Share:

Diedit:

Mengidap kanker tiroid bisa membuat Anda merasa khawatir, terlebih penyakit ini dapat terlihat dengan mudah. Karena keberadaan benjolan di sekitar leher merupakan lokasi munculnya kanker tiroid. Jika ini yang Anda rasakan, Anda tidak sendirian – mengingat banyak penderita lainnya juga mengalami hal yang sama. Anda mungkin takut untuk menjalani pengobatan kanker, namun hal ini tak dapat dihindari. Pengobatan kanker juga dapat dikombinasikan dengan obat kanker tiroid alami berupa herbal Sarang Semut guna membantu proses pemulihan diri.

Dalam artikel ini Anda akan memperoleh informasi lengkap sehubungan dengan kandungan, khasiat, bukti ilmiah dan testimonial Sarang Semut dalam membantu pengobatan kanker tiroid. Dapatkah herbal ini membantu Anda untuk pulih dari serangan kanker dan beraktivitas kembali? Mungkinkah herbal ini digunakan sebagai tindakan pencegahan kanker tiroid? Temukan informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini. – Sumber: Anticancer Activity Test For Extracts of Sarang Semut Plant

Pengobatan Alternatif Kanker Tiroid


Sarang Semut merupakan herbal yang sudah lama digunakan oleh penduduk lokal asal Papua dalam menangani penyakit yang dikarenakan oleh keberadaan zat asing penyebab kanker. Secara tradisional Sarang Semut memiliki fungsi yang unik sebagai anti peradangan dan antivirus.

Karena itulah Sarang Semut digunakan dalam pengobatan kanker tiroid. Lalu apa sebenarnya Sarang Semut ini? Banyak orang mengira bahwa ini adalah “Sarang Semut” yang ada di tanah atau daun dari pohon liar. Namun faktanya tidak demikian.

Sarang Semut merupakan jenis tanaman herbal yang dikenal dengan istilah “Myrmecodia Pendans”. Penduduk lokal menyebutnya sebagai Sarang Semut, karena tanaman ini sering digunakan oleh semut jenis tertentu sebagai tempat bersarang.

Ciri khas dari tanaman ini setelah dikeringkan memiliki warna cokelat kemerahan disertai dengan aroma “jamu”. Tidak semua jenis Myrmecodia memiliki khasiat dalam membantu pengobatan kanker. Pastikan produk olahan Myrmecodia yang dihasilkan sudah memiliki izin BPOM, guna menjaga keamanan Anda.

Lalu, apakah Anda bebas mengonsumsi makanan apa pun setelah mengonsumsi Sarang Semut? Sayangnya tidak – sama seperti penggunaan obat medis dan perawatan kanker lainnya. Penderita kanker secara umum hendaknya melakukan pantangan makan.

Terutama makanan yang mengandung minyak berlebih, termasuk santan dan lemak hewan. Makanan instan tampaknya menggoda di tengah kesibukan Anda, namun tahukah Anda bahwa kemasan dan bahan pengawet ataupun MSG didalamnya dapat memicu keberadaan kanker?

Pengobatan Tradisional Kanker Tiroid

Berdasarkan uji in vitro, Sarang Semut berhasil menunjukkan kesanggupannya dalam mengatasi sel kanker. Hal ini dibuktikan oleh Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City.

Pada penelitiannya yang dicatat dalam buku Biology Pharmaceutical Bulletin memperlihatkan bahwa Sarang Semut mampu menekan pertumbuhan sel kanker hingga 50%. Hal ini tentunya mendukung pengalaman empiris pasien kanker yang pulih kembali setelah mengonsumsi Sarang Semut.

Profesor Dr Elin Yulinah Sukandar yakni seorang guru besar farmasi Bandung Institue of Technology meneguhkan keberadaan tokoferol yang cukup tinggi sebagai antioksidan dan anti-kanker.

Bahkan riset ilmiah yang dilakukan oleh doktor Muhammad Ahkam Subroto dari University of New South Wales Sydney – Australia, memperlihatkan tingkat keamanan bagi pasien yang mengonsumsi Sarang Semut, yaitu: 3 kali 1 sendok makan dalam 1 hari. Juga, segera lakukan pemeriksaan kanker tiroid untuk mengontrol perkembangan kanker.

Obat Kanker Tiroid Tradisional

Kandungan flavonoid berperan penting dalam membantu melindungi diri dari serangan kanker. Misalnya: membantu proses in-aktivasi karsinogen, sebagai anti-proliferasi, menghambat siklus regenerasi sel kanker yang menjadi ciri-ciri kanker tiroid.

