Pengenalan Seputar Kanker

484
Shutterstock

Diedit:

Kanker adalah istilah umum untuk pertumbuhan sel tidak normal, yaitu tumbuh sangat cepat, tidak terkontrol, dan tidak berirama, yang dapat menyusup ke jaringan tubuh normal dan menekan jaringan tubuh normal sehingga mempengaruhi fungsi tubuh.

Sekilas Kanker dan Perbedaannya dengan Tumor

Ada kanker yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat. Sel-sel kanker akan terus membelah diri dan tidak mengindahkan kaidah hukum-hukum pembiakan. Kanker bukan merupakan penyakit yang menular.

Kanker bisa terjadi dari berbagai jaringan dalam berbagai organ, seperti sel kulit, sel hati, sel darah, sel otak, sel lambung, sel usus, sel paru-paru, sel saluran kencing, dan berbagai macam sel tubuh lainnya.

Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangbiakannya, sel-sel kanker membentuk suatu massa dari jaringan ganas yang menyusup ke jaringan di dekatnya (invasif) dan bisa menyebar (metastasis) ke seluruh tubuh.

Sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Kanker terjadi karena kerusakan struktur genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel menjadi tidak terkontrol.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan gen adalah:

  • Kelainan genetik atau bawaan
    Karsinogen (zat penyebab kanker) yang merupakan sebagian besar penyebab kanker, sejenis virus (misal Human papilloma virus, penyebab kanker mulut rahim), zat kimia (misal asap rokok menyebabkan kanker paru), sinar radiasi (radiasi ultraviolet pada saat terik dapat menyebabkan kanker kulit), dll.
  • Pengaruh lingkungan
    Terdapat banyak jenis penyakit kanker, yang mempengaruhi kondisi tubuh kita dengan berbagai macam cara dan membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Tetapi semua jenis kanker itu memiliki kesamaan: terdiri atas sel-sel yang membelah dengan cepat dan tumbuh tak terkontrol.

Tumor non-neoplasma (benjolan yang bukan penyakit keganasan) dapat bermacam-macam:

  • Kista: suatu tumor yang berupa kantong dan didalamnya berisi cairan (encer atau setengah padat). Sebagian besar kista adalah suatu non-neoplasma.
  • Radang: pembesaran atau tumor akibat proses radang yaang disebabkan oleh infiltrasi sel-sel radang – oedema – vasodilatasi.
  • Hipertrofi: pembesaran suatu organ akibat bertambah besarnya sel-sel jaringan penyusunnya.
  • Hiperplasia: pembesaran suatu organ akibat bertambah banyaknya sel-sel jaringan penyusunnya.
  • Displasia: pembesaran suatu organ, akibat bertambah banyaknya dan bertambah besarnya sel-sel jaringan yang berbeda.
Baca juga:  Jus Kentang untuk Kanker: Khasiat & Cara Membuatnya

Istilah tumor tidak sama dengan kanker. Tumor adalah istilah umum untuk setiap benjolan abnormal. Sedangkan kanker adalah tumor yang bersifat ganas dan menyebar.

Penyebaran ini disebut Metastatis. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Tumor dan kanker memiliki perbedaan-perbedaan nyata sebagai berikut:

Tumor jinak bukanlah kanker: Tumor jinak jarang mengancam jiwa, umumnya tumor jinak dapat diangkat seluruhnya dan jarang tumbuh kembali,  tumor jinak tidak menginvasi ke jaringan sekitarnya, tumor jinak tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

    Tumor ganas barulah dinamakan kanker: Tumor ganas umumnya lebih berat daripada tumor jinak dan dapat mengancam jiwa, tumor ganas dapat diangkat, namun kadang mereka dapat tumbuh kembali, sel tumor ganas dapat menginvasi jaringan sekitarnya, sel tumor ganas dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya (metastasis).

