiri terlalu dekat dengan seseorang.

Semua perilaku ini tidak dilakukan dengan sengaja, keluarga dan teman dekat bisa memahami hal ini. Namun hal ini, menyulitkan penderita ADHD untuk berteman, bekerja dengan baik, atau berkencan tanpa mengembangkan keterampilan sosial baru.

Pelatihan keterampilan sosial dapat berupa banyak hal, misalnya; terapi perilaku kognitif (CBT) yang dilakukan oleh terapis pribadi. Keterampilan sosial bisa dipelajari dan kualitas hidup meningkat sebagai hasilnya.

Konseling dan Psikoterapi

Cobalah untuk bekerjasama dengan konselor atau terapis yang mengetahui caranya membantu penderita ADHD. Mereka dapat membantu penderita untuk menjalani kehidupan dengan kondisi tersebut, termasuk membantu dalam mengatasi masalah kehilangan pekerjaan atau hubungan sosial dengan orang lain.

Kondisi ini juga dapat membantu orang-orang yang memiliki riwayat depresi dan gangguan kecemasan.

Penelitian telah memperlihatkan bahwa terapi perilaku kognitif efektif untuk penderita ADHD. Ini membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini juga membantu penderitanya untuk mengatasi rasa malu dan rendah diri yang sering mereka alami.

Salah satu faktor terpenting dalam menentukan keefektifan metode konseling, terapi, atau pembinaan adalah hubungan Anda dengan praktisi. Jika kepribadian atau gaya Anda tidak cocok dengannya, jangan menyerah untuk melakukan pengobatan ADHD. Sebagai gantinya, cobalah mencari tenaga profesional lain yang bisa bekerjasama dengan Anda.

Perubahan Gaya Hidup

Perubahan gaya hidup dapat membantu gejala yang ditimbulkan oleh ADHD. Hal ini termasuk olahraga yang teratur, makan makanan yang sehat, cukup tidur dan berlatih teknik pengurangan stres.

Cara yang baik untuk menggabungkan perubahan gaya hidup ini ke dalam hidup Anda ialah dengan melakukannya sesantai mungkin. Karena motivasi merupakan bagian penting bagi penderita ADHD. Misalnya, pilihlah olahraga yang menyenangkan bagi Anda dan jangan merasa ini sebagai aktivitas yang membebani daftar tugas yang Anda miliki.

Dalam artikel ini Anda telah melihat beberapa metode pengobatan ADHD mulai dari obat medis, pengaturan waktu dan aktivitas, pelatihan keterampilan sosial, konseling dan psikoterapi, hingga perubahan gaya hidup.

Ingatlah metode pengobatan ADHD yang disebutkan dalam artikel ini hanyalah sebagai informasi pelengkap dan tidak menggantikan konsultasi dokter. Apabila Anda mengidap ADHD atau ada anggota keluarga yang mengalami hal ini, cobalah untuk menemui dokter secara langsung.

Ketahuilah bantuan utama yang sangat membantu penderita ADHD ialah mengurangi stress yang dapat memperparah kondisi tersebut. Buatlah mereka merasa nyaman, binalah kepercayaan diri mereka dan jangan pandang mereka sebagai orang yang berbeda atau “orang aneh”.

Nantikan informasi penting lainnya seputar gangguan kesehatan, tips hidup sehat, maupun pengobatan alternatif alami – hanya di deherba.

Advertisement
Alinesia