Khasiat Minyak Rosemary untuk Rambut Rontok, Atasi Penipisan dan Kebotakan


By Cindy Wijaya

Rosemary sudah dimanfaatkan untuk keperluan kuliner sekaligus pengobatan selama berabad-abad. Tanaman obat ini sering kita temukan dalam bentuk minyak atsiri (essential oil). Minyak atsiri adalah ekstrak yang sangat pekat dan disuling dari senyawa-senyawa tanaman yang mudah menguap. Minyak ini biasa digunakan untuk memasak, membersihkan, perawatan kecantikan, kesehatan, dan keperluan lainnya.

Minyak atsiri rosemary, atau sering dibilang minyak rosemary saja, cukup mudah diperoleh. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang menggunakan minyak rosemary untuk rambut rontok dan mendapat hasil bagus. Mereka mendapati bahwa minyak rosemary membuat rambut mereka jadi tampak lebih sehat, berkilau, dan tumbuh lebih cepat.

Apa benar ada manfaat minyak rosemary untuk rambut rontok? Bagaimana cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut? Simaklah penjelasannya di artikel ini.

Apa Manfaat Minyak Rosemary untuk Rambut Rontok?

Orang-orang menggunakan minyak rosemary untuk rambut rontok kemungkinan karena beberapa manfaat dasar dari tanaman obat ini:

  • Manfaat anti-inflamasi (anti-peradangan)
  • Manfaat merangsang pertumbuhan saraf
  • Manfaat memperbaiki sirkulasi darah

Mirip seperti minyak atsiri peppermint—yang juga digunakan untuk perawatan rambut—minyak rosemary juga dapat memperbaiki sirkulasi darah. Sehingga dapat memastikan folikel rambut tetap mendapat suplai darah, mencegahnya dari kematian dan kerontokan rambut.

Selain merangsang pertumbuhan rambut, minyak rosemary juga digunakan untuk mencegah uban di usia muda dan ketombe. Juga membantu mengurangi masalah kulit kepala kering dan gatal.

Apakah Ada Bukti dari Penelitian Ilmiah?

Sejumlah penelitian ilmiah memang menunjukkan adanya khasiat minyak rosemary untuk rambut rontok. Contohnya penelitian yang dimuat dalam Neuroscience Research Vol. 69 No. 4 menunjukkan bahwa kandungan aktif carnosic acid dari tanaman rosemary dapat menyembuhkan kerusakan jaringan dan saraf. Kemampuan ini juga dapat meremajakan saraf-saraf di kulit kepala, yang pada akhirnya memperbaiki pertumbuhan rambut.

Ada juga bukti penelitian yang lebih jelas menunjukkan kaitan antara penggunaan minyak rosemary dengan kerontokan rambut. Penelitian uji coba yang dimuat dalam jurnal Skinmed Vol. 13 No. 1 membandingkan efektivitas minyak rosemary dengan minoxidil (obat kimiawi yang sering diresepkan untuk masalah kebotakan).

Keduanya digunakan dalam uji coba pada orang-orang yang memiliki androgenetic alopecia (kebotakan pada pria maupun wanita). Hasilnya menunjukkan bahwa minyak rosemary sama efektifnya dengan minoxidil. Dan selama prosesnya didapati bahwa partisipan yang memakai minyak rosemary lebih sedikit merasakan kulit kepala gatal daripada yang memakai minoxidil.

Penelitian lain yang terdapat dalam Phytotherapy Research Vol. 27 No. 2 mendapati bahwa ekstrak daun rosemary mampu merangsang pertumbuhan rambut. Efeknya ini terjadi pada kerontokan rambut yang dipicu oleh testosteron—seperti yang sering terjadi pada masalah kebotakan pria. Namun penelitian ini hanya dilakukan pada tikus.

Dua ulasan klinis berbeda pada British Medical Journal Vol. 341 dan Journal of Chromatography A Vol. 1218 No. 18 juga mengakui manfaat minyak rosemary untuk rambut rontok.

Ulasan pertama mengutip sebuah penelitian yang mendapati keberhasilan penggunaan beberapa minyak atsiri untuk menumbuhkan kembali rambut pada orang dengan alopecia. Salah satu yang digunakan adalah minyak rosemary.

Ulasan kedua menjelaskan bahwa minyak rosemary dapat memulihkan kerontokan rambut karena khasiatnya dalam memperbaiki sirkulasi darah.

Bagaimana Cara Menggunakan Minyak Rosemary untuk Rambut?

Kini jelas sudah bahwa memang ada khasiat minyak rosemary untuk rambut rontok. Minyak ini ini dapat digunakan untuk membantu menumbuhkan kembali dan menebalkan rambut.

Berikut ini adalah cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut oleh seorang dermatolog Dr. Shilpi Khetarpal, MD (Sumber: Rosemary Oil for Hair Growth: How To Use It – Cleveland Clinic)

Oleskan ke Kulit Kepala

Mengoleskan minyak rosemary ke seluruh rambut hanya akan membuatnya tampak berminyak. Jadi oleskan minyak rosemary langsung ke kulit kepala saja.

Bisa dicampurkan dulu dengan minyak pelarut seperti minyak zaitun atau minyak kelapa, sekitar 5 tetes minyak rosemary untuk setiap 1 sendok teh minyak pelarut. Lalu pijatkan secara merata ke kulit kepala setelah mandi atau keramas. (Sumber: Should I Use Rosemary Oil for Hair Growth? – Healthline)

Biarkan Minyak Rosemary Tetap di Kulit Kepala

Jangan langsung bilas dan biarkan minyak rosemary tetap di kulit kepala selama setidaknya beberapa jam. Dr. Khetarpal menyarankan untuk menggunakan minyak ini di malam hari dan kemudian membilasnya saat mencuci rambut di pagi hari.

Hindari Produk yang Diberi Pewangi

Produk yang ditambahkan pewangi bisa mengurangi efektivitas minyak rosemary atau menyebabkan iritasi kulit. Agar cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut efeknya maksimal, pilihlah produk yang kandungannya 100% minyak rosemary.

Mulai Secara Perlahan

Cobalah oleskan minyak rosemary ke sedikit area kulit kepala. Tujuannya untuk menguji dulu untuk melihat apakah minyak ini menimbulkan reaksi negatif pada kulit Anda.

Sedikit Saja Cukup

Hanya butuh beberapa tetes untuk cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut. Bisa juga ditambahkan ke sampo atau kondisioner dengan perbandingan sekitar 5 tetes minyak rosemary untuk setiap 2 sendok makan sampo atau kondisioner. Lalu pakailah seperti biasa.

Bersabarlah

Efek minyak rosemary untuk rambut rontok tidak akan langsung tampak dalam waktu singkat. Dr. Khertapal mengatakan bahwa efeknya yang memuaskan mungkin baru terlihat setelah menggunakannya 2 – 3 kali dalam seminggu selama 6 bulan. Kuncinya adalah bersabar dan tetap konsisten.

Pengingat: Meski dianggap relatif aman untuk digunakan, minyak atsiri rosemary tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Label peringatan pada beberapa produk rosemary dengan kandungan 100% memperingatkan bahwa penggunaannya dapat memengaruhi janin atau menyebabkan keguguran.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang kegunaan minyak rosemary untuk rambut rontok dan cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar pemanfaatan tanaman obat hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}