Bagikan Artikel Ini:

Diedit:

Anal atau anus merupakan bagian dari usus yang dapat terserang kanker. Jika bagian ini mengalami serangan kanker, bagaimana Anda dapat mengobatinya? Adakah obat kanker anal tradisional yang bekerja alami sebagai alternatif herbal kanker? Bagaimana dengan konsumsi Sarang Semut herbal kanker anal?

Dalam artikel ini Anda akan melihat apa saja manfaat yang diberikan oleh herbal kanker anal tersebut. Mengapa kita layak mempertimbangkan herbal tersebut? Bagaimana cara penggunaan dari herbal itu? Artikel ini akan menjelaskan jawaban dari pertanyaan-pertayaan itu.

Obat Kanker Anal Alami


Meski bukan jenis kanker yang sering terdengar, tetapi kanker anal (anus) telah memakan korban tak sedikit setiap tahunnya. Menurut laporan penelitian yang dirilis tahun 2016 di International Journal of Epidemiology, kasus kanker anal terus meningkat di berbagai negeri. Karena itu, kemungkinannya akan semakin banyak juga orang-orang yang mencari obat kanker anal herbal sebagai pilihan alternatif mereka.

Salah satu herbal yang paling sering digunakan orang sebagai obat kanker tradisional adalah Sarang Semut Papua. Di Indonesia, tepatnya di wilayah Papua, tanaman herbal ini telah lama digunakan secara tradisional untuk obat kanker dan tumor.

Sarang Semut, yang bernama latin Myrmecodia pendans, telah diteliti secara ilmiah oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan didapati mengandung senyawa-senyawa bermanfaat. Contohnya adalah senyawa flavonoid yang merupakan salah satu alasan kenapa herbal ini dapat digunakan sebagai obat kanker anal / anus tradisional.

Flavonoid akan berfungsi begitu masuk ke dalam sistem tubuh kita. Salah satu fungsinya ialah untuk melindungi struktur sel-sel, bekerja secara sinergis dengan vitamin C (meningkatkan keefektifan vitamin C),  anti-inflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik. Fungsi flavonoid yang lainnya ialah sebagai anti-virus.

Lalu, bagaimana persisnya peran flavonoid dalam obat kanker? Bagian berikutnya akan secara lebih terperinci menjelaskan alasan kenapa flavonoid tepat dimanfaatkan untuk mengatasi serta mengurangi keparahan gejala atau indikasi kanker anal.

Sarang Semut: Obat Tradisional Kanker Anal Alami


Kabar baiknya kini metode yang lebih modern telah dan terus dikembangkan, yaitu dengan ekstraksi. Ekstraksi sanggup memisahkan senyawa aktif dari tanaman herbal menggunakan pelarut seperti etanol. Meski dibutuhkan bahan baku lebih banyak, tetapi cara pengolahan ini dianggap bisa menghasilkan produk herbal yang lebih padat kandungan senyawa aktifnya.

Karena alasan inilah produk Sarang Semut yang lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk obat kanker anal yaitu yang telah diekstraksi. Produk ekstrak Sarang Semut diyakini memiliki senyawa aktif yang padat, termasuk senyawa flavonoid, sehingga diharapkan lebih tangguh kemampuannya dalam mengatasi keganasan sel-sel kanker.

Namun sebelum memilih suatu produk ekstraksi, ada baiknya pastikan bahwa itu dibuat dari Sarang Semut jenis Myrmecodia pendans. Jenis inilah yang terbukti ampuh mengatasi kanker. Dan pastikan juga keamanannya dengan mengecek apakah sudah terdaftar di BPOM.

Kandungan Herbal Sarang Semut Papua

Menurut jurnal Flavonoids: A versatile source of anticancer drugs, mekanisme kerja dari flavonoid yang telah diidentifikasi antara lain mekanisme inaktivasi karsinogen, anti-proliferasi, penangkapan siklus sel, induksi apoptosis, penghambatan angiogenesis, antioksidan, serta pembalikan resistensi multi-obat, atau kombinasi dari mekanisme-mekasnisme ini. Berikut dijelaskan beberapa dari mekanisme obat kanker anal tersebut:

Sarang Semut Papua

  • Inaktivasi Karsinogen — Flavonoid cenderung bersifat protektif terhadap pemicu kerusakan sel-sel yang diakibatkan aktivasi karsinogen. Karsinogen sendiri adalah zat apapun yang menjadi pemicu kanker berkembang.
  • Anti-Proliferasi — Mekanisme ini dapat melibatkan penghambatan proses pro-oksidan yang menyebabkan pertumbuhan tumor/kanker. Flavonoid efektif untuk menghambat xanthine oxidase, COX atau LOX55, sehingga sanggup menghambat proliferasi (perbanyakan) sel-sel kanker.
  • Induksi Apoptosis — Sifat anti-kanker yang tangguh dari flavonoid kemungkinan berkat mekanisme induksi apoptosis yang dihasilkannya pada sel-sel kanker. Apoptosis mematikan sel-sel yang rusak atau yang tidak diinginkan.

Mekanisme-mekanisme bersifat anti-kanker yang dihasilkan oleh flavonoid membuat Sarang Semut pantas untuk dipertimbangkan sebagai herbal untuk obat kanker anus. Sebenarnya, sebagian obat kanker anus secara medis pun memiliki mekanisme yang mirip. Contohnya obat terapi radiasi dan kemoterapi yang juga menargetkan sel-sel kanker secara spesifik.

Berbekal mekanisme anti-kanker dari flavonoid serta senyawa aktif lainnya, Sarang Semut telah membantu begitu banyak orang untuk terlepas dari dampak fatal kanker. Meski di artikel ini hanya berfokus pada kandungan flavonoid, namun sebenarnya masih banyak senyawa dan kandungan lain di dalam herbal ini yang turut memperkuat efek positinya terhadap kanker.

Seperti telah dijelaskan di atas, salah satu penyebab herbal ini bermanfaat untuk obat kanker anal adalah kandungan senyawa flavonoid di dalamnya. Karena itu, cara pengolahan Sarang Semut yang terbaik ialah jika kita dapat memaksimalkan jumlah kandungan senyawa itu di dalamnya.

Sarang Semut: Obat Alternatif Kanker Anal Alami


Cara tradisional untuk mengolahnya biasanya dengan merebus bagian bongkahan Sarang Semut yang sudah dikeringkan, lalu meminumnya seperti teh. Sayangnya, metode pengolahan semacam itu hanya mampu mengambil sekitar 5% dari kandungan senyawa aktif dalam Sarang Semut. Kalau begitu, bagaimana caranya kita bisa mendapatkan lebih banyak senyawa bermanfaat dari herbal obat kanker anal ini?

Berbagai penelitian telah dilangsungkan untuk meneguhkan kemampuan flavonoid sebagai senyawa anti-kanker. Senyawa ini punya peran penting karena bisa berinteraksi dengan beragam jenis gen dan enzim berbeda, sehingga mampu menghasilkan mekanisme-mekanisme untuk memberantas kanker.

Selain itu, senyawa ini juga mendetoksifikasi serta membuang karsinogen-karsinogen ke luar tubuh. Ini salah satu alasan kenapa flavonoid punya kemampuan menyerupai obat kemoterapi.

Disamping itu, flavonoid juga diperlihatkan mampu menghambat ornithine decarboxylase yang diinduksi oleh pemicu tumor. Ini pada akhirnya akan menghalangi sintetis DNA dan protein pada sel-sel kanker

Gangguan pada mekanisme alami tubuh untuk melakukan apoptosis sangat berdampak pada perkembangan sel-sel rusak yang menjadi kanker. Flavonoid dibuktikan dapat merangsang apoptosis pada sel-sel kanker, tetapi tidak menyasar sel-sel sehat

Mirip seperti terapi radiasi atau kemoterapi, mekanisme flavonoid juga secara spesifik menyerang sel-sel kanker, dengan tujuan membunuh mereka atau setidaknya memperlambat perkembangannya. Kemungkinan inilah kenapa para ilmuwan sampai saat ini terus berminta meneliti khasiat Sarang Semut lebih mendalam.

Pertimbangkanlah baik-baik pilihan obat kanker anal yang tersedia, baik medis maupun herbal. Tekunlah dalam menjalankan tindakan apa pun yang telah Anda putuskan agar efeknya berkesinambungan, sampai akhirnya Anda berhasil pulih.

Daftar Pustaka:

Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka, Pretty Trisfilha. The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. Apr 27, 2015. British Journal of Medicine & Medical Research 8(3): 230-237, 2015, Article no.BJMMR.2015.443 ISSN: 2231-0614.