• Home
  • Blog
  • Kutil
  • Obat Kutil di Apotik: Apa yang Ampuh Menghilangkannya?

Obat Kutil di Apotik: Apa yang Ampuh Menghilangkannya?


By Cindy Wijaya

Kutil adalah salah satu problem kulit yang dialami banyak orang. Kutil bisa menular dan bisa menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian lain. Meski bisa dialami oleh siapa pun, namun masalah kulit ini lebih rentan dialami oleh orang yang kekebalan tubuhnya lemah. Apakah Anda punya masalah kutil di kulit? Tenang saja, karena ada berbagai pilihan obat kutil di apotik untuk membantu menghilangkannya.

Beberapa dokter mengatakan bahwa kutil sebenarnya tidak membutuhkan obat, karena kekebalan tubuh dapat menghilangkannya sendiri. Sekitar seperlima dari semua kasus kutil hilang dalam waktu 6 bulan, dan dua-pertiga hilang dalam waktu 2 tahun.

Tetapi jika kutil Anda tidak kunjung hilang, atau jika tidak enak dilihat atau merasa tidak nyaman dengan keberadaannya, Anda dapat mencoba obat kutil di apotik Kimia Farma, K24, atau apotik lain. Ada beberapa obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Namun sebagai pengingat, jika Anda menderita diabetes, punya kekebalan tubuh yang lemah, atau penyakit serius lain sebaiknya tidak mencari obat sendiri dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapat obat yang tepat.

Obat Kutil di Apotik Tanpa Resep Dokter

Bila Anda memutuskan untuk mencari obat sendiri di apotik, pilihan pertama Anda adalah obat kutil yang dijual bebas dan dalam bentuk cair, gel, plester, atau salep. Berhati-hati lah agar obat tidak kena bagian kulit yang normal, sebab bisa menyebabkan luka.

Sebelum memakai obat, dokter menyarankan merendam kutil dalam air hangat selama 5 – 10 menit untuk membantu obat meresap lebih baik. Kulit mati bisa digosok dengan lembut menggunakan handuk atau batu apung untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Perawat harian dengan obat setidaknya dilakukan beberapa minggu sampai mendapat hasil.

Berikut adalah beberapa pilihan obat kutil di apotik K24, Kimia Farma, atau apotik lain yang dijual bebas:

  • Obat kutil yang mengandung asam salisilat (salicylic acid): Asam salisilat membantu melembutkan, melarutkan, dan mengelupas sel-sel kulit abnormal. Setelah mengoleskan obat, area kulit itu harus ditutup dengan plester. Ini akan membantu asam salisilat menempel dan meresep kulit dengan lebih baik.
  • Semprotan pembeku (freezing spray): Semprotan pembeku biasanya mengandung butana cair (liquid butane). Dapat disemprotkan langsung ke kutil untuk membekukan dan membunuh jaringan. Suhunya bisa mencapai minus 100 derajat C. Perawatan ini bisa terasa sakit. Dan ada risiko pembentukan lepuh setelah penyemprotan. Area kulit itu harus dijaga tetap bersih dan kering. Anda bisa mengoleskan salep antibiotik setelah perawatan.

Tips Saat Memilih Obat Kutil di Apotik

Tingkat kenyamanan: Ada macam-macam obat kutil yang dijual bebas, tapi kalau Anda sensitif terhadap rasa sakit dan rasa tidak nyaman, Anda mungkin perlu menghindari obat semprotan beku. Carilah obat kutil yang berbentuk plester, salep, atau stick.

Jenis kutil: Anda perlu mencari jenis obat yang pas sesuai jenis kutilnya. Jika kutil dikelilingi oleh kulit yang lebih tebal di kaki, lebih baik mencari obat yang mengandung asam salisilat lebih banyak. Sedangkan untuk jenis kutil kelamin, sebaiknya cari produk obat yang dirancang khusus untuk area sensitif itu.

Lokasi kutil: Jika kutil adanya di telapak kaki, ada plester kutil khusus telapak kaki yang dirancang khusus agar tetap menempel di tempatnya, sehingga Anda tidak perlu khawatir itu akan lepas. Jika ingin menyembunyikan kutil halus di bagian tubuh gampang terlihat, plester kutil yang bening mungkin dapat membantu.

Perawatan Selain Obat Tanpa Resep Dokter

Apabila perawatan dengan obat kutil di apotik tanpa resep dokter tidak mempan, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter kulit. Beliau bisa merekomendasikan cara yang lebih efektif untuk menghilangkan kutil Anda.

Berikut beberapa cara yang mungkin akan direkomendasikan oleh dokter kulit Anda:

  • Membekukannya dengan cairan nitrogen.
  • Memanaskan atau membakarnya dengan jarum listrik atau dengan laser.
  • Mengoleskannya dengan kandungan asam yang lebih kuat (mungkin asam trikloroasetat) daripada yang dimiliki obat bebas, untuk membantu menghancurkan kutil itu.
  • Menyuntikkan obat bleomycin ke dalam kutil itu. Bleomycin adalah obat untuk membunuh virus, yang merupakan pengobatan efektif untuk jenis kutil yang lebih parah.
  • Meresepkan obat topikal (penggunaan luar) yang disebut imiquimod untuk membantu meningkatkan kemampuan tubuh melawan kutil (terutama bermanfaat untuk kutil kelamin).
  • Melakukan operasi bedah kecil untuk memotong jaringan kutil, tetapi cara ini dapat meninggalkan bekas luka.

Pada kasus kutil yang lebih parah, dokter mungkin melakukan perawatan dalam beberapa kali kunjungan. Jadi bersiaplah untuk mengosongkan jadwal Anda untuk kunjungan perawatan kutil yang berikutnya.

Resep Herbal Alternatif dari Obat Kutil di Apotik

Di samping obat medis, Anda juga dapat menggunakan cara alami untuk membantu menghilangkan kutil yang mengganggu. Berikut akan diberikan resep herbal kutil yang telah teruji secara empiris, maksudnya sudah lama digunakan secara tradisional sebagai obat kutil alami.

Daun Baru Cina

  • Siapkan daun baru cina yang masih segar, secukupnya saja.
  • Cuci bersih daun baru cina, kemudian tumbuk sampai halus.
  • Tempelkan hasil tumbukan ke area kutil.
  • Lakukan 3 – 4 kali sehari dalam waktu 1 bulan.

Kulit Pisang

  • Siapkan 1 buah pisang yang sudah matang.
  • Kupas pisang, kemudian kerok bagian dalam kulitnya.
  • Bubuhkan itu pada area kutil dan tutup dengan plester.
  • Ulangi bubuhkan dan ganti plester setiap kali habis mandi.
  • Lakukan setiap hari sampai kutil hilang.
Credit Photo: virtu studio – Shutterstock

Sering kali perawatan dengan obat kutil di apotik Kimia Farma, K24, atau apotik lain sudah cukup mempan untuk menghilangkan masalah kulit ini. Bahkan mungkin ramuan herbal pun bisa dengan baik mengatasinya. Dan kemudian kekebalan tubuh juga biasanya mampu mengatasi sisa-sisa kutil yang masih tertinggal.

Meski begitu tetap ada kemungkinan untuk kutil itu tumbuh lagi. Jadi setelah berhasil menghilangkannya, lakukanlah pencegahan supaya kutil tidak muncul lagi di kemudian hari.

Yang terutama adalah dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang punya kutil, tidak berbagi barang dengan orang yang punya kutil, menggunakan alas kaki saat berada di area umum, dan menjaga kulit tetap dalam kondisi kering.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang obat kutil di apotik K24, Kimia Farma, atau apotik lain. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga ulasan-ulasan informatif lain seputar masalah kesehatan dan pemanfaatan herbal hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

MedicineNet. What Is the Best Over-the-Counter Wart Remover?. URL: https://www.medicinenet.com/what_is_the_best_over-the-counter_wart_remover/article.htm

WebMD. Understanding Common Warts — Treatment. URL: https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/understanding-common-warts-treatment

Mayo Clinic. Common warts. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-warts/diagnosis-treatment/drc-20371131

Verywell Health. The 6 Best Wart Removers of 2021. URL: https://www.verywellhealth.com/best-wart-removers-5089459

Dalimartha, Setiawan. (2008). 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>