    Berbagai Jenis Kanker yang Perlu Diketahui

    Kanker bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah kelompok penyakit. Kanker diklasifikasikan berdasarkan jenis jaringan dari mana sel kanker itu berasal atau berdasarkan lokasi tubuh di mana mereka berkembang. Untuk catatan, beberapa kanker merupakan tipe campuran. Berikut ini adalah jenis-jenis kanker:

    • Karsinoma
      Kanker berasal dari jaringan epitelial yang menutupi suatu permukaan organ, kelenjar atau struktur tubuh. Contohnya: kanker lambung merupakan karsinoma. Banyak karsinoma mempengaruhi organ atau kelenjar yang berkaitan dengan sekresi (penghasilan suatu produk), seperti payudara yang menghasilkan susu. Kasus karsinoma sebanyak 80-90% dari semua kanker.
    • Sarkoma
      Kanker berasal dari jaringan penunjang seperti kartilago, lemak, otot, tendon dan tulang. Misalnya: osteosarkoma (tulang, chondrosarkoma (kartilago).
    • Limfoma
      Kanker berasal dari nodul atau kelenjar getah bening (sistem limfatik) yang memproduksi sel darah putih. Contoh: Limfoma Hodgkin, limfoma non-Hodgkin.
    • Leukemia
      Kanker berasal dari sumsum tulang yang berguna untuk memproduksi sel darah putih (leukosit) dan sel pembeku darah (trombosit).  Contoh: Leukemia mielositik akut/kronis, leukemia limfositik akut/kronis.
    • Mieloma
      Kanker berasal dari sel plasma pada sumsum tulang. Contoh: Plasmasitoma, mieloma multipe.
    Baca juga:  Jus Wortel untuk Kanker: Resep & Cara Membuat

    Agar dapat mendeteksi kanker sejak dini, Anda perlu tahu gejala-gejala yang ditemukan pada penyakit kanker. Gejala yang muncul bergantung pada jenis, tempat, dan stadium kanker. Gejala kanker pada umumnya adalah sebagai berikut:

    • Pembengkakan pada organ tubuh yang terkena (misal ada benjolan di payudara, di perut, dsb).
    • Terjadi perubahan warna (misal perubahan warna tahi lalat).
    • Demam kronis: Dalam hubungannya dengan kanker, demam yang berkepanjangan atau datang dan pergi dapat menjadi tanda peringatan bagi sistem kekebalan tubuh. Demam biasanya dikaitkan dengan jenis kanker yang berhubungan dengan darah seperti leukemia dan limfoma, tapi juga umum ditemukan pada penderita kanker stadium lanjut.
    • Terjadinya batuk kronis (terutama kanker paru) atau perubahan suara (pada kanker di leher). Jika terdapat darah dan lendir kental saat batuk, bisa jadi merupakan gejala dari kanker paru-paru.
    • Terjadinya perubahan pada sistem pencernaan atau kandung kemih (misal perubahan pola BAB, BAB berdarah, dsb).
    • Penurunan nafsu makan dan berat badan: Hal ini dapat menjadi penanda bagi banyak jenis penyakit termasuk kanker. Menurunnya berat badan 5 kg atau lebih tanpa direncanakan perlu diperiksakan ke dokter. Jenis penurunan berat badan ini dapat terjadi dengan atau disertai berkuangnya nafsu makan.
    • Keluarnya cairan atau darah tidak normal (misal keluar cairan abnormal dari puting payudara).
    • Sering merasa kelelahan: Kelelahan adalah salah satu gejala kanker yang paling umum dialami. Ini umum terjadi pada kanker stadium lanjut, tapi dapat juga terjadi pada stadium awal pada beberapa jenis kanker.

    Ingatlah, bahwa gejala-gejala yang disebutkan di atas adalah gejala-gejala yang umum. Jika mengalami satu atau dua gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya Anda langsung memeriksakan kesehatan untuk mendeteksi sejak dini kemungkinan adanya sel kanker dalam tubuh Anda.

    Biasanya, diagnosis dokter akan didasarkan pada gejala yang dirasakan pasien, temuan pada pemeriksaan fisik, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap pertanda tumor, pemeriksaan radiologi: Rontgen, CT-Scan, MRI, USG.

    Baca juga artikel kami lainnya Kanker, Dapatkah Dihindari? dan Sarang Semut untuk informasi seputar pengobatan herbal tumor dan kanker.

    Advertisement
    Alinesia