Apa yang Perlu Anda Ketahui tentang Kutil?

489

Diedit:

Kutil (Veruka vulgaris) disebabkan oleh virus yang memicu pertumbuhan sel dengan cepat pada lapisan luar kulit. Kutil berbentuk benjolan kecil yang tampak berpasir, terasa kasar dan bahkan sakit ketika disentuh. Walaupun tidak sedap dipandang, kutil umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati.

Kutil biasanya muncul di tangan dan jari tangan. Namun, bagian tubuh lainnya juga berpotensi tergantung dari jenis kutil. Ada lebih dari 200 jenis kutil, dan jenis yang paling umum meliputi; kutil plantar, kutil genital, juga kutil datar.

Letak Munculnya Kutil
  • Kutil plantar muncul di area telapak kaki.
  • Kutil genital, seperti namanya, muncul di area genital (sekitar kelamin).
  • Sedangkan kutil datar seringkali terjadi di wajah, tangan, serta tungkai (bagian seluruh kaki dari pangkal paha ke bawah.

Virus penyebab kutil bisa menyebar dari satu orang ke orang lain. Jika kulit sudah terinfeksi virus, maka kutil akan terbentuk dalam jangka waktu 2 sampai 6 bulan setelahnya. Anak-anak dan orang dewasa lebih berpotensi tertular, begitu juga dengan orang yang sistem imunnya rendah.

Meskipun kutil bukan penyakit yang berbahaya dan seringkali hilang dengan sendirinya, banyak orang memutuskan untuk menghilangkannya. Pertimbangan pada umumnya, karena mengganggu penampilan sehingga tidak enak dipandang.

Untuk menghilangkan kutil, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Di bawah ini akan dijelaskan cara-cara yang bisa dicoba. Namun sebelum mencobanya, pastikan dulu Anda tidak mengidap diabetes atau gangguan sistem imun dan sudah berkonsultasi dengan dokter!

1

Menggunakan Asam Salisilat

Asam salisilat adalah produk penghilang kutil yang dijual bebas di toko obat atau apotik. Biasanya tersedia dalam bentuk larutan topikal dan koyok. Untuk menghilangkan kutil di area tangan, cari produk yang mengandung 17% asam salisilat. Rendam kutil dalam air hangat selama 10-20 menit sebelum menggunakan produk ini.

Gunakanlah produk ini setiap hari selama beberapa minggu hingga kutil berubah jadi kulit mati. Gosok dengan menggunakan kikir kuku atau batu apung untuk melepaskannya. Anda sebaiknya berhati-hati saat menggunakan asam salisilat, karena dapat menyebabkan kulit rusak dan iritasi pada kulit di sekitar kutil. Konsultasikan dengan dokter apabila Anda sedang hamil, sebelum mencoba cara ini.

2

Terapi Selotip

Sejumlah penelitian dilakukan sehubungan dengan efektifitas selotip dalam menghilangkan kutil. Beberapa melaporkan bahwa jenis selotip berwarna abu-abu atau lakban bekerja lebih efektif. Sedangkan jenis selotip biasa yang bening tidak bisa menghilangkan kutil.

Caranya Anda dapat menutup kutil dengan selotip selama enam hari, kemudian rendam dalam air hangat. Selanjutnya kutil digosok secara perlahan dengan ampelas atau batu apung. Ulangi proses ini selama dua bulan.

Cara ini bekerja dengan mengiritasi kutil dan memicu sistem imun tubuh untuk menyerang virus penyebab kutil. Walau biayanya murah dan peralatan yang dibutuhkan tidak banyak, keefektifan terapi selotip masih diperdebatkan dan perlu diteliti lebih jauh.

Advertisement
Alinesia