Noni Juice, Obat Alami untuk Penderita TB


By Cindy Wijaya

Penyakit tuberkulosis (TB atau TBC) masih menjadi momok bagi masyarakat. Meski tergolong penyakit serius, sebenarnya penyakit TB bisa disembuhkan asalkan patuh menjalani pengobatan selama setidaknya 6 bulan.

Pengobatan dilakukan dengan beberapa jenis obat anti-tuberkulosis (OAT) dan ini wajib dikonsumsi oleh setiap penderitanya. Meski begitu, penderita TB juga bisa mengonsumsi berbagai asupan bermanfaat lain yang membantu mengatasi gejala dan memperkuat daya tahan tubuh mereka dalam melawan penyakit.

Salah satu asupan bermanfaat itu adalah herbal Noni Juice. Noni Juice terbuat dari sari buah Noni yang sudah digunakan sebagai obat tradisional sejak ribuan tahun lalu, dan di zaman modern telah sering diteliti secara ilmiah manfaat kesehatannya.

Mari perhatikan bagaimana penelitian membuktikan manfaat Noni sebagai obat alami untuk penderita TB. Jangan lewatkan juga tips-tips asupan alami lain yang bermanfaat untuk penderita TB di akhir artikel ini.

Penelitian tentang Khasiat Noni sebagai Obat Alami untuk Penderita TB

Noni Juice mengandung zat kaya polisakarida yang punya khasiat anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, anti-tumor, antelmintik, analgesik, hipotensi, anti-inflamasi, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak buah Noni efektif dalam menghambat berbagai jenis bakteri, termasuk Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TB.

Khasiat anti-bakteri dari Noni berkaitan dengan kandungan aktif di dalamnya, seperti scopoletin, flavonoid, octoaninic acid, kalium, vitamin C, terpenoid, alkaloid, dan antraquinone.

Zat-zat dari Noni tersebut beraksi dengan menargetkan membran sel bakteri dan jalur biokimia seluler. Mereka bereaksi dengan lipid pada membran sel bakteri, mengakibatkan peningkatan permeabilitas membran sel, mengganggu membran, dan merusak homeostasis sel, menonaktifkan enzim, dan mendenaturasi protein pada bakteri.

Oleh karena itu, dinding sel bakteri akan mengalami kebocoran komponan intraseluler, tetapi juga memfasilitasi pergerakan zat-zat anti-bakteri Noni ke dalam sitoplasma, yang kemudian menyebabkan kematian sel.

Penelitian yang dibahas dalam KnE Life Sciences Vol. 6 No. 1 (2021) secara khusus telah memeriksa khasiat ekstrak buah Noni sebagai anti-tuberkulosis yang digunakan sendiri maupun dikombinasikan dengan obat anti-tuberkulosis (OAT) lini kedua terhadap bakteri strain MDR-TB (multi-drug resistant tuberculosis) dengan dosis 30mg/ml, 40mg/ml, dan 50mg/ml.

Sampel bakteri MDR-TB yang digunakan dalam penelitian ini sudah mengembangkan kekebalan (resisten) terhadap OAT lini pertama. Karena itu pengujian dilakukan dengan OAT lini kedua.

Hasil Menunjukkan Noni Efektif Hambat Bakteri Tuberkulosis

Ekstrak Noni yang dikonsumsi sendiri dan kombinasi ekstrak Noni dengan OAT menunjukkan aktivitas anti-tuberkulosis yang signifikan terhadap bakteri MDR-TB. Berdasarkan data penelitian, diperlihatkan bahwa esktrak Noni dapat menghambat pertumbuhan bakteri MDR-TB pada dosis 30mg/ml dan dapat bertindak sebagai bakterisida (pembunuh bakteri) pada dosis 50mg/ml.

Kombinasi dari ekstrak Noni dan OAT lini kedua menunjukkan aktivitas yang sinergis dalam menghambat pertumbuhan bakteri MDR-TB bahkan pada dosis yang rendah. Kombinasi ini menciptakan sinergisme dan efek komplementer dari zat-zat aktif yang dapat meningkatkan aktivitas lebih efektif daripada pengobatan sendiri-sendiri.

Para penelitia kemudian menyimpulkan bahwa Noni memiliki aktivitas anti-tuberkulosis dan memang bermanfaat sebagai obat alami untuk penderita TB. Noni dapat dikombinasikan dengan OAT untuk menambah efektivitas dalam membasmi bakteri Mycobacterium tuberculosis, bahkan pada bakteri yang sudah mengembangkan kekebalan terhadap OAT lini pertama.

Tips Asupan Alami Lain yang Bermanfaat untuk Penderita TB

Meski OAT efektif dalam membasmi bakteri penyebab TB, sayangnya terdapat sejumlah efek samping yang harus dihadapi sebagian penderitanya. Salah satu efek samping yang bisa ditimbulkan adalah gangguan fungsi hati.

Salah satu obat alami untuk penderita TB yang bermanfaat mencegah gangguan fungsi hati adalah daun pepaya. Penelitian mendapati bahwa ekstrak daun pepaya dapat menurunkan kadar bilirubin serum, yang merupakan penanda gangguan fungsi hati. Daun pepaya dapat dikombinasikan dengan buah Noni sebagai obat alami untuk penderita TB.

Penelitian menunjukkan kombinasi ekstrak daun pepaya dan ekstrak buah Noni dapat menurunkan penanda-penanda kerusakan hati, seperti aktivitas enzim alanin aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST), dan kadar bilirubin, serta mampu memberikan efek perlindungan terhadap kerusakan sel hati. (Sumber: Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Vol. 11 No. 2 (2013)).

Saat ini sudah tersedia produk ekstrak daun pepaya dan produk Noni Juice. Jadi Anda tidak perlu mengolahnya lagi dan bisa langsung diminum. Namun pastikan produk herbal tersebut terbuat dari bahan yang berkualitas dan diproduksi oleh pabrik yang punya reputasi baik.

Namun sebelum mulai mengonsumsi produk herbal apapun, Anda sangat disarankan untuk konsultasi dulu dengan dokter yang menangani. Karena dikhawatirkan obat anti-tuberkulosis yang saat ini Anda konsumsi bisa berinteraksi negatif dengan herbal-herbal tersebut. Jadi mintalah saran dari dokter Anda mengenai waktu dan dosis minumnya.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang manfaat Noni Juice sebagai obat alami untuk penderita TB. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

*Credit gambar utama: Free Stock photos by Vecteezy

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}