Juga membantu proses pembalikan resistensi multi-obat yang sering terjadi. Maupun menginduksi apoptosis serta diferensiasi. Lalu, jenis kanker apa sajakah yang telah berhasil ditaklukkan oleh Sarang Semut?

Sarang Semut berhasil membantu atasi kanker kulit, kanker darah (leukemia), kanker hidung, kanker payudara, kanker otak, kanker paru-paru, kanker hati, kanker usus, kanker prostat, hingga kanker rahim. Hal ini berdasarkan bukti empiris yang tersedia dan pengalaman pengguna.

Lalu, bagaimana dengan kanker tiroid sendiri? Perlu Anda ketahui bahwa semua jenis kanker memiliki karakter yang sama. Yang membedakan ialah lokasi hinggapnya sel kanker itu sendiri. Saat kanker pertama kali muncul di kelenjar tiroid, maka disebut dengan kanker tiroid.

Sarang semut bekerja dengan memaksa sel kanker untuk berhenti meregenerasi diri dan membuatnya mati secara perlahan. Sekalipun Sarang Semut memiliki efektivitas yang baik dalam menghadapi kanker, namun khasiatnya tak hanya itu saja.

Dahulu Sarang Semut secara tradisional digunakan untuk mengatasi penyakit lainnya. Misalnya; jantung, stroke ringan, darah tinggi, diabetes melitus, wasir, keberadaan benjolan tidak normal, gangguan fungsi ginjal serta prostat, gangguan keputihan, migrain, TBC, encok, alergi, gangguan lambung dan stamina tubuh.

Kandungan Herbal Sarang Semut Papua

Berdasarkan riset penelitian herbal ini memiliki senyawa aktif yang membantu menghadapi beragam jenis penyakit dan meningkatkan sistem imum tubuh. Hasil penelitian memperlihatkan keberadaan flavonoid dalam ekstrak Sarang Semut.

Flavonoid merupakan antioksidan alami yang dibutuhkan tubuh dalam menghadapi radikal bebas yakni penyebab kanker tiroid. Sarang semut juga mengandung tanin yang dapat melindungi jaringan sel dan mengurangi pendarahan dari proses pengikisan pada tahap ringan.

Tak hanya itu saja, kandungan sarang semut juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Selain itu terdapat kandungan kalsium, besi, fosfor, natrium, kalium, seng dan magnesium. Kandungan mineral-mineral tersebut akan membantu menjaga stabilitas dan kebugaran tubuh.

Masih banyak lagi kandungan Sarang Semut yang turut membantu menyeimbangkan fungsi tubuh. Lalu apa khasiat dari sarang semut terkait dengan senyawa aktif yang terkandung dalam herbal kanker tiroid ini?

Testimonial Herbal Sarang Semut Papua

Sehubungan dengan testimonial pengguna Sarang Semut dalam mengobati gangguan penyakit, seperti; keberadaan benjolan tidak normal, tumor, maupun kanker sudah sering diceritakan.

Misalnya; Ibu Sischa asal Mojokerto yang merasakan hilangnya benjolan di leher dan di bawah rahang setelah pemakaian Sarang Semut dalam periode waktu 2 bulan. Namun, perlu diketahui bahwa tingkat kecepatan Sarang Semut dalam mengatasi benjolan dan kanker bergantung atas banyak faktor.

Sebagai contoh; kondisi pasien kanker stadium awal tidak sama dengan stadium akhir. Tentu pengobatan bisa jadi membutuhkan waktu yang lebih lama bagi penderita kanker stadium akhir. Stadium kanker tiroid sendiri baru diketahui setelah Anda melakukan pemeriksaan medis di rumah sakit.

Belum lagi faktor pola makan dan gaya hidup atau kebiasaan. Pengobatan dengan herbal merupakan alternatif pengobatan yang dapat dikombinasikan dengan obat medis untuk memperoleh hasil pemulihan diri yang maksimal.

Demikianlah informasi lengkap sehubungan dengan herbal kanker tiroid yaitu Sarang Semut. Sudahkah Anda mencoba Sarang Semut sebagai pengobatan alternatif dalam menghadapi penyakit?

Pastikan untuk melakukan pemeriksaan medis dan konsultasi dokter sebelum memilih jenis pengobatan yang Anda inginkan. Nantikan informasi kesehatan lainnya maupun pengobatan alternatif dengan herbal – hanya di deherba.

😡
☹️
😐
☺️
